Carisinyal / Nokia 2020 / 10 Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Nokia C3 2020

10 Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Nokia C3 2020

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 Desember 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berharap Nokia kembali menunjukan taji di dunia ponsel memang agak sulit. Namun, semangat mereka menghadirkan ponsel menarik tidak pernah padam. Sayangnya, yang hadir resmi ke Indonesia biasanya yang cenderung biasa. Yah, mungkin karena mengejar harga terjangkau.

Padahal Nokia termasuk produsen Android yang sebenarnya menarik karena mampu menghadirkan kualitas produk yang baik. Mereka menunjukan hal tersebut di Nokia 5.3 yang juga hadir resmi di Indonesia. Namun, ponsel tersebut ternyata tetap kalah saing karena di harga yang sama, masih banyak produk ponsel lain yang lebih menarik.

Kali ini, Nokia kembali menghadirkan ponsel resmi Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau. Ponsel tersebut adalah Nokia C3 2020 atau mari sebut Nokia C3 saja. Penggunaan angka 2020 semata-mata menunjukan jika produk ini hadir versi 2020. Tentu sebagai pembeda juga karena di masa lalu, Nokia pernah mengeluarkan seri C3.

Dibanderol dengan harga Rp1,5 jutaan, apakah Nokia C3 ini tergolong menarik? Untuk mengetahuinya, mari simak kelebihan dan kekurangan Nokia C3 berikut ini.

Spesifikasi Nokia C3 2020

 

Nokia C3

  • Rilis: Agustus 2020
  • Layar: IPS LCD 5.99 inches
  • Chipset: Unisoc SC9863A (28 nm)
  • CPU: Octa-core (4×1.6 GHz Cortex-A55 & 4×1.2 GHz Cortex-A55)
  • GPU: IMG8322
  • RAM: 2 GB
  • Memori Internal: 16 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 8 MP
  • Kamera Depan: 5 MP
  • Baterai: Removable Li-Ion 3040 mAh battery

Spesifikasi selengkapnya…

Kelebihan Nokia C3 2020

Nokia di Android terkenal dengan kualitas rancang desainnya. Apakah termasuk untuk Nokia C3 2020 ini. Yuk simak beberapa poin di bawah ini!

1.  Build Quality yang Bagus

nokia c3

Nokia C3 hadir dengan dimensi 159.9 x 77 x 8.7 mm dan bobot yang hanya 184 gram. Cukup sederhana dan ringkas memang. Gadgets 360 saja menyebut desain Nokia C3 ini tergolong sederhana dan standar. Apalagi jika menilik desainnya yang cenderung kuno, membuat tampilan Nokia C3 ini memang terkesan biasa dan tidak istimewa.

Apalagi cangkang belakang Nokia C3 ini terbuat dari polikarbonat. Namun, bukan sembarang polikarbonat. Nokia menghadirkan desain yang kokoh dengan bahan polikarbonat ini. Selain itu, bezel yang tebal juga sebenarnya membantu menampilkan kesan kokoh dan build quality yang bagus dari ponsel ini.

Nokia juga memikirkan pengalaman penggunaan dengan menghadirkan tombol power bersamaan dengan tombol volume di salah satu sisi. Sementara sisi yang lain hadir tombol untuk Google Assistant.

Konsep semacam ini memang terlihat simpel tetapi sangat bagu. Bahkan, banyak yang memuji build quality dari Nokia C3 ini. Gadgets 360 misalnya.

2. Kasing dan Baterai yang Dapat Dilepas

nokia c3

Yang menarik, Nokia C3 hadir sebagai ponsel dengan konsep Unibodi. Namun, tidak seperti yang lain, Nokia C3 memiliki konsep kasing belakang yang dapat dilepas. Bukan hanya cangkangnya saja yang bisa dilepas tetapi juga baterai ponsel ini yang berkapasitas 3.040 mAh ternyata dapat dilepas.

Tentu hal ini membuat Nokia C3 tidak membutuhkan SIM ejector untuk memasukan kartu SIM atau micro SD. Karena biasanya ponsel dengan tipe seperti ini memiliki ruang SIM di tempat yang dihimpit baterai.

Konsep baterai yang dilepas ini jadi nilai plus karena banyaknya ponsel zaman sekarang yang tidak menawarkan konsep ini lagi. Hal ini membuat Noki C3 lebih cocok digunakan oleh mereka, para generasi yang terbiasa dengan ponsel yang baterainya bisa dilepas.

3. Clean Android 10

nokia c3

* sumber: gizmomaniacs.com

Nokai C3 hadir dengan tampilan Android yang benar-benar bersih dari instalasi tidak penting. Tidak ada perubahan menu seperti halnya produsen ponsel Android lain. Semua tampilan Android 10 yang dijalankan ponsel ini benar-benar bersih dan tampak seperti ponsel yang “ditawarkan” Google.

Terlebih hadirnya tombol Asisten Google yang bisa berguna utuk mereka para pengguna setia asisten virtual Google. Tampilan menu Android 10 di ponsel ini memang pada dasarnya basic dan tidak ada perubahan.

Namun, perlu diingat, Nokia C3 bukan bagian dari program Google Android One, jadi tidak usah berharap mendapatkan jaminan pembaruan perangkat lunak selama dua tahun. Setidaknya, Nokia C3 tidak menjalankan Android 10 (Go Edition) seperti halnya Nokia 1.

4. Masih Ada Fingerprint Scanner dan Face Unlock

fingerprint nokia c3

Untuk sebuah ponsel dasar, setidaknya harus ada satu sensor keamanan. Kalau tidak ada sensor pengenalan wajah biasanya ada opsi sensor sidik jarinya, atau sebaliknya. Hal ini umum terjadi untuk ponsel di kelas harga Rp1 sampai Rp1,5 jutaan.

Yang menarik, Nokia C3 menawarkan kedua sensor tersebut. Ponsel ini punya fingerprint sensor dan face recognition. Dua fitur keamanan yang tergolong untuk kelas harganya. Kecepatan sensor sidik jari di Nokia C3 tergolong baik dan responsif. Namun, untuk pengenalan wajah, seperti kata Gadgets 360, sebaiknya tidak usah digunakan karena cenderung lambat.

Kekurangan Nokia C3 2020

Nokia C3 2020 ternyata tidak memiliki banyak kelebihan. Lalu, bagaimana kekurangan dari ponsel ini? Simak langsung di bawah ini.

1. Performa Chipset Kalah Saing

Nokia C3

Nokia C3 mengandalkan chipset Unisoc SC9863A. Unisoc ini dulunya adalah Spreadtrum dan kini berubah nama menjadi Unisoc.

Unisoc SC9863A ini merupaan chipset yang banyak dipakai di ponsel harga terjangkau. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi 28 nm. Untuk tahun 2020, proses fabrikasi 28 nm tergolong kuno. Ini bukan 2015 lagi tentunya. Tahun 2020 dan tahun yang akan datang fabrikasi chipset di smartphone lebih banyak di bawah 10 nm.


Di dalam Unisoc SC9863A sendiri terdapat 8 buah ARM Cortex A55 dengan clock speed sebesar 2.0 GHz. Chipset ini tidak memakai Cortex A73 atau A75 yang biasanya digunakan untuk performa kencang. Jadi, jangan harapkan performa Nokia C3 bakal mumpuni. Terlebih GPU yang dimiliki chipset ini adalah Mali G52.

Berdasarkan pengujian Gadgets 360, performa Nokia C3 ini termasuk biasa. Digunakan untuk bermain gim saja kelabakan. Gadgets 360 menguji Nokia C3 dengan gim Sky Force Reloaded. Gim berjalan dengan baik, tetapi ketika memasuki situasi berat benar-benar kesulitan untuk berjalan dengan baik atau memberikan grafik yang bagus.

Nilai Antutu dari Nokia C3 sendiri hanya sekitar 100 ribuan. Itu pun untuk versi RAM 3 GB yang diuji Gadgets 360. Di Indonesia, Nokia C3 hanya hadir dengan RAM 2 GB dan memori internal 16 GB yang tentunya akan sangat kurang untuk kebutuhan zaman sekarang.

2. Kualitas Layar Kurang Oke

nokia c3

Nokia C3 hadir dengan layar 5,99 inci. Layarnya memakai panel IPS dengan resolusi 720 x 1440 piksel. Tidak ada yang spesial dari layar kecuali fakta jika bezel atas dan bawah layar Nokia C3 masih terlalu tebal untuk ponsel zaman sekarang.

Memang tidak ada notch sehingga membuat orang yang suka desain layar klasik akan menyukai Nokia C3. Tapi percayalah, saat ini adalah era layar penuh. Selain itu, panel IPS yang digunakan di ponsel ini juga merupakan panel IPS yang kualitasnya cenderung biasa.

Satu lagi, Nokia mengklaim jika layar ponsel ini dilindungi dengan “toughed glass”. Hal tersebut terlihat dari tulisan yang ada di spesifikasinya tetapi adanya pelindung atau tidak sebaiknya tetap memakai tempered glass jika berniat membeli ponsel ini.

3. Desain Lama

nokia c3

* sumber: gizmomaniacs.com

Seperti yang sudah disebutkan, apa yang ditawarkan Nokia C3 ini sebenarnya unik dan membawa pengalaman klasik. Tapi percayalah hanya sedikit orang yang tertarik dengan desain Nokia C3 yang harus dikatakan kuno ini.

Kualitas rancang desain boleh baik tetapi desain yang tampak kuno secara keseluruhan membuat ponsel ini terasa seperti ponsel dari masa lalu yang datang ke masa depan. Untuk generasi yang lebih baru, desain seperti ini tidak akan membuat orang tertarik membeli Nokia C3. Meski tentu saja bakal tetap ada yang membeli Nokia C3 karena faktor lain.

4. Daya Tahan Bateria di Bawah Rata-rata

baterai nokia c3

Kapasitas baterai Nokia C3 jelas bukan kekinian. Kapasitas baterai kisaran 3.000 mAh adalah masa lalu. Daya tahan baterai berkapasitas tersebut akan sangat boros terlebih chipset yang dipakai ponsel ini memakai fabrikasi 28 nm yang tentu bisa lebih boros dari chipset dengan fabrikasi 14 nm atau 11 nm.

Pada pengujian Gadgets 360, Nokia C3 ini hanya bertahan 7 jam 36 menit untuk tes video loop HD. Hasil yang tergolong buruk. Gadgets 360 juga menyebutkan jika penggunaan ponsel ini untuk kebutuhan dasar cukup membuat baterainya irit. Tetapi jika digunakan menonton video maupun gim, daya tahan baterainya berkurang cukup drastis.

Pemilihan baterai berkapasitas 3.040 mAh bisa jadi juga didasari karena baterai ponsel ini bisa dilepas. Jadi, jika ada masalah dengan baterai, pengguna cukup mengganti baterai lama dan membeli baterai baru seperti era lama.

5. Kualias Kamera Kurang Bagus

kamera nokia c3

Jika Anda mencari HP dengan fitur kamera yang unggul di kelas harga Rp1 sampai Rp1,5 juta, maka Nokia C3 bukanlah jawabannya. Ponsel ini hanya menawarkan satu kamera 8 MP di bagian belakang dan satu kamera 5 MP di bagian depan. Kamera belakangnya dapat merekam video 1080p sementara kamera depan 720p.

Tidak ada yang salah juga dengan satu kamera di ponsel ini tinggal bagaimana kualitasnya. Dan, sayangnya, kualtias kamera dari Nokia C3 tergolong mengecewakan. Cek contoh hasil tangkapan kamera belakangnya berikut ini.

hasil kamera nokia c3

* sumber: gadgets.ndtv.com

hasil kamera nokia c3

* sumber: gadgets.ndtv.com

Menurut Gadgets 360, kualitas gambar dari Nokia C3 cukup mengecewakan, bahkan di siang hari. Hasil gambar tangkapan kamera belakang Nokia C3 memiliki rentang dinamis yang lemah, dengan sebagian besar bidikan lanskap menunjukkan detail dan eksposur yang buruk.

Hal yang sama juga ditunjukan dari hasil kamera depannya yang menangkap foto selfie dengan detail yang lemah, dan eksposur ada di mana-mana. Bahkan, ketika digunakan di kondisi cahaya cukup.

6. Memori Internal Kecil

nokia c3

* sumber: gizmomaniacs.com

Nokia C3 hadir dengan RAM 2 GB dan memori internal 16 GB. Memori ini akan terasa kurang untuk 2020 dan kedepannya. Terlebi karena semakin besarnya ukuran aplikasi dan kebutuhan banyak orang akan aplikasi yang banyak, membuat Nokia C3 bukanlah ponsel yang bijak untuk dipilih jika ingin menginstal aplikasi banyak.

Kalau untuk menyimpan foto saja ada solusi memakai microSD. Namun, saat ini orang lebih butuh banyak aplikasi terpasang di sistem memori yang luas.

Selain itu, faktor ponsel lain di kelas harga yang sama dan menawarkan memori lebih baik, akan membuat Nokia C3 bakal kurang dilirik.

Simpulan

Nokia C3 bukanlah ponsel yang cocok untuk mereka yang butuh ponsel murah tetapi memiliki performa cukup oke, memori lega, dan juga kualtias kamera yang bisa diterima untuk dikirim di media sosial. Ponsel ini juga bukan pilihan menarik untuk mereka yang butuh ponsel dengan daya tahan baterai yang baik.

Nokia C3 lebih cocok digunakan oleh mereka yang suka dengan ponsel Nokia, desain klasik, baterai yang bisa dilepas, dan kemudahaan penggunaan Android. Mereka yang butuh ponsel dengan build quality baik tetapi spesifikasi lain tidak terlalu penting bisa lirik Hp ini.

 

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *