advertisements

Sebagian besar pemilik Android pasti sudah tidak asing lagi dengan masalah handphone yang lemot, memori internal yang cepat penuh, serta masalah yang berkaitan dengan memori lainnya. Maka dari itu kali ini Carisinyal akan mengulas cara menambah kinerja RAM serta memori internal agar tidak mengganggu performa smartphone ketika digunakan.

Menambah Kinerja RAM

Kebanyakan smartphone Android kelas menengah ke bawah hanya memiliki RAM sebesar 512 MB hingga 1 GB. Maka dari itu jika Anda menjalankan banyak aplikasi secara sekaligus, smartphone Anda akan mulai lambat atau istilah populernya mengalami ‘lag’.

advertisements

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah jangan sekali-kali menggunakan task killer untuk menutup semua aplikasi tersebut karena hal tersebut merupakan tindakan yang sia-sia. Ya, memang benar ketika Anda menggunakan task killer berbagai aplikasi dan proses tersebut akan tertutup dan smartphone Anda akan kembali lancar.

Namun hal tersebut hanya berlangsung sesaat karena berbagai proses tersebut akan kembali berjalan dan smartphone Anda kembali ke kondisi semula. Aplikasi semacam task killer, RAM booster, atau RAM optimizer sendiri sebenarnya hanya memberikan efek placebo tanpa memberikan manfaat yang sebenarnya pada fungsi RAM.

Salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan ‘membersihkannya’ secara manual. Caranya, bukalah setting – apps kemudian pilih tab running. Di sana Anda akan melihat daftar aplikasi yang sedang berjalan saat ini. Silahkan baca ulasan lengkapnya di sini.

Jika terdapat aplikasi yang tidak pernah digunakan, maka lebih baik dihapus saja. Lantas bagaimana apabila terdapat aplikasi yang hanya sesekali saja digunakannya? Untuk masalah tersebut, gunakanlah aplikasi seperti Advanced Task Manager kemudian atur agar aplikasi-aplikasi tersebut tidak berjalan otomatis ketika smartphone dinyalakan. Namun ingat, jangan pernah menggunakan aplikasi tersebut untuk membersihkan aplikasi pada RAM.

Menambah Kinerja Memori Internal

Menambah Kinerja RAM

Semakin hari ukuran berbagai aplikasi dan game Android semakin besar saja. Hal ini tentu saja akan membuat memori internal Anda cepat penuh walaupun hanya menginstal beberapa aplikasi saja. Selain itu, koleksi foto, lagu, hingga video yang Anda miliki juga semakin mempersempit ruang yang ada.

Selain itu, kapasitas memori internal yang tersedia untuk pengguna juga biasanya hanya ¾ dari kapasitas yang tertera dalam spesifikasi produknya. Sebagai contoh, smartphone dengan memori internal sebesar 16 GB biasanya hanya menyediakan ruang untuk pengguna sebesar 12 GB saja. Untuk beberapa smartphone Samsung kapasitas tersebut bahkan bisa lebih kecil lagi.

Untuk mengatasi hal tersebut, cara yang paling mudah adalah dengan menghapus berbagai macam aplikasi dan data yang tidak digunakan. Jika smartphone Anda memiliki slot kartu microSD, pindahkanlah berbagai koleksi foto, lagu, dan video ke dalamnya. Jika smartphone Anda tidak memilikinya, maka memindahkannya ke penyimpanan awan (cloud) adalah satu alternatif terbaik.

Untuk perangkat Android dengan OS Ice Cream Sandwich ke bawah, Anda juga bisa memindahkan aplikasi dan game ke memori microSD. Caranya, buka Settings > Apps, pilih salah aplikasi yang ingin dipindahkan, kemudian klik tombol ”move to SD card”.

Sedangkan untuk perangkat dengan OS Jelly Bean ke atas, maka Anda harus menggunakan aplikasi semacam Link2SD untuk memindahkan aplikasi dan game ke microSD. Namun tentunya Anda harus melakukan rooting terlebih dahulu untuk menggunakan aplikasi tersebut. Anda dapat mengunjungi situs http://www.oprekandroid.com untuk cara rooting berbagai smartphone Android.

Namun Anda jangan pernah terjebak dengan pernyataan bahwa rooting dapat membuat ruang penyimpanan di memori internal akan bertambah. Memang benar dengan melakukan rooting Anda dapat menghapus berbagai aplikasi bawaan smartphone, namun berbagai aplikasi tersebut terdapat pada partisi sistem.

advertisements

Artinya, kapasitas pada partisi sistem memang bertambah, namun tidak untuk kapasitas partisi yang digunakan untuk menyimpan aplikasi yang Anda unduh. Artinya kapasitas memori internal yang dapat Anda gunakan tidak akan bertambah sama sekali.

Salah satu cara untuk mengakalinya adalah dengan menginstal aplikasi tersebut di partisi sistem, namun Anda tentunya harus sudah memiliki keahlian dalam melakukannya. Akan tetapi setidaknya menghapus aplikasi yang terdapat pada sistem akan mengurangi penggunaan RAM dari proses yang dimilikinya.

Namun dari semua cara di atas, cara yang paling mudah tentu saja dengan menghapus berbagai macam aplikasi dan game yang tidak Anda gunakan lagi. Menghapus game berukuran 500 MB tentu akan memperbesar kapasitasnya dan akan memberikan ruang tambahan untuk menginstal 10 hingga 20 aplikasi baru.

Bagi Anda yang berencana untuk membeli smartphone atau tablet Android baru, Anda juga dapat mengikuti tips memilih kapasitas memori yang tepat di sini. Apakah Anda memiliki tips untuk menambah kinerja RAM dan memori internal yang lain? Silahkan bagikan dengan kami di kolom komentar.

Artikel Menarik Lainnya: