10 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Idea Tab
Lenovo kembali memperkuat posisinya di pasar tablet kelas menengah dengan menghadirkan Lenovo Idea Tab, sebuah perangkat yang menawarkan kombinasi menarik antara spesifikasi yang layak dan harga yang terjangkau.
Tablet 11 inci ini hadir sebagai solusi bagi pengguna yang mencari perangkat untuk produktivitas, hiburan, dan pembelajaran tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Dengan layar beresolusi tinggi yang dilengkapi refresh rate 90 Hz, dukungan stylus pen bawaan, dan baterai yang cukup oke, membuat tablet ini sebenarnya menarik. Namun, seperti halnya produk teknologi lainnya, tablet ini juga memiliki kekurangan.
Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan tablet ini? Simak penjelasan detailnya berikut ini.
Spesifikasi Lenovo Idea Tab

| Layar | IPS LCD 11 inci |
| Chipset | Mediatek Dimensity 6300 |
| RAM | 4 GB, 8 GB |
| Memori Internal | 128 GB, 256 GB |
| Baterai | Li-Ion 7040 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee Tiktok |
Kelebihan Lenovo Idea Tab
Sebagai tablet terjangkau, apa saja poin-poin menarik yang ditawarkan Lenovo Idea Tab? Untuk mengetahuinya, simak penjelasannya berikut ini.
1. Layar Berkualitas dengan Resolusi Tinggi

Salah satu keunggulan utama Lenovo Idea Tab terletak pada kualitas layarnya. Tablet ini dibekali dengan panel IPS LCD berukuran 11 inci yang menawarkan resolusi 2560 x 1600 piksel, menghasilkan kerapatan piksel mencapai 274 ppi. Angka ini cukup tinggi untuk sebuah tablet di kelasnya, memastikan teks terlihat tajam dan gambar tampak detail saat digunakan untuk membaca, menonton video, atau browsing.
Yang membuat layar tablet ini semakin istimewa adalah dukungan refresh rate 90 Hz. Meskipun bukan 120 Hz seperti yang dimiliki tablet flagship, refresh rate 90 Hz sudah cukup untuk memberikan pengalaman visual yang lebih halus dibandingkan standar 60 Hz.
Scrolling di media sosial, beralih antar aplikasi, atau sekadar navigasi menu akan terasa lebih responsif dan nyaman di mata. Rasio layar ke bodi mencapai 82,9 persen, memberikan kesan modern dengan bezel yang relatif tipis di sekeliling layar.
Lenovo bahkan menawarkan dua pilihan varian layar untuk pasar tertentu, yakni layar glossy standar dan layar matte yang dapat mengurangi pantulan cahaya. Varian matte sangat berguna bagi pengguna yang sering bekerja atau belajar di tempat dengan pencahayaan intens, karena dapat meminimalkan silau yang mengganggu.
2. Bodi Premium dengan Material Aluminium

Di segmen harganya yang terjangkau, Lenovo Idea Tab mengejutkan dengan kualitas build yang terasa premium. Tablet ini menggunakan konstruksi unibody dari aluminium, baik pada bodi belakang maupun frame-nya. Material ini tidak hanya memberikan kesan mewah saat digenggam, tetapi juga membuat tablet terasa kokoh dan tahan lama.
Permukaan aluminium dengan finishing matte memiliki kelebihan tambahan, yakni tidak mudah menampakkan sidik jari seperti yang biasa terjadi pada material plastik glossy. Teksturnya yang halus namun tidak licin membuat tablet nyaman dipegang dalam waktu lama tanpa khawatir tergelincir.
Dengan berat sekitar 480 gram dan ketebalan hanya 6,99 mm, Lenovo Idea Tab tergolong ringan dan tipis untuk ukuran tablet 11 inci. Dimensi ini membuatnya mudah dibawa bepergian, dapat masuk ke dalam tas dengan mudah, dan tidak terlalu membebani saat harus dipegang dengan satu tangan dalam waktu yang cukup lama.
Tablet ini juga dilengkapi dengan sertifikasi tahan percikan air, meskipun tidak disebutkan secara spesifik tingkat perlindungan IP-nya. Perlindungan ini cukup untuk memberikan ketenangan pikiran saat menggunakan tablet di dekat minuman atau dalam kondisi cuaca yang sedikit lembab.
3. Dukungan Stylus Pen untuk Produktivitas dan Kreativitas

Lenovo memahami bahwa tablet tidak hanya untuk konsumsi konten, tetapi juga untuk produktivitas dan kreativitas. Oleh karena itu, Lenovo Idea Tab mendukung penggunaan stylus pen, khususnya Lenovo Tab Pen dan Lenovo Tab Pen Plus. Bahkan di beberapa paket penjualan, stylus pen sudah disertakan dalam kotak penjualan, memberikan nilai tambah yang signifikan.
Stylus Lenovo Tab Pen mendukung pressure sensitivity atau sensitivitas tekanan, memungkinkan variasi ketebalan garis berdasarkan seberapa kuat Anda menekan pena ke layar. Fitur ini sangat berguna untuk menggambar, membuat sketsa, atau bahkan sekadar menulis catatan tangan yang lebih natural.
Palm rejection atau penolakan telapak tangan juga bekerja dengan baik, sehingga Anda bisa menyandarkan tangan di layar tanpa khawatir menghasilkan input yang tidak diinginkan.
Performa stylus ini cukup baik untuk kebutuhan mencatat, menggambar ringan, dan mengisi formulir digital. Meski begitu, ada catatan kecil pada respons layar, karena sesekali terlihat jeda saat pena digerakkan cepat, walaupun angka latensinya tidak dijelaskan secara detail.Â
4. Audio Stereo yang Lantang dengan Dolby Atmos
Pengalaman multimedia tidak hanya bergantung pada layar, tetapi juga audio. Lenovo Idea Tab dibekali empat speaker stereo dengan teknologi Dolby Atmos, yang menghadirkan karakter audio lebih kaya, jernih, dan terasa menyeluruh dibandingkan tablet dengan konfigurasi speaker yang lebih sederhana.
Dukungan Dolby Atmos memungkinkan suara tersaji dengan efek ruang yang lebih nyata, seolah berasal dari berbagai arah. Pengalaman ini sangat terasa ketika menikmati film, serial, atau bermain gim, karena dialog terdengar lebih tegas sementara efek ambient tersaji lebih terpisah.
Tingkat volume maksimumnya pun cukup kuat untuk memenuhi ruangan kecil hingga menengah, tanpa menimbulkan distorsi yang mengganggu.
Walau belum dapat menggantikan kualitas speaker eksternal kelas atas, sistem audio bawaan Lenovo Idea Tab sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan pribadi maupun digunakan bersama beberapa orang di ruang terbatas. Absennya jack audio 3,5 mm memang menjadi kekurangan, namun kehadiran Bluetooth 5.2 tetap menawarkan solusi praktis untuk menyambungkan headphone atau speaker tambahan.
5. Daya Tahan Baterai yang Mumpuni

Lenovo Idea Tab dibekali dengan baterai berkapasitas 7040 mAh, angka yang tergolong standar untuk sebuah tablet 11 inci. Kapasitas ini diklaim mampu bertahan hingga 12 jam untuk aktivitas streaming video di YouTube, sehingga memberikan daya tahan yang cukup untuk menemani aktivitas seharian penuh tanpa perlu sering-sering mencari colokan listrik.
Dalam penggunaan campuran yang meliputi browsing, membaca ebook, menonton video, dan sesekali bermain game ringan, tablet ini bisa bertahan antara 8 hingga 10 jam tergantung tingkat kecerahan layar dan intensitas penggunaan. Angka ini cukup impresif mengingat layar 90 Hz yang biasanya lebih boros daya dibandingkan layar 60 Hz standar.
Untuk pengisian daya, Lenovo menyediakan dukungan fast charging 20W. Meskipun tidak secepat smartphone flagship modern yang bisa mencapai 45W atau lebih, kecepatan ini cukup wajar untuk tablet. Pengisian dari kondisi baterai kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam, yang bisa dilakukan saat tidur atau ketika tidak menggunakan tablet.
6. Slot MicroSD untuk Ekspansi Memori hingga 1 TB
Tidak semua tablet modern menyediakan slot ekspansi memori, namun Lenovo Idea Tab masih mempertahankan fitur ini. Tersedia slot microSD khusus yang memungkinkan pengguna menambah kapasitas penyimpanan hingga 1 TB.
Ini adalah nilai tambah yang sangat signifikan, terutama bagi pengguna yang suka menyimpan banyak file multimedia seperti video, musik, atau dokumen kerja dalam jumlah besar. Terlebih dengan kondisi harga memori yang naik, ketersediaan microSD bisa jadi alternatif untuk sekadar simpan data.
7. Sistem Operasi Android 15 dengan Jaminan Update

Lenovo Idea Tab hadir langsung dengan sistem operasi Android 15. Ini berarti pengguna langsung mendapatkan fitur-fitur terkini dari Android, termasuk peningkatan performa, keamanan yang lebih baik, dan berbagai fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Antarmuka Lenovo ZUI 17 yang diterapkan di atas Android 15 cukup bersih dan tidak terlalu banyak dibebani dengan bloatware. Beberapa aplikasi bawaan Lenovo seperti Notepad untuk stylus memang ada, namun sebagian besar tidak mengganggu dan bahkan cukup berguna.
Sistem ini juga mendukung fitur-fitur produktivitas seperti split screen untuk multitasking dan PC mode untuk pengalaman desktop yang lebih lengkap.
Kekurangan Lenovo Idea Tab
Lenovo Idea Tab punya beberapa kekurangan yang tentu bisa jadi perhatian sebelum memutuskan untuk membelinya. Berikut poin kekurangan tersebut.
1. Performa Gaming yang Terbatas

Salah satu kelemahan utama Lenovo Idea Tab terletak pada performa gaming-nya. Chipset MediaTek Dimensity 6300 yang digunakan memang cukup untuk tugas-tugas harian seperti browsing, streaming video, dan aplikasi produktivitas ringan, namun masih kesulitan saat dihadapkan pada game-game berat.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan MyNextTablet, game seperti Fortnite hampir tidak bisa dimainkan dengan nyaman di tablet ini. Pada pengaturan grafis terendah sekalipun, frame rate yang dihasilkan hanya berkisar antara 3 hingga 15 fps, yang jelas tidak playable untuk pengalaman gaming yang menyenangkan. Bahkan dengan menurunkan resolusi 3D ke 0 persen, hasilnya tetap tidak memuaskan.
Game yang lebih ringan seperti Minecraft atau PUBG Mobile memang bisa berjalan dengan lebih baik, namun tetap tidak optimal. Pengguna harus puas dengan pengaturan grafis medium ke bawah dan tidak bisa mengharapkan frame rate yang stabil di angka tinggi.
Untuk casual gaming sesekali masih bisa diterima, namun untuk gamer serius yang ingin bermain game modern dengan grafis tinggi, tablet ini jelas bukan pilihan yang tepat.
2. Sudut Pandang Layar yang Kurang Maksimal

Meskipun kualitas layar Lenovo Idea Tab cukup baik dengan resolusi tinggi dan warna yang tajam saat dilihat dari depan, salah satu kelemahannya adalah sudut pandang yang terbatas. Ketika layar dilihat dari samping atau sudut yang agak miring, kecerahan layar terlihat menurun secara signifikan dan warna menjadi kurang akurat.
Masalah ini adalah karakteristik umum dari panel IPS LCD kualitas menengah, namun pada Lenovo Idea Tab efeknya cukup terlihat dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas harga yang sama. Kontras dan saturasi warna yang menurun saat dilihat dari sudut samping membuat tablet ini kurang ideal untuk penggunaan melihat layar secara bersamaan.
3. Stylus Tidak Bisa Menempel Secara Magnetis

Meskipun Lenovo Idea Tab mendukung stylus pen dan bahkan menyertakannya dalam paket penjualan, cara penyimpanan pen-nya kurang praktis. Tidak ada mekanisme magnetic yang kuat.
Memang ada area magnetic di bagian bawah tablet (dekat port charging), daya magnetnya cukup lemah sehingga pen mudah lepas jika tablet dimasukkan ke dalam tas atau terkena guncangan. Ini bisa menjadi masalah karena risiko kehilangan stylus pen menjadi lebih tinggi.
Tidak adanya slot penyimpanan khusus atau case built-in untuk pen juga membuat Anda harus ekstra hati-hati dalam menyimpannya. Solusinya mungkin harus membeli case atau folio keyboard yang memiliki tempat khusus untuk menyimpan pen dengan aman, namun ini berarti biaya tambahan.
Simpulan
Lenovo Idea Tab merupakan tablet kelas menengah yang menawarkan kombinasi fitur lengkap dengan harga yang masuk akal. Layar tajam 11 inci 90 Hz, bodi aluminium premium, dukungan stylus, audio Dolby Atmos, serta baterai yang awet menjadikannya nyaman untuk belajar, bekerja ringan, dan menikmati hiburan sehari-hari.
Namun, performa gaming yang terbatas, sudut pandang layar yang kurang maksimal, serta sistem penyimpanan stylus yang kurang praktis perlu menjadi catatan. Tablet ini paling cocok untuk pengguna yang mengutamakan produktivitas dan konsumsi konten, bukan untuk bermain game berat. Tertarik untuk beli tablet ini?
