11 Handphone Legendaris dan Ikonik dari Sony Ericsson

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

Merek Sony Ericsson (SE) memang sudah lenyap dari peredaran ponsel di jagat bumi. Kenyataan itu terjadi setelah Sony membeli separuh saham Sony Ericsson dari Ericsson pada 2012. Sebelumnya, dua perusahaan itu bekerja sama (joint-venture) untuk membuat perusahaan patungan.

Ceritanya bermula ketika dua perusahaan sama-sama prihatin dengan nasib produk ponselnya. Ericsson, yang sudah membuat ponsel sejak 1980-an, tertinggal Nokia dan Motorola selama lebih dari satu dekade. Pangsa pasar perusahaan telekomunikasi asal Swedia itu hanya menempati urutan tiga (di bawah Nokia dan Motorola) pada 2000, menurut LA Times.

Sementara itu, Sony, yang mencoba peruntungan di pasar ponsel sejak 1997, tak mampu berbuat banyak. Hingga tahun 2000, pangsa pasar ponsel perusahaan asal Jepang itu kurang dari satu persen. Atas dasar nasib yang sama, Sony dan Ericsson membentuk kongsi untuk bersaing melawan Nokia dan Motorola.

Sony kini tetap melanjutkan berjualan ponsel dengan brand Xperia, sementara Ericsson kembali ke habitatnya dengan berbisnis jaringan telekomunikasi. Di sisi lain, perjalanan Sony Ericsson selama 11 tahun mewarnai dunia perponselan tentu masih membekas dalam ingatan. Mungkin kamu adalah salah satu yang pernah memiliki dan mencintai ponsel SE.

Kali ini Carisinyal akan membuka memori masa lalumu dengan menyajikan beberapa ponsel SE. Berikut 11 ponsel Sony Ericsson pilihan yang ikonis dan legendaris.

1. Sony Ericsson K790i

Sony Ericsson K790i

  • Layar: TFT 256K warna, 2,0 inch
  • Resolusi Layar: 240 x 320 piksel
  • Chipset: -
  • CPU: -
  • GPU: -
  • Memori Internal: 64 MB
  • Memori Eksternal: M2 up to 2GB
  • Kamera Belakang: 3.1,5 megapiksel
  • Kamera Depan: -
  • Baterai: Li-Po 900 mAh

Sony Ericsson memberikan gebrakan pada 2006 kala meluncurkan K790i. Bersama dengan K800i (varian 3G), K790i merupakan ponsel pertama di dunia yang dibenamkan teknologi kamera tingkat tinggi. Selain megapiksel yang relatif besar saat itu, Sony Ericsson menyertakan Xenon Flash yang lazim digunakan oleh kamera fotografi profesional.

Atas dasar itu, Sony Ericsson melabeli K790i dan K800i dengan istilah ponsel Cybershot. Ditilik dari desainnya, ponsel ini tidak jauh berbeda dari ponsel SE lainnya. Bentuknya candybar dengan tombol navigasi joystick. Namun, yang membuatnya menarik adalah adanya penutup di bagian lensa kameranya. Ada juga tombol dedicated di samping kanan khusus untuk menjepret gambar.

2. Sony Ericsson P1

Sony Ericsson P1

*sumber: http://www.allaboutsymbian.com/reviews/item/Sony_Ericsson_P1i-part_1_design_and_hardware.php

  • Layar: TFT 256K warna, 2,6 inch
  • Resolusi Layar: 128 x 160 pixels
  • Chipset: 32-bit Philips Nexperia PNX4008
  • CPU: 208 MHz
  • GPU: –
  • Memori Internal: 160 MB
  • Memori Eksternal: M2 up to 4 GB
  • Kamera Belakang: 3,15 megapiksel
  • Kamera Depan: VGA
  • Baterai: Removable Li-Po 950 mAh

Sony Ericsson dulu juga punya seri ponsel pintar. Namanya adalah P1 yang diluncurkan pada 2007. Ponsel pintar zaman dulu memang tak seperti sekarang yang sudah menjadi standar. Dulu pasar ponsel pintar dikuasai oleh minikomputer PDA (Personal Digital Assistant) yang biasanya hanya digunakan oleh para pebisnis.

SE pun memberikan alternatif bagi para pebisnis dengan P1. Ponsel ini sejatinya merupakan P990 yang diluncurkan setahun sebelumnya. Bedanya yang paling kentara adalah, P1 sudah dibekali semacam pena stylus. Pena stylus tersebut digunakan untuk mendukung fitur handwriting recognition di layar resistive touchscreen-nya.

Hal menarik lagi dari ponsel yang menjalankan sistem operasi Symbian UIQ 3.0 ini adalah sudah mendukung jaringan 3G. Selain itu, P1 juga dibenamkan teknologi bluetooth A2DP (Advanced Audio Distribution Profile). Teknologi itu memungkinkan seseorang untuk mendengarkan musik dengan headset nirkabel di ponsel ber-keypad QWERTY ini.

3. Sony Ericsson W800i

* sumber: fdocuments.in

 

  • Layar: TFT 256K warna, 1,8 inci
  • Resolusi Layar: 176 x 220 pixels
  • Chipset: -
  • CPU: -
  • GPU: –
  • Memori Internal: 34 MB
  • Memori Eksternal: Memory Stick Duo Pro sampai 2 GB
  • Kamera Belakang: 2 megapiksel
  • Kamera Depan: -
  • Baterai: Removable Li-Po 900 mAh

Dunia perponselan geger ketika Sony Ericsson meluncurkan seri pertama ponsel Walkman, W800i, pada Agustus 2005. Bisa dibilang, ponsel ini merupakan representasi perkawinan teknologi antara Sony dan Ericsson. Sebab, Sony memang sudah lama dikenal dunia sebagai produsen Walkman andal. Sementara itu, Ericsson sudah lama bergelut di bidang telekomunikasi.

Bentuk W800i sama persis dengan K750i yang memakai joystick sebagai tombol navigasi. Bahkan keduanya sama-sama memiliki kamera 2 megapiksel (terbesar saat itu) dengan lampu flash dan penutup ala kamera digital. Hanya, yang jadi pembeda adalah, tombol akses menu lain yang dibuat paten ke Walkman player di W800i. Sedangkan K750i tak punya pemutar musik eksklusif Walkman.

1 234»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram