Yuk Kenali Jenis-Jenis Prosesor Intel yang Ada Saat Ini

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

Kemudian, Pentium Extreme yang sejauh menyandang sebagai "adik" terakhir di varian Intel Pentium. CPU register pada Pentium ini terdapat dua opsi yaitu 64-bit dan 32-bit. Frekuensi operasional prosesor ini mengalami peningkatan dari 3,2 GHz hingga 3,7 GHz, begitupun dengan transistornya yang luar biasa semakin bertambah yaitu 178juta. Pentium ini sering kali dioperasikan untuk komputer server dan perangkat gaming.

4. Intel Core i3

Intel Core i3
*Sumber: https://www.techspot.com/

Prosesor Core i3 dapat dikatakan sebagai kakak dari Core i5 dan Core i7 dengan kecepatan yang dimilikinya jauh lebih kecil. Tidak heran maka prosesor yang dirilis pada 2008 ini termasuk sebagai prosesor tingkat dasar atau entry level. Di samping itu, penggunaan prosesor ini tidak memakan daya yang besar dibanding jenis Core lainnya yang hanya membutuhkan daya 35 Watt.

Prosesor Intel Core i3 memiliki dua jenis arsitektur yaitu CPU 32-bit dan 64-bit, namun tergantung dari variannya. Prosesor yang dilengkapi dengan socket LGA 1155 dan 1156 ini biasanya digunakan untuk kegiatan multi-tasking yang tidak terlalu banyak.

Laptop yang menggunakan prosesor ini dapat mengoperasikan perangkat lunak seperti Ms. Office dan games dengan lancar. Core yang dimiliki i3 pada PC/Laptop adalah dual core dengan Hyper Threading cukup oke untuk aktivitas yang banyak.

5. Intel Core i5

Core i5
*Sumber: http://cpuboss.com/

Prosesor Intel Core i5 adalah prosesor dengan tingkat kinerja menengah dalam varian Intel Core. Core ini bekerja pada dua arsitektur yaitu 64-bit dan 32-bit, tergantung variannya. Core i5 rupanya memiliki fitur baru yaitu dengan menanamkan fungsi Northbridge atau dikenal dengan KIA pada motherboard.

Terdapat dua seri dalam Core i5, yang mempunyai dual core dan quan core. Untuk seri dual core yang memiliki teknologi Hyper Threading, sementara seri quan core memiliki range clockspeed dari rendah hingga tinggi dan fitur unlock yang dapat di overlock oleh pengguna agar dapat meningkatkan kinerjanya.

Core i5 sangat pas untuk kamu yang mampu bekerja secara multi-tasking, karena prosesor ini tetap akan berjalan cepat meski melakukan berbagai aktivitas secara bersamaan. Prosesor ini dapat diandalkan dan performanya yang baik saat menjalankan perangkat lunak dan bermain games.

6. Intel Core i7

Core i7
*Sumber: http://cpuboss.com/

Dirilis 2008, Core i7 adalah prosesor komputer yang menggunakan Nehalem mikroarsitektur. Core i17 memiliki keahlian yang lebih hebat dibandingkan dua prosesor Core sebelumnya, seperti mampu membelah empat prosesor menjadi delapan potongan, dengan demikian proses kerja yang berat dapat dijalankan secara optimal.

Prosesor ini dikembangkan dengan menggunakan transistor bermaterial hafnium dioxide (high-k) dan bermetal gate, dengan fabrikasi 45nm. Intel Core i7 sejauh ini menjadi salah satu dari sejumlah prosesor buatan Intel yang dirancang dengan arsitektur yang baru disandingkan dengan generasi sebelumnya.

Dengan teknologi yang lebih maju tersebut menciptakan kinerjanya menjadi luar biasa dan membantu para penggunanya mengoperasikan beragam aktivitas dalam waktu bersamaan, seperti keperluan animasi, video editing, hingga 3D rendering. Sehingga jangan kaget, jika memilih laptop dengan prosesor Intel Core i7 maka harga untuk setiap satu unitnya bisa bikin kamu geleng-geleng kepala.

7. Intel Core i9

Intel core i9
*Sumber: https://wccftech.com/

Pada 2017, Intel mengenalkan seri prosesor terbarunya yaitu Core i9. Prosesor Intel ini digadang telah melampaui kehebatan dari Intel Core i7 yang sudah eksis selama bertahun-tahun. Bukan tanpa sebab, Intel Core i9 telah ditanam dengan teknologi baru yaitu turbo boost di setiap chip-nya.

Melalui turbo boost ini maka kinerja akan dinaikan level dengan cara meningkatkan frekuensi dalam core yang diperintahkan secara otomatis. Tidak hanya itu, Core i9 menciptakan penggunaan baterai yang dapat bekerja lebih optimal dan kemampuan koneksi internet lebih lancar.

Pesona lain yang dapat terlihat dari Core i9 di antaranya yaitu jumlah core dengan konfigurasi yang masih, memberikan tampilan gambar di atas rata-rata berkat teknologi hyper threading, kemampuan menjalankan aplikasi games berat yang dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan streaming dan merekam audio/video.

Intel Core i9 menyuguhkan Intel Optane Memory H10 dengan ruang penyimpanan Solid-State, sehingga memberikan kapasitas yang besar dan memuat file serta perangkat lunak lebih dari 1TB. Untuk soal harga, jelas tampaknya akan jauh lebih mahal dibanding jenis prosesor Intel lainnya.

8. Intel Xeon

Intel Xeon
*Sumber: noteboox.de

Ada yang kenal dengan Intel Xeon? Kalau belum, mari kita menyapa salah satu prosesor besutan Intel ini. Prosesor ini memiliki basis Intel NetBurst Microarchitecture yang dikembangkan dalam dua jenis yaitu Intel Xeon 32-bit dan Intel Xeon 64-bit.

Setiap jenis Intel Xeon kemudian melahirkan beberapa versi. Misalnya Intel Xeon 32-bit yang berhasil mengembangkan beberapa versi seperti foster, Prestonia, dan Gallatin. Sementara untuk Intel Xeon 64-bit, juga terdapat beberapa versi yaitu Nocona, Irwindale, Cranford, dan Potomac.

Prosesor Xeon memiliki kecepatan 1,4 hingga 2,8 GHz, meski terbilang kecil dibanding Intel Pentium Extrem akan tetapi prosesor ini mampu mengerjakan pekerjaan berat dalam jangka waktu yang lama (server dan workstation). Prosesor yang dikhususkan untuk perangkat lunak server tingkat menengah ke atas ini, menggunakan socket MicroPGA dengan jumlah pinnya yaitu 603 buah.

«1 2 3»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram