Carisinyal / Inilah Tips Agar Website Terhindar dari Serangan Malware

Inilah Tips Agar Website Terhindar dari Serangan Malware

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
desktop

* sumber: pixabay.com

Serangan malware adalah software yang dibuat untuk merusak sistem komputer, jaringan dan server. Biasanya malware bisa menyusup ke website melalui file-file yang kita unduh dari browser. Makanya Anda perlu berhati-hati jika berselancar di Internet.

Kalau perangkat Anda terserang virus ini, hacker dapat masuk ke masuk ke database Anda dan mencuri data-data penting website Anda. Wah bisa gawat kalau itu merupakan website bisnis. Nah, mencegah supaya terhindar dari serangan malware, Anda bisa coba tips berikut ini.

1. Back-Up Data

Pastikan Anda selalu membackup data-data website dan perangkat Anda. Anda bisa menyimpannya di penyimpanan tambahan atau memanfaatkan fitur backup yang diberikan pada layanan penyedia web hosting. Kalau sudah melakukan backup, Anda bisa cukup bernapas lega apabila terjadi serangan yang hacker atau malware. 

2. Putuskan Koneksi Internet

Malware biasanya masuk melalui koneksi internet. Jika komputer, ponsel, atau laptop Anda terhubung dengan internet, putuskan dahulu koneksinya. Terutama ketika Anda mencurigai malware telah menyerang perangkat. Hal ini supaya menghindari transmisi data dari website ke pihak lain melalui internet.

3. Scan Menggunakan Anti malware

Anda bisa scan malware dengan software anti malware. Scan lah secara menyeluruh di perangkat Anda supaya tak ada malware yang tertinggal. Proses scanning secara menyeluruh biasanya berlangsung selama 15 menit. Software biasanya akan secara otomatis menghapus malware dari perangkat Anda.

antivirus

* sumber: pixabay.com

4. Hapus Temporary Files

Menghapus temporary file bertujuan untuk mempercepat proses scanning, meringankan disk space, dan menghapus beberapa file malware. Jadi, kalau hendak melakukan scanning secara menyeluruh, hapuslah temporary files terlebih dahulu. Begini caranya:

Jika menggunakan Windows 10, hapus temporary file dengan Disk Cleanup. Cari disk cleanup di search bar. Lalu pilih drive mana yang ingin Anda bersihkan.

5. Gunakan Windows Defender

Windows Defender merupakan salah satu software anti malware bawaan dari Windows. Jadi, Anda tak perlu lagi mendownloadnya. Begini cara membukanya. Klik Settings lalu pilih Update & Security dan pilih Windows Defender. Selanjutnya, pilih Open Windows Defender Security Center lalu pilih Virus & threat protection dan pilih Advanced Scan.

6. Hapus Program Tidak Dikenal

Anda perlu mencurigai program-program tak dikenal yang terinstall di perangkat Anda. Hapus dan uninstall software atau file tersebut secara permanen. Anda bisa mengecek apakah ada program yang tak dikenal dengan cara berikut.

Buka file explorer, lalu klik This PC. Pilih Computer, kemudian klik Uninstall or change a program.

Nah, itulah tadi beberapa tips untuk menghindari serangan malware di perangkat maupun website. Selain menerapkan tips di atas, yang paling penting adalah memilih layanan hosting dengan sistem keamanan terbaik. Pastikan pula layanan hosting yang Anda pilih dilengkapi fitur keamanan terbaik, misalnya Imunify360.

Fitur tersebut bisa Anda dapatkan di layanan web hosting Niagahoster. Anda juga bisa mendapatkan domain murah untuk website Anda.

 

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *