Inilah 11 Kelebihan dan Kekurangan Honor X6c
Berada di kelas entry, Honor X6c lebih ditujukan untuk penggunaan sehari-hari. Ponsel ini tidak hanya menarik karena harganya yang murah. Ada beberapa fitur yang jadi nilai jual utamanya seperti fitur AI, durabilitas, layar mulus, memori lega, sampai baterai yang tahan lama.
Meski begitu, Honor X6c tetap membawa sejumlah kompromi yang perlu dipertimbangkan. Hal ini wajar dan pasti dialami ponsel di kelasnya. Agar tidak menyesal, berikut pemaparan kelebihan dan kekurangannya.
Spesifikasi Honor X6c

| Layar | TFT LCD 6.61 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultra |
| RAM | 6 GB, 8 GB |
| Memori Internal | 128 GB, 256 GB |
| Baterai | Li-Ion 5300 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee |
Kelebihan Honor X6c
Honor X6c memiliki harga jual yang dapat dibilang terjangkau. Untuk melihat kelayakannya, simak beberapa kelebihan yang dibawa ponsel ini.
1. Desain Minimalis yang Tangguh

Honor X6c tampil dengan desain minimalis tapi estetik secara bersamaan. Bodinya dibuat flat dan dipadukan dengan sudut membulat. Ketebalannya terbilang standar yaitu 8,39 mm dengan berat 198 gram termasuk baterai. Perangkat ini terasa solid saat digenggam dan tetap nyaman untuk penggunaan durasi lama.
Honor X6c tersedia dalam tiga varian warna yaitu Ocean Cyan, Moonlight White, dan Midnight Black. Ketiganya menawarkan rona elegan dengan tekstur matte pada panel belakangnya. Modul kameranya berbentuk persegi di pojok kiri atas dengan empat lingkaran di dalamnya. Jangan terkecoh, ponsel ini hanya memiliki satu kamera fungsional saja.
Ketangguhan menjadi nilai jual utama dari Honor X6c. Ponsel ini telah dibekali sertifikasi IP64 untuk ketahanan debu dan percikan air. Kemudian ada SGS Premium 5-Star Performance Certification untuk ketahanan jatuh atau terbentur. Sertifikasi ini menjamin perangkat tetap kokoh dan dapat diandalkan meski jatuh dari ketinggian 1,5 meter.
2. Fitur One-Click Access AI yang Praktis

Tata letak tombol dan port pada ponsel ini mengikuti standar yang intuitif. Misalnya tombol volume dan tombol power yang juga berfungsi sebagai fingerprint ada di sisi kanan. Sementara bagian bawah bodinya terdapat lubang speaker, port USB-C, mikrofon, dan jack audio 3,5 mm.
Sementara untuk bagian kiri, Honor X6c dilengkapi dengan tombol fisik baru yang disebut One-Click Access atau AI Mobile Assistant. Sederhananya, tombol ini berfungsi untuk mengakses berbagai perintah khusus secara cepat. Misalnya dengan menekan lama, fitur ini secara praktis akan langsung meluncurkan Google Lens.
Fleksibilitas menjadi keunggulan dari tombol baru ini, apalagi fungsinya yang masih bisa dikustomisasi sesuka hati sesuai preferensi. Misalnya untuk membuka aplikasi tertentu, menjalankan fungsi pembersihan sistem, mengaktifkan mode DND (Do Not Disturb), membuka Notes, atau opsi fungsional lainnya.
3. Hasil Kamera Utama 50 MP yang Oke

Seperti yang sudah disebutkan, Honor X6c hanya memiliki satu kamera belakang yang bisa diandalkan. Kamera ini memiliki resolusi 50 MP dengan bukaan f/1.8. Kamera ini hanya didukung oleh PDAF untuk mengatur fokus secara otomatis selama pemotretan.
Beralih ke bagian depan, ada satu kamera selfie beresolusi 5 MP. Sedangkan untuk perekaman videonya, kamera belakang dan kamera depannya bisa merekam video hingga mencapai 1080p@30fps.
Menurut Gadget Sidekick, hasil kameranya bisa dibilang tidak buruk untuk kelas harganya. Ketajaman dan detail tetap bisa ditangkap dengan baik dengan syarat pemotretan dilakukan di cahaya yang memadai dan jarak dengan objek yang pas. Honor X6c akan kesulitan memotret di ruangan gelap, alhasil muncul noise atau efek buram pada objek.
Hal ini juga berlaku untuk kamera depan yang sangat bergantung pada intensitas cahaya. Ketika melakukan selfie di dalam ruangan, warna kulit akan sedikit berubah dengan ketajaman yang berkurang.
Untuk warna yang dihasilkannya terlihat natural atau hampir mirip dengan aslinya. Tidak ada peningkatan kontras warna berlebihan pada gambar. Hasil yang bagus ini sayangnya tidak terlalu konsisten, sehingga beberapa foto mungkin akan overexposure tergantung pada cahaya sekitar.
4. Baterai 5300 mAh untuk Pemakaian Lama

Beralih ke sektor baterai, Honor X6c dibekali kapasitas yang ada di atas standar yaitu 5300 mAh. Kapasitas ini juga mengalami kenaikan dari generasi sebelumnya yaitu Honor X6b dengan 5200 mAh.
Menurut klaimnya, baterai Honor X6c bisa bertahan hingga 14,3 jam untuk menonton video, 63,7 jam mendengar musik, atau 25,5 jam bermain media sosial. Bahkan ketika baterai tersisa 2 persen, ponsel bisa dipakai untuk melakukan panggilan selama 60 menit atau 13,9 jam dalam mode standby.
Honor X6c juga diklaim memiliki kesehatan baterai tetap di atas 80 persen selama 4 tahun pemakaian. Artinya, ponsel ini menawarkan kemampuan yang tetap stabil untuk jangka panjang. Cocok buat Anda yang malas ganti ponsel setiap dua tahun sekali.
Jika merujuk pada pengujian Gadget Sidekick, Honor X6c mendapatkan skor PCMark Work 3.0 sekitar 16 jam 58 menit. Skor ini menggambarkan ketahanan daya yang cukup solid. Aktivitas biasa bisa dilakukan selama seharian. Namun, hal ini akan sangat bergantung pada jenis aktivitas yang dilakukan.
Menariknya, Honor X6c dibekali dukungan fast charging cukup tinggi yaitu 35W Honor SuperCharge. Kemampuannya jelas lebih baik dari fast charging 10W atau 18W yang sering ditemukan di kelas harganya. Menurut klaimnya, proses pengisian daya hingga penuh akan memakan waktu sekitar satu jam setengah saja.
5. Kapasitas Memori Lega, Ada Slot MicroSD

Meski memiliki harga murah, Honor X6c memiliki kapasitas memori yang cukup lega. Tidak heran jika ponsel ini disambut baik ketika meluncur di pasar. Terdapat dua opsi RAM yang bisa dipilih yaitu 6 GB atau 8 GB. Sebenarnya, ada fitur Virtual RAM yang bisa memperluas kapasitasnya, tapi fitur ini tidak berpengaruh besar.
Sementara untuk memori internalnya, Honor X6c menyediakan kapasitas 128 GB atau 256 GB. Menariknya, masih ada slot microSD yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas kapasitas memorinya. Klaimnya sudah kompatibel untuk perluasan sampai 1 TB.
Sayang sistem slot microSD yang disematkan bersifat hybrid. Artinya, pengguna harus memilih antara menggunakan dua kartu SIM atau satu kartu SIM dengan microSD. Setidaknya, ponsel murah ini masih punya kesempatan memiliki kapasitas memori yang lebih besar.
6. Layar Mulus dengan Magic Capsule

Honor X6c dibekali panel layar TFT LCD berukuran 6,61 inci dengan resolusi 720 x 1604 piksel. Meski resolusinya tergolong standar, kualitas detail yang disuguhkan masih memadai untuk ponsel di kelas harganya. Anda hanya perlu berkompromi dan memaklumi ketika tampilan layar terasa kurang memuaskan di beberapa skenario.
Untungnya Honor X6c memberikan bayaran yang cukup tinggi yaitu dengan refresh rate 120 Hz. Hal ini membuat pergerakan animasi jadi terasa lebih mulus. Kemudian tingkat kecerahan puncak yang bisa mencapai 1010 nits. Aktivitas di luar ruangan tetap terlihat jelas bahkan di bawah paparan sinar matahari yang terik.
Untuk reproduksi warnanya bisa dibilang tetap terjaga meski bukan yang terbaik. Honor X6c juga menyertakan rangkaian fitur perlindungan mata untuk meminimalisir kelelahan saat penggunaan durasi lama. Misalnya fitur Natural-Light Eye Comfort, DC Flicker-Free Dimming, Blue Light Filter, sampai eBook Mode untuk aktivitas membaca.
Tak ketinggalan, hadir pula fitur Magic Capsule. Sederhananya, fitur ini memungkinkan interaksi cepat melalui animasi berbentuk kapsul yang memanjang di notch kamera depan. Fitur ini mendukung berbagai fungsi praktis seperti indikator perekaman suara, kontrol pemutaran media, timer, atau informasi baterai.
7. Dukungan Fitur AI Terintegrasi

Saat rilis, Honor X6c menggunakan Magic OS 9.0 berbasis Android 15. Antarmuka ini memberikan keleluasaan untuk melakukan personalisasi tampilannya. Misalnya pemilihan wallpaper, font, ikon, hingga tema secara keseluruhan.
Menariknya, ponsel dengan harga murah ini hadir dengan bloatware yang cukup minim. Bahkan beberapa aplikasi yang tidak dibutuhkan bisa dihapus dengan mudah.
Hal yang cukup menarik perhatian adalah dukungan AI yang sudah terintegrasi. Misalnya AI Gemini dan fitur Circle to Search yang bisa langsung digunakan di ponsel ini.Â
Lebih lanjut, Honor X6c juga membawa fitur AI lain yang tidak kalah menarik. Misalnya Magic Portal, fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan drag and drop teks, gambar, atau tautan antar aplikasi dengan mudah. Fitur ini cocok untuk multitasking lebih cepat dan efisien.
Selain itu ada fitur AI Translate yang mendukung penerjemahan bahasa secara real time. Fitur ini menjadi solusi praktis saat bepergian ke luar negeri. Sebagai referensi, fitur yang sama juga hadir di beberapa ponsel kelas menengah atau lebih tinggi dengan nama yang sama.
Di sektor kreatif, terdapat fitur AI Edit untuk menyempurnakan kualitas foto. Fitur wajibnya adalah AI Eraser untuk menghapus objek atau orang yang tidak diinginkan. Selain itu masih ada fitur lainnya seperti Face Tune, AI Beauty, AI Upscale, hingga AI Outpainting.
Kekurangan Honor X6c
Fakta bahwa Honor X6c masih memiliki beberapa catatan yang mesti diperhatikan tidak bisa disangkal. Berikut adalah beberapa kekurangan yang dimilikinya.
1. Menggunakan Panel TFT LCD

Resolusi layar yang dibawa Honor X6c terbilang kurang yaitu hanya HD+ atau 720 x 1604 piksel saja. Ketajamannya tentu tidak sebaik ponsel lain yang sudah mencapai resolusi Full HD+. Apalagi dipadukan dengan panel TFT, bukan IPS yang lebih konvensional.
Catatan lainnya terkait resolusi ini adalah kompatibilitas yang bisa diraih ketika melakukan streaming. Misalnya saat menonton video YouTube, resolusi video yang tersedia di ponsel ini hanya sampai 720p saja. Tampilan videonya memang tetap masih enak buat ditonton, tapi mungkin tidak memenuhi standar ekspektasi sebagian besar orang.
2. Performa Chipset Terbatas

Honor X6c ditenagai oleh chipset kelas entry bernama Helio G81 Ultra. Chipset ini masih menggunakan proses manufaktur 12 nm dengan delapan inti CPU. Terdiri dari dua core Cortex A75 (2,0 GHz) dan enam core Cortex A55 (1,7 GHz). Sedangkan GPU-nya mengandalkan Mali G52 dengan frekuensi 950 MHz.
Chipset ini cukup basic untuk kelasnya. Penggunaan paling tepat dengan chipset ini adalah aktivitas harian biasa. Misalnya melakukan panggilan, chat, browsing, dan sebagainya.Â
Kemampuannya juga bisa dilihat dari skor AnTuTu v11 yang dihasilkan yaitu hanya 300 ribuan saja. Digital Reg bahkan mencatat skor yang lebih kecil saat memakai AnTuTu v10 yaitu 232 ribuan. Perbedaan ini wajar sebab makin tinggi versi AnTuTu, skornya akan jadi lebih tinggi.
Untuk urusan gaming, Honor X6c hanya cocok memainkan game dengan konsep permainan simpel. Misalnya Subway Surfer, Asphalt, atau Mobile Legends dengan setelan grafik yang disesuaikan. Meski tetap ada kemungkinan lag, setidaknya tidak terlalu mengganggu jalannya permainan.
3. Perekaman Video Terbatas di 1080p@30fps

Honor X6c memang memiliki kualitas kamera utama yang terbilang oke di kelasnya. Hasil pemotretannya juga bisa diterima, bahkan cukup tajam dengan detail yang oke. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi yaitu cahaya sekitar yang cukup memadai.
Untuk perekaman videonya, ponsel ini masih kesulitan dalam menghasilkan kualitas yang baik. Ketajamannya terasa kurang serta guncangan yang sulit dihindari ketika merekam sambil berjalan. Hal ini disebabkan tidak adanya fitur stabilisasi apapun pada kameranya.
Selain itu, Honor X6c juga tidak dibekali fitur gyroscope yang biasanya ikut andil dalam hal stabilisasi video. Untuk pembuatan konten di media sosial jelas tidak begitu istimewa. Apalagi beberapa aplikasi akan melakukan kompresi pada video yang diunggah sehingga kualitas video akan kembali berkurang ketika telah terunggah.
4. Hanya Punya Satu Lubang Speaker
Catatan yang tidak kalah penting adalah fakta bahwa Honor X6c hanya memiliki satu lubang speaker saja. Lubang speaker ini disimpan di bagian bawah bodi, sama seperti ponsel entry kebanyakan.
Untuk kualitas suaranya, jelas tidak akan bisa setara dengan ponsel dual speaker atau stereo. Beberapa review bahkan mengatakan kualitasnya terbilang rendah. Selain kurang lantang, suara yang dihasilkan tampak tidak jernih dan cenderung bising.
Satu kekurangan yang dimiliki dengan satu lubang speaker adalah sumber suara tunggal. Jika lubang speaker tertutup, maka suara benar-benar redam sepenuhnya. Setidaknya, Honor X6c masih menawarkan port audio jack 3,5 mm. Keberadaannya jadi penyelamat bagi yang ingin merasakan suara lebih dekat dan jelas saat menonton film.
Simpulan
Honor X6c menjadi salah satu pilihan ponsel menarik untuk diberikan kepada anak-anak atau orang tua. Beberapa kemampuan yang ditawarkan Honor X6c memang terbilang cocok untuk pasarnya.
Misalnya baterai awet untuk pemakaian seharian dengan pengisian daya kencang. Desain yang simpel dengan durabilitas oke dan memori lega juga jadi poin penting. Artinya, ponsel ini akan cocok untuk pasar yang sesuai dan bisa memaklumi kekurangannya.
