carisinyal web banner retina
Carisinyal / Games / 10 Game Offline Terbaik yang Dapat Dimainkan di PC

10 Game Offline Terbaik yang Dapat Dimainkan di PC

Ditulis oleh Yanyan Andryan - Diperbaharui 31 Maret 2021

Bermain game offline di PC adalah pilihan yang seru untuk kamu yang ingin menikmati video game secara santai tanpa ada gangguan koneksi internet. Meski sekarang sedang menjamur game-game berbasis online, namun permainan offline pun tidak kalah menarik dan tetap menyenangkan untuk dimainkan terus menerus.

Game offline tentunya sangat banyak tersedia di semua konsol video game. Untuk platform PC sendiri, permainan tersebut dapat kamu unduh di situs game Steam, baik secara gratis maupun berbayar. Di bawah ini Carisinyal akan memberikan rekomendasi game offline terbaik yang dapat kamu mainkan di PC.

1. Assassin's Creed Valhalla (2020)

Kebanyakan game mengambil latar yang sepenuhnya fiktif, hal ini berbeda dengan seri Assassin's Creed yang selalu mengambil latar tempat dan waktu di dunia nyata. Pada seri terdahulu, kamu bisa terjun ke sejarah Renaissance di Italia (Assassins Creed 2) atau era Victoria di Inggris dan bertemu dengan penemu telepon (Assassin's Creed Syndicate).

Nah, kali ini kamu bisa menjelajahi setting waktu di zaman Viking pada game bernama Assassin's Creed Valhalla. Game ini mengusung genre open world RPG, tidak lagi menjadi game action adventure seperti Assassin's Creed 2 hingga Assassin's Creed Syndicate.

Di sini kamu bisa menaikkan level setiap mengalahkan musuh, baik itu musuh yang di darat ataupun saat kamu menghancurkan kapal musuh saat sedang berlayar di lautan lepas. 

Game inipun akan mengoneksikan AC Valhalla dengan game-game Assassin's Creed sebelumnya, cocok bagi pemain yang memang tidak pernah absen setiap ada game Assassin's Creed yang baru.

2. Cyberpunk 2077 (2020)

Dari pengembang yang juga telah merilis The Witcher 3, kini sudah keluar Cyberpunk 2077 yang merupakan game RPG dengan sudut pandang orang pertama.

Game yang dirilis tahun 2020 ini sebenarnya cukup banyak dipuji karena ceritanya yang dikemas dengan menarik, namun sayangnya banyak dapat kritikan juga karena terlalu banyak mengandung bug.

Kendati begitu, bug ini umumnya lebih sering dirasakan untuk pemain konsol current gen seperti PS4 atau Xbox One. Berlatar di tempat bernama Night City, kamu akan memerankan seorang mercenary outlaw yang berusaha mencari implant.

Night City memang sebuah kota yang mewajarkan penggunaan modifikasi tubuh, dan di sini kamu harus mencari implant yang bisa membuatmu imortal. Sama seperti The Witcher 3, kamu bisa memilih dialog tertentu yang akan mengubah jalannya cerita dan memengaruhi dunia sekitarmu.

3. Watch Dogs Legion (2020)

Watch Dogs merupakan seri besutan Ubisoft yang mengambil tema hacking. Sudah ada tiga game yang dirilis pada seri ini, yakni Watch Dogs 1, Watch Dogs 2, dan terakhir merupakan Watch Dogs Legion yang dirilis pada tahun 2020.

Satu kualitas utama yang dirasakan pada game ini adalah tampilan grafis yang begitu memukau dan realistis. Selain itu, Watch Dogs Legion juga cukup disukai karena gameplay yang dinamis. Dalam satu misi yang sama, kamu bebas mau memilih pendekatan seperti apa.

Misalnya, kamu bisa sepenuhnya mengandalkan stealth, atau menggunakan beragam gadget, melakukan hacking pada benda-benda elektronik yang ada di sekitar, ataupun menembak semua musuh secara terang-terangan. Sehingga, game ini jadi memiliki aspek replayability yang tinggi. 

Dan tidak seperti game Watch Dogs sebelumnya, di sini kamu bisa bermain sebagai siapa saja. Ya, mulai dari seorang pemuda ekstekutif, gelandangan, hingga nenek-nenek tua bisa kamu mainkan di Watch Dogs Legion. 

4. Grand Theft Auto V (2015)

Rockstar selaku salah satu developer game terbaik di dunia telah melahirkan Grand Theft Auto V yang bisa dimainkan secara offline maupun online. Saking serunya, pihak pengembang sampai memutuskan untuk merilis game ini pada ketiga generasi konsol yakni PS3, PS4, dan PS5.

Kamu dapat memerankan tiga karakter dengan cara melakukan switch secara bebas, yakni Michael, Franklyn, dan Trevor. Misi-misi pada GTA V juga begitu menyenangkan, salah satunya adalah saat Michael harus memikirkan cara mengumpulkan duit untuk menebus hutang pada mafia jahat.

Alhasil Michael dan Franklyn serta beberapa anggota kru lain memutuskan untuk merampok toko perhiasan, di mana pemain harus menyiapkan berbagai hal sebelum heist dilakukan. 

Yang membuat GTA V banyak digemari juga karena hubungan antar karakter yang begitu dinamis dan mekanisme physics yang menyenangkan. 

5. Red Dead Redemption 2 (2018)

Selain dari GTA V, Rockstar juga merilis game bertemakan Wild West alias koboi dengan tajuk Red Dead Redemption 2. Game ini juga mengusung physics yang sama dengan GTA V, sehingga keduanya memang terasa seperti dua game yang sama dengan plot berbeda.


Kendati demikian, Red Dead Redemption 2 nyatanya punya pacu cerita yang lebih lambat dan memberikan emphasis pada eksplorasi. Banyak sekali pemandangan-pemandangan alam yang indah dengan latar tempat yang unik.

Pemain juga akan disuguhkan dengan voice acting yang benar-benar akurat sesuai dengan zaman Wild West. Karakter-karakter seperti Dutch dan Arthur Morgan yang menjadi daya tarik juga.

Dutch adalah sesosok "mentor" bagi Arthur, dan hubungan di antara keduanya sungguh mencerminkan Arthur sebagai tokoh yang loyal sekalipun Dutch sering punya ide-ide yang cukup gila.

Arthur juga merupakan karakter yang bisa kamu mainkan, punya berbagai lapis macam sisi dan kerap kali menampilkan berbagai emosi. Kamu juga bisa menjadikan Arthur sebagai orang yang memegang teguh honor atau tidak, dan hal ini akan berpengaruh pada ending cerita.

6. Sekiro: Shadows Die Twice (2019)

Bayangkan Dark Souls pada latar cerita samurai. Ya, itulah kira-kira gambaran yang cukup akurat untuk Sekiro: Shadows Die Twice. Walau berawal dari PS4 ekslusif, game inipun akhirnya hadir di PC.

Banyak yang memuji game ini karena tingkat kesulitannya yang sungguh tidak ada ampun. Pemain benar-benar harus coba membaca pola musuh dan berusaha melakukan dodge ataupun parry pada serangan lawan.

Pertempuran di Sekiro sangat menengangkan, di mana kamu akan kesulitan menghabiskan nyawa musuh sedikit demi sedikit.

Trik yang bagus adalah dengan membuat bar di tengah terisi hingga penuh dengan cara menangkis serangan lawan. Saat bar ini penuh, maka posture musuh pun akan goyah dan kamu bisa melakukan finishing kill dalam sekali serangan.

Bahkan, salah satu bos pada Sekiro Shadows Die Twice ini punya stage kedua sekalipun kepalanya sudah buntung. Ini semakin membuat game memberikan kesan horor pada pemain.

7. The Witcher 3 Wild Hunt (2015)

Siapa sih yang tidak mengenal The Witcher 3? Game ini seringkali dianggap sebagai sebuah masterpiece oleh penggemar game di seluruh dunia. Merupakan game open world, pemain akan disuguhkan dengan banyak sekali side quest yang berkualitas.

Kebanyakan side quest punya sub-plot yang menarik sekalipun tidak akan berkontribusi pada progres plot utama. Pemain bisa merasakan dilema dari setiap pilihan yang ada, yang nantinya bisa berpengaruh juga pada takdir karakter tertentu serta mendapatkan ending berbeda.

Ingin menjelajahi padatnya kota Novigrad? Atau membantu warga-warga kesulitan yang berada di Velen yang penuh dengan rawa-rawa? Dunia pada The Witcher 3 memang menyisakan banyak cerita untuk dinikmati.

8. Doom Eternal (2020)

Kalau kamu adalah seorang penggila game sejak zaman retro, dijamin pernah dengar franchise game FPS bernama Doom. Pertama kali hadir pada tahun 1993, game Doom masih tidak lekang oleh waktu hingga sekarang.

Pada tahun 2016, Bethesda pun merilis game reboot dengan nama Doom. Tentunya hal ini mendapatkan respon baik yang melimpah dari berbagai gamer di seluruh dunia. Namun di saat semua berpikir game Doom begitu sempurna, rupanya hadirlah Doom Eternal di tahun 2020 sebagai sequel-nya.

Bermain Doom Eternal akan membuatmu berpikir kalau game ini terasa seperti Dark Souls karena saking sulitnya. Berbeda dengan Doom yang lebih terasa seperti FPS biasa, kamu diharuskan untuk terus bergerak pada sequel-nya ini jika tidak mau mati.

Doom Eternal adalah permainan FPS di seri Doom dengan pacu yang paling cepat. Artinya, kamu harus punya reflek yang gesit dan kesabaran maksimal agar bisa memenangkan setiap battle-nya.

9. Divinity Original Sin II (2017)

Kebanyakan RPG saat ini tidak terasa seperti RPG lawas yang biasa kita temukan sebagai board game. Kalau kamu ingin merasakan pengalaman RPG sesungguhnya alih-alih pendekatan RPG modern, bisa mempertimbangkan Divinity Original Sin II.

Game ini memiliki sudut pandang over the top alias melihat dari atas, mirip-mirip The Sims 4 dan Diablo 3. Namun berbeda dengan Diablo 3, game ini justru memiliki sistem turn based sehingga pemain bisa memikirkan approach yang tepat untuk mengalahkan musuh.

DIbandingkan dengan seri pertamanya, Divinity Original Sin II punya voice acting, jalan cerita, dan pengembangan karakter yang lebih baik. 

10. BioShock: The Collection (2016)

Gamer zaman sekarang tidak perlu sulit mencari game FPS yang menyenangkan. Tapi di antara semua FPS yang terbaik, ada seri BioShock yang tampil beda dari biasanya. BioShock: The Collection adalah sebuah kompilasi dari tiga game BioShock.

Kompilasi ini terdiri dari BioShock 1, BioShock 2, dan juga BioShock Infinite. Masing-masing game ini memungkinkan karakter untuk tidak hanya menglahkan musuh menggunakan senjata, tapi juga dengan mengeluarkan jurus-jurus unik dari tangan kirinya.

Kamu bisa menghempaskan musuh ke tembok, mengeluarkan semburan api, mencuci otak lawan supaya mereka bisa membantumu dalam pertempuran, dan sebagainya.

Cerita dari game-game BioShock juga sangat kompleks, tapi juga menawarkan twist yang menyenangkan. Kamu harus lebih berpikir keras untuk bisa memahami jalan ceritanya, tapi semuanya dijamin terbayarkan dengan pengalaman FPS yang solid, karakter yang menyenangkan, serta design level yang unggul.

Bermain game offline tentunya lebih nyaman karena tidak akan terganggu jika koneksi internetmu sedang lambat. Semua game yang direkomendasikan di atas dijamin seru dan bisa membuatmu semakin betah memainkannya.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram