carisinyal-web-banner-retina 35

5 Aplikasi Terbaik untuk Scan Dokumen ke PDF

Ditulis oleh Sera Serinda A

Kalau dulu, orang-orang harus melakukan scan dokumen dengan alat seperti printer yang ukurannya cukup besar dan kurang praktis untuk dibawa ke mana-mana. Namun, di zaman serba digital seperti sekarang, pekerjaan melakukan scan dokumen juga bisa dipermudah dengan hanya menggunakan ponsel dan aplikasi digital.

Aplikasi-aplikasi ini menawarkan kemudahan scan dokumen hanya bermodalkan kamera ponsel. Bahkan, fitur-fiturnya juga tak kalah dari mesin scan fisik.

Nah, saya akan sampaikan ulasan dari beberapa aplikasi scan terbaik yang bisa langsung diekspor menjadi PDF dan digunakan di perangkat Android. Ada apa saja?

1. CamScanner

CamScanner_
play-store-button

CamScanner punya banyak fitur canggih yang bikin urusan scan dokumen jadi lebih praktis dan efisien. Fitur andalannya sendiri adalah Smartscan, yang akan secara otomatis memindai, melakukan crop, dan meningkatkan kualitas gambar dokumen kamu.

Setelah proses otomatis selesai, Anda masih bisa mengedit hasil scan secara manual di laman editor sebelum menyimpannya.

CamScanner juga dilengkapi dengan fitur Smart Erase, yang memungkinkan Anda menghapus coretan, noda, atau tulisan yang tak diinginkan dari dokumen. Cukup swipe bagian yang ingin dihapus, dan sistem akan memproses penghapusan tersebut secara otomatis. Tapi perlu dicatat, di versi gratis, fitur ini hanya bisa digunakan tiga kali.

Yang tak kalah menarik, CamScanner punya fitur terjemahan dokumen otomatis ke berbagai bahasa. Jadi kalau Anda sering bekerja dengan dokumen berbahasa asing, fitur ini bisa sangat membantu.

Dan yang paling unik, ada fitur bernama CountCam yang bisa menghitung jumlah objek dalam sebuah foto. Fitur sekali cocok sekali bila Anda harus menghitung barang dalam jumlah banyak secara visual, misalnya saat mendata stok atau mengecek jumlah produk.

Hal yang saya sukai dari CamScanner:

  • Fitur Smartscan yang otomatis dan akurat
  • Bisa hapus coretan/noda dengan fitur Smart Erase
  • Ada fitur terjemahan dokumen ke berbagai bahasa
  • Fitur CountCam untuk menghitung jumlah objek dalam foto

Hal yang perlu diperhatikan di CamScanner:

  • Beberapa fitur dibatasi pemakaiannya secara gratis

2. TapScanner

TapScanner_
play-store-button

Aplikasi ini mengklaim dirinya sebagai “Everything Scanner” yang tak hanya ditujukan untuk memindai dokumen, tapi juga punya fungsi pindai lain yang mirip CamScanner. Salah satunya, ia juga bisa men-scan makanan dan menghitung kalori dari makanan tersebut.

Ada juga fitur scan tanaman untuk mengetahui informasi tanaman dari jenis, spesies, sampai kondisinya. Bahkan, aplikasi ini juga punya kamera scanner yang bisa menganalisis kondisi kulit Anda, lho.

Karena penasaran, saya pun iseng mencoba fitur skincare scan ini dan hasilnya lumayan akurat dalam mendeskripsikan kondisi kulit saya, juga merekomendasikan jenis produk yang tepat untuk kulit saya tersebut. Hebat, kan?

Sebagai aplikasi scan dokumen sendiri, TapScanner juga tak kalah dari aplikasi sejenisnya. Ia bisa dengan cepat memindai berbagai jenis dokumen. Anda pun bisa mengedit dokumen ini nantinya dengan memotongnya, menambah atau menghapus teks, membubuhkan elemen shape, tanda tangan, foto, dan lain-lain.

Aplikasi ini sudah terintegrasi dengan AI yang mana bisa sangat membantu proses scanning jadi lebih cepat dan efisien. Anda bahkan bisa langsung mengonversi gambar menjadi TXT, lho, langsung dalam aplikasi ini.

Hal yang saya sukai dari TapScanner:

  • Tak hanya scan dokumen, aplikasi ini juga bisa scan makanan, tanaman, hingga kondisi kulit
  • Fitur skincare scan yang cukup akurat dan bermanfaat
  • Proses editing hasil scan sangat lengkap
  • Sudah terintegrasi dengan AI untuk scan cepat dan efisien
  • Bisa langsung konversi gambar ke teks (TXT)

Hal yang perlu diperhatikan di TapScanner:

  • Beberapa fitur hanya bisa diakses di versi premium
  • Antarmuka aplikasi mungkin akan rumit untuk beberapa orang

3. Adobe Scan

Adobe Scan_
play-store-button

Saya adalah salah satu pengguna lama aplikasi ini. Selain mudah digunakan, Adobe Scan juga sangat terfokus pada tujuan memindai dokumen.

Aplikasi ini akan secara otomatis melakukan scan, crop, dan enhance pada dokumen yang Anda pindai. Setelah itu, Anda bisa melakukan edit lanjutan atau langsung menyimpan file dalam bentuk PDF yang juga bisa diekspor ke Microsoft Word, Excel, atau PowerPoint.

Fitur OCR juga akan secara otomatis aktif ketika Anda memindai dokumen. Bahkan, bila menggunakan tools premium berbayar, fitur OCR ini bisa digunakan sampai 100 halaman.

Antarmuka aplikasi ini clean dan rapi, serta bisa dihubungkan dengan Adobe Reader untuk membuka file dalam bentuk PDF yang sudah di-scan.

Untuk penggunaan gratis, aplikasi ini cukup nyaman dan mudah digunakan untuk men-scan dokumen dengan cepat, meski untuk versi gratis file hanya bisa disimpan dalam bentuk PDF saja.

Hal yang saya sukai dari Adobe Scan:

  • Otomatis scan, crop, dan tingkatkan kualitas dokumen
  • Bisa ekspor hasil scan ke Word, Excel, atau PowerPoint
  • Fitur OCR aktif otomatis, sangat membantu untuk teks
  • Antarmuka bersih dan terintegrasi dengan Adobe Reader
  • Versi gratisnya sudah sangat layak untuk penggunaan harian

Hal yang perlu diperhatikan di Adobe Scan:

  • Versi gratis hanya menyimpan file dalam format PDF
  • Fitur OCR penuh hanya tersedia di versi premium

4. vFlat

vFlat_
play-store-button

vFlat juga jadi salah satu pilihan aplikasi scan dengan performa unggulan. Keistimewaan aplikasi ini datang dari kemampuannya meluruskan halaman dari file yang akan Anda scan.

Contohnya, bila Anda ditugaskan memindai dokumen yang sudah lecek, vFlat dapat membuat dokumen tersebut menjadi bagus kembali. Hebat, bukan? Anda bahkan tak perlu melakukan editing apa pun untuk hal ini karena sistem vFlat akan melakukannya secara otomatis.

Selain itu, vFlat juga punya fitur untuk menghapus jejak jari yang biasanya tertangkap ketika Anda melakukan scan secara digital. Aplikasi ini juga akan otomatis memperjelas tampilan dokumen yang dipindai.

Ketika saya mencoba untuk memindai dokumen fisik, aplikasi ini juga punya perintah sendiri yang mengarahkan saya untuk meletakkan kamera ke posisi yang benar untuk memindai. Hal ini dimaksudkan agar aplikasi bisa memproses hasil scan dengan lebih cepat dan akurat.

Hal yang saya sukai dari vFlat:

  • Bisa merapikan dokumen lecek secara otomatis
  • Hapus jejak jari dan memperjelas dokumen secara otomatis
  • Memberikan panduan posisi kamera saat scanning
  • Hasil scan bersih dan terlihat professional
  • Antarmuka aplikasi simple dan tetap rapi

 Hal yang perlu diperhatikan di vFlat:

  • Fitur perbaikan dokumen lecek baru bisa digunakan di versi pro

5. Google Drive

Google Drive_
play-store-button

Hayo, siapa yang baru tahu kalau Google Drive juga bisa digunakan untuk scan dokumen? Meski hadir sebagai alat bantu, Anda jadi tak perlu repot-repot harus menginstal aplikasi pihak ketiga bila hanya ingin memindai dokumen fisik menjadi digital.

Bahkan, fitur Autocapture di tools ini akan membantu Anda memindai dokumen secara presisi, dengan autocrop dan koreksi perspektif. Hasil scan pun secara otomatis akan tampak seperti hasil scan mesin, meski filter ini bisa diubah menjadi berwarna, grayscale, atau B&W.

Anda juga bisa menghapus teks, noda, atau gambar yang tidak diperlukan dalam dokumen langsung dari laman editor scanner ini.

Hanya saja, sebagai pemindai dokumen, Google Drive tak menyediakan fitur-fitur seperti OCR, teks editor, password protection, e-signature, dan lainnya. Fungsinya hanya murni untuk memindai dokumen dan menyimpannya sebagai PDF atau gambar.

 Hal yang saya sukai dari Google Drive (Scan):

  • Bisa edit sederhana langsung di laman scanner
  • Hasil scan cukup rapi dan tajam
  • Langsung tersimpan ke cloud Google Drive

Hal yang perlu diperhatikan di Google Drive (Scan):

  • Fitur terbatas, tanpa OCR, edit teks, e-signature, atau proteksi file

Dengan berbagai aplikasi scan dokumen ke PDF ini, Anda akan dengan cepat memindai dokumen fisik dan mengonversinya dalam file PDF tanpa perlu repot melakukannya dengan mesin scan dan PC atau laptop. Semua step-nya bisa langsung dilakukan dengan ponsel Android saja. Praktis, kan?

Kategori:
cross