carisinyal-web-banner-retina 35

12 Kelebihan dan Kekurangan Huawei nova 14 Pro

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

Huawei nova 14 Pro datang sebagai salah satu ponsel upper mid-range paling ambisius yang pernah dirilis Huawei di lini Nova. Bukan cuma soal desain yang premium, ponsel ini juga membawa sederet fitur yang biasanya hanya bisa ditemui di kelas flagship.

Resmi meluncur di Indonesia pada akhir Januari 2026 dengan harga penawaran sekitar Rp8.499.000, Huawei nova 14 Pro langsung mendapat julukan sebagai “Raja AI Selfie” di kelasnya. Julukan ini tentu bukan tanpa alasan, mengingat sektor kamera depannya memang jadi salah satu daya tarik utama.

Namun, keunggulan Huawei nova 14 Pro tidak berhenti di kamera selfie saja. Ada sejumlah nilai plus lain yang membuatnya menarik untuk dilirik. Meski begitu, seperti ponsel pada umumnya, tetap ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan.

Nah, di artikel ini kita akan membahas lebih dalam apa saja kelebihan dan kekurangan Huawei nova 14 Pro, supaya kamu bisa menilai apakah ponsel ini benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu.

Spesifikasi Huawei nova 14 Pro

Huawei nova 14 Pro
Layar LTPO OLED 6.78 inci
Chipset Kirin 8020
RAM 12 GB
Memori Internal 256 GB, 512 GB
Baterai Li-Po 5500 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Tiktok
*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Tawarkan panel P-OLED 1,5K 120 Hz dengan tampilan quad-curved yang premium
Tidak mendukung jaringan 5G
Dual kamera selfie 50 MP dan 8 MP dengan rentang zoom 0,8x sampai 5x
Tidak memiliki Google Play Store dan GMS secara native
Sistem kamera belakang canggih dengan variable aperture dan Ultra Chroma Camera
Performa GPU kurang kompetitif untuk gaming
Dukungan perekaman video andal pada kamera utama dan telefoto
Bobot tergolong cukup berat
Kapasitas baterai 5.500 mAh yang dipadukan dengan HUAWEI SuperCharge Turbo 100W
Desain premium dengan Sertifikasi SGS 5 Stars Drop-Resistance
Dilengkapi fitur AI praktis untuk kebutuhan fotografi dan aktivitas harian
Performa harian kencang dengan Kirin 8020, RAM 12 GB, dan UFS 3.1

Kelebihan Huawei nova 14 Pro

1. Layar OLED Quad-Curved dengan Teknologi LTPO yang Responsif

Huawei nova 14 Pro

Huawei nova 14 Pro dibekali layar P-OLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 2.776 x 1.224 piksel atau setara 1,5K. Kerapatan 447 PPI membuat tampilannya tajam dan detail, baik saat membaca teks kecil maupun menikmati video berkualitas tinggi.

Keunggulan utamanya terletak pada teknologi LTPO yang mendukung adaptive refresh rate dari 1 Hz hingga 120 Hz. Layar bisa menyesuaikan refresh rate secara otomatis sesuai konten yang ditampilkan.

Saat hanya menampilkan gambar statis atau membaca teks, refresh rate akan turun demi efisiensi daya. Sebaliknya, ketika kamu scrolling atau bermain game, layar langsung bekerja di 120 Hz agar animasi terasa mulus dan responsif. Fitur seperti ini sebelumnya lebih identik dengan ponsel kelas flagship.

Desain quad-curved yang diusungnya turut memperkuat kesan premium. Keempat sisi layar dibuat melengkung halus ke arah bodi, sehingga tampilannya terlihat elegan tanpa terasa berlebihan saat digenggam.

Untuk visibilitas, kecerahan puncaknya mencapai 1.200 nits. Angka ini cukup untuk menjaga layar tetap jelas terbaca di bawah sinar matahari. Reproduksi warnanya juga sangat baik dengan cakupan 99,7% sRGB, sehingga warna tampak akurat dan nyaman di mata.

Respons sentuhnya pun tidak main-main. Dengan touch sampling rate 300 Hz, setiap sentuhan terasa cepat dan presisi. Bahkan, berdasarkan pengujian NotebookCheck, waktu respons layar dari hitam ke putih hanya 0,59 ms. Angka ini menempatkannya dalam kategori terbaik untuk perangkat yang pernah mereka uji.

Melihat kombinasi spesifikasi dan performanya, sektor layar jelas menjadi salah satu kekuatan utama Huawei nova 14 Pro.

2. Sistem Kamera Depan Ganda dengan Zoom Selfie 0,8x hingga 5x

Huawei nova 14 Pro

Salah satu daya tarik utama Huawei nova 14 Pro ada di sektor kamera depannya. Ponsel ini menjadi yang pertama di lini Nova yang membawa dua kamera selfie sekaligus dalam satu modul.

Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan bukaan f/2.0 yang sudah dilengkapi autofocus, serta kamera telefoto 8 MP dengan focal length 52 mm dan bukaan f/2.2. Kamera telefoto ini mendukung optical zoom 2x, sesuatu yang masih sangat jarang ditemui di kamera depan.

Kombinasi keduanya memungkinkan rentang zoom selfie dari 0,8x hingga 5x. Situs YugaTech menyebut rentang selebar ini sebagai yang pertama di industri untuk kamera depan.

Dalam praktiknya, fitur ini terasa sangat fleksibel. Mode 0,8x cocok untuk group selfie dengan sudut pandang lebih luas, sementara zoom hingga 5x bisa dimanfaatkan untuk potret wajah yang lebih dramatis dan dekat.

Keberadaan kamera telefoto depan juga memberi keuntungan nyata saat menggunakan mode potret. Pemisahan subjek dan latar terlihat lebih presisi, terutama pada detail rumit seperti rambut atau latar belakang yang kompleks. Hasilnya bukan sekadar efek blur biasa, tetapi potret yang tampak lebih rapi dan profesional.

Dengan pendekatan ini, Huawei nova 14 Pro tidak hanya mengandalkan resolusi besar sebagai gimmick, tetapi benar-benar menawarkan pengalaman selfie yang berbeda dan terasa manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari.

3. Kamera Belakang Berteknologi Tinggi

Huawei nova 14 Pro

Di sektor belakang, Huawei nova 14 Pro membawa sistem tiga kamera dengan peran yang jelas di tiap lensanya. Kamera utamanya memakai sensor 50 MP dengan susunan piksel RYYB, bukan RGGB konvensional. 

Dengan mengganti dua piksel hijau menjadi kuning, sensor mampu menangkap cahaya lebih banyak. Dampaknya terasa saat memotret di kondisi minim cahaya karena foto terlihat lebih terang dengan noise yang tetap terkendali.

Keistimewaan lain ada pada variable aperture mekanis f/1.4 hingga f/4.0 di panjang fokal 24 mm. Ini adalah mekanisme fisik yang benar-benar mengubah ukuran bukaan lensa, bukan sekadar simulasi digital. 

Saat memakai f/1.4, cahaya yang masuk lebih banyak dan latar bisa terlihat lebih blur secara alami. Sementara di f/4.0, kedalaman bidang lebih luas sehingga cocok untuk lanskap atau arsitektur. Pengaturan aperture ini bahkan masih bisa disesuaikan setelah foto diambil melalui galeri, fitur yang biasanya hanya hadir di ponsel kelas atas.

Kamera telefoto 12 MP dengan focal length 69 mm dan bukaan f/2.4 turut melengkapi sistem ini. Sensor RYYB yang digunakan mendukung optical zoom 3x serta digital zoom hingga 30x. Ada juga kamera ultrawide 8 MP bersensor RGGB dengan sudut pandang 112 derajat dan bukaan f/2.2, yang sekaligus mendukung foto makro dari jarak sekitar 2 cm.

Yang membuat sistem ini semakin solid adalah kehadiran Ultra Chroma Camera. Sensor referensi warna yang sebelumnya hanya ada di lini flagship Pura ini kini untuk pertama kalinya hadir di seri Nova. 

Fungsinya menjaga konsistensi warna antar lensa, sehingga tone foto tetap seragam saat berpindah dari kamera utama ke telefoto atau ultrawide. Berdasarkan pengujian NotebookCheck, hasil fotonya tampil tajam, kaya detail, dengan akurasi warna yang baik bahkan dalam kondisi cahaya rendah.

Dengan kombinasi sensor RYYB, variable aperture mekanis, lensa pendukung yang lengkap, serta Ultra Chroma Camera, sektor kamera belakang Huawei nova 14 Pro terasa matang dan bukan sekadar unggul di atas kertas.

4. Kemampuan Video yang Mumpuni di Kamera Utama dan Telefoto

Huawei nova 14 Pro

Untuk perekaman video, Huawei nova 14 Pro menunjukkan performa yang cukup serius, terutama lewat kamera utama dan telefoto belakangnya. Keduanya sudah mendukung perekaman hingga 4K@60fps. Hasilnya detail, tajam, dan stabilisasinya bekerja efektif sehingga rekaman tetap nyaman ditonton, baik saat berjalan maupun dalam kondisi tangan sedikit bergerak.

Kamera telefoto belakang juga tampil impresif. Berdasarkan pengujian kanal YouTube TechNick, video dari lensa ini tetap terlihat stabil dan jernih bahkan saat direkam di kondisi berangin. Ini menunjukkan optimalisasi yang tidak asal-asalan, terutama untuk lensa yang biasanya kurang diperhatikan dalam urusan video.

Di sisi depan, kamera utama selfie mampu merekam hingga 4K260fps dengan kualitas yang dinilai melampaui ekspektasi. Bahkan untuk perekaman malam hari, performanya disebut lebih baik dibanding beberapa ponsel flagship yang lebih mahal.

Sementara itu, kamera telefoto depan mendukung perekaman 4K@30fps pada zoom 2,4x, opsi menarik untuk video selfie dengan framing yang lebih rapat dan kesan lebih sinematik.

Meski begitu, ada beberapa batasan. Mode slow motion hanya tersedia di kamera utama belakang dengan resolusi 1080p hingga 480fps. 

Fitur aperture video yang memanfaatkan variable aperture juga dibatasi di 1080p. Selain itu, belum tersedia mode portrait video. Kamera ultrawide, baik depan maupun belakang, juga kurang optimal untuk perekaman terutama di kondisi malam hari.

Terlepas dari catatan tersebut, kemampuan video Huawei nova 14 Pro tetap tergolong sangat baik di kelasnya. Dua kamera utamanya sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan rekaman berkualitas tinggi dalam berbagai situasi.

5. Baterai 5.500 mAh dengan Pengisian 100W

Huawei nova 14 Pro

Dengan bodi setipis 7,78 mm, Huawei nova 14 Pro justru dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh. Angka ini tergolong besar, bahkan melampaui beberapa ponsel flagship Huawei sendiri. Kapasitas tersebut memberi rasa aman untuk penggunaan seharian penuh, mulai dari media sosial, streaming, fotografi, hingga perekaman video tanpa perlu sering mencari colokan.

Keunggulan lainnya ada pada dukungan HUAWEI SuperCharge Turbo 100W. Berkat teknologi ini, pengisian daya dari 0 hingga 100% bisa selesai dalam waktu sekitar 38 menit. Artinya, hanya dengan mengisi sebentar, baterai sudah cukup untuk kembali digunakan dalam waktu lama.

Dalam pengujian video loop standar yang dilakukan YugaTech, daya tahannya bahkan tembus lebih dari 40 jam. Ini angka yang impresif untuk kelasnya, apalagi mengingat layar 120 Hz dan performa kameranya yang cukup intensif.

Huawei nova 14 Pro juga mendukung reverse wired charging 5W. Fitur ini memungkinkan ponsel digunakan sebagai sumber daya darurat untuk mengisi aksesori seperti TWS atau bahkan ponsel lain saat dibutuhkan.

Dengan kombinasi kapasitas besar dan pengisian super cepat, sektor baterai menjadi salah satu keunggulan yang paling terasa dalam penggunaan sehari-hari.

6. Desain Premium dengan Sertifikasi SGS 5 Stars Drop-Resistance

Huawei nova 14 Pro

Huawei nova 14 Pro tampil dengan desain yang langsung memberi kesan premium saat pertama kali digenggam. Bagian belakangnya mengusung tekstur Ice Crystal yang berkilau dan dapat memantulkan cahaya secara dinamis dari berbagai sudut, sehingga tampilannya terlihat elegan dan tidak monoton.

Dengan ketebalan hanya 7,78 mm, bodinya terasa ramping dan nyaman di tangan. Meski tipis, konstruksinya tetap solid. Tidak ada bagian yang terasa ringkih atau berbunyi saat ditekan, menunjukkan kualitas perakitan yang rapi.

Yang membuatnya makin menarik di kelasnya adalah sertifikasi SGS 5 Stars Drop-Resistance. Sertifikasi ini diberikan oleh SGS, lembaga pengujian independen berskala internasional, setelah melalui serangkaian uji jatuh dan benturan yang ketat. Sudut dan tepian bodi yang diperkuat menjadi faktor utama di balik ketahanan tersebut.

Selain itu, Huawei nova 14 Pro juga mengantongi sertifikasi IP65. Artinya, ponsel ini tahan terhadap debu serta percikan air dari berbagai arah. Kombinasi desain yang mewah dan durabilitas yang teruji membuatnya bukan hanya enak dipandang, tetapi juga lebih memberi rasa aman dalam pemakaian sehari-hari.

7. Fitur AI yang Fungsional untuk Fotografi dan Keseharian

Huawei nova 14 Pro

Huawei nova 14 Pro dibekali sejumlah fitur berbasis AI yang benar-benar terasa manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari. Bukan sekadar gimmick, fitur-fitur ini dirancang untuk mempermudah aktivitas, terutama di sektor fotografi.

Salah satunya adalah AI Remove. Fitur ini memungkinkan kamu menghapus objek atau orang yang tidak diinginkan dari foto setelah gambar diambil. Misalnya ada orang asing lewat di latar belakang atau objek yang mengganggu komposisi, semuanya bisa dibersihkan langsung dari galeri tanpa perlu aplikasi tambahan.

Ada juga AI Best Expression yang sangat membantu saat memotret foto kelompok. Sistem akan menganalisis beberapa jepretan sekaligus lalu memilih ekspresi terbaik dari masing-masing wajah. Jadi kalau ada yang berkedip atau tidak melihat kamera, hasil akhirnya tetap terlihat optimal.

Untuk interaksi tanpa sentuhan, tersedia fitur Air Gestures. Dengan memanfaatkan kamera depan, ponsel bisa mendeteksi gerakan tangan di udara untuk menggulir layar, mengambil tangkapan layar, atau mengontrol media. Fitur ini terasa berguna saat tangan sedang basah atau kotor sehingga tidak perlu menyentuh layar langsung.

Semua fitur tersebut berjalan di atas EMUI 15 yang menawarkan opsi kustomisasi cukup luas. Kamu bisa mengatur ukuran folder, menumpuk widget, hingga menyesuaikan tampilan antarmuka sesuai preferensi. Kombinasi AI yang praktis dan sistem yang fleksibel membuat pengalaman penggunaan Huawei nova 14 Pro terasa lebih modern dan efisien.

8. Performa Harian Mumpuni dengan Kirin 8020

Huawei nova 14 Pro

Huawei nova 14 Pro ditenagai chipset HiSilicon Kirin 8020 yang diproduksi dengan fabrikasi 7 nm. Prosesor ini mengusung konfigurasi octa-core dengan dua inti performa hingga 2,3 GHz untuk beban berat, enam inti efisiensi di 2,1 GHz untuk tugas harian, serta empat inti hemat daya 1,3 GHz. 

Menariknya, Kirin 8020 menerapkan teknologi hyperthreading sehingga oleh aplikasi pihak ketiga terdeteksi sebagai prosesor 12 inti, meski secara fisik berjumlah delapan.

Secara arsitektur, chipset ini punya kedekatan dengan Kirin 9020 yang digunakan di lini flagship Pura. Karakter performanya pun terasa tidak terlalu jauh, terutama untuk penggunaan non-ekstrem. Untuk grafis, Kirin 8020 mengandalkan GPU HiSilicon Maleoon 920.

Di sisi memori, Huawei nova 14 Pro hadir dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB berteknologi UFS 3.1. Kombinasi ini membuat waktu muat aplikasi terasa cepat dan proses multitasking berjalan lancar. Dalam penggunaan sehari-hari, perpindahan aplikasi, scrolling, hingga navigasi antarmuka terasa responsif tanpa hambatan berarti.

Berdasarkan pengujian YugaTech, skor Antutu v11-nya mencapai 1.088.571 poin. Angka ini menegaskan posisinya di kelas upper mid-range. Optimalisasi EMUI 15 juga berperan besar karena sistem terasa selaras dengan kemampuan chipsetnya.

Untuk gaming, performanya tergolong solid. Berdasarkan pengujian kanal YouTube TechNick, Genshin Impact di pengaturan grafis tertinggi mampu berjalan rata-rata di 51,8 FPS, masih cukup nyaman dimainkan. 

Wuthering Waves juga dapat dijalankan pada setelan maksimal dengan performa stabil. Sementara di Call of Duty Mobile, frame rate yang dicapai mendekati ponsel flagship Huawei.

Memang, beberapa game membatasi frame rate di 90 FPS meski layar mendukung 120 Hz. Namun untuk game kompetitif seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, Huawei nova 14 Pro sudah lebih dari cukup untuk memberikan pengalaman bermain yang mulus dan stabil.

Kekurangan Huawei nova 14 Pro

1. Tidak Mendukung 5G

Kekurangan paling terasa dari Huawei nova 14 Pro di pasar Indonesia adalah absennya dukungan 5G. Ponsel ini hanya mendukung jaringan hingga 4G LTE untuk versi global, termasuk yang dipasarkan resmi di Indonesia.

Pembatasan ini terjadi akibat sanksi yang membuat Huawei tidak bisa menggunakan komponen dan teknologi 5G dari vendor luar Tiongkok. Jadi, ini bukan soal kemampuan teknis semata, melainkan faktor regulasi dan kerja sama industri.

Masalahnya, jaringan 5G sendiri sudah mulai digelar di berbagai kota besar Indonesia. Memang belum merata, tetapi dalam beberapa tahun ke depan cakupannya kemungkinan akan semakin luas. Bagi pengguna yang ingin perangkatnya lebih future-proof atau sudah berada di area dengan sinyal 5G stabil, hal ini jelas menjadi pertimbangan serius.

Apalagi dengan harga di kisaran Rp8 jutaan, ekspektasi terhadap fitur konektivitas tentu ikut naik. Di kelas harga tersebut, banyak kompetitor sudah menawarkan dukungan 5G sebagai standar.

2. Ekosistem Tanpa Google Play Store

Huawei nova 14 Pro

Huawei nova 14 Pro menjalankan HarmonyOS dengan AppGallery sebagai toko aplikasi utamanya. Aplikasi populer tetap bisa diakses, dan layanan Google seperti Gmail atau YouTube masih dapat digunakan melalui bantuan aplikasi pihak ketiga seperti GBox atau solusi berbasis MicroG.

Metode ini biasanya memanfaatkan ruang virtual agar Google Play dan Google Play Services bisa berjalan di dalam sistem.

Meski demikian, pengalaman yang ditawarkan tetap belum sepenuhnya setara dengan ponsel Android yang memiliki Google Play Store dan Google Play Services secara bawaan. Integrasi layanan Google tidak selalu berjalan semulus di perangkat Android pada umumnya, terutama untuk aplikasi yang sangat bergantung pada Google Play Services.

Karena kondisi ini, Huawei nova 14 Pro terasa lebih cocok dijadikan ponsel kedua dibanding sebagai perangkat utama, khususnya di Indonesia. Mayoritas pengguna di sini masih sangat bergantung pada ekosistem Google untuk kebutuhan harian seperti email, penyimpanan cloud, navigasi, hingga sinkronisasi data.

Keterbatasan ini juga berdampak pada konsumsi streaming. Aplikasi seperti Netflix dan YouTube tidak dapat memanfaatkan resolusi penuh layar maupun dukungan Widevine L1, sehingga kualitas video tertahan di bawah kemampuan panel 1,5K yang sebenarnya sangat mumpuni.

Memang ada cara untuk menghadirkan GMS melalui aplikasi pihak ketiga seperti GBox dan sejenisnya, tetapi bagi sebagian pengguna cara ini terasa lebih rumit dan tidak sepraktis sistem yang sudah mendukung Google secara native. Karena itu, poin ini tetap perlu dipertimbangkan matang sebelum membeli.

3. Performa GPU Kurang Kompetitif untuk Gaming Berat

Huawei nova 14 Pro memang masih kuat untuk menjalankan sebagian besar game dengan lancar. Namun saat dipakai memainkan game AAA mobile di setelan grafis tertinggi, GPU Maleoon 920 mulai terasa batasnya, apalagi jika dibandingkan dengan kompetitor di harga Rp8 jutaan yang memakai GPU lebih modern.

Selain itu, banyak game membatasi frame rate di 90 FPS sehingga layar 120 Hz tidak selalu bisa dimaksimalkan. Dalam sesi bermain yang panjang, bodinya juga terasa hangat meski throttling tetap tergolong minim.

Untuk game kasual dan kompetitif masih sangat nyaman, tetapi bagi yang fokus pada gaming berat, ini bisa jadi catatan penting.

4. Bobot yang Terasa Berat

HUAWEI nova 14 Pro

Meski bodinya tergolong tipis di 7,78 mm, Huawei nova 14 Pro memiliki bobot sekitar 207 hingga 208 gram. Angka ini cukup berat untuk ukuran ponsel mid-range di kelasnya.

Dalam penggunaan singkat mungkin tidak terlalu terasa. Namun saat dipakai satu tangan dalam durasi lama, seperti mengetik panjang, scrolling media sosial, atau menonton sambil berbaring, bobotnya bisa mulai terasa membebani pergelangan tangan.

Bagi sebagian orang hal ini mungkin bukan masalah besar, tetapi untuk pengguna yang sensitif terhadap berat perangkat, poin ini tetap layak dipertimbangkan.

Simpulan

Huawei nova 14 Pro menawarkan kekuatan utama di sektor kamera, khususnya untuk selfie dan foto potret yang memang jadi andalannya. Layar LTPO yang dibawanya sudah mendekati standar flagship, dipadukan dengan baterai besar 5.500 mAh dan pengisian 100W yang sangat cepat. Kombinasi ini membuatnya unggul di aspek visual dan daya tahan.

Di sisi lain, ada beberapa kompromi yang perlu dipahami, seperti ekosistem tanpa Google Play Store secara native, absennya dukungan 5G, serta performa GPU yang belum seagresif sebagian kompetitor untuk gaming berat.

Karena itu, Huawei nova 14 Pro paling cocok untuk pengguna yang butuh layar yang oke, mengutamakan fotografi, terutama selfie dan potret, serta tidak terlalu bergantung pada ekosistem Google. Untuk sebagian orang, ponsel ini juga lebih ideal sebagai perangkat kedua ketimbang ponsel utama.

Kategori:
cross