Carisinyal / Tips Asus / Inilah 4 Cara Mudah untuk Mengecek IMEI di HP ASUS

Inilah 4 Cara Mudah untuk Mengecek IMEI di HP ASUS

Ditulis oleh - Diperbaharui 17 Februari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

ASUS sudah tak lagi menjual ponsel Zenfone di Indonesia. Produsen asal Taiwan ini terakhir kali berjualan ponsel di Indonesia ketika meluncurkan Zenfone 6 pada 2019. Hanya satu seri smartphone ASUS yang tersedia di Indonesia, yakni ROG Phone, sebuah ponsel gaming.

Meski begitu, Anda mungkin saja masih menggunakan smartphone ASUS hingga saat ini. Beberapa produk ASUS seperti Zenfone Max Pro M1, Zenfone Max Pro M2, Zenfone Max M2, hingga keluarga Zenfone 5 series memang masih layak dipakai. Bahkan, seri yang lebih lawas seperti Zenfone 3 Laser juga demikian.

Untuk itu, Anda tidak perlu buru-buru berganti ponsel. Rawat saja ASUS yang Anda pegang sekarang dengan baik. Salah satu cara merawatnya adalah menjaga baik-baik IMEI-nya yang disertakan saat membeli. Setiap ponsel memiliki satu atau dua IMEI, tergantung apakah ponsel itu mendukung dual SIM atau tidak. Namun, apa sih IMEI itu, dan mengapa penting untuk dijaga?

Definisi IMEI

* sumber: cellularnews.com

IMEI adalah kependekan dari International Mobile Equipment Identity, alias identitas perangkat telepon internasional. Sederhananya, IMEI merupakan KTP buat telepon seluler. Seluruh ponsel yang berbasis sinyal radio wajib punya IMEI, baik GSM maupun CDMA.

IMEI terdiri atas 15 angka dengan format AA-BBBBBB-CCCCCC-D. Delapan angka pertama dari A sampai B merupakan TAC (Type Allocation Code) dari suatu perangkat. TAC merupakan sebuah kode yang menandakan bahwa sebuah perangkat telah mendapatkan persetujuan edar dari badan nasional.

Adapun dua angka terakhir di TAC merepresentasikan perusahaan yang merakit perangkat. Dua angka terakhir itu juga lazim disebut FAC (Final Assembly Code). Kemudian, enam digit C memuat nomor seri dari suatu perangkat. Terakhir, digit D merupakan angka khusus untuk pengecekan dengan metode algoritma Luhn.

Format ini lantas berubah sejak 2004, ketika IMEISV (Software Version) diperkenalkan. IMEISV tak lagi memerlukan satu angka untuk melakukan pengecekan dengan algoritma Luhn. Sehingga, formatnya berubah menjadi 16 angka dengan susunan AABBBBBB-CCCCCC-EE. 

Beberapa ponsel mungkin memakai format 15 atau 17 angka Adapun EE adalah dua angka yang mewakili SVN (Software Version Number). Sedangkan tiga angka terakhir merupakan digit yang dimiliki suatu ponsel dan tidak disamai ponsel lain.

Kegunaan IMEI

* sumber: www.itu.int

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menjalin kerja sama dengan Qualcomm dan GSMA (Asosiasi GSM Seluruh Dunia). Kerjasama itu terkait pemblokiran smartphone black market yang masuk ke Indonesia secara tak resmi. Kemenperin memanfaatkan IMEI untuk melakukan pendataan dan melacak seluruh ponsel yang ada di Indonesia.

Ponsel yang IMEI-nya tak terdaftar dalam daftar milik Kemenperin otomatis tak akan bisa menangkap sinyal. Tak peduli nomor SIM dari provider apa pun yang dipasangi di ponsel tersebut.

Ponsel black market memang memiliki harga yang sedikit lebih murah daripada versi resminya. Namun, membeli ponsel tak resmi tentu saja merugikan negara. Negara bisa berpotensi kehilangan pendapatan hingga Rp2,81 triliun per tahun.

Mudarat lain yang didapat dari menggunakan ponsel ilegal adalah kesulitan memperoleh sinyal. Kemenperin memang telah memberi kelonggaran dengan meminta pengguna untuk mendaftarkan IMEI ponsel-nya agar tak terblokir.

Meski begitu, modem di dalam ponsel black market bisa saja tak sesuai dengan frekuensi yang digelar di Indonesia. Sehingga, ponsel tersebut akan lebih sulit menangkap sinyal dan baterainya relatif cepat habis.

Terlepas dari hal itu, Kemenperin sudah memberlakukan konsep TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) untuk memberantas ponsel ilegal. Sekaligus membuat Indonesia tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga turut memproduksi ponsel untuk menumbuhkan iklim industri. TKDN bisa ditempuh dengan membangun pabrik komponen di Indonesia atau dengan skema instalasi beberapa software dalam negeri.

Kembali ke masalah IMEI, selain digunakan untuk melakukan pemblokiran, IMEI dapat dimanfaatkan untuk kondisi genting. Misalnya, ponsel yang Anda gunakan hilang atau dicuri. Berbekal IMEI, Anda bisa melakukan pelacakan dengan meminta bantuan kepada operator seluler. Itulah mengapa IMEI penting untuk Anda simpan dan tidak boleh diketahui oleh sembarang orang.

IMEI juga bisa digunakan oleh kepolisian guna melakukan penyadapan di perangkat komunikasi yang digunakan oleh teroris. Dengan begitu, pihak berwenang dapat melacak keberadaan teroris dan melakukan pencegahan sebelum tindakan yang membahayakan masyarakat terjadi.

Cara Cek IMEI

* sumber: www.themobileindian.com

ASUS dan seluruh produsen ponsel Android punya cara yang kurang lebih sama untuk mengecek IMEI. Setidaknya ada empat cara yang bisa Anda coba untuk mengakses IMEI. Berikut penjelasannya.

1. Stiker di Belakang Bodi

* sumber: nasilemaktech.com

Ponsel ASUS tipe lama seperti Zenfone 4 (2014) punya penutup belakang yang bisa dilepas. Baterai yang terdapat di belakangnya pun sama-sama bisa dilepas. Tepat di balik baterai tersebut biasanya tercetak digit IMEI. Lantas bagaimana ponsel ASUS keluaran baru yang baterai dan penutup belakangnya tak bisa dilepas?


Produsen tahu konsekuensi akan hal itu. Mereka pun membuat stiker kecil yang ditempel di bagian bawah kover belakang. Anda bisa melihat dan mencatat IMEI di situ.

2. Kardus Ponsel

* sumber: www.themermaidinstilettos.com

Beberapa orang terkadang merasa tak nyaman dengan tempelan stiker yang ada di belakang. Karena itu, stiker langsung dilepas tak lama setelah membeli ponsel. Pada kasus lain, beberapa orang yang menganggap stiker tersebut penting tak lagi bisa melihat wujud angka IMEI yang tercetak karena telah dimakan waktu. Dalam kondisi ini, Anda tak perlu khawatir jika suatu saat memerlukan IMEI.

Pasalnya, Anda masih bisa melihatnya di kardus yang Anda peroleh ketika membeli si ponsel. Bentuk kardus dari waktu ke waktu memang semakin ringkas. Smartphone seperti Samsung Galaxy S21 bahkan punya kardus yang sangat ringkas karena tak lagi menyertakan adaptor cas.

Walau bentuknya makin kecil, kardus ponsel tetap menyertakan IMEI di bagian belakangnya. Biasanya, IMEI yang ada di belakang kardus ditempel dengan stiker bersama dengan serial number dari ponsel. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menjaga dengan baik kardus selama ponselnya masih digunakan.

3. Akses Setting di Android

Anda sebetulnya sudah menjaga kardus ponsel dengan baik. Hanya, musibah bencana alam yang tak pernah dibayangkan menimpa Anda. Sehingga, kardus yang Anda simpan dengan baik hilang tak berbekas. Sementara ponsel adalah salah satu barang penting yang Anda miliki dan tak boleh hilang pasca terjadinya musibah.

Namun, jangan khawatir, masih ada cara lain untuk mengakses IMEI. Ternyata sistem operasi Android menyediakan cara mengaksesnya via menu Setting. Seperti ini cara mengaksesnya:

  • Usap layar ponsel dari ujung atas.

  • Jika sudah muncul toolbar, tekan simbol berwujud gerigi untuk masuk ke menu Setting atau Pengaturan.
  • Usap layar ke arah atas sampai muncul menu Sistem di urutan paling bawah.
  • Tekan menu Sistem.

  • Tekan menu Tentang ponsel yang ada di urutan paling atas.

  • Usap layar ke arah atas sampai Anda menemukan IMEI.

  • Tulisan IMEI ada di antara informasi Model & Hardware dan Versi Android.

4. Akses Via Dial Number *#06#

Apakah Anda merasa tips ketiga terlalu rumit? Jika iya, masih ada satu tips lain yang lebih mudah. Yakni menggunakan dial number. Ikuti caranya berikut ini.

  • Tekan simbol gagang telepon yang ada di halaman utama ponsel.

  • Setelah itu, tekan tombol dial up dengan simbol tatanan nomor dalam keypad.

  • Masukkan nomor *#06#.

  • Seketika informasi IMEI akan muncul di hadapan Anda.

Demikian penjelasan singkat mengenai IMEI dan cara mengaksesnya di ponsel ASUS. Sebagai identitas dari suatu ponsel, IMEI memang spesial karena tidak disamai oleh ponsel lain, sekalipun modelnya sama. Oleh karena itu, penting untuk menjaga IMEI jika suatu hari diperlukan.

Dalam pengujian akses IMEI pada tips ketiga dan keempat, Carisinyal menggunakan ponsel Asus Zenfone Max 2 dengan sistem operasi Android 9. Gambaran yang kami sajikan bisa saja sedikit berbeda dengan yang ada di ponsel Anda. Namun, langkah-langkah yang ditempuh pada dasarnya sama.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *