carisinyal web banner retina

Ini Dia 10 Kelebihan dan Kekurangan Layar PLS TFT, Apa Saja?

Ditulis oleh Ananda Ganesha M
ARTIKEL INI ADA VERSI INGGRISNYA!
Jika meng-update artikel ini, WAJIB tulis link-nya di sheet ini

Jika Anda sering berganti-ganti smartphone, kemungkinan akan merasakan kualitas tampilan layar yang berbeda-beda. Ini karena jenis panel yang digunakan pada smartphone atau tablet memang cukup beragam. Salah satu jenis panel tersebut adalah PLS TFT.

Apa itu PLS TFT? Ini merupakan panel layar besutan Samsung yang memiliki kepanjangan Plane to Line Switching, Thin Film Transistor. Panel ini dibuat Samsung untuk rangkaian produk mereka seperti smartphone, tablet, maupun monitor. Panel dihadirkan untuk dapat menyaingi panel IPS LCD yang dikembangkan Hitachi. Itu mengapa, kualitas antara IPS LCD dan PLS TFT bisa dianggap setara.

Kendati setara, Samsung juga telah membenamkan sejumlah peningkatan pada PLS TFT. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan produk yang memakai panel PLS TFT? Sebagai teaser-nya, Anda bisa menyimak poin-poin kelebihan dan kekurangan pada tabel di bawah ini.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Sudut penglihatan lebih luas
Tidak dapat menampung sensor pemindai sidik jari
Lebih tipis
Khusus untuk produk Samsung
Risiko burn-in cenderung lebih minim
Konsumsi daya lebih besar
Tingkat kecerahan maksimal lebih tinggi dibanding IPS
Kontras rasio kurang baik
Biaya produksi lebih murah
esponse time rendah

Setelah melihat kelebihan dan kekurangan PLS TFT di atas secara sekilas, kini saatnya menyelami seluk-beluk PLS TFT secara detail dan terperinci. Apa saja yang membuat PLS TFT layak diminati dibanding panel lainnya? Dan apa yang menjadi kekurangannya? Yuk simak yang berikut ini!

Kelebihan Layar PLS TFT

Penggunaan panel PLS TFT pada smartphone maupun perangkat display lainnya memiliki kelebihan yang menarik. Berikut ini adalah poin-poin kelebihan panel PLS TFT yang perlu Anda ketahui.

1. Sudut Penglihatan Lebih Luas

SAMSUNG GALAXY A04S LAYAR_

Ketika pengguna smartphone atau tablet ingin melakukan aktivitas menonton bersama teman, tentu dibutuhkan layar dengan sudut penglihatan yang luas. Inilah yang menjadi salah satu kelebihan PLS TFT.

Panel layar ini memiliki sudut pandang keluasan hingga 178 derajat, sehingga layar tetap akan menampilkan konten dengan baik meski dilihat dari pinggir.

2. Lebih Tipis

Layar Samsung Galaxy M20

Samsung yang merupakan pencetus dari PLS TFT sering kali memerhatikan sisi desain agar tetap ergonomis ketika digunakan. Itu mengapa, mereka menggunakan panel PLS TFT yang lebih tipis dibandingkan IPS LCD.

Ini dikarenakan lapisan kaca yang menahan cairan kristal diletakkan lebih bawah pada konfigurasi layar, seperti yang dikutip dari laman Nauticomp.

Dengan material panel lebih tipis, ketebalan ponsel secara keseluruhan pun dapat ditekan. Hasilnya, ponsel dengan panel PLS TFT tidak hanya suguhkan viewing angle luas melainkan juga tidak akan membuat ponsel membengkak.

Kendati demikian, ada sejumlah faktor lain yang membuat ponsel tebal, seperti bangun rancang bodinya, kapasitas baterai yang digunakan, dan sebagainya.

3. Risiko Burn-In Cenderung Lebih Minim

burn in oled_Sumber: Asurion.com

Pada perangkat yang menggunakan panel OLED, ada risiko yang mengintai. Ketika layar OLED kerap menampilkan warna dan kecerahan yang sama di area tertentu dalam waktu lama, kerusakan akan terjadi sehingga membuatnya terlihat kusam atau kekuningan.

Di beberapa kasus, layar bisa saja menampilkan bayang-bayang dari tampilan layar sebelumnya. Fenomena ini dinamakan burn-in atau shadow.

Sebenarnya, semua jenis panel layar memiliki risiko terkena burn in. Hanya saja, risiko ini lebih sering terjadi pada panel OLED karena memiliki piksel berukuran kecil yang menghasilkan cahayanya sendiri. Inilah yang membuatnya lebih mudah terkena burn-in ketimbang PLS TFT.

Dengan kata lain, di saat layar OLED punya risiko terkena burn-in setelah dua atau tiga tahun pemakaian, PLS TFT akan memberikan peace of mind berlebih lantaran menyuguhkan life span lebih lama. Tapi, ini kembali lagi ke faktor kualitas masing-masing panel, ya.

4. Tingkat Kecerahan Maksimal Lebih Tinggi dibanding IPS

Samsung Galaxy M20

Meskipun sering dianggap punya performa yang sama dengan IPS LCD, namun PLS TFT sanggup menghadirkan kecerahan layar lebih tinggi. Diketahui, Samsung mengklaim bahwa panel PLS TFT memiliki peningkatan 10% dari sisi kecerahan layar dibandingkan IPS LCD.

Dengan tingkat kecerahan lebih tinggi, ponsel atau tablet dengan PLS TFT akan berikan kenyamanan berlebih saat digunakan di luar ruangan. Terkadang, teriknya sinar matahari dapat membuat isi layar jadi tidak terbaca.

Karena kecerahan PLS TFT yang lebih baik, keterbacaan tulisan dan konten yang ditampilkan layar pun jadi meningkat. Tidak perlu lagi menghalangi arah sumber cahaya matahari menggunakan tangan.

5. Biaya Produksi Lebih Murah

Samsung Galaxy M20

Selain dari sisi kualitas tampilannya, panel PLS TFT juga punya kelebihan di sisi biaya produksi yang lebih murah. Diketahui, PLS TFT memiliki biaya produksi yang 15% lebih murah dibandingkan IPS TFT.

Hal ini bisa saja berdampak pada harga ponsel secara keseluruhan. Ponsel dengan PLS TFT bisa saja dijual dengan harga lebih terjangkau. Tapi, hal ini juga bisa dianggap memberikan keleluasaan produsen untuk menambahkan fitur tambahan pada ponsel (chipset lebih baik, konektivitas lebih lengkap, dll.) tanpa membuat harganya membengkak terlalu mahal.

Kekurangan Layar PLS TFT

Meskipun PLS TFT punya sejumlah kelebihan, tidak dipungkiri panel tersebut punya kekurangan yang membuatnya kalah saing ketimbang ponsel dengan panel lain. Yakni sebagai berikut ini.

1. Tidak Dapat Menampung Sensor Pemindai Sidik Jari

oppo-a91-indisplay-fingerprint

Jika Anda melihat beragam smartphone yang menggunakan panel PLS TFT, ponsel-ponsel tersebut dijamin tidak menawarkan sensor pemindai sidik jari yang tertanam di dalam layar. Pasalnya, hanya panel layar OLED yang bisa mendukung sensor di dalam layar, atau yang biasa disebut under-display fingerprint scanner.

Hal ini lantaran OLED tidak membutuhkan tambahan sumber cahaya untuk menampilkan isi layar. Berbeda dengan PLS TFT atau IPS LCD yang membutuhkan backlight LED di balik layar sehingga membatasi produsen untuk menaruh sensor pemindai sidik jari di dalamnya.

2. Khusus untuk produk Samsung

samsung S27R650F 27

Biaya produksi PLS TFT memang lebih murah. Hanya saja, karena panel ini dibuat Samsung, panel ini sering diterapkan di produk Samsung saja. Beberapa HP Samsung kelas terjangkau punya panel ini. Selain itu, beberapa produk monitor buatan Samsung juga hadirkan panel PLS TFT. Contohnya seperti Samsung S27R650F 27 inci.

Karena eksklusif buatan Samsung, produk PLS tidak ditemukan di merek lain, baik HP ataupun monitor. Setidaknya, saat artikel ini dibuat.

3. Konsumsi Daya Lebih Besar

Samsung Galaxy M20

Ponsel yang menggunakan panel PLS TFT cenderung lebih boros baterai ketimbang OLED. Mengapa? Karena, seperti alasan yang sudah dijelaskan sebelumnya, PLS TFT tidak dapat mengeluarkan cahaya yang cukup tanpa bantuan LED.

Pada saat kita melihat warna hitam di layar, lampu LED akan tetap menyala. Berbeda dengan OLED yang mengeluarkan cahaya secara organik, sehingga ia tidak perlu mengeluarkan cahaya untuk bagian-bagian berwarna hitam.

Itu mengapa, ponsel dengan layar OLED, apalagi yang menggunakan dark mode di antarmukanya, bisa menjaga ketahanan baterai agar awet lebih lama dibandingkan PLS TFT.

4. Dibanding OLED, Kontras Rasio Kurang Baik

Body Samsung Galaxy M20

Kekurangan yang satu ini masih relevan dengan konsumsi daya. Karena PLS TFT masih menyalakan cahaya LED ketika di bagian yang berwarna hitam, panel ini jadi memiliki kontras rasio antara hitam dan putih yang tidak terlalu bagus.

Panel PLS TFT tidak dapat menampilkan warna hitam yang benar-benar pekat seperti pada panel OLED. Padahal, kontras rasio yang baik akan meningkatkan kualitas gambar dan video secara keseluruhan.

Karena OLED memiliki kontras rasio tidak terbatas, ponsel dengan panel OLED sering kali tawarkan pengalaman konsumsi konten yang lebih menyenangkan.

5. Response Time Rendah

Samsung Galaxy M20

Dibandingkan dengan OLED, panel PLS TFT cenderung memiliki response time yang rendah. Response time mengacu pada kemampuan piksel di layar untuk berpindah dari satu warna ke warna lainnya. Jika response time-nya rendah atau sluggish, maka akan terjadi layar berbayang yang mengurangi kualitas tampilan itu sendiri.

Simpulan

Sekian yang bisa dijabarkan mengenai kelebihan dan kekurangan panel PLS TFT. Panel ini cenderung dimilliki hanya oleh HP Samsung, dan itu pun dihadirkan pada segmen entry-level.

PLS TFT bisa menjadi opsi panel berkualitas baik pada smartphone terjangkau, mendapatkan sudut penglihatan lebih luas serta tingkat kecerahan lebih tinggi dibandingkan IPS LCD.

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram