Carisinyal / Aplikasi Produktivitas / 10 Aplikasi Mind Mapping Terbaik untuk Memvisualisikan Ide

10 Aplikasi Mind Mapping Terbaik untuk Memvisualisikan Ide

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Terkadang saat banyak ide muncul di kepala, kita lupa menuliskannya sehingga saat memerlukannya kita sudah tidak mengingatnya lagi. Namun, terkadang hanya mengingatnya saja tidak cukup karena kamu perlu berbagi dan memvisualisasikan ide tersebut kepada orang lain.

Kamu tak perlu khawatir lagi karena saat ini sudah banyak aplikasi mind mapping yang bisa memetakan semua ide-idemu dalam bentuk visual dengan mudah.

Mind mapping sendiri adalah latihan kreatif yang dimulai ketika kamu menuliskan ide atau tema sentral, kemudian menggambar garis yang bercabang menjadi node atau jaringan masing-masing dengan kata atau ide baru yang terkait dengan yang pertama. Berikut ini adalah rekomendasi aplikasi mind mapping yang bisa jadi pilihan untuk memetakan idemu.

1. LucidChart

Lucidchart

* sumber: mindmappingsoftwareblog.com

LucidChart mampu menyediakan semua jenis kebutuhan mind mapping, dari diagram alur sederhana hingga diagram kompleks. Aplikasi ini mempunyai banyak template untuk memulai membuat mind mapping, sehingga lebih mudah untuk membuat diagram profesional dan berkolaborasi dengan tim.

Aplikasi ini memiliki banyak fitur hebat, seperti kolaborasi real-time, manajemen perubahan dan history, manajemen tim dan akses, aplikasi asli untuk Windows, Linux, dan macOS, juga ratusan integrasi yang tersedia, dan masih banyak lagi yang membuat kerja tim jadi mudah.

LucidChart juga memiliki fitur kuat lain, yaitu kemampuannya dalam menghubungkan data. Dengan menautkan data, pengguna dapat menghubungkan bentuk dan diagram yang mereka buat ke data langsung yang disimpan dalam spreadsheet.

Setiap perubahan yang dibuat pada data langsung yang ada di spreadsheet akan secara otomatis terlihat dalam bagan dan diagram pengguna. Ini tentu saja menghemat banyak waktu dan pekerjaan manual yang tidak diinginkan.

2. Ayoa

Ayoa

* sumber: mindmappingsoftwareblog.com

Ayoa merupakan aplikasi mind mapping berbasis awan yang menyatukan kekuatan kreatif mind mapping dengan manajemen tugas visual dan kolaborasi. Ayoa cocok untuk individu dan tim yang ingin memetakan ide paling kreatif mereka dan mengubahnya menjadi kenyataan.

Berbeda dengan aplikasi mind mapping lainnya, Ayoa menawarkan platform lengkap yang memungkinkan pengguna untuk membuat mind mapping yang indah, memantau pekerjaan, daftar tugas yang harus dilakukan, dan berkolaborasi dengan orang lain.

Ayoa memiliki antarmuka visual yang unik yang dirancang untuk menginspirasi kreativitas dan memicu ide-ide hebat. Aplikasi ini mempunyai berbagai gaya mind mapping yang terinspirasi oleh mind mapping tradisional yang digambar tangan.

Tersedia pilihan Organic Mind Maps untuk cabang yang halus dan melengkung dan Speed ​​Mind Maps untuk tata letak otomatis dan cabang kotak untuk menangkap ide dengan cepat. Fitur terbaru, Radial Maps, memungkinkan pengguna untuk mempresentasikan ide-ide dalam visual pie-chart.

Ayoa terintegrasi dengan Google Drive, Dropbox, dan Google Kontak. Pengguna juga bisa mengubah catatan dari Evernote menjadi tugas yang dapat dikerjakan dengan Ayoa. Pengguna dapat secara otomatis menyinkronkan proyek Ayoa dengan Kalender Google dan menerima email via Email2Task.

3. Mindomo

Mindomo

* sumber: teachersexploringtechnology.wordpress.com

Mindomo merupakan aplikasi mind mapping freemium, yaitu gabungan antara gratis dan berbayar, untuk mac OS, Windows, dan Linux. Ada juga iPad dan aplikasi sinkronisasi Android, sehingga pengguna bisa bekerja pada mind mapping mereka saat bepergian.

Mindomo memberikan tiga mind mapping gratis dengan fitur terbatas. Jika pengguna ingin melakukan kegiatan seperti mem-backup mind map ke Dropbox, menambahkan video atau audio, atau mengekspornya ke format lain, pengguna perlu meningkatkan layanan ke paket berbayar.

4. Scapple

Scapple

* sumber: www.technewsworld.com

Scapple uniknya dikembangkan oleh penulis untuk keperluan penulis. Mereka adalah kelompok ‘Literature and Latte‘ yang dibentuk pada tahun 2006 dengan tujuan tunggal menawarkan penulis cara sederhana untuk mengembangkan keterampilan mereka.

Scapple adalah salah satu aplikasi mind mapping terkenal yang ada di pasaran saat ini. Pada peluncuran pertamanya, Scapple mengundang pengguna untuk mengklik dua kali di mana saja di kanvas kosong untuk membuat catatan.

Pengguna dapat mengulangi proses ini sebanyak yang mereka inginkan untuk melepas ‘brain dump‘ awal mereka. Scapple juga mendukung pengimporan file teks, PDF dan bahkan gambar. Anda kemudian dapat mengetahui cara menghubungkan berbagai ide bersama.


Scapple mendapatkan pujian karena mudah dikuasai dibandingkan dengan aplikasi mind mapping lainnya karena jumlah alat mind map-nya yang sedikit. Namun ini berarti tidak mendukung fitur yang lebih canggih seperti penyisipan audio & video.

Walaupun programnya ringan, Scapple tidak akan terlalu membebani dompet pengguna. Ada uji coba gratis selama 30 hari, yang hanya menghitung mundur hari-hari ketika pengguna benar-benar menggunakan aplikasi tersebut.

5. SimpleMind

SimpleMind

* sumber: vidsher.com

SimpleMind menyediakan pilihan toolbar yang lengkap sehingga pengguna tidak perlu menebak-nebak fitur apa yang disertakan. Juga terdapat beragam pilihan tata sehingga pengguna dapat mengontrol tampilan dan nuansa dari sesi brainstorming.

Jika pengguna menggunakan SimpleMind pada perangkat seluler, mereka bisa menambahkan memo suara dan video ke mind mapping yang mereka buat.

Hal ini membuat lebih mudah untuk merekam tambahan ke mind mapping yang sedang dibuat.  Harap diingat bahwa jika pengguna ingin mengakses mind mapping yang sama di beberapa perangkat, mereka harus menyimpan mind map di awan, bukan secara lokal.

SimpleMind memiliki fitur unik, yaitu pengguna bisa mengimpor file PDF, secara otomatis aplikasi “menerjemahkan” PDF itu ke mind map.

Ini bisa menghemat satu jam atau lebih pekerjaan manual setiap kali pengguna ingin memetakan ide-ide dalam sebuah buku atau artikel. Setelah peta pikiran dibuat, pengguna kemudian memiliki kebebasan untuk mengedit dan mengubahnya sesuai kebutuhan.

6. FreeMind

FreeMind

* sumber: www.macworld.co.uk

FreeMind merupakan aplikasi mind mapping yang mudah yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti melacak pekerjaan, menciptakan basis pengetahuan, brainstorming, dan banyak lagi yang lainnya.

Aplikasi ini menyediakan fitur penting untuk mind mapping, seperti fungsionalitas drag-and-drop dan menyalin serta menempelkan informasi pintar secara gratis. Satu-satunya kekurangan aplikasi ini adalah bahwa dukungan foto dan grafis saat ini masih dalam tahap awal.

Tidak seperti aplikasi mind mapping yang lain, platform ini merupakan aplikasi satu pengguna. Artinya, selagi pengguna berbagi pekerjaan dengan rekan satu tim, mereka tidak akan bisa berkolaborasi pada satu mind mapping tertentu pada saat yang sama.

FreeMind mempunyai banyak tawaran kepada pengguna karena vendor terus memberikannya fitur baru dan bahkan lebih kuat. Aplikasi ini bisa mengikuti tautan HTML, baik itu situs web atau file lokal, selama disimpan di node. Fitur sistem drag and drop memungkinkan pengguna untuk menyalin gaya node.

7. MindManager

MindManager

* sumber: www.biggerplate.com

MindManager merupakan aplikasi mind mapping yang paling berfokus pada perusahaan. Aplikasi ini digunakan oleh perusahaan besar, contohnya Proctor dan Gamble dan terintegrasi dengan Microsoft Office suite.

Aplikasi Windows lebih berfitur lengkap, dan karenanya lebih mahal dibandingkan dengan aplikasi Mac. Ada uji coba gratis 30 hari. Sudah jelas dengan harga dan tujuan untuk menjadi solusi perusahaan, MindManager merupakan salah satu aplikasi mind mapping yang lebih kuat.

8. Padlet

Padlet

* sumber: id.pinterest.com

Salah satu aplikasi mind mapping yang kolaboratif adalah Padlet. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya membuat board, dokumen, dan halaman web. Padlet dikenal karena mempunyai antarmuka intuitif dan jangkauan universal.

Platform ini membantu perusahaan dan individu mengatur ide-ide mereka di ruang yang aman yang bisa diakses dari perangkat seluler dan desktop. Aplikasi Padlet dilengkapi dengan sejumlah besar alat yang dapat membuat konten, mulai dari sticky note hingga esai.

Fitur dan fungsionalitas Padlet terus bertambah dengan pembaruan baru yang berkontribusi pada banyak kemampuannya. Contohnya, Padlet bisa digunakan oleh siapa saja dari mana saja di dunia karena mendukung 29 bahasa yang terus-menerus bertambah.

Kolaborasi dengan aplikasi ini lebih baik dari sebelumnya, memastikan bahwa tidak ada anggota tim pengguna yang tertinggal. Pengguna juga bisa menampung banyak kontributor yang mereka inginkan, tanpa harus mendaftar untuk layanan ini.

9. Canva

Canva

* sumber: mindmappingsoftwareblog.com

Canva merupakan aplikasi mind mapping yang digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Dilengkapi dengan gambar yang siap digunakan, ikon, filter foto, font, dan bentuk, platform ini memungkinkan pengguna untuk mengatur mind map mereka dengan cara yang lebih menarik secara visual.

Aplikasi Canva bisa digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari pendidikan dan bisnis hingga proposal perusahaan dan perencanaan proyek. Demi kenyamanan pengguna, Canva menyediakan paket Free Forever yang mencakup editor drag-and-drop dasar, penyimpanan 1 GB juga tersedia 8.000 template.

Canva dilengkapi dengan lebih banyak fitur untuk membuat proses mind mapping menjadi lebih mudah. Alat pelurus fotonya memungkinkan pengguna untuk memutar gambar jadi miring. Selain itu, dengan beberapa klik mouse, pengguna bisa meng-crop dan mengukur skala gambar secara digital.

Jika pengguna ingin membuat pesan yang disesuaikan, mereka bisa melakukannya karena Canva memungkinkan pengguna memilih gaya, font, dan bahkan warna. Paket ini bisa mendukung sampai 10 anggota tim. Untuk grup yang lebih besar, gunakan paket Canva For Work yang berbayar.

10. Stormboard

Stormboard

* sumber: appsource.microsoft.com

Stormboard memberi keunikan pada mind mapping tradisional dengan menggunakan sticky note dan bukannya node dan cabang. Pengguna akan mengelompokkan catatan mereka di berbagai bagian layar untuk mewakili koneksi pembuatan awal mind mapping, lalu menambahkan korelasi visual dengan garis.

Bahkan ada gaya “rapid fire” yang akan memunculkan sticky note baru ketika memposting yang sebelumnya, sehingga pengguna dapat benar-benar mengetik ide-ide mereka satu demi satu tanpa usaha keras.

Stormboard juga memudahkan seluruh tim untuk bisa terlibat dalam proses ini, karena kolaborator dapat membuat task, merekam komentar, dan menambahkan suara mereka untuk setiap ide. Plus, pengguna dapat mengotomatiskan proses dengan Zapier Integrations Stormboard.

Dengan aplikasi mind mapping ini, memetakan pemikiran tidak lagi menjadi sulit. Semua orang bisa melihat hasil pemikiranmu. Kamu tinggal memilih aplikasi mind mapping mana yang kamu butuhkan.

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *