carisinyal web banner retina

Cari Tahu 10 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 12i

Infinix Indonesia mengeluarkan produk seri entry-level yang tampak menjanjikan, yakni Infinix Hot 12i. Memiliki embel-embel "i" di namanya, menjadikan ponsel ini sebagai varian sederhana dari Infinix Hot 12 reguler.

Harga rilis ponsel inipun begitu terjangkau, hanya di angka Rp1,5 juta saja. Lantas, mampukah ponsel keluaran April 2022 ini menunjukkan kebolehannya di kelas harga murah? Simak kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Spesifikasi Infinix Hot 12i

infinix hot 12i
Layar IPS LCD 6.6 inci
Chipset MediaTek Helio A22
RAM 4 GB
Memori Internal 64 GB
Kamera 13 MP (wide) 0.2 MP (AI) 0.2 MP (AI)
Baterai Li-Ion 5000 mAh
Harga Saat Ini Rp 1.554.000
Beli di Carisinyal Store Shopee Tokopedia

Kelebihan Infinix Hot 12i

Punya budget sedikit bukan kendala untuk mendapatkan HP berkualitas. Yuk, ketahui beberapa poin kelebihan Infinix Hot 12i ini!

1. Hadir dengan Sensor Pemindai Sidik Jari

infinix hot 12i sensor sidik jari_

Sebagai ponsel di rentang harga Rp1 jutaan, sebenarnya cukup wajar jika tidak menghadirkan sensor sidik jari sebagai fitur pembuka kunci. Toh, pengguna masih bisa gunakan Face Unlock agar tidak perlu repot-repot masukkan kata sandi atau pola.

Namun, Infinix Hot 12i memang menawarkan yang berbeda. Di harganya yang murah, smartphone ini sudah menyediakan rear fingerprint scanner alias pemindai jari di belakang.

Bahkan, mayoritas ponsel murah Infinix memang sediakan sensor sidik jari, di saat pesaing di harga serupa tidak sediakannya. Contohnya saja Infinix Smart 6 yang seharga 1,2 juta tapi sudah pakai sensor sidik jari di belakang. Ini semakin menandakan bahwa Infinix senantiasa dermawan saat memberikan fitur pada produk terjangkaunya.

2. Kapasitas Penyimpanan yang Luas + Dedicated Slot Memori Eksternal

infinix hot 12i memori internal lega_

Senang menyimpan file bejibun sekaligus menginstal aplikasi beragam? Jangan khawatir memilih HP Rp1 jutaan seperti Infinix Hot 12i. Pasalnya, smartphone ini dibekali dengan kapasitas memori internal yang cukup lega, yakni 64 GB!

Dengan memori internal seluas ini, pengguna niscaya dapat menginstal cukup banyak aplikasi tanpa khawatir kehabisan space. Selain itu, sistem operasi HP ini juga menawarkan fitur pembersihan memori internal hanya dengan sekali ketukan demi semakin membuat lega memorinya.

Masih takut memori internal 64 GB ini tidak cukup untuk kepuasan Anda? Tenang, Anda bisa pergunakan slot khusus memori eksternal yang bisa diselipkan microSD hingga kapasitas 512 GB. Slot yang tersedia terpisah dari dua slot SIM yang sudah ada, sehingga Anda tidak perlu korbankan kartu SIM 2 saat mau gunakan microSD.

3. Tersedia Fitur Extended RAM

infinix hot 12i ram_

Bukan hanya memori internalnya saja yang unggul, melainkan RAM-nya juga. Kapasitasnya memang cukup standar, yakni RAM 4 GB dengan tipe LPDDR4x. Namun uniknya, Anda masih bisa memperluas RAM tersebut dengan cara meminjam space dari memori internal!

Ya, ini merupakan fitur RAM Extension yang sangat populer untuk ponsel Rp2 jutaan keluaran tahun 2022 ke atas. Kini, fitur menarik tersebut bisa dinikmati pada Infinix Hot 12i yang cuman 1 jutaan. Menarik, bukan?

Jumlah kapasitas maksimal yang bisa dipinjam dari memori internal adalah 3 GB, sehingga total RAM yang bisa Anda miliki adalah 7 GB. Ini disinyalir membuat pengalaman membuka banyak aplikasi jadi lebih smooth dan gegas. Permainan gim pun performanya bisa melonjak berkat tambahan RAM tersebut.

4. Layar Memiliki Ukuran Besar

infinix hot 12i layar_

Kabar gembira untuk Anda yang sering menonton film di HP, karena Infinix Hot 12i menyuguhkan layar yang cukup besar di harganya yang murah meriah. Bagaimana tidak? Ukurannya mencapai 6,6 inci dengan bezel sekelilingnya yang cukup tipis di kelas harganya.

Walau masih terbilang tebal untuk standar zaman sekarang, namun setidaknya bezel-bezel tersebut dibuat dengan rapi dan simetris. Di sisi lain, desain kamera depan yang digunakannya merupakan waterdrop notch alias ceruk yang menjorok ke layar.

Adapun untuk resolusinya, berada di angka 720 x 1612 inci alias HD+. Ini memang bukan resolusi yang cukup ideal karena tidak sebaik Full HD+ dari sisi ketajaman layar, tapi lagi-lagi dapat diwajarkan untuk kelas HP Rp1 jutaan.

Well, sebenarnya jika Anda mencari HP di harga yang sama, masih ada pilihan alternatif yang sudah gunakan Full HD+ (1080p). Contohnya seperti Redmi 10 di harga rilis Rp1.999.000,-, tapi ini secara teknis sudah masuk ke rentang 2 jutaan, sih. Cuman perlu nambah Rp500 ribu saja.

Menurut pengujian yang dilakukan David GadgetIn di videonya, warna layar yang dihasilkan memang tidak begitu punchy namun tetap dirasa oke jika sudah terbiasa.

Meskipun tingkat kecerahannya tidak setinggi ponsel-ponsel di kelas harga di atasnya, Infinix Hot 12i ini sudah mampu mencapai 480 nit. Tingkatan setinggi ini masih terbilang cukup untuk penggunaan di dalam maupun di luar saat siang hari.

5. Kapasitas Baterai yang Tahan Lama

infinix hot 12i baterai_

Jika spek layarnya tidak sanggup membuat Anda kesemsem sama HP murah yang satu ini, tunggu sampai Anda melihat spesifikasi baterainya. Ya, Infinix Hot 12i memang ditopang dengan kapasitas baterai yang tinggi sesuai zamannya, yaitu 5.000 mAh.

Bila dilansir dari laman resmi Infinix, kapasitas baterai ini bisa bertahan sekalipun sudah digunakan untuk mendengarkan lagu selama 150 jam, menelepon selama 34 jam, atau bermain gim selama 13 jam. Selain itu, Infinix Hot 12i juga memiliki masa tahan hingga 62 hari pada mode siaga (stand-by).

Sementara bagi Anda yang mengharap baterai bisa terisi dengan penuh, tampaknya mesti siap-siap kecewa. Ya, Infinix Hot 12i hadir dengan casan bawaan 10 W, dan memang tidak memiliki kemampuan fast charging sama sekali.

Untuk dapat mengisi dayanya, kemungkinan butuh hingga 2,8 jam. Hal tersebut berdasarkan video dari Megalite Communications Services Yenegoa. Saat diujikan untuk mengecas selama 10 menit, baterai yang naik hanya 6%. Masih jauh dari kata cepat, tapi memang sesuatu yang mau tidak mau harus diterima menilik banderol harganya.

6. Mendukung Jaringan WiFi Dual Band

wifi 5

Pengguna tentu mengharapkan konektivitas yang ngebut terlebih saat berselancar, menonton video, ataupun melakukan online meeting. Untuk itu, perangkat smartphone yang digunakan harus memiliki dukungan terhadap WiFi 2,4 GHz dan 5 GHz demi fleksibilitas yang lebih baik.

Tidak seperti beberapa ponsel pesaing di harga yang sama, Infinix Hot 12i sudah mendukung protokol Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac yang artinya, ia mendukung jaringan Dual Band.

Perangkat bisa terhubung ke router 5 GHz yang terpasang di rumah atau restoran, sehingga kecepatan jaringan WiFi yang didapat pun lebih minim latensi. Sekalipun ada banyak perangkat yang terhubung ke SSID yang sama.

7, Antarmuka XOS 7.6 yang Kaya Fitur

infinix hot 12i xos_

Infinix Hot 12i sayangnya belum dirilis dengan Android 12 terbaru (saat ponsel dirilis). Ponsel ini hanya menggunakan Android 11 dari dalam pabrikannya, sehingga pengguna harus melakukan update OTA secara manual jika ingin mendapatkan Android 12.

Android 11 pada Infinix Hot 12i datang dengan antarmuka XOS 7.6 yang memiliki banyak keunggulan. Seperti ponsel entry-level lain pada umumnya, ponsel ini memang hadir dengan sejumlah bloatware.

Akan tetapi, mayoritas dari aplikasi bawaan tersebut dapat di-uninstall atau dinonaktifkan. Ponsel juga akan menampilkan notifikasi yang cukup intrusif, dilansir dari Audu Buba pada kanal YouTube-nya. Namun lagi-lagi hal ini cukup wajar mengingat kelas harganya yang murah.

Yang membuat kami cukup terpana adalah beberapa fitur bawaannya yang sangat fungsional dan relatable di kehidupan pengguna sehari-hari.

Keberadaan fitur Memory Fusion yang dapat meningkatkan kapasitas RAM secara virtual termasuk salah satunya. Ini merupakan sebuah kelebihan yang menyegarkan di kelas entry-level, setelah sebelumnya hanya dimiliki HP menengah dan flagship.

Sejumlah fitur lainnya mencakup X-Proof yang dapat menghalangi sebagian isi layar sehingga akan sulit diintip orang asing ketika berada di tempat publik.

Ada juga fitur App Clone yang, sesuai namanya, dapat memunculkan aplikasi kloningan dari aplikasi utama. Ini berfungsi untuk menggunakan akun kedua di HP yang sama. Umumnya, aktivitas mengkloning aplikasi memerlukan aplikasi pihak ketiga yang mesti Anda unduh dari Play Store.

Antarmuka XOS 7.6 adalah salah satu yang paling intuitive dan nyaman digunakan. Hadir dengan sejumlah fitur bawaan ekstra membuatnya sungguh fungsional dan unik dibandingkan antarmuka lainnya.

Kekurangan Infinix Hot 12i

Selain mengetahui kelebihannya, Anda tentu perlu mengetahui juga kekurangan Infinix Hot 12i. Apakah Anda tetap yakin dengan HP ini setelah membaca poin-poin kekurangan berikut?

1. Chipset Helio A22 yang Jadul dan Kalah Saing

MediaTek-Helio-A22-Chipset-1024

Infinix Hot 12i memang memiliki tagline "Fast and Fun", tapi rupanya performa ponsel ini sangat jauh dari kata fast. Bagaimana tidak? Ponsel hanya dibekali dengan chipset Helio A22 yang notabene merupakan salah satu chipset dengan performa terendah yang dimiliki MediaTek.

Jika peruntukkannya hanya untuk browsing, membuka aplikasi, menonton YouTube, dan beragam aktiitas ringan lainnya, Infinix Hot 12i masih layak digunakan. Tapi untuk bermain gim? Jangan harap bisa nyaman. Kecuali Anda hanya bermain gim ringan seperti Candy Crush dan sebangsanya.

Untuk diketahui, Helio A22 sendiri saja masih gunakan konfigurasi prosesor quad core, alias sebanyak empat buah inti CPU. Tidak seperti kebanyakan chipset lain yang sudah octa core. Bahkan jika dibandingkan dengan Helio P22, chipset ini masih terbilang keok.

Helio A22 hadir dengan empat prosesor ARM Cortex A53 yang memiliki clock speed 2 GHz. Ia dibangun atas proses manufaktur 12 nanometer dengan TDP sebesar 4 W. Kartu pengolah grafisnya pun hanya andalkan PowerVR GE8320 yang memiliki frekuensi 660 MHz.

Menilik dari laman NanoReview, rupanya Helio A22 pun hanya mengantongi skor AnTuTu v9 sebesar 87.978 poin. Performa benchmark ini bahkan tidak mengalahkan Unisoc SC9863A dengan skor 105.611 poin.

Video GadgetIn pun mengatakan skor AnTuTu v9 Helio A22 memang rendah di angka 91.209 poin. Pun ketika dipakai bermain Mobile Legends: Bang Bang, frame rate yang didapat hanya 25 FPS. Masih bisa dikatakan nyaman (jika Anda bukan orang yang pemilih-pemilih amat), tapi tetap akan terlihat grafis patah-patah.

Di kisaran harga rilis 1,5 juta, Anda sebenarnya bisa memilih realme C21Y yang sudah gunakan Unisoc Tiger T610. Chipset Unisoc ini sudah tawarkan mikroarsitektur Cortex A75 dan sudah kantongi skor AnTuTu v9 hingga nyaris 200 ribu. Jauh lebih layak untuk gaming.

Kalau rela menambah budget sebesar 400 ribu, bisa memilih Redmi 9C dengan harga rilis Rp1,9 juta. Ia sudah gunakan Snapdragon 680 dengan fabrikasi 6 nm dan skor AnTuTu v9 sekitar 270 ribu. Jadi, jika Anda berniat main gim di HP 1 jutaan, masih ada sejumlah ponsel pesaing dengan performa jauh lebih tinggi.

2. Masih Pakai MicroUSB, Tidak Support OTG

Sebagian ada yang bisa menolerir microUSB, sebagian tetap bersikukuh bahwa USB Type-C adalah sebuah keharusan. Tapi untuk harga 1 jutaan, rata-rata memang hanya suguhkan microUSB 2.0, ya contohnya seperti Infinix Hot 12i ini.

Kekurangan dari microUSB terletak pada kecepatan transfer data dan juga kenyamanan pengguna. Saat menyalin data dari PC ke HP atau sebaliknya, ekspektasikan kecepatan persalinan yang lebih rendah dari USB Type-C. Terutama jika dibandingkan dengan USB 3.0.

Bentuknya yang menyerupai ruang bangun trapesium juga membuat kabel sulit dimasukkan ke port dalam sekali coba. Mesti coba dihubungkan berulang-ulang kali jika Anda tidak memerhatikan posisi kabel ke port dengan baik. Lain halnya dengan USB-C yang punya bentuk simetris dan antarmuka blind mating.

Reviewer Teknologue di YouTube juga telah mengujikan kompatibilitas port ini dengan antarmuka OTG (on the go). Rupanya, saat dihubungkan dengan thumbstick, ponsel sama sekali tidak mengenalinya. Bisa disimpulkan bahwa Infinix Hot 12i memang tidak mendukung OTG. Sebuah deal-breaker, terlebih jika Anda sering bertukar data antara HP dan flashdisk.

3. Tidak Cocok untuk Keperluan Fotografi

infinix hot 12i kamera_

Sulit untuk membuat konten berkualitas dengan menggunakan kamera Infinix Hot 12i. Soalnya, HP 1 jutaan ini memang memiliki setup kamera yang sederhana.

Di belakangnya tampak seperti ada tiga lensa kamera. Walau begitu, yang punya fungsi real untuk memotret hanyalah lensa utama berkekuatan 13 MP (f/1.8) sedangkan dua lensa lainnya adalah kamera QVGA. Tak lupa, kamera belakang juga didukung dengan Dual LED Flash.

Di bagian depannya, tersedia kamera 8 MP dengan LED Flash dan kemampuan perekaman video 1080p di 30 FPS, sama seperti kamera belakangnya. Berikut beberapa hasil contoh sampelnya.

Simpulan

Begitulah kelebihan dan kekurangan yang bisa dilihat dari Infinix Hot 12i. Sebagai ponsel entry-level, Infinix kali ini tidak bisa dikatakan terlalu berhasil dalam memukau para audiensnya.

Mengingat kebiasaan orang Indonesia yang suka bermain gim, chipset Helio A22 di HP ini terbilang sebuah kekurangan yang mengecewakan. Kameranya pun tergolong biasa saja.

Layarnya sih cukup besar, sehingga masih cocok untuk menikmati aktivitas hiburan seperti menonton. Itupun jika Anda tidak mempermasalahkan resolusi dan tampilan warnanya yang tidak begitu ideal.

Infinix Hot 12i bisa Anda nikmati jika hanya mencari ponsel dengan ketahanan baterai optimal. Berkat kapasitas 5.000 mAh, HP ini tidak akan membuat Anda pusing gara-gara harus mencari stop kontak setiap saat. Fitur software-nya pun cukup menarik, dengan kapasitas penyimpanan internal 64 GB yang tergolong besar.

Meski begitu, sebenarnya masih banyak HP Rp1 jutaan lain yang bisa Anda pertimbangkan, seperti Redmi 10C, Redmi 10, Tecno Spark 8C, bahkan ponsel lokal seperti Advan GX. Semoga artikel ini membantu Anda dalam memilih keputusan, ya.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram