10 Game Offline Terbaik yang Dapat Dimainkan di PC

Ditulis oleh Yanyan Andryan

Bermain game offline di PC adalah pilihan yang seru untuk kamu yang ingin menikmati video game secara santai tanpa ada gangguan koneksi internet. Meski sekarang sedang menjamur game-game berbasis online, namun permainan offline pun tidak kalah menarik dan tetap menyenangkan untuk dimainkan terus menerus.

Game offline tentunya sangat banyak tersedia di semua konsol video game. Untuk platform PC sendiri, permainan tersebut dapat kamu unduh di situs game Steam, baik secara gratis maupun berbayar. Di bawah ini Carisinyal akan memberikan rekomendasi game offline terbaik yang dapat kamu mainkan di PC.

1. Assassin's Creed Valhalla (2020)

Kebanyakan game mengambil latar yang sepenuhnya fiktif, hal ini berbeda dengan seri Assassin's Creed yang selalu mengambil latar tempat dan waktu di dunia nyata. Pada seri terdahulu, kamu bisa terjun ke sejarah Renaissance di Italia (Assassins Creed 2) atau era Victoria di Inggris dan bertemu dengan penemu telepon (Assassin's Creed Syndicate).

Nah, kali ini kamu bisa menjelajahi setting waktu di zaman Viking pada game bernama Assassin's Creed Valhalla. Game ini mengusung genre open world RPG, tidak lagi menjadi game action adventure seperti Assassin's Creed 2 hingga Assassin's Creed Syndicate.

Di sini kamu bisa menaikkan level setiap mengalahkan musuh, baik itu musuh yang di darat ataupun saat kamu menghancurkan kapal musuh saat sedang berlayar di lautan lepas. 

Game inipun akan mengoneksikan AC Valhalla dengan game-game Assassin's Creed sebelumnya, cocok bagi pemain yang memang tidak pernah absen setiap ada game Assassin's Creed yang baru.

2. Cyberpunk 2077 (2020)

Dari pengembang yang juga telah merilis The Witcher 3, kini sudah keluar Cyberpunk 2077 yang merupakan game RPG dengan sudut pandang orang pertama.

Game yang dirilis tahun 2020 ini sebenarnya cukup banyak dipuji karena ceritanya yang dikemas dengan menarik, namun sayangnya banyak dapat kritikan juga karena terlalu banyak mengandung bug.

Kendati begitu, bug ini umumnya lebih sering dirasakan untuk pemain konsol current gen seperti PS4 atau Xbox One. Berlatar di tempat bernama Night City, kamu akan memerankan seorang mercenary outlaw yang berusaha mencari implant.

Night City memang sebuah kota yang mewajarkan penggunaan modifikasi tubuh, dan di sini kamu harus mencari implant yang bisa membuatmu imortal. Sama seperti The Witcher 3, kamu bisa memilih dialog tertentu yang akan mengubah jalannya cerita dan memengaruhi dunia sekitarmu.

3. Watch Dogs Legion (2020)

Watch Dogs merupakan seri besutan Ubisoft yang mengambil tema hacking. Sudah ada tiga game yang dirilis pada seri ini, yakni Watch Dogs 1, Watch Dogs 2, dan terakhir merupakan Watch Dogs Legion yang dirilis pada tahun 2020.

Satu kualitas utama yang dirasakan pada game ini adalah tampilan grafis yang begitu memukau dan realistis. Selain itu, Watch Dogs Legion juga cukup disukai karena gameplay yang dinamis. Dalam satu misi yang sama, kamu bebas mau memilih pendekatan seperti apa.

Misalnya, kamu bisa sepenuhnya mengandalkan stealth, atau menggunakan beragam gadget, melakukan hacking pada benda-benda elektronik yang ada di sekitar, ataupun menembak semua musuh secara terang-terangan. Sehingga, game ini jadi memiliki aspek replayability yang tinggi. 

Dan tidak seperti game Watch Dogs sebelumnya, di sini kamu bisa bermain sebagai siapa saja. Ya, mulai dari seorang pemuda ekstekutif, gelandangan, hingga nenek-nenek tua bisa kamu mainkan di Watch Dogs Legion. 

4. Grand Theft Auto V (2015)

Rockstar selaku salah satu developer game terbaik di dunia telah melahirkan Grand Theft Auto V yang bisa dimainkan secara offline maupun online. Saking serunya, pihak pengembang sampai memutuskan untuk merilis game ini pada ketiga generasi konsol yakni PS3, PS4, dan PS5.

Kamu dapat memerankan tiga karakter dengan cara melakukan switch secara bebas, yakni Michael, Franklyn, dan Trevor. Misi-misi pada GTA V juga begitu menyenangkan, salah satunya adalah saat Michael harus memikirkan cara mengumpulkan duit untuk menebus hutang pada mafia jahat.

Alhasil Michael dan Franklyn serta beberapa anggota kru lain memutuskan untuk merampok toko perhiasan, di mana pemain harus menyiapkan berbagai hal sebelum heist dilakukan. 

Yang membuat GTA V banyak digemari juga karena hubungan antar karakter yang begitu dinamis dan mekanisme physics yang menyenangkan. 

5. Red Dead Redemption 2 (2018)

Selain dari GTA V, Rockstar juga merilis game bertemakan Wild West alias koboi dengan tajuk Red Dead Redemption 2. Game ini juga mengusung physics yang sama dengan GTA V, sehingga keduanya memang terasa seperti dua game yang sama dengan plot berbeda.

Kendati demikian, Red Dead Redemption 2 nyatanya punya pacu cerita yang lebih lambat dan memberikan emphasis pada eksplorasi. Banyak sekali pemandangan-pemandangan alam yang indah dengan latar tempat yang unik.

Pemain juga akan disuguhkan dengan voice acting yang benar-benar akurat sesuai dengan zaman Wild West. Karakter-karakter seperti Dutch dan Arthur Morgan yang menjadi daya tarik juga.

Dutch adalah sesosok "mentor" bagi Arthur, dan hubungan di antara keduanya sungguh mencerminkan Arthur sebagai tokoh yang loyal sekalipun Dutch sering punya ide-ide yang cukup gila.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram