carisinyal web banner retina

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 7 Juni 2021

Agar awet dan bisa berfungsi dengan baik, sebuah komputer atau laptop harus dilengkapi dengan antivirus sebagai proteksi bagi sistem yang terpasang di dalamnya. Antivirus tersedia bermacam-macam. Kamu bisa mendapatkan layanan antivirus gratis. Ada pula layanan berbayar yang menawarkan fitur lebih.

Pada laptop berbasis Windows terdapat satu program antivirus bawaan yang terpasang secara default yang disebut dengan Windows Defender. Antivirus ini mencegah laptopmu mengalami proses booting lama.

Inilah salah satu keuntungan dari menggunakan Windows Defender pada perangkat laptop yang berbasis Windows. Masih banyak keuntungan dari Windows Defender lainnya, lho. lanjutkan membacanya, ya!

Apa Itu Windows Defender?

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer 1
Sumber: https://support.microsoft.com/

Windows Defender adalah sebuah antivirus yang mulai diluncurkan pada versi Windows 8. Tergolong baru, memang, tetapi antivirus satu ini sudah begitu banyak mengalami inovasi yang menyempurnakan fasilitasnya.

Tahukah kamu ada jenis virus yang tidak bisa terdeteksi secara real-time sehingga kamu harus melakukan scanning manual untuk mendeteksinya? Akan tetapi, jika kamu menggunakan Windows Defender, cara tersebut tidak diperlukan lagi.

Windows Defender punya fitur real-time scanning virus. Saat ada file yang terlihat mencurigakan antivirus ini akan langsung aktif dan ia akan mengirimkan notifikasi kepadamu agar kamu segera melakukan pemindaian dan menghapusnya.

Jadi, apabila kamu sudah mengaktifkan Windows Defender pada laptopmu, kamu tidak perlu lagi menginstal antivirus lain. Tapi jika kamu keukeuh ingin menginstal antivirus untuk melengkapi proteksi terhadap perangkatmu itu tidak masalah.

Hanya saja terkadang jika terdapat antivirus lain, kemungkinan akan terjadi crash. Kamu harus memperhatikan resiko ini.

Fitur Windows Defender

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer 3
Sumber: https://c.smicrosoft.com

Windows Defender mempunyai beberapa fitur yang kamu gunakan untuk melindungi perangkatmu. Salah satu keunggulan yang ditawarkan dari antivirus ini adalah fitur anti-spyware.

Selain itu, Windows Defender dilengkapi perangkat ActiveX, fitur yang terintegrasi dengan Microsoft SpyNet. SpyNet kemungkinan akan melakukan pelaporan Microsoft jika ada virus yang terdeteksi dari perangkat.

Windows Defender pula dilengkapi dengan fitur proteksi dari virus yang menyerang perangkat yang menggunakan OS Windows 8 dan Windows 10. Jadi, kamu tidak usah khawatir dengan proteksi yang diberikan dari Windows Defender pada perangkatmu.

Sayangnya, Windows Defender kalah populer dari antivirus lain seperti Norton, Kaspersky dan AVG. Ini terlihat dari sedikitnya jumlah pengguna laptop yang mempercayakan proteksi perangkatnya pada antivirus bawaan, Windows Defender ini.

Padahal antivirus ini menawarkan keamanan dasar dengan tingkat proteksi yang handal pada perangkatmu. Oleh karena itu, kamu perlu tahu tentang cara-cara mengaktifkan Windows Defender ini sehingga kamu bisa menggunakannya. Agar lebih yakin, ketahui kelebihan antivirus ini.

Kelebihan Windows Defender

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer 5
Sumber: https://www.microsoft.com

Jika kamu ragu terhadap kemampuan perlindungan dari Windows Defender, kamu harus baca penjelasan di bawah ini. Ini adalah rangkuman beberapa kelebihan dari Windows Defender agar kamu lebih yakin untuk menggunakannya. Kelebihan Windows Defender yang harus kamu ketahui adalah sebagai berikut.

  • Windows Defender memiliki real-time protection. Ketika ada virus terdeteksi, virus tersebut akan langsung dihapus.
  • Windows Defender dibekali kemampuan membersihkan virus lebih maksimal bisa dibandingkan dengan kemampuan antivirus lain.
  • Windows Defender akan me-restart otomatis jika ia menemukan virus yang berbahaya. Dengan melakukan ini virus bisa lebih sempurna dihapuskan.

Terkadang, meskipun virus telah dibersihkan ia masih bisa menginfeksi file lainnya. Maka, meskipun virus sudah selesai dihapus virus masih bisa menginfeksi file lainnya. Jadi, saat komputer melakukan proses restart, perangkat akan bersih dari virus.

Oleh sebab itu, restart komputermu setelah kamu selesai melakukan pemindaian virus pada perangkat komputermu. Ini sangat direkomendasikan, lho.

Cara Mengaktifkan Windows Defender

Berikut adalah beberapa cara mengaktifkan Windows Defender di komputer Windows-mu.

1. Melalui Pengaturan

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer 7
Sumber: https://community.windows.com

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengaktifkan Windows Defender adalah dengan melalui pengaturan. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengaktifkannya:

  • Buka Start Menu. Cari ikon bergambar ikon gear pada taskbar. Klik gambar tersebut. Kamu juga bisa membuka menu ini melalui pintasan keyboard dengan cara menekan tombol logo Windows+I secara bersamaan. Menu setting akan terbuka secara otomatis.
  • Setelah itu, akan muncul dashboard Windows Setting. Gulirkan pada bagian pojok bawah dan cari Update & Security.
  • Klik menu tersebut.
  • Saat dashboard terbuka pilih menu Windows Security yang berbentuk perisai. Pilih menu Virus & Threat Protection.
  • Saat dashboard Virus & Threat Protection terbuka, cari menu Virus & Threat Protection Setting.
  • Pilih Manage Setting.
  • Aktifkan Windows Defender dengan menggeser setting ON/OFF pada Real-Time Protection, Cloud – Delivered Protection, Automatic Sample dan Tamper Protection. Pastikan semuanya berada pada posisi ON.

2. Melalui Group Policy Editor

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer 9
Sumber: https://www.microsoft.com

Sebelum kamu mencoba cara ini, kamu perlu tahu bahwa Group Policy Editor tidak tersedia pada Windows 10 Home Edition. Tapi hanya tersedia pada Windows 10 Pro dan Windows 10 Edisi Enterprise.


Jika kamu masih menggunakan Windows 10 Home Edition, sebaiknya kamu coba aktifkan Windows Defender melalui pengaturan seperti yang telah dijelaskan pada langkah pertama.

Berikut adalah langkah-langkah mengaktifkan Windows Defender melalui Group Policy Editor.

  • Buka Editor Group Policy dengan cara mengetikan group policy pada kotak pencarian. Kamu akan melihat menu tersebut muncul secara otomatis.
  • Selanjutnya tekan Enter.
  • Atau bisa pula kamu gunakan pintasan keyboard yang akan mempercepat pengoperasian dengan cara menekan tombol Win+R dan ketik “gpedit.msc
  • Klik Ok.
  • Setelah jendela Local Group Policy Editor muncul, pilih Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Component > Windows Defender> Real-Time Protection.
  • Perhatikan pada sisi kanan jendela. Pilih pengaturan Turn Off Real-Time Protection.
  • Klik dua kali pada pengaturan tersebut. Ini bertujuan untuk membuka jendela Turn Off Real-Time Protection.
  • Pilih opsi Not Configured untuk mengaktifkan kembali Real-Time Protection.
  • Klik Apply.

Mematikan Real-Time Protection tidak akan berfungsi Windows Defender dimatikan secara total. Sebabnya saat Windows 10 mengetahui Real-Time Protection telah dimatikan, secara otomatis Windows 10 akan mengaktifkan kembali Windows Defender Real-Time Protection dalam hitungan menit.

3. Melalui Registry Editor

Cara Mengaktifkan Windows Defender untuk Keamanan Komputer 11
Sumber: https://en.wikipedia.org

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan fitur Registry Editor. Registry Editor adalah sebuah database yang mengandung informasi konfigurasi sebuah sistem, seperti dari perangkat lunak atau perangkat keras.

Registry Editor adalah pengganti berkas-berkas konfigurasi. Langkah-langkah untuk mengaktifkan Windows Defender melalui Registry Editor akan dijelaskan di bawah ini.

  • Buka menu Run dengan cara menekan tombol keyboard berlogo Windows+R secara bersamaan. Ketik regedit, kemudian tekan Enter.
  • Setelah itu, kamu akan dibawa pada folder khusus.
  • Cari file DWORD dengan nama DisableAntiSpyware. Jika file tersebut tidak terdapat pada perangkat laptopmu, buat file dengan cara klik kanan lalu pilih New. Pilih DWORD (32bit) Value.
  • Kini file DisableAntiSpyware telah berhasil kamu buat.
  • Klik kanan pada file tersebut.
  • Pilih Modify.
  • Pada kolom value data, masukan angka 0 untuk mengaktifkan Windows Defender dan angka 1 untuk menonaktifkannya.
  • Pilih OK.

Itu dia artikel tentang cara mengaktifkan Windows Defender. Pada beberapa laptop dengan OS lain mungkin ada beberapa sedikit perbedaan langkah aktivasinya. Namun, langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas adalah yang umum dilakukan.

Kami tekankan lagi. Antivirus adalah elemen yang sangat penting dalam sebuah perangkat. Jangan malas untuk melakukan scanning virus, ya. Ini akan sangat penting penting demi menjaga stabilitas dan performa laptop yang kamu gunakan. Apalagi jika kamu sering berselancar di internet.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram