3 HP Termurah yang Menggunakan Snapdragon 7s Gen 4
Snapdragon 7s Gen 4 adalah chipset Qualcomm yang kini semakin sering muncul di ponsel kelas menengah. Chipset ini dibangun menggunakan teknologi fabrikasi 4nm dengan konfigurasi 8-core dan GPU Adreno 810.
Chipset ini mampu meraih skor AnTuTu hingga lebih dari 1,1 juta poin sehingga menjadikannya salah satu pilihan menarik untuk kebutuhan gaming, multitasking, hingga produktivitas harian.
Nah, kalau kamu sedang mencari ponsel dengan Snapdragon 7s Gen 4 tapi tidak ingin merogoh kocek terlalu dalam, ada beberapa pilihan menarik yang layak masuk radar. Berikut ini adalah daftar ponsel termurah yang menggunakan Snapdragon 7s Gen 4 di Indonesia.
1. Infinix Note 60 Pro
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Infinix Note 60 Pro menjadi kejutan besar di awal 2026 karena untuk pertama kalinya lini Note dari Infinix beralih menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon, meninggalkan MediaTek yang selama ini jadi andalannya.
Yang langsung mencolok dari Infinix Note 60 Pro adalah fitur yang disebut Active Matrix Display. Di samping modul kamera bagian belakang, terdapat sebuah panel LED interaktif yang tidak terlihat saat tidak aktif.
Saat diaktifkan, layar mini ini bisa menampilkan berbagai hal mulai dari notifikasi pesan masuk, indikator musik, penanda saat bermain game, hingga animasi karakter pixel yang disebut Pixel Pets. Bahkan ada mode khusus di mana kamu bisa memainkan mini game sederhana langsung dari bodi belakang ponsel tanpa harus membuka layar utama.
Dari sisi daya, Infinix membekali ponsel ini dengan baterai berkapasitas 6.500 mAh yang bisa menemani nonton video tanpa henti hingga 34 jam berdasarkan uji internal Infinix. Yang menarik adalah teknologi 90W All-Round Fast Charge yang diklaim bisa mengisi daya dari 0 hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 16 menit saja.
Infinix juga menyertakan wireless charging 30W serta fitur Bypass Charging yang sangat berguna saat kamu gaming dalam kondisi sedang dicas. Baterainya juga dilengkapi teknologi Self-Healing yang secara otomatis meningkatkan kesehatan baterai sebanyak 1 persen setiap 200 siklus pengisian daya, sehingga diklaim mampu bertahan optimal hingga 6 tahun pemakaian.
2. Redmi Note 15 Pro+ 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.83 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Redmi Note 15 Pro+ adalah varian tertinggi dari lini Redmi Note 15 Series yang diluncurkan Xiaomi di Indonesia pada Januari 2026.
Ponsel ini mengantongi empat sertifikasi sekaligus yaitu IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Artinya ponsel ini tahan terhadap semburan air bertekanan tinggi dari segala arah, bisa direndam di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, serta mampu menahan guyuran air panas bertekanan tinggi.
Kamera menjadi keunggulan lain yang langsung mencolok. Sensor utama Redmi Note 15 Pro+ beresolusi 200 MP dengan OIS dan bukaan lensa f/1.7. Ukuran sensornya yang mencapai 1/1.4 inci terbilang besar untuk ponsel kelas menengah dan membuat kemampuan tangkap cahayanya jauh lebih baik.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120 Hz. Kecerahan puncak mencapai 3.200 nits sehingga nyaman digunakan di luar ruangan. Ponsel ini juga hadir dengan dukungan HDR10+ dan Dolby Vision untuk pengalaman menonton film yang lebih kaya.
Untuk urusan daya, Redmi Note 15 Pro+ membawa baterai 6.500 mAh berbasis teknologi silikon-karbon (SiC). Kecepatan pengisian dayanya 100W HyperCharge yang bisa mengisi baterai dari 0 hingga 78 persen hanya dalam 30 menit pertama. Tersedia pula fitur reverse charging 22,5W untuk berbagi daya ke perangkat lain.
3. Motorola Edge 70 Fusion
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Motorola Edge 70 Fusion hadir dengan baterai yang berkapasitas 7.000 mAh. Berdasarkan pengujian nyata, baterai ini diklaim mampu bertahan hingga 2,5 hari dalam sekali pengisian dengan penggunaan campuran.
Saat baterai hampir habis pun tidak perlu menunggu lama karena teknologi 68W TurboPower diklaim bisa mengisi daya dari 0 ke 50 persen hanya dalam sekitar 35 menit. Menariknya lagi, meski berbaterai jumbo, bodinya tetap tipis di angka 8 mm saja.
Layarnya menggunakan panel pOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K dan desain quad-curved yang melengkung di keempat sisi. Tidak ada sudut tajam yang mengganggu saat digenggam karena bodi depan dan belakang menyatu secara mulus. Refresh rate layarnya 144 Hz dan kecerahan puncaknya mencapai 5.200 nits.
Untuk kamera, Motorola menjadi ponsel pertama di dunia yang menggunakan sensor Sony LYTIA 710 beresolusi 50 MP dengan OIS. Sensor ini diklaim memiliki kemampuan menangkap cahaya lebih baik dari generasi sebelumnya, sehingga foto di kondisi redup pun tetap detail.
Kamera ultrawide 13 MP-nya juga punya nilai plus karena sudah dilengkapi autofokus sehingga bisa difungsikan sebagai kamera makro untuk memotret objek dari jarak sangat dekat. Kamera depannya beresolusi 32 MP.
Warna-warna yang hadir pada ponsel ini dikurasi khusus bersama Pantone dengan pilihan Silhouette, Sporting Green, dan Orient Blue sehingga tampilannya terasa premium dan berbeda dari kebanyakan ponsel.

