Raja Videografi, Ini 8 Fitur Menarik dari vivo X300 Ultra
vivo X300 Ultra resmi hadir di Indonesia pada Mei 2026 sebagai ponsel flagship pertama seri Ultra yang dijual di luar China. Mengusung visi "ZEISS Cinematics. Born to Create", ponsel ini dirancang bukan sekadar untuk dipakai sehari-hari, tapi juga untuk melahirkan karya visual berkelas tinggi.
Dengan harga mulai Rp25.999.000 untuk varian 16 GB/512 GB, ponsel ini jelas menyasar segmen pengguna yang serius soal fotografi dan videografi. Tapi apa saja yang benar-benar membuat vivo X300 Ultra layak dipertimbangkan? Berikut delapan fitur menarik yang bisa kamu temukan di ponsel ini.

| Layar | LTPO AMOLED 6.82 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| RAM | 16 GB |
| Memori Internal | 512 GB, 1 TB |
| Baterai | Li-Ion 6600 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee |
1. Tiga Kamera ZEISS dengan Resolusi Luar Biasa

Tidak banyak ponsel yang berani menaruh dua kamera beresolusi 200 MP sekaligus dalam satu bodi, tapi itulah yang dilakukan vivo X300 Ultra. Bagian belakang ponsel ini dibekali tiga kamera utama dengan lensa ZEISS, masing-masing memiliki focal length berbeda yaitu 14mm untuk ultrawide, 35mm untuk kamera utama, dan 85mm untuk kamera telefoto.
Kamera utama menggunakan sensor Sony LYTIA-901 berukuran 1/1,12 inci dengan resolusi 200 MP dan bukaan f/1.85. Ukuran sensor sebesar ini artinya lebih banyak cahaya yang bisa ditangkap, sehingga hasil foto tetap tajam dan detail meski kondisi pencahayaan kurang ideal.
Focal length 35mm juga merupakan pilihan klasik untuk street photography, cocok untuk mengabadikan momen sehari-hari dengan perspektif yang terasa natural.
Sementara kamera telefoto menggunakan sensor Samsung ISOCELL HP0 berukuran 1/1,4 inci dengan resolusi 200 MP dan zoom optis 3,7x. Dengan resolusi setinggi ini, kamu masih bisa memotong gambar secara digital dan hasilnya tetap terlihat tajam.
Untuk kamera ultrawide-nya sendiri menggunakan resolusi 50 MP dengan sudut pandang FoV 116 derajat, cocok untuk foto lanskap atau arsitektur yang membutuhkan ruang lebih luas.
Kamera depannya pun tidak kalah menarik. Resolusinya berada di 50 MP dengan autofokus, sehingga foto selfie tetap tajam bahkan saat bergerak. Perekaman video dari kamera depan juga bisa mencapai 4K, sebuah nilai plus untuk kamu yang suka membuat vlog untuk media sosial.
2. Stabilisasi Gimbal-Grade OIS, Foto dan Video Bebas Goyang

Salah satu masalah paling umum saat memotret atau merekam video dari ponsel adalah gambar yang buram atau goyang karena gerakan tangan. vivo X300 Ultra menjawab masalah ini dengan teknologi stabilisasi yang sangat serius, bahkan setara dengan gimbal profesional yang biasa dipakai para videografer.
Kamera telefoto 200 MP-nya dibekali teknologi 3° Gimbal-Grade OIS yang meraih rating stabilisasi CIPA 7.0. Angka CIPA 7.0 ini merupakan salah satu yang tertinggi di antara ponsel yang ada saat ini. Sederhananya, meski kamu merekam sambil berjalan atau bahkan berlari kecil, hasilnya akan tetap tampak mulus dan stabil seperti menggunakan gimbal fisik.
Kamera utama juga dilengkapi OIS dengan rating CIPA 6.5, sementara kamera ultrawide turut memiliki OIS tersendiri. Artinya ketiga kamera belakang semuanya punya stabilisasi optis, bukan cuma mengandalkan stabilisasi digital yang kualitasnya jauh lebih terbatas.
Fitur 60fps AF Tracking Snapshot pada kamera telefoto juga memungkinkan kamu mengikuti subjek yang bergerak cepat seperti atlet yang sedang berlari atau satwa liar dengan fokus otomatis yang tetap terkunci rapat tanpa blur.
3. Kemampuan Video Sinematik Kelas Profesional
vivo X300 Ultra tidak hanya soal foto. Justru kemampuan videonya yang menjadi salah satu daya tarik paling kuat dari ponsel ini. vivo sendiri menyebutnya sebagai "Videography King", dan klaimnya tidak berlebihan jika melihat deretan fitur yang ditawarkan.
Ponsel ini mendukung perekaman Multi-Focal 4K pada 120 fps di semua kamera belakangnya. Artinya kamu bisa merekam slow motion berkualitas sangat tinggi bukan hanya dari satu kamera, tapi dari ketiga kamera secara bergantian tanpa perlu ganti mode. Perekaman 8K pada 30 fps juga tersedia untuk konten yang butuh detail sangat tinggi.
Yang membuat ponsel ini benar-benar terasa seperti kamera profesional adalah dukungan 10-bit Log Video dan Dolby Vision. Format 10-bit Log merekam informasi warna jauh lebih banyak ketimbang video biasa, sehingga saat proses editing atau color grading hasilnya jauh lebih fleksibel.
Dukungan LUT dan workflow ACES juga tersedia untuk memudahkan proses pascaproduksi bagi para kreator yang sudah terbiasa dengan alur kerja profesional.
Ada pula mode Dual-View Video yang memungkinkan perekaman dari dua kamera secara bersamaan dengan resolusi hingga 4K. Cocok sekali untuk konten vlog, wawancara, atau konten kreatif yang butuh sudut pandang berbeda dalam satu klip.
4. Aksesori Telephoto Extender untuk Zoom Ekstrem

Salah satu hal yang membuat vivo X300 Ultra benar-benar berbeda dari ponsel lainnya adalah dukungan aksesori telephoto extender resmi dari vivo dan ZEISS. Aksesori bernama ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra ini dijual terpisah dengan harga Rp5.999.000, tapi kemampuannya benar-benar mengubah ponsel ini menjadi sesuatu yang jauh lebih dari sekadar ponsel biasa.
Ketika dipasangkan dengan kamera telefoto, aksesori ini mampu menghasilkan focal length setara 400mm hingga 3.200mm.
Untuk konteks yang lebih mudah dibayangkan, focal length 400mm sudah cukup untuk memotret burung di dahan dari jarak yang sangat jauh, atau mengabadikan ekspresi pemain sepak bola dari tribun penonton dengan detail yang jelas. Zoom digitalnya bahkan bisa mencapai 350x.
Selain telephoto extender, vivo juga menyediakan Imaging Grip Kit yang bentuknya menyerupai grip kamera sungguhan. Grip ini dilengkapi baterai internal 2.300 mAh tersendiri, sehingga mengisi daya ponsel sambil dipakai merekam.
Buat kamu yang sering melakukan sesi foto atau video panjang, kombinasi ponsel dan grip ini terasa seperti membawa kamera mirrorless yang jauh lebih ringkas.
5. Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang Sangat Gesit

Di balik semua kemampuan kamera yang canggih itu, tentu dibutuhkan chipset yang kuat untuk memproses semuanya. vivo X300 Ultra mengandalkan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset paling mutakhir dari Qualcomm saat artikel ini ditulis.
Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra sebesar 16 GB dan memori internal UFS 4.1 yang kecepatannya sangat tinggi. Tidak berhenti di situ, vivo juga menyematkan Pro Imaging Chip VS1+ yang diklaim mampu meningkatkan kecepatan pemrosesan foto hingga 20 persen dibanding generasi sebelumnya.
Jadi ada tiga chip yang bekerja bersama untuk mendukung pengalaman fotografi dan videografi di ponsel ini. Hasilnya, menekan tombol shutter berkali-kali sekalipun tetap terasa responsif dan gambar tersimpan dengan cepat.
Untuk menjaga suhu ponsel tetap adem saat dipakai merekam video panjang atau bermain game berat, vivo menanamkan sistem pendingin berupa Liquid Cooling Vapor Chamber dengan luas area 5.800 mm². Sistem pendingin seluas ini membantu panas dari chipset menyebar lebih merata ke seluruh bodi, sehingga throttling atau penurunan performa akibat panas berlebih bisa diminimalkan.
6. Layar LTPO AMOLED 2K dengan Kecerahan 4.500 Nits

Semua kerja keras kamera tidak akan terasa maksimal jika layarnya tidak mampu menampilkan hasilnya dengan akurat. vivo X300 Ultra menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 6,82 inci dengan resolusi 2K. Kerapatan pikselnya mencapai 510 ppi, angka yang sangat tinggi sehingga teks dan gambar terlihat sangat tajam bahkan saat kamu memperhatikannya dari jarak dekat.
Yang paling mengesankan dari layar ini adalah tingkat kecerahan puncaknya yang mencapai 4.500 nits. Angka ini membuatnya sangat nyaman dipakai di luar ruangan meski di bawah terik matahari langsung.
Layar ini juga mendukung refresh rate adaptif dari 1 Hz hingga 144 Hz, artinya refresh rate akan otomatis menyesuaikan konten yang sedang ditampilkan. Saat menonton video statis, refresh rate turun untuk menghemat daya, tapi saat main game atau scroll media sosial, naik kembali agar terasa mulus.
Panel ini juga mendapat sertifikasi TÜV Rheinland Flicker-Free dan SGS Low Blue Light, dua sertifikasi yang menjamin layar aman dipakai dalam waktu lama tanpa membuat mata cepat lelah. Dukungan HDR10+ dan Dolby Vision juga hadir untuk pengalaman menonton konten premium yang lebih imersif.
vivo menyebut layar di vivo X300 Ultra ini sebagai ZEISS Master Color Display, layar yang dikalibrasi khusus untuk akurasi warna yang lebih presisi. Kemampuannya tersebut sangat berguna saat kamu membutuhkan preview yang akurat sebelum memutuskan apakah foto atau video perlu diedit lebih lanjut.
7. Baterai 6.600 mAh dengan Charging 100W

Ponsel dengan kemampuan selengkap ini tentu butuh daya yang besar pula. vivo X300 Ultra dibekali baterai berkapasitas 6.600 mAh yang menggunakan teknologi Silicon Carbon (Si/C). Teknologi baterai ini memiliki kepadatan energi yang jauh lebih tinggi ketimbang baterai lithium-ion biasa, sehingga kapasitas besar bisa dikemas dalam bodi yang tetap tipis di 8,19 mm dan berat 232 gram.
Kapasitas sebesar ini diklaim mampu bertahan hingga 38,8 jam untuk menonton video YouTube secara nonstop. Bahkan untuk pemakaian intensif sekalipun, baterai ini harusnya bisa menemani seharian penuh tanpa perlu cemas kehabisan daya di tengah sesi foto atau perekaman video.
Proses pengisian dayanya menggunakan teknologi 100W FlashCharge yang mampu mengisi baterai dengan sangat cepat. Selain pengisian via kabel, tersedia juga wireless charging 40W untuk kenyamanan saat kamu tidak ingin repot dengan kabel.
Reverse charging juga hadir, baik melalui kabel maupun nirkabel, sehingga ponsel ini bisa difungsikan sebagai power bank darurat untuk mengisi daya perangkat lain seperti earbuds atau jam tangan pintar.
8. OriginOS 6 dengan Ekosistem Lintas Perangkat yang Luas
Di sisi sistem operasi, vivo X300 Ultra menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. OriginOS 6 membawa tampilan yang lebih segar dan responsif, dengan berbagai fitur multitasking seperti floating windows dan split screen untuk kamu yang sering bekerja sambil berselancar di beberapa aplikasi sekaligus.
Salah satu fitur OriginOS 6 yang paling unik adalah Shake & Share. Dengan gestur sederhana mendekatkan dan menggoyang dua perangkat vivo, kamu bisa langsung berbagi file seperti foto atau video tanpa perlu membuka menu apapun. Fitur ini sangat praktis saat kamu perlu berbagi hasil foto ke teman yang juga memakai perangkat vivo.
Untuk konektivitas lintas ekosistem, OriginOS 6 juga mendukung integrasi yang mulus dengan perangkat Apple seperti Mac, iPad, dan bahkan AirPods. Transfer file antara ponsel vivo dan Mac atau iPad bisa dilakukan dengan sangat cepat. Tersedia pula Quick Share dan vivo Office Kit untuk mendukung produktivitas sehari-hari.
Soal dukungan jangka panjang, vivo menjanjikan 5 kali upgrade sistem operasi dan 7 tahun update keamanan. Artinya ponsel ini bisa bertahan jauh lebih lama dari yang biasanya diberikan ponsel dari brand lain.
Simpulan
vivo X300 Ultra adalah ponsel yang benar-benar cocok untuk videografer dan fotografer yang ingin hasil profesional tanpa perlu membawa kamera terpisah. Kombinasi tiga kamera ZEISS dengan resolusi tinggi, stabilisasi gimbal-grade, dan dukungan aksesori telephoto extender menjadikannya salah satu ponsel dengan kemampuan kamera terlengkap saat ini.
Oleh karena itu, jika kamu adalah kreator konten, filmmaker, atau fotografer yang serius mencari ponsel terbaik untuk mendukung karya visual, vivo X300 Ultra sangat layak dijadikan pilihan. Dapat dibilang, ini bukan ponsel yang punya kamera bagus, tetapi ini adalah kamera canggih yang kebetulan juga bisa menelepon.

