carisinyal web banner retina

Ketika AI dan Kamera Berpadu dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 24 November 2021

PERHATIAN

ARTIKEL SPONSOR PERMANEN LINK SAMSUNG

Setiap orang ingin hasil foto bagus setiap kali mengabadikan momen. Apa pun objeknya, foto mesti sempurna. Hanya saja, tidak semua orang memiliki keterampilan teknik untuk bisa mendapatkan hasil foto yang prima. Keterampilan teknik itu seperti mengatur komposisi ISO, eksposur (jumlah paparan cahaya), shutter speed (kecepatan rana), kontras, dan white balance.

Untunglah kamera smartphone masa kini punya AI (kecerdasan buatan) yang mampu melakukan pengaturan komposisi secara otomatis. Sehingga setiap foto yang dihasilkan dapat memukau bak karya dari fotografer profesional. Pada smartphone Samsung Galaxy S21 Series 5G, kecerdasan buatan dikendalikan oleh prosesor tiga inti NPU (Neural Processing Unit).

Prosesor tersebut terkandung dalam SoC (System on Chip) Exynos 2100. Lantas, seperti apa NPU bekerja di kamera smartphone Samsung Galaxy S21 5G Series? Sebelum membicarakan kinerja NPU, mari kita bahas alur sebuah gambar dihasilkan oleh kamera.

Alur Samsung Galaxy S21 Series 5G Menghasilkan Foto

Samsung Galaxy S21 Series

Saat seseorang menekan tombol jepret di layar Samsung Galaxy S21 Series 5G, lensa kamera akan segera menangkap cahaya yang dipantulkan oleh suatu objek. Cahaya yang belum punya warna ini lantas diubah ke dalam jutaan piksel gambar oleh sensor ISOCELL.

Agar warna bisa muncul, cahaya dilewatkan terlebih dahulu pada filter Bayer RGB berpola merah, hijau, dan biru. Hasilnya, satu piksel hanya bisa mewakili satu warna di antara merah, hijau, atau biru. Sebuah benda bernama ISP (Image Signal Processing) kemudian mengambil alih tugas untuk memprediksi warna apa yang tepat di setiap piksel, berdasarkan perhitungan algoritma tertentu yang cukup rumit.

Tugas yang dilakukan ISP ini disebut demosaicing atau interpolasi warna. Tugas ISP ternyata tidak berhenti di situ. Pasalnya, benda yang menjadi satu di dalam SoC ini juga melakukan pengaturan fokus, eksposur, kontras, ISO, dan white balance. Kemudian, ia mengoreksi ketidaksempurnaan kinerja lensa, menyeimbangkan gelap dan terangnya warna dengan teknik HDR (High-dynamic range), hingga mengurangi noise.

ISP juga diberi kewenangan dalam melakukan pemfilteran warna berdasarkan objek secara spesifik. Objek spesifik itu seperti wajah manusia, tanaman, makanan, dan lain sebagainya. Demi mempercepat kinerja dalam menghasilkan gambar yang optimal, ISP akhirnya meminta bantuan dari NPU.

NPU secara khusus akan menangani tugas dalam hal mengenali objek yang sedang dibidik oleh kamera. Kemudian, ia akan memberi rekomendasi ragam pengaturan apa saja yang hendak dilakukan beserta komposisinya kepada ISP.
Sampai sini apakah Anda sudah mengerti? Jika sudah, mungkin akan timbul pertanyaan lanjutan dalam benak Anda mengenai bagaimana NPU mampu mengenali berbagai objek.

NPU dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G

Ketika AI dan Kamera Berpadu dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G 2

NPU sederhananya adalah teknologi yang diciptakan untuk meniru kebiasaan manusia, dalam hal ini seorang fotografer. Saat akan memotret, seorang fotografer akan terlebih dahulu melihat seperti apa objeknya dan elemen apa yang ada di sekitarnya. Baru setelah itu ia akan memutuskan apa saja yang harus diatur dan alat apa saja yang dipakai.

Tentu saja pengaturan yang dilakukan oleh seorang fotografer sangat bervariasi tergantung pada objek yang hendak difoto. Seluruh variasi pengaturan tersebut didapat dari survei dan umpan balik dari pengguna ponsel Samsung sebelumnya. Misalnya, terkait kombinasi warna dan nada paling populer. Variasi pengaturan lantas direkam oleh para insinyur Samsung dalam algoritma yang kemudian diubah menjadi machine learning yang cerdas.

Machine learning bersama NPU membentuk AI Engine untuk mengenali setiap objek, lalu memberi rekomendasi pengaturan kepada ISP. Ada sekitar 32 objek yang bisa dikenali oleh NPU di dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G. Mulai dari wajah, bayi, orang dewasa, anjing, kucing, makanan, kerumunan orang, pantai, langit, gunung, matahari terbit, matahari terbenam, kota, serta salju.

Kemudian, air terjun, sungai, pemandangan alam, panggung, kendaraan, minuman, bunga, pepohonan, rerumputan, hewan, sepatu, lampu latar, kondisi dalam ruangan, teks, baju, dan pemandangan malam hari.

Scene Optimiser yang Cepat dan Akurat

Ketika AI dan Kamera Berpadu dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G 4

Anda tak usah membayangkan betapa banyaknya hal yang harus dipelajari NPU agar tahu ragam pengaturan yang cocok buat ke-32 objek di atas. Sebab, Anda hanya diminta menekan tombol Scene Optimiser yang ada dalam tampilan pratinjau kamera Samsung Galaxy S21 Series 5G sebelum menekan tombol shutter.

Maka, AI Engine akan memproses objek yang dilihat oleh kamera dan menganalisis karakteristik latar belakang pemandangan untuk melakukan sejumlah pengaturan dan peningkatan. Pengaturan pun terjadi dalam sekejap dan gambar yang dihasilkan setelah menekan tombol shutter begitu menawan.

Insinyur Samsung memang merancang AI pada chipset Exynos 2100 bekerja dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan NPU-nya yang kini dapat melakukan 26 triliun pekerjaan dalam satu detik (26 TOPS)!

Anda bisa langsung memamerkan foto-foto jepretan tangan sendiri di berbagai media sosial. Sebuah AI yang diciptakan oleh Samsung benar-benar telah membantu Anda menjadi seorang fotografer andal.

Portrait Mode dan Selfie yang Estetik

Ketika AI dan Kamera Berpadu dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G 6

Memfoto dengan posisi kamera berdiri (portrait) adalah cara yang tepat untuk dapat menangkap ekspresi karakter secara mendalam. Seseorang pun butuh jam terbang tinggi agar foto yang dihasilkan tampak hidup. Namun, menangkap gambar portrait dengan ponsel Samsung Galaxy S21 Series 5G tak sesulit yang Anda bayangkan.

Dengan mode portrait yang didukung AI, kualitas layaknya foto studio bisa Anda dapatkan. AI akan membantu Anda dalam hal memberikan pencahayaan ideal, menganalisis bentuk wajah, memperhatikan sudut, serta memetakan kedalaman bidang. Seluruhnya dilakukan agar karakter yang ada dalam gambar menjadi fokus tampil memukau.

Anda pun hanya diminta untuk memilih tujuh filter yang disediakan. Yakni, original, blur, studio, high-key mono, low-key mono, backdrop, dan color paint. Ketujuh filter tersebut dapat Anda pilih setelah memotret. Khusus dalam filter blur, NPU akan memisahkan wajah dan latar belakang dengan cerdas untuk menciptakan efek bokeh.

Sedangkan ISP akan memberi pengaturan terbaik sesuai kulit warna orang yang difoto. AI juga berperan besar ketika Anda ingin mengambil foto selfie (swafoto). Melalui mode selfie, AI membantu Anda menghasilkan foto yang estetik. Kamera depan di ponsel Samsung Galaxy S21 Series 5G tidak akan mengubah Anda menjadi orang lain.

Namun, ia akan memberi pengaturan terbaik sesuai dengan warna kulit Anda. Membuat foto tampil dengan warna yang realistis dan hidup. Hal ini bisa dilakukan lantaran NPU dalam chipset Exynos 2100 telah mempelajari karakter wajah lebih dari 300 ribu orang dengan berbagai latar belakang etnis.

Jaminan Kestabilan Video Berkat AI

Ketika AI dan Kamera Berpadu dalam Samsung Galaxy S21 Series 5G 8

Kadang Anda juga perlu merekam momen yang datang tidak dua kali. Seperti saat pertama kali melihat anak Anda dapat berdiri sendiri lalu berjalan. Smartphone Samsung Galaxy S21 Series 5G mampu membantu Anda mengabadikan momen langka tersebut dalam sebuah video yang nihil getaran. Sekalipun smartphone Anda pegang langsung tanpa alat penstabil tambahan.

Hal itu bisa terjadi karena seluruh smartphone Samsung Galaxy S21 Series 5G dibekali gyro-EIS untuk meredam berbagai guncangan. Bahkan, dengan mengaktifkan fitur Super Steady, kamera smartphone Samsung Galaxy S21 Series 5G akan berubah bak action cam.

Fitur Super Steady akan membuat AI ikut bekerja untuk menjaga kestabilan video dalam mode 60 fps. Ai juga bakal mengeliminasi getaran yang ditimbulkan ketika Anda sedang merekam sambil berlari. Hasil rekaman video pun bisa semakin mulus dengan fitur Super Smooth 60fps Video. Dalam fitur ini, AI akan melakukan penyesuaian frame rate secara otomatis, tak peduli video direkam pada siang atau malam hari.

Keandalan AI dalam menghasilkan foto dan video hanyalah sebagian kemampuan yang dihadirkan pada Samsung Galaxy S21 5G, S21+ 5G, dan S21 Ultra 5G. Lebih dari itu, ketiga ponsel Samsung Galaxy S21 5G Series ini mampu memenuhi kebutuhan produktivitas maupun entertainment. Anda dapat mengetahui lebih jauh tentang Samsung Galaxy S21 Series 5G dengan mengunjungi laman Samsung Indonesia.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram