advertisements

Banyak pemilik smartphone dan tablet Android yang mengeluhkan masalah lemot atau lag pada perangkatnya. Masalah ini biasanya muncul ketika kita membuka aplikasi ataupun berpindah dari satu aplikasi ke yang lainnya. Cara mengatasi Android yang lemot tersebut memang cukup banyak, namun tidak semuanya efektif.

Selain bermasalah dengan aplikasi, perangkat Android yang sering nge-lag juga menjadi musuh utama bagi para gamers. Mereka sering kehilangan poin dan kalah dalam permainan akibat gerakan game yang tersendat-sendat. Maka dari itu, tidak salah jika ada istilah yang mengatakan bahwa lag adalah sumber kemarahan dari setiap gamers.

advertisements

Oleh karena itu kali ini Carisinyal akan mengulas salah satu cara mengatasi Android yang lemot dengan menggunakan aplikasi yang bernama Seeder. Namun sebelum menggunakannya, ada baiknya Anda mengikuti tips-trik yang pernah kami berikan sebelumnya agar performa dari perangkat Android Anda akan semakin maksimal.

Menambah RAM

RAM merupakan salah satu komponen utama yang menyebabkan Android lemot. Kapasitas RAM yang kecil biasanya tidak mampu menjalankan banyak aplikasi sekaligus, terutama aplikasi-aplikasi baru yang memiliki ukuran sangat besar. Jika sudah begitu, maka Anda harus menambah RAM untuk mengatasinya.

Menambah RAM di sini tidak seperti menambah RAM fisik pada PC atau laptop, namun hanya menambah performanya saja. Untuk melakukannya, Anda dapat mengunduh dan menginstal aplikasi ROEHSOFT RAM-EXPANDER (SWAP). Namun ingat, aplikasi tersebut hanya bisa digunakan pada perangkat yang sudah diroot.

Jika perangkat Android Anda belum diroot, maka Anda juga dapat mengoptimalkan RAM dengan tiga cara. Ketiganya cara tersebut adalah mematikan widget dan live wallpaper, men-disable aplikasi, serta mematikan animasi. Untuk tutorial yang lebih lengkap mengenai cara menambah RAM Android bagi perangkat yang sudah diroot ataupun belum, silahkan baca artikel ini.

Optimalkan Memori Internal

microsd

Memori internal yang penuh dengan berbagai macam data juga berpengaruh terhadap performa Android. Oleh karena itu, cobalah untuk memindahkan berbagai data tersebut ke SD card jika perangkat Anda memiliki slotnya. Selain data, pindahkan juga berbagai aplikasi yang bisa dipindahkan ke SD card tersebut.

Memindahkan aplikasi dari memori internal ke SD card sangatlah mudah jika Anda memiliki perangkat dengan OS Android Ice Cream Sandwich ke bawah. Caranya, bukalah  menu Settings > Apps, lalu pilih aplikasi yang ingin dipindahkan, kemudian klik tombol ”move to SD card”.

Sayangnya untuk perangkat Android Jelly Bean ke atas, fitur tersebut telah dihilangkan sehingga Anda tidak bisa bebas memindahkan aplikasinya. Namun jika perangkat Android Anda telah diroot, maka Anda dapat menggunakan aplikasi semacam Link2SD untuk memindahkannya. Silahkan simak artikel ini untuk tutorial lebih lengkapnya.

Hindari Aplikasi Task Killer

cara mengatasi Android lemot task killer

Saat ini banyak sekali aplikasi semacam task killer dan RAM booster yang bertebaran di Play Store. Aplikasi tersebut diklaim dapat mengatasi masalah Android lemot hanya dalam sekali sentuh saja. Para penggunanya juga banyak yang merasakan jika Android mereka menjadi lebih lancar setelah menggunakannya.

Sebenarnya aplikasi task killer tersebut tidak benar-benar membuat Android menjadi lancar dan bebas lemot. Kebanyakan aplikasi tersebut akan mematikan semua aplikasi yang sedang berjalan di RAM. Efeknya? Tentu saja perangkat Android akan menjadi lancar dengan seketika.

advertisements

Ketika perangkat Androidnya lancar kembali, para pengguna sebenarnya hanya mendapatkan manfaat semu. Mengapa semu? Karena berbagai aplikasi yang dimatikan tersebut akan hidup kembali sehingga perangkat Androidnya kembali menjadi lemot beberapa menit kemudian.

Selain manfaat semu tersebut, aplikasi task killer juga sebenarnya bisa membahayakan sistem Android. Pasalnya, bisa saja salah satu aplikasi yang dimatikannya sangat penting bagi sistem Android. Jika sudah begitu, maka sistem Android bisa tidak stabil atau bahkan crash hingga harus melakukan reboot secara otomatis. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, silahkan baca artikel ini.

Mengatasi Android Lemot Dengan Aplikasi Seeder

cara mengatasi Android lemot seeder

Nah, setelah mengikuti berbagai macam saran di atas, sekarang mari kita mengulas cara mempercepat Android dengan aplikasi Seeder. Aplikasi Seeder sendiri dibuat oleh seorang anggota forum XDA bernama lambgx02 dan kini aplikasinya sudah dapat diunduh melalui Play Store di sini.

Lantas bagaimanakah cara kerja Seeder? Ketika Anda menggunakan perangkat Android, membuka aplikasi, atau bermain game, sistem Android akan membuat beberapa file di folder-folder tertentu. Berbagai file tersebut menyimpan data aplikasi, informasi keamanan, dan lainnya.

Nah ketika file tersebut hilang atau terhapus, sistem Android akan mulai mencarinya sehingga menyebabkan perangkat Anda menjadi lemot. Maka dari itu, Seeder akan membuat berbagai file yang hilang tersebut sehingga sistem Android tidak perlu mencarinya lagi.

Untuk menggunakan aplikasi ini perangkat Android Anda harus sudah diroot terlebih dahulu. Setelah itu, download lalu instal aplikasinya dari Play Store, kemudian jalankan. Untuk mengaktifkannya, cukup klik tombol ON yang ada di sebelah kiri atas layar. Setelah diaktifkan, terdapat tiga fitur yang dapat Anda atur yakni:

  • Suspend RGN service while screen off. Fitur ini akan mematikan RGN service ketika Anda mematikan layar.
  • Extend I/O queue. Fitur ini akan meningkatkan manajemen I/O scheduler sehingga berbagai aplikasi akan berjalan lancar.
  • Start automatically on boot. Fitur ini akan secara otomatis mengaktifkan aplikasi Seeder ketika Anda menyalakan perangkat Android.

Selain tiga opsi di atas, Anda juga dapat mengatur profil performa yang mengontrol kecepatan aplikasi ketika digunakan. Profil tersebut adalah Light, Moderate, dan Aggressive. Profil Aggressive merupakan yang yang tercepat dalam hal performa, namun akan memakan kapasitas baterai dengan cepat. Silahkan pilih yang paling sesuai berdasarkan kebutuhan yang Anda perlukan.

Itulah cara mengatasi Android yang lemot dengan bantuan aplikasi Seeder. Sangat mudah bukan? Satu hal yang perlu Anda ingat, setiap produsen Android menggunakan pengaturan yang berbeda-beda untuk setiap perangkatnya. Maka dari itu, hasil yang ditimbulkan oleh aplikasi seeder ini juga akan berbeda antara perangkat yang satu dengan yang lainnya. Selamat mencoba!

Artikel Menarik Lainnya: