Carisinyal / Smartphone / Ini Dia 10 Kelebihan dan Kekurangan Motorola Moto G6 Play

Ini Dia 10 Kelebihan dan Kekurangan Motorola Moto G6 Play

Saya orang yang percaya bahwa nama besar brand di masa lalu bisa bangkit kembali dengan strategi yang tepat. Nokia yang sempat jaya di masa lalu mencoba perlahan bangkit, begitu pun juga dengan Motorola yang kini berada di bawah Lenovo dan mengusung brand bernama Moto.

Motorola cukup serius untuk menghadirkan HP berkualitas, terutama untuk pasar Indonesia. Salah satu produk Motorola yang siap mengisi pasar kelas terjangkau adalah Moto G6 Play.

Moto G6 Play dibanderol dengan harga $199 atau sekitar Rp 2,3 jutaan. Menilik harganya dan spesifikasi yang ditawarkan, HP ini cukup worth it untuk dibeli. Mengapa? Karena umumnya, HP dari Motorola di rentang harga tersebut biasanya adalah seri E, seri yang lebih bawah dari seri G.

Digitaltrends menyatakan kalau HP ini sebagai “Great Value.” Artinya, HP ini punya nilai yang baik jika menilik harga dan spesifikasi yang ditawarkan. Istilah lainnya adalah price to performance. Meski jika menilik chipset yang digunakan, kalau di Indonesia bisa dapat yang lebih murah.

Namun, tentu saja chipset seri tertentu tidak bisa menentukan harga sebuah HP, spesifikasi lain juga tetap berpengaruh. Karena itu, mari menilik HP ini secara keseluruhan dengan melihat paparan lima kelebihan dan lima kekurangan Moto G6 Play. Apakah cukup layak untuk dibeli? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Spesifikasi Moto G6 Play

Moto G6 Play

  • Rilis: Mei, 2018
  • Layar: IPS LCD 5.7 inches Corning Gorilla Glass (unspecified version)
  • Resolusi Layar: 720 x 1440 pixels 18:9 ratio
  • Chipset: Qualcomm MSM8937 Snapdragon 430 – Snapdragon 427 (versi USA)
  • CPU: Octa-core 1.4 GHz Cortex-A53 – Quad-core 1.4 GHz Cortex-A53 (versi USA)
  • GPU: Adreno 505 – Adreno 308 (versi USA)
  • Memori Internal: 32 GB, 3 GB RAM or 16 GB, 2 GB RAM
  • Memori Eksternal: microSD, up to 256 GB
  • Kamera Belakang: 13 MP (f/2.0, 1.12µm), phase detection autofocus, LED flash [email protected],
  • Kamera Depan: 8 MP, LED flash, 1080p or 5 MP, LED flash, 1080p (versi USA)
  • Baterai: Non-removable Li-Ion 4000 mAh

Kelebihan Moto G6 Play

1. Desain yang Cantik

Satu hal yang pasti dari bodi HP ini adalah bahan plastik yang membalut hampir keseluruhan bodi. Suatu nilai minus memang, tapi jika menilik kelasnya, pemilihan bodi plastik cukup wajar. Pun hal ini juga tidak akan begitu masalah mengingat Motorola sebagai produsen HP ini cukup ahli dalam menyamarkan bodi plastiknya.

Seperti kata GSMArena, jika Moto G6 Play ini tampak memiliki desain bodi yang bisa membuat orang yakin dan akan mengira bahwa HP ini terbuat dari bahan logam. Pilihan penggunaan bodi plastik juga membuat HP ini jadi tampak lebih ringan dan tidak menimbulkan jejak sidik jari di bagian bodi.

Efek penggunaan plastik yang tampak glossy inilah yang kemudian membuat bentuk desain HP ini tampak cantik. Terlebih karena bentuk HP ini yang melengkung dan membuatnya sedikit berbeda dibanding HP lain kebanyakan.

Bentuk desain yang cantik inilah yang membuat Moto G6 Play menjadi punya ciri khas tersendiri. Nilai plus lain adalah fingerprint sensor yang ada di bagian belakang menyatu dengan logo Moto membuat HP ini tampil minimalis dan tak miskin fitur.

2. Layar 18:9

layar Moto G6 Play

Moto G6 Play pada akhirnya mengikuti tren layar dengan rasio 18:9. Motorola cukup telat untuk hal ini, padahal banyak vendor yang sudah melakukannya sejak 2017 ketika layar 18:9 populer. Dimensi layar HP ini sendiri adalah 5,7 inch dengan resolusi layar 720 x 1440 pixels.

Menilik resolusi layarnya, Anda mungkin berpikir kalau HP ini tak begitu menarik karena resolusinya rendah. Tapi, harus diingat bahwa Moto G6 Play adalah HP dengan spesifikasi rendah di antara Moto G6 lainnya, plus fakta bahwa HP ini punya banderol yang murah dibanding seri Moto G6 lainnya.

Layar HP ini memang agak kurang terang jika di bawah sinar matahari langsung, tetapi masih layak dan nyaman digunakan ketika dalam kondisi di luar ruangan seperti yang diungkap oleh GSMArena. Terlebih karena akurasi warna layar pada HP ini tergolong baik dan warna birunya punya sedikit sentuhan yang berbeda.

Digitaltrends juga mengatakan kalau layar pada ponsel ini punya warna layar yang tergolong jelas. Serupa dengan apa yang diungkap oleh GSMArena, layar pada HP ini tergolong masih jelas ketika di luar ruangan. Tentu beda kasus jika langsung terkena sinar matahari.

3. Daya Tahan Baterai yang Baik

Moto G6 Play punya baterai berkapasitas 4.000 mAh yang diklaim Motorola mampu bertahan sampai 36 jam. Secara angka, jelas 4.000 mAh besar tapi tentu angka seringkali tidak menunjukan hasil yang sebenarnya dan sering jadi gimmick belaka.

Digitaltrends menguji baterai HP ini dengan cara berselancar di web, nonton video di Yotuube, melakukan streaming podcast, dan berkirim pesan. Dengan aktivitas tersebut, Moto G6 Play hanya menguras baterai sekitar 35% saja pada jam 7 malam. Estimasi penggunaan dari mulai pagi, jelas daya tahan baterai HP ini tergolong baik. Sisa 65%, tentunya tidak perlu melakukan pengisian daya untuk hari esok memakai Moto G6 Play.

Techaradar juga melakukan pengujian daya tahan baterai HP ini. Mereka mendapatkan hasil bahwa daya tahan baterai masih awet dengan pemakaian satu jam nonton video YouTube bersama dengan chat, berselancar di internet, dan juga menggunakan kamera.

GSMArena juga punya skor baik soal daya tahan baterai HP ini. Skor daya tahan baterai secara keseluruhan yang didapatkan adalah 92 jam, hasil yang cukup baik untuk HP di kelasnya. Meskipun jika dibandingkan dengan Nokia 2 yang mendapat skor 109 jam, skor yang didapatkan HP ini tentu saja kalah. Karena kapasitas baterai jadi salah satu nilai jual utama, wajar jika daya tahan baterai HP ini menjadi kelebihan tersendiri dan bukan sekadar klaim belaka.

4. Fast Charging

Moto G6 Play

Moto G6 Play hadir dengan fitur fast charging atau fitur pengisian daya cepat yang disebut dengan Turbo Fast Charging. Fitur ini sudah hadir di Moto G6 dan Moto G6 Plus. Khusus untuk Moto G6 Play, sistem pengisian cepatnya sedikit berbeda, terlebih karena HP ini hanya punya port microUSB.

Kehadiran pengisian daya cepat pada HP ini jadi kelebihan tersendiri. Sayangnya, kecepatan pengisian dayanya tidak impresif seperti yang diutarakan oleh Digitaltrends yang bilang kalau dibutuhkan waktu 25 menit untuk mencapai persentase daya 12%.

Sebenarnya, waktu yang ditempuh tersebut cukup wajar mengingat daya baterai HP ini yang tergolong besar. Lagi pula, bisa jadi jika menggunakan charger lain yang mendukung Quick Charge bisa jadi berbeda.

5. Tahan Percikan Air

Tak banyak HP di kelas harga terjangkau yang punya ketahanan terhadap percikan air. Moto G6 Play jadi salah satu HP di kelas harga terjangkau yang punya kemampuan ini. Tentu saja ini jadi nilai lebih tersendiri, terutama jika banyak digunakan di kondisi hujan.

Penting untuk diingat, HP yang tahan percikan air berbeda dengan tahan air. HP yang tahan percikan air artinya HP bisa bertahan meski terkena percikan air tetapi jelas belum tentu bisa tahan jika dimasukan ke dalam air. Lagi pula, di kelas harga terjangkau, tak ada HP yang bisa tahan air.

Karena hal itu, kemampuan tahan percikan air yang dimiliki Moto G6 Play jadi nilai plus, terlebih karena HP besutan Motorola ini umumnya punya build quality yang baik.

Kekurangan Moto G6 Play

1. Performa yang Terasa Kurang

Moto G6 Play hadir dengan dua versi, versi Global dan versi USA (Amerika). Moto G6 Play versi Amerika hadir dengan spesifikasi yang lebih rendah, termasuk chipset. Jika versi global, chipset yang digunakan adalah Snapdragon 430, maka versi Amerika adalah Snapdragon 427, chipset yang jarang digunakan oleh vendor yang menjual ponsel di Indonesia.

Performa, jelas bukan sesuatu yang ditawarkan oleh HP ini, baik Snapdragon 427 maupun Snapdragon 430, keduanya merupakan chipset kelas menengah bawah yang secara performa tergolong cukup. Dan seperti yang dikatakan Pocket-lint, jangan terlalu banyak berekspektasi tinggi untuk mendapatkan performa bagus dari HP ini.

Apa yang dikatakan oleh Pocket-lint dibuktikan juga dengan pengujian yang dilakukan oleh GSMArena. Situs yang berisi informasi HP dan ulasan HP ini menguji Moto G6 Play dengan Antutu dan mendapatkan skor 40735. Skor yang memang pas-pasan.

Menilik skornya, wajar jika kemudian Digitaltrends menyatakan kalau Moto G6 Play sebagai HP yang punya kinerja sedikit lamban. Untuk kebutuhan penggunaan dasar dan sehari-hari masih dapat diterima. Masih terbilang cukup untuk digunakan berselancar internet dan media sosial.

Untuk main gim? Tidak usah berharap banyak. Digitaltrends menguji membuka Super Mario Run saja loading untuk masuk ke gim cukup lama meski tidak terlalu masalah dan tak mengalami lag. Mau main PUBG? Tetap bisa, hanya pengaturan grafis low. Intinya, performa HP ini kurang begitu nendang di kisaran harga yang ditawarkan.

2. Kualitas Kamera yang Tak Terlalu Baik

Moto G6 Play punya kamera belakang 13 MP dengan bukaan f/2.0, punya phase detection autofocus, LED flash dan mendukung rekaman video 1080p. Sementara kamera depannya mengusung kamera 8 MP. Khusus versi Amerika, kamera depannya hanya mengusung 5 MP. Hasil kamera belakangnya bisa dilihat pada foto-foto berikut ini.

Dari gambar tersebut, kamera 13 MP pada HP ini cukup bisa menampilkan gambar yang baik di kondisi yang terang. Hanya saja detail gambar tidak terlalu dapat. Untuk kondisi gelap, jelas merupakan masalah di kebanyakan HP terjangkau yang juga menjangkit kamera belakang Moto G6 Play.

Sementara untuk kamera depan, GSMArena menilai kalau kamera depan HP ini yang versi 8 MP ternyata kurang begitu baik dan tidak punya fokus yang baik karena tidak ada fitur autofocus.  Hasil foto selfie memakai HP ini sedikit agak buram meski dynamic range pada hasil foto kamera depan cukup baik. Contoh selfie memakai kamera ini bisa disimak pada gambar berikut.

Secara keseluruhan, baik hasil kamera depan maupun belakang, kualitas kamera Moto G6 Play tidaklah terlalu istimewa. Malah ada banyak HP lain yang beredar resmi di Indonesia dengan rentang harga di bawah Moto G6 Play yang punya kualitas jepretan yang lebih baik.

3. Masih Memakai Port Micro USB

Moto G6 Play hadir bersamaan dengan Moto G6 dan Moto G6 Plus. Sayangnya, Moto G6 Play ini tak hanya punya spesifikasi rendah tapi juga fiturnya memang berada di kelas bawah. Contoh kecil tapi cukup fatal di era sekarang, Moto G6 dan Moto G6 Plus sudah mendukung port USB Type-C yang tentunya bisa transfer data lebih cepat.

Moto G6 Play justru masih memakai port micro USB. Agak sayang sebenarnya meski bisa dibilang masih bisa dimengerti mengingat HP ini ada di spesifikasi paling rendah. Tapi, seandaianya HP ini punya port micro USB Type-C, sudah pasti nilai jual HP ini tak hanya baterai tapi juga kehadiran port USB Type-C.

4. Layar yang Tak Begitu Tajam

Moto G6 Play memang mengusung rasio layar 18:9. Sayangnya, resolusi layarnya yang 720p masih kurang nendang untuk dimensi layar 5,7 inch. Seperti yang diungkapkan juga oleh Digitaltrends yang bilang kalau layar HP Moto G6 Play hadir dengan tipe IPS LCD tergolong memuaskan tetapi kurang tajam.

Digitaltrends lebih rinci lagi menyebut kurang tajamnya layar saat menampilkan teks dan gambar yang bisa dibilang mungkin tidak menampilkan visual yang tajam dan menarik. Meskipun demikian, secara keseluruhan, layarnya masih bisa diterima mengingat sekali lagi HP dijual di kelas harga yang murah.

5. Kualitas Audio yang Tak Begitu Baik

Soal kualitas audio, GSMArena menyebut bahwa kualitas audio HP ini tergolong baik. Suara yang keluar cukup bagus dan bersih, hanya saja dalam konteks penggunaan headphone jack. Lain cerita di bagian speaker. Speaker pada Moto G6 Play tidak terlalu lantang dan tidak jernih.

Perbedaan kualitas suara ini tentu membuat hasil audio yang dikeluarkan oleh HP ini tidak begitu imbang sehingga menimbulkan sensasi satu yang lebih baik alias penggunaan earphone lebih baik ketika mendengarkan suara dari HP ini. Satu nilai minus yang perlu juga jadi catatan untuk Anda yang sering mendengar suara langsung dari speaker HP-nya.

Simpulan

Moto G6 Play merupakan HP yang punya keunggulan di sektor daya. Moto sebenarnya sudah mengeluarkan tipe HP semacam ini pada seri E seperti E4 dan E5 yang punya baterai berkapasitas besar. Moto G6 Play bisa jadi alternatif lainnya yang bisa dipilih.

Sayangnya, citra merek Moto (meski ada nama Motorola dan Lenovo) masih kurang begitu bagus di mata para pecinta smartphone di Indonesia. Padahal, HP ini bisa jadi alternatif untuk Anda yang butuh HP dengan daya tahan baterai yang lama serta memiliki desain yang cantik. Tentu terlepas dari hasil jepretan kamera yang biasa saja dan performa HP ini yang masih tergolong medioker.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Hilman Mulya Nugraha
Content writer since 2013. Has worked as a content manager. Blogger since 2011. Find me at my personal blog: Hilmangraha.com or Twitter/Instagram: @hilmangraha.

Leave A Comment