carisinyal web banner retina

5 Langkah Cara Mengatasi Limit Google Drive dengan Mudah

Ditulis oleh Ananda Ganesha M - Diperbaharui 6 April 2021

Kalau kamu memiliki banyak file yang tidak muat di harddisk, salah satu solusinya adalah dengan menyimpannya di layanan penyimpanan berbasis cloud seperti Google Drive. Selain gratis, file yang kamu simpan akan mudah diakses di mana saja. Hal ini juga memudahkan kamu untuk membagi file tersebut dengan orang lain, semudah membagikan link.

Google Drive menjadi pilihan penyimpan file favorit karena tidak ada batasan kecepatan yang bisa membuat koneksi unduh menjadi lemot.

Namun, jika file yang tersimpan sudah diunduh atau dilihat oleh terlalu banyak orang, Google Drive akan memberitahukan kamu untuk coba lagi di lain waktu. Hal ini dikarenakan Google Drive menetapkan limit seberapa sering sebuah file bisa diunduh dan limit ini akan di-reset setiap 24 jam.

Masalahnya, akan repot jika kamu harus selalu menunggu setiap hal ini terjadi. Belum lagi, limit tersebut belum tentu akan hilang setelah 24 jam. Apalagi kalau file yang ingin diunduh sangat populer dan berukuran besar, biasanya butuh lebih dari dua atau tiga hari untuk me-reset limit.

Jika kamu sudah menunggu 24 jam dan pesan tersebut masih belum hilang, sudah saatnya kamu mencoba cara untuk mengatasi limit pada Google Drive. Tenang saja, cara ini sangat mudah untuk dilakukan siapa saja dan hanya mensyaratkan kamu untuk memiliki akun Google. Silakan simak langkah-langkah berikut ini!

1. Akses Halaman Preview File

buka-halaman-preview-google-drive
*

Pertama-tama, pastikan kamu telah terhubung dengan akun Google kamu. Barulah kamu bisa mengakses halaman file yang telah tersimpan di Google Drive. Kalau sebelumnya kamu sudah mencoba unduh sebuah file, kamu bisa menemukan file tersebut pada halaman utama Google Drive. Ketikkan “http://drive.google.com” pada kolom pencarian di browser yang kamu gunakan, kemudian tekan Enter.

Setelah itu, carilah file yang mau diunduh, klik kanan pada file tersebut, dan pilihlah opsi “Get shareable link”. Jika muncul pesan bertuliskan “Link copied to clipboard”, bukalah tab baru dan tekan CTRL + V pada kolom pencarian dan tekan Enter. Namun, jika kamu ingin mengunduh file dari sebuah situs download, kamu tinggal perlu klik link tersebut dan biasanya kamu akan langsung terhubung dengan halaman preview.

Tapi, ada pula beberapa situs unduh yang menyediakan link Google Drive menuju halaman download, bukan halaman preview. Untuk mengetahui halaman mana yang kamu buka, lihatlah URL yang terpampang di kolom pencarian. 

ubah-url-untuk-akses-halaman-preview
*

Jika terdapat tulisan “uc” seperti gambar di atas, berarti kamu sedang berada di halaman download. Langkah selanjutnya adalah mengubah tulisan “uc” menjadi “open”, hapus tulisan “&export=download”, lalu tekan Enter. Maka, kamu akan terhubung dengan halaman preview dan tinggal melanjutkan langkah-langkah berikutnya di bawah.

2.Membuat Shortcut 

cara mengatasi limit Google Drive

Salah satu ciri yang menunjukkan bahwa kamu sedang berada di halaman preview adalah keberadaan simbol yang bentuknya mirip segitiga di pojok kanan atas. Simbol tersebut dulunya bernama “Add to My Drive”. 

Fitur tersebut memungkinkan file tersimpan ke halaman utama Google Drive kamu. Kamu bisa mengeceknya di halaman "recent". 

“Add to My Drive” kini sudah tidak ada. Google menggantinya dengan "shortcut". Pembaruan dari Google sendiri memungkinkan satu file yang sama tetap berada di cloud storage yang sama. Sehingga tombol shortcut dipilih.

Tombol ini sebenarnya tombol yang mengarahkan kamu ke lokasi file yang sebenarnya, bukan lagi di drive kamu. Tetapi kamu tetap bisa menyalin file tersebut dengan mengikuti langkah selanjutnya.

3. Buat File Duplikat

buat-file-duplikat-pada-google-drive
*

Hilangnya tombol "add to my drive" tidak menghilangkan fitur untuk copy data. Kamu masih bisa membuat salinan atau copy file untuk data tersebut. Ketika kamu sudah membuat shortcut, kamu bisa melakukan salinan dari data atau fille tersebut.

Caranya dengan klik kanan dan pilih "Make a copy" atau dalam bahasa Indonesia artinya "membuat salinan".

cara mengatasi limit Google Drive

Ada dua catatan ketika membuat salinan dari file tersebut. Pertama, pastikan kapasitas Google Drive kamu masih tersedia. Hapus data yang sudah tidak digunakan, bisa juga cek "Trash" karena biasanya data yang terhapus akan tersimpan ke sampah terlebih dahulu.

Kedua, pastikan file yang ingin kamu duplikat punya izin untuk diduplikasi. Beberapa file tidak bisa memiliki opsi "make a copy". Hal ini bisa terjadi karena si pemilik file aslinya membatasi izin file tersebut.

4. Unduh File 

unduh-file-duplikat-pada-google-drive
*

Setelah file duplikat selesai dibuat, kamu sudah bisa mengunduh file tersebut tanpa masalah. Nama filenya memang berbeda dengan file original (ada tambahan “Copy of” di depannya), tapi isinya tetap file yang sama. Klik kanan pada file tersebut dan pilih menu “Download” dan jika ukuran file melebihi 100 MB, akan muncul window bertuliskan “Can’t scan file for viruses”. Klik tombol “Download Anyway” dan proses download pun akan berjalan.

Tips Mengunduh File dari Google Drive

Setelah mengetahui tahapan-tahapan untuk mengatasi limit pada Google Drive, kamu sudah bisa mengunduh file dari media penyimpanan populer ini dengan lancar. Tapi, kalau kamu ingin lebih mengoptimalkan proses mengunduh, tidak ada salahnya mengikuti beberapa tips berikut ini.

1. Ubah Nama File untuk File Pecahan 

Jika kamu mengunduh lanjutan dari file pecahan seperti “abcd.part2”, dan kamu telah berhasil mengunduh file sebelumnya tanpa melalui proses di atas, kamu perlu menghapus kata “Copy of” pada file yang telah diunduh. Kalau tidak, Winrar akan gagal menemukan file pecahan berikutnya dan kamu tidak dapat mengekstrak file tersebut.

2. Buat Akun Google Baru

Akun Google bisa dibuat sebanyak mungkin tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Kalau misalnya storage kamu sudah tidak muat untuk menampung duplikat file, akan lebih mudah dan cepat untuk membuat akun Google yang baru. Sehingga, kamu tidak perlu memilah file yang sudah tidak diperlukan untuk dihapus.

Malahan, mungkin lebih baik kamu mendedikasikan satu atau lebih akun khusus untuk mengunduh saja. Apalagi kalau kamu orang yang sering sekali mengunduh, usahakan untuk tidak mengganggu file-file yang tersimpan pada akun Google Drive utama.

3. Gunakan Internet Download Manager

Supaya lebih lancar, kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Internet Download Manager untuk mengunduh file dari Google Drive. Biasanya, IDM bisa membuat proses unduh kamu lebih cepat. Selain itu, apabila terjadi putus koneksi, kamu bisa melakukan resume agar tidak perlu mengulang proses unduh dari awal.

Salah satu keuntungan lain dari IDM adalah kamu bisa memberikan perintah otomatis pada PC setelah download selesai. Misalnya, kamu ingin keluar rumah sambil menunggu proses unduh. Kalau unduhannya selesai tapi PC kamu masih menyala, bukankah jadi pemborosan listrik? Nah, dengan IDM, kamu bisa membuat PC otomatis shut down setelah melakukan download. Praktis, bukan?

Nah, itu tadi langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi limit pada Google Drive. Mengunduh file dari Google Drive memang banyak kelebihannya, karena kamu bisa menikmati kecepatan yang tidak dibatasi tanpa perlu bayar seperti kebanyakan media penyimpanan lain. Salah satu kekurangannya adalah limit kuota untuk mengunduh, yang bisa kamu atasi dengan melakukan langkah-langkah di atas. Jadi? Sudahkah kamu mencobanya? Kasih tahu di kolom komentar ya kalau berhasil atau tidak. Selamat mencoba!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram