Ditulis oleh - Diperbaharui 8 September 2018

Honor Indonesia tidak berhenti mendatangkan produk mereka ke Indonesia. Mereka banyak menghadirkan produk yang menarik, terutama untuk kelas harga terjangkau. Salah satunya adalah Honor 9i, sebuah smartphone yang tergolong cukup menarik.

Honor 9i bisa dibilang sebagai “adik” dari Honor 9 Lite. Jika Anda belum mengetahui Honor 9 Lite, Anda bisa membaca artikel kelebihan dan kekurangan Honor 9 Lite terlebih dulu.

Saya hubungkan Honor 9i dengan Honor 9 Lite, karena bagaimanapun kedua smartphone ini pasti akan dihubungkan. Pun bukan dihubungkan secara paksa tetapi memang karena ada banyak kesamaan antara kedua smartphone ini, termasuk dari segi harga dan spesifikasi.

Lantas, seperti apa ponsel yang di luar disebut sebagai Honor 9N ini? Mari simak kelebihan dan kekurangan Honor 9i berikut ini. Tapi sebelumnya, mari simak detail spesifikasi dari Honor 9i berikut ini.

Spesifikasi Honor 9i

Honor 9i

  • Rilis: September, 2018
  • Layar: LTPS IPS LCD  5.84 inches
  • Resolusi Layar: 1080 x 2280 pixels ratio 18:9
  • Chipset: HiSilicon Kirin 659
  • CPU: Octa-core (4×2.36 GHz Cortex-A53 & 4×1.7 GHz Cortex-A53)
  • GPU: Mali-T830 MP2
  • Memori Internal: 64 GB, 4 GB RAM or 32 GB, 3 GB RAM
  • Memori Eksternal: microSD, up to 256 GB (uses SIM 2 slot)
  • Kamera Belakang: Dual: 13 MP PDAF + 2 MP depth sensor, LED flash, HDR, panorama
  • Kamera Depan: 16 MP 1080p
  • Baterai: Non-removable Li-Po 3000 mAh

Kelebihan Honor 9i

1. Kamera Belakang dengan Peningkatan  Lebih Baik

* sumber: www.youtube.com

Honor 9i masih membawa kamera belakang yang sama dengan Honor 9 Lite. Kamera pada HP ini hadir dengan kamera ganda 13 MP + 2 MP. Kamera 2 MP berfungsi sebagai depth sensor alias berfungsi untuk mendapatkan sebuah foto dengan efek bokeh. Sebelum pembahasan lebih lanjut tentang kamera, simak terlebih dulu hasil foto kamera belakang Honor 9i berikut ini.

* sumber: www.youtube.com

* sumber: www.youtube.com

* sumber: gadgets.ndtv.com

* sumber: gadgets.ndtv.com

Dari hasil tangkapan gambar tersebut, dapat terlihat kalau HP ini dapat menangkap gambar dengan baik. Kameranya yang sudah dibekali dengan fitur phase detection autofocus dan LED flash ini dapat menghasilkan kualitas foto di atas rata-rata di kondisi cahaya yang baik.

Seperti kata Gadgets NDTV, kamera belakang Honor 9i ini dapat menghasilkan foto dengan detail yang bagus dan warnanya cukup akurat. Sementara menurut GontaGantiHape, untuk ukuran HP Rp2 jutaan, kamera Honor 9i sudah tergolong cukup baik. Di kondisi cahaya yang cukup, kamera HP ini memiliki visual yang tajam.

Beebom juga mengatakan kalau HP ini memiliki kamera belakang dengan hasil yang tergolong memuaskan. Hasil foto kamera belakangnya dapat menghasilkan foto dengan detail yang terbilang cukup, memiliki noise yang rendah, dan dynamic range yang baik.

Kamera HP ini juga sudah dilengkapi dengan mode Pro, baik untuk mode fotonya maupun untuk mode videonya. Selain itu, kamera belakang ini juga sudah memiliki beberapa fitur kekinian seperti sticker AR, dan beberapa efek foto yang tergolong menarik.

Di kelas harganya, Honor 9 Lite menawarkan kombinasi dua kamera belakang yang tergolong baik. Bahkan, hasil fotonya bisa dibilang mengalami peningkatan dibanidngkan hasil tangkapan Honor 9 Lite.

2. Tampilan Layar yang Cerah

* sumber: beebom.com

Honor 9i datang dengan bentangan layar 5,84 inch yang mengusung rasio 19:9. Menilik dimensinya, layarnya lebih lebar dan panjang dibandingkan Honor 9 Lite yang hanya mengusung layar 5,65 inci dengan rasio 18:9. Layar HP ini mengusung rasio 18:9. Resolusi layarnya full HD+ dengan angka 2280 x 1080 piksel.

Menurut Beebom, layar Honor 9i memiliki kualitas layar yang baik. Layarnya yang mengusung panel IPS mampu menampilkan sudut pandang yang baik. Layarnya bahkan cukup jelas meski berada di bawah paparan sinar matahari. Tidak berlebihan jika menyebut tampilan layar Honor 9i sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya.

3. Fingerprint dan Face Recognition yang Responsif

* sumber: www.youtube.com

Honor 9i dibekali dengan fingerprint atau sensor sidik jari yang posisinya ada di bagian belakang. Berdasarkan pengalaman Gadgets NDTV, sensor sidik jari di HP ini terbilang reponsif. Responnya cepat dan akurat. Selain itu, sensor sidik jari ini dapat difungsikan untuk hal lain seperti mengambil gambar atau menjawab panggilan.

Honor 9i juga sudah dibekali dengan sensor pengenalan wajah atau face recognition. Sensor wajah ini tergolong baik dan cepat. Sayangnya, menurut Gadgets NDTV, respon sensor ini agak sedikit kurang cepat jika digunakan saat di bawah matahari yang terang atau saat cahaya rendah.

Terlepas dari hal tersebut, bisa dibilang sensor sidik jari dan sensor pengenal wajah Honor 9i tergolong cukup cepat. Karena itu, saya memasukan poin jadi kelebihan tersendiri.

4. Desain Menarik dengan Bodi Solid

Untuk poin ini, rasanya tidak perlu diragukan lagi. Honor dikenal sebagai salah satu vendor yang menghadirkan smartphone dengan tampilan yang menarik, cantik, dan terlihat modern. Honor 9 Lite adalah contoh salah satu produk Honor yang memiliki tampilan desain menarik dan terlihat mahal.

Konsep desain yang menarik tersebut dipertahankan di Honor 9i. Kali ini Honor 9i malah terlihat lebih modern berkat kombinasi panel belakang kaca dan lapisan glossy yang mengilat. Kombinasi ini digabungkan dengan rancangan bodi desain yang solid dan mudah digunakan dalam satu tangan.

Tampilan layar bagian depan juga terlihat menarik berkat teknologi lapisan 2,5 curved glass. Dan tentu saja kehadiran notch menambah kesan kalau Honor 9i yang lebih kekinian. Meskipun secara pribadi, saya kurang begitu suka dengan notch.  Simpulan yang pas untuk desain ponsel ini adalah desain bodi yang menarik, solid, dan lebih kekinian. Satu nilai plus dari Honor 9i.

5. Sensor yang Tetap Lengkap

* sumber: www.youtube.com

Sama seperti Honor 9 Lite, Honor 9i mempertahankan kelengkapan sensor. Semua sensor yang ada di Honor 9 Lite tetap hadir di Honor 9i dan hal ini tentu tergolong bagus. Sensor seperti magnetic sensor, gyroscope, accelerometer, orientation/e-compassn light sensor dan proximity sensor membuat HP ini terbilang memiliki fitur komplit dari segi fitur.

Kekurangan  Honor 9i

1. Daya Tahan Baterai Masih Kurang Memuaskan

* sumber: beebom.com

Hal yang disayangkan dari Honor 9i adalah baterai. Baterai pada Honor 9i ini memiliki kapasitas yang sama dengan Honor 9 Lite, yakni 3.000 mAh. Kapasitas baterai 3.000 mAh di Honor 9 Lite saja tidak terlalu istimewa apalagi di Honor 9i yang memiliki bentangan layar lebih lebar dan panjang.

Karena hal inilah saya menempatkan baterai pada Honor 9i sebagai satu kekurangan. Tidak terlalu jelek tetapi bukan yang terbaik di kelasnya.

Simpulan saya ini berdasarkan fakta pengalaman dari Gadgets NDTV yang mengatakan kalau daya tahan baterai Honor 9i  di bawah rata-rata. Pada pengujian video loop HD saja, Honor 9i hanya bisa mencapai durasi 8 jam 40 menit. Beeboom juga mengatakan kalau daya tahan baterai Honor 9i ini bukan yang terbaik di kelas harganya.

Karena hal itulah, bisa dibilang, daya tahan baterai HP ini terasa biasa bahkan cenderung kurang. Honor seharusnya bisa meningkatkan daya tahan baterai ponselnya dan belajar dari Honor 9 Lite.

2. Tidak Mendukung Pengisian Cepat

* sumber: beebom.com

Selain daya tahan baterainya yang tergolong di bawah rata-rata, Honor 9i juga memiliki kekurangan di sektor pengisan daya. Sederhannya, Honor 9i tidak mendukung fitur pengisian cepat. Tidak ada fitur pengisan cepat apapun sehingga mengisi daya ponsel ini tergolong cukup lama.

Berdasarkan tes pengisian daya yang dilakukan Beeboom, Honor 9i ternyata bisa diisi penuh sampai 100% setelah menempuh waktu 2 jam 30 menit. Hasil yang sama juga didapatkan oleh Gadgets NDTV. Dan seperti yang diketahui bersama, waktu pengisian baterai 3.000 mAh yang mencapai 2 jam lebih adalah satu kekurangan tersendiri.

3. Software EMUI  8.0

* sumber: beebom.com

Hal yang disayangkan lainnya dari Honor 9i adalah soal software. HP ini memang sudah mengusung Android berbasis Oreo. Hanya saja bukan Android murni melainkan menggunakan tampilan antarmuka khas HP Huawei dan Honor, EMUI. EMUI yang digunakan di HP ini sendiri adalah EMUI 8.0.

Tidak ada yang salah dengan penggunaan EMUI 8.0. Hanya saja Honor serasa tidak melakukan peningkatan atau penambahan fitur pada EMUI 8.0. Mengingat EMUI 8.0 juga hadir di Honor 9 Lite. Selain itu, tampilan ikon EMUI yang mirip iOS juga membuat saya merasa EMUI terkesan kurang inovatif. Untuk poin kekurangan ini sebenarnya masih bisa diperdebatkan karena bisa saja bagi sebagian orang ada yang menyukai EMUI.

4. Bukan untuk Selfie

* sumber: www.youtube.com

Honor 9i  kini hanya memiliki satu kamera depan, yakni kamera 16 MP. Bandingkan dengan Honor 9i yang memiliki dua kamera depan. Kamera depan Honor 9i sendiri sebenarnya sudah bisa menghasilkan kualitas foto selfie yang baik. Hanya saja menurut saya yang pernah selfie menggunakan Honor 9 Lite, hasil selfie Honor 9 Lite justru terlihat lebih baik.

Beebom, yang mencoba langsung Honor 9i, mengatakan kalau kamera depan Honor 9i memiliki kualitas yang jauh dari yang diharapkan. Kameranya dapat menangkap gambar dengan lembut dan baik tetapi menurut mereka hasilnya cukup banyak noise. Menurut Beeboom, kamera depan Honor 9i bukan untuk selfie. Saya setuju dengan hal ini karena menurut saya, masih ada ponsel lain di kelas harga yang sama yang  memiliki kamera depan lebih baik.

5. Tidak Ada Peningkatan Performa

* sumber: www.youtube.com

Honor 9i hadir dengan chipset Kirin 659. Chipset ini hadir dengan prosesor octa core dan pengolah grafis Mali-T830 MP2. Berdasarkan pengujian benchmark yang dilakukan Beebom, Honor 9i ini dapat skor Antutu 89.090 dan skor Geekbench 935 untuk single core serta 3.735 untuk multicore.

* sumber: beebom.com

Honor 9 Lite juga dibekali dengan chipset Kirin 659. Skor Antutu yang didapatkan adalah 88102. Skornya tidak berbeda jauh yang berarti performa Honor 9i sebenarnya serupa dengan Honor 9 Lite. Di artikel Honor 9 Lite, saya menempatkan poin performa sebagai kelebihan tetapi di artikel ini saya menempatkan sebagai kekurangan. Mengapa?

Sekali lagi, Honor 9i ini secara tidak langsung adalah penerus dari Honor 9 Lite. Ketika sebagai generasi penerus, performanya malah stagnan, tentu hal tersebut jadi kekurangan.

Karena memang performanya identik dengan Honor 9 Lite, saya tidak perlu menjelaskan lebih rinci terkait performa ponsel ini. Yang pasti, performanya memang tergolong lumayan di kelasnya. Tidak adanya peningkatan itulah yang jadi poin perhatian saya dan membuat saya harus menempatkan poin performa sebagai kekurangan Honor 9 Lite.

Simpulan

Honor 9i ini bisa dibilang hanya mengalami peningkatan di sisi desain yang lebih kekinian. Sektor lainnya, peningkatannya terbilang minor. Kamera depannya juga hanya tinggal satu meski masih bisa dimaklumi karena bertujuan agar menghadirkan notch yang lebih pendek.

Bagi saya, Honor 9 Lite masih tergolong baik dan masih layak dipilih. Namun, jika Anda memang lebih suka desain yang lebih cantik serta kehadiran notch di layar, tidak ada salahnya untuk meminang Honor 9i. Anda yang tertarik dengan Honor 9i bisa langsung  beli ponselnya di Bukalapak lewat link ini.