9 Kelebihan dan Kekurangan Motorola Edge 70 Fusion
Motorola Edge 70 Fusion akhirnya menginjakkan kakinya di pasar Indonesia pada April 2026. Ponsel yang rilis global sebulan sebelumnya ini bersaing di kelas menengah yang seperti neraka karena persaingannya yang ketat. Namun, Motorola tidak datang dengan tangan kosong.
Sebagai penerus dari Motorola Edge 60 Fusion, ada beberapa poin utama yang dijual. Misalnya kapasitas baterai jumbo 7000 mAh, layar lebih cerah dan mulus, sampai performa mumpuni. Penasaran seperti apa kemampuannya? Simak beberapa kelebihan dan kekurangan Motorola Edge 70 Fusion berikut.
Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion

| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 |
| RAM | 8 GB, 12 GB |
| Memori Internal | 128 GB, 256 GB |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee Blibli |
Kelebihan Motorola Edge 70 Fusion
Rilis di Indonesia, Motorola Edge 70 Fusion dijual dengan harga mulai dari Rp6 jutaan saja. Harga yang cukup bersaing apalagi paham apa yang ditawarkan. Ini beberapa kelebihannya.
1. Desain Elegan dan Durabilitas Tinggi

Motorola masih konsisten dengan desain elegan dan premium untuk jajaran Edge Series-nya. Motorola Edge 70 Fusion memiliki desain yang masih identik dengan beberapa generasi sebelumnya. Dengan empat lingkaran di belakang yang kini ditemani modul persegi, membuatnya terlihat lebih stand out dari sebelumnya.
Bagaimana tidak, garis modul persegi empatnya memiliki warna yang lebih cerah dengan finishing glossy. Misalnya untuk varian Bold Clarity yang dihiasi warna garis ungu/pink cerah, varian Atmospheric Allure dengan warna oranye keemasan, varian Enduring Energy dengan warna kuning, dan varian Understand Luxury dengan warna silver.
Motorola Edge 70 Fusion menggunakan desain bodi quad curved yang terasa nyaman saat digenggam. Ketebalan bodinya hanya sekitar 7,99 mm dengan berat 193 gram. Belum lagi material bodi belakangnya yang menggunakan serat nylon dan linen dengan tekstur yang khas dan unik.
Untuk ketahanannya, ponsel ini memiliki dua sertifikasi yaitu IP68 dan IP69. Kedua sertifikasi ini membuatnya tahan dari debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Main lengkap dengan sertifikasi MIL-STD-810H yang membuatnya lebih tangguh, termasuk tahan benturan atau jatuh dari ketinggian 1,2 meter.
2. Memakai Kamera Sony dan Ada Lensa Ultrawide

Di bagian belakang bodinya, Motorola masih menyematkan empat lingkaran yang tentu tidak semua berisi kamera. Sama seperti pendahulunya, Motorola Edge 70 Fusion hanya dibekali dua kamera fungsional yang bisa digunakan.
Kameranya terdiri dari sensor utama 50 MP menggunakan Sony LYTIA. Ini adalah sensor baru sebagai upgrade minor dari pendahulunya untuk meningkatkan ketajaman dan detail di berbagai kondisi cahaya. Bukaannya sedikit lebih besar yaitu f/1.8 dengan dukungan PDAF multi directional dan OIS untuk stabilisasinya.
Kamera keduanya adalah lensa ultrawide 13 MP dengan bukaan f/2.2. Spesifikasi kamera ini tidak mengalami perubahan kecuali dukungan fokusnya yang menggunakan PDAF, bukan AF saja. Di bagian depan juga masih dengan sensor yang sama beresolusi 32 MP (f/2.2). Hanya saja, ada fitur panorama memungkinkan jenis selfie jadi lebih variatif.
Untuk perekaman videonya, kamera depan dan belakangnya sudah cukup bagus. Resolusi yang bisa dicapainya adalah 4K 30 FPS dengan dukungan gyro-EIS untuk stabilisasinya. Meski pergerakannya tidak begitu mulus karena belum 60 FPS, setidaknya video sedikit lebih stabil ketika merekam sambil bergerak.
3. Pakai Android 16 dan Upgrade 3 Kali

Saat rilis, Motorola Edge 70 Fusion hadir dengan sistem operasi Android 16. Sedangkan untuk antarmukanya menggunakan Motorola Hello UI yang mungkin belum familier bagi beberapa orang. Kecuali Anda pernah menggunakan HP Motorola sebelumnya karena perubahannya terbilang minim dari sebelumnya.
Berbicara soal kecerdasan dan hal-hal praktis, ponsel ini mengandalkan dua asisten berbasis AI yaitu Gemini dan moto AI. Keduanya bisa membantu dalam menjawab pertanyaan rumit, membuat desain, atau menyelesaikan masalah tertentu. moto AI yang terintegrasi juga bisa diandalkan ketika lupa menyimpan catatan atau foto yang disimpan.
Salah satu fitur yang cukup menarik bagi saya adalah Smart Connect. Fitur ini mampu menghubungkan, mengontrol, atau mentransfer file dengan mudah ke perangkat lain seperti Windows 11, atau perangkat Motorola dan Lenovo lainnya.
Fitur Smart Connect memang bukanlah hal baru yang dimiliki oleh Motorola. Namun, dengan berbasis pada Android 16, fitur ini memiliki kinerja yang lebih optimal, terutama karena dibantu oleh dukungan AI yang terintegrasi.
Hal menarik lain yang ditawarkan ponsel ini adalah soal jaminan penggunaan jangka panjangnya. Motorola Edge 70 Fusion dibekali jaminan upgrade OS sebanyak 3 kali. Artinya, akan ada update yang terus diterima sampai Android 19 mendatang.
4. Performa Snapdragon 7s Gen 4 yang Tangguh

Performa jadi salah satu nilai jual utama yang ditawarkan, yaitu dengan mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4. Chipset ini terbilang baru ketika Motorola Edge 70 Fusion rilis. Manufakturnya berada di angka 4 nm dengan konfigurasi delapan inti prosesor untuk tenaganya.
Adapun CPU di dalamnya terdiri dari satu inti utama Cortex A720 dengan kecepatan 2,7 GHz dan tiga dengan kecepatan 2,4 GHz. Kemudian empat core lainnya bertugas sebagai efisiensi dengan Cortex A520 berkecepatan 1,8 GHz. Untuk urusan grafisnya dipercayakan pada Adreno 810.
Untuk mengoptimalkannya, Motorola Edge 70 Fusion sudah mendukung RAM LPDDR5 dan internal uMCP. Jenis memori internal ini mengintegrasikan LPDDR dan UFS, menawarkan kinerja lebih tinggi dan mengurangi ukurannya hingga 40 persen. Untuk kapasitasnya, tersedia RAM 8/12 GB dengan memori internal 128/256 GB.
Untuk pemakaian secara langsung, Beebom dalam videonya mengatakan sudah lebih dari cukup untuk kelas harganya. Skor AnTuTu v11 bisa mencapai angka 1,1 jutaan, lebih tinggi dari Dimensity 7400 yang dipakai Motorola Edge 60 Fusion yang hanya 800 ribuan saja. Beberapa skor pengujian sintetis lainnya juga tampak lebih unggul membuatnya terasa worth it di sini.
Bagaimana dengan bermain game secara langsung? Masih dari Beebom, beberapa game populer sudah bisa dimainkan dengan mulus dan nyaman. Misalnya PUBG Mobile yang bisa berjalan lancar di Super Smooth + Ultra Extreme (120 FPS), Call of Duty Mobile (Low + Ultra (90 FPS), bahkan Genshin Impact di grafik Highest 60 FPS.
5. Baterai 7000 mAh yang Awet Lebih Dari Sehari

Satu sektor yang mengalami peningkatan paling krusial adalah kapasitas baterainya. Motorola Edge 70 Fusion membawa kapasitas baterai jumbo di 7000 mAh Silicon Carbon. Sedangkan pendahulunya hanya dibekali baterai 5200 mAh dengan jenis teknologi standar di kelasnya. Hal ini jelas menciptakan perbedaan di sisi efisiensi dayanya.
Menurut Fonearena, kapasitas baterai yang besarnya mampu membuatnya bertahan selama 2 hari. Bahkan selama pemakaian, ponsel bisa meraih skor Screen on Time sampai 7 jam lebih. Dengan aktivitas standar seperti kamera, navigasi, doom scrolling, dan tentu saja bermain game.
Untuk pengisian dayanya, ada fitur fast charging 68W Turbo Power. Durasi pengisian daya akan dipangkas cukup banyak meski kapasitas baterai yang besar. Beberapa reviewer mencatat tidak lebih dari satu jam, baterai sudah terisi penuh dan siap digunakan.
6. Layar AMOLED Lebih Cerah dan Mulus

Beralih ke bagian layarnya, Motorola Edge 70 Fusion mengusung panel AMOLED dengan ukuran sedikit lebih lega yaitu 6,78 inci. Desainnya dibuat melengkung sehingga bezel di sekelilingnya terlihat lebih tipis. Layar lengkung memang cocok untuk Anda yang suka dengan ukuran layar maksimal.
Untuk resolusinya terbilang cukup tinggi di 1,5K atau 1272 x 2772 piksel. Ketajamannya tentu sudah sangat memuaskan untuk melihat detail kecil dari sebuah gambar. Belum lagi dukungan color gamut 100 persen DCI-P3 untuk warna yang lebih cerah. Ada juga sertifikasi Pantone Validated color dan SkinTone untuk warna lebih natural.
Lebih jauh lagi, ponsel ini memiliki tiga opsi penyesuaian warna yang bisa digunakan. Opsi ini tersedia di menu setting, dengan pilihan Natural, Radiant, dan Vivid. Sayangnya, fitur HDR+ hanya tersedia di aplikasi YouTube saja, platform streaming lainnya seperti Netflix masih belum tersedia.
Berbicara soal peningkatan, kecerahan layarnya kini jauh lebih tinggi mencapai 5200 nit (puncak). Penggunaan di luar ruangan jadi terasa lebih mudah karena layar tetap terlihat jelas. Selain itu, ada refresh rate yang juga ditingkatkan dari 120 Hz menjadi 144 Hz. Pergerakan animasinya jadi terasa lebih mulus di beberapa aplikasi.
Untuk ketahanannya, Motorola masih mengandalkan Gorilla Glass 7i. Sertifikasi ini membuatnya lebih tahan dari goresan atau retakan. Hal ini membuat Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan atau sering kali ceroboh jadi tidak perlu khawatir lagi.
7. Stereo Speaker Berbasis Dolby Atmos
Motorola Edge 70 Fusion membawa dua speaker atau stereo untuk meningkatkan kualitas suaranya. Lubang speakernya ini disimpan di bodi bagian bawah dan dalam earpiece. Meski begitu, suara yang dihasilkan tetap seimbang dan tidak jauh berbeda.
Dengan stereo speakernya, suara yang dihasilkan ponsel ini sudah cukup imersif. Apalagi didukung dengan teknologi Dolby Atmos. Ala bioskop, suara yang dikeluarkannya terasa surrounded atau seimbang satu saja lain. Jadi, aktivitas seperti menonton film atau bermain game jadi terasa lebih menyenangkan.
Kekurangan Motorola Edge 70 Fusion
Meski memiliki beberapa kelebihan yang cukup menarik, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Berikut beberapa kekurangan dari Motorola Edge 70 Fusion.
1. Catatan Kecil Di Sektor Kamera

Sebelumnya sempat dijelaskan bahwa Motorola Edge 70 Fusion memang punya sektor kamera yang cukup baik. Misalnya soal konfigurasinya yang lengkap dengan kamera ultrawide. Kualitasnya juga tidak kalah dengan HP lain di kelasnya, bahkan untuk kamera depan sekalipun.
Meski lengkap, harus diperhatikan bahwa kamera ultrawide-nya ini tidak mengalami peningkatan apapun. Kualitasnya akan masih sama seperti generasi sebelumnya. Kualitas warna yang dihasilkan juga terasa sangat berbeda dengan kamera utamanya.
Selain itu, untuk sisi perekaman videonya sebenarnya sudah cukup baik karena bisa merekam 4K. Sayang frame rate yang didukung masih terbatas di 30 FPS saja. Pergerakannya tentu akan lebih mulus ketika bisa menyentuh angka 60 FPS. Setidaknya, tidak ada perbedaan antara video kamera depan dan belakangnya.
2. Tidak Tersedia Lagi Slot MicroSD
Satu catatan lain dari Motorola Edge 70 Fusion adalah tidak adanya slot microSD yang tersedia. Hal ini membuat kapasitas memorinya tidak bisa diperluas lagi. Sebelum beli, pastikan kapasitas memori yang dipilih sudah cukup, setidaknya untuk penggunaan 3 tahun ke depan sesuai jaminan upgrade yang ada.
Simpulan
Motorola Edge 70 Fusion jadi salah satu ponsel kelas menengah yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Peningkatan kapasitas baterai jadi aktor utama sebab terasa sangat signifikan dari 5200 mAh ke 7000 mAh. Ketahanan baterainya jelas jadi nilai jual buat yang mencari ponsel tahan lama, lebih dari sehari.
Kualitas layar yang ditawarkan juga sudah sangat imersif. Dengan ukuran sedikit lebih luas, kecerahan tinggi dan tingkat laju penyegaran mencapai 144 Hz. Sisi kenyamanan benar-benar diperhatikan, termasuk pada sisi desain quad curved dan material yang digunakan.
Saat rilis di Indonesia, chipset yang digunakan justru Snapdragon 7s Gen 4. Berbeda dengan ketika rilis global dengan Snapdragon 7s Gen 3. Hal ini jelas terlihat menarik karena secara tidak langsung ada sedikit peningkatan di dalamnya. Bagaimana, tertarik memiliki ponsel ini?

