carisinyal-web-banner-retina 35

Menarik, 7 Kelebihan dan Kekurangan nubia V80 Design

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

Tidak sedikit ponsel yang memiliki tampilan desain yang identik, bahkan banyak ponsel kelas entry yang mirip dengan flagship. Trik ini biasanya dilakukan produsen untuk menarik perhatian pembeli atau setidaknya jadi bahan pembicaraan. Salah satunya adalah ponsel nubia V80 Design yang memiliki desain mirip dengan iPhone 17 Pro Series.

Tentu saja kemiripannya hanya dari segi desain karena kelasnya yang berbeda jauh. Meski begitu, nubia V80 Design juga memiliki beberapa hal menarik selain dari tampilan desain saja. Misalnya layar mulus, performa, kamera utama, baterai, sampai fitur pengisian daya lengkap. Penasaran? Simak beberapa kelebihan dan kekurangannya berikut.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Desain modul kamera terinspirasi dari ponsel kelas flagship, sudah tahan percikan air
Hanya pakai mono speaker, suaranya kurang memuaskan untuk nonton film
Ada fitur AI Button One-tap AI Memory sebagai shortcut untuk akses aneka fitur lebih cepat
Hanya memakai slot microSD hybrid, harus berbagi tempat dengan kartu SIM
Layar cerah dan mulus dengan dukungan refresh rate hingga 120 Hz
Mengandalkan performa UNISOC T7280 yang mumpuni untuk aktivitas harian
Kualitas kamera utama 50 MP yang oke untuk pemotretan di siang hari
Dukungan konektivitas oke dengan fitur NFC dan Linkfree untuk menelepon tanpa sinyal
Baterai awet dengan fitur reverse charging dan ByPass charging

Spesifikasi nubia V80 Design

nubia V80 Design
Layar IPS LCD 6.75 inci
Chipset Unisoc T7280
RAM 8 GB
Memori Internal 256 GB
Baterai Li-Po 5000 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Blibli

Kelebihan nubia V80 Design

Meski punya desain mirip dengan iPhone 17 Pro Series, nubia V80 Design ada di kelas entry dengan harga yang terjangkau. Berikut adalah beberapa kelebihan menarik yang dimilikinya.

1. Desain Terinspirasi Dari Kelas Flagship

nubia V80 Design

Satu hal yang paling menarik dari nubia V80 Design adalah tampilan desainnya. Ia terinspirasi langsung dari ponsel flagship yang masih hangat dibicarakan yaitu iPhone 17 Pro Series. Modul kameranya dibuat mirip yaitu berbentuk persegi panjang yang lebar. Posisi tiga kameranya juga dibuat zig-zag di sebelah kiri.

nubia V80 Design sendiri memang mengakui kalau desainnya terinspirasi dari ponsel flagship tersebut. Bahkan di sebelah kanan, ada detail seperti LED flash dan lingkaran yang dibuat sama posisinya. Lucu rasanya ketika kedua ponselnya disandingkan, sebab persamaan ini terhenti di tampilan saja, tidak dengan kemampuannya.

Berbicara soal kenyamanan, nubia V80 Design punya desain unibody yang datar di tiap sisi. Ketebalannya hanya sekitar 7,7 mm dengan berat 191 gram. Varian warnanya cukup banyak yaitu Pale Amber, Midnight Black, Celadon Cyan, dan Peach Fuzz. Semuanya memakai bodi matte dengan warna pastel yang lembut.

nubia V80 Design dibekali sertifikasi IP64 untuk ketahanannya. Sertifikasi ini membuatnya sudah cukup tahan dari debu dan percikan air. Misalnya terkena gerimis kecil atau cipratan yang tidak disengaja.

2. Ada AI Button Khusus

nubia V80 Design

Masih berbicara soal desain, ada satu tombol yang tersimpan di bodi sebelah kiri. nubia V80 Design menamainya dengan AI Button One-tap AI Memory. Sederhananya, fungsi tombol ini adalah sebagai shortcut untuk akses lebih cepat ke fitur atau aplikasi tertentu. Tombol ini juga dimiliki oleh ponsel flagship lain termasuk iPhone.

Akses yang bisa dituju oleh tombol ini bisa dibilang beragam. Misalnya menyalakan fitur seperti senter, mode getar atau jangan ganggu, hingga membuka aplikasi seperti kamera, recording, sampai jam.

Sesuai dengan namanya, tombol shortcut ini sudah berbasis AI. Ia bisa mempelajari kebiasaan Anda dalam menggunakan sang ponsel. Sehingga fungsinya bisa disesuaikan dengan aktivitas yang sering dilakukan agar terasa lebih personal.

3. Layar Mulus dengan Refresh Rate 120 Hz

nubia V80 Design

nubia V80 Design memiliki ukuran layar yang terbilang lega yaitu 6,75 inci. Panelnya memakai IPS LCD dengan resolusi HD atau 900 x 1940 piksel. Kemampuan resolusinya ini masih sama dengan generasi sebelumnya yaitu nubia V70 Design.

Kemampuan lain yang juga dipertahankan adalah refresh rate-nya yang mulus di angka 120 Hz. Angka ini masih terbilang jarang untuk ponsel kelas Rp1 jutaan. Pengalaman penggunaan seperti scrolling media sosial, atau bermain game terasa lebih mulus. Berbeda dengan dua generasi sebelumnya yaitu nubia V60 Design yang masih mendukung refresh rate 90 Hz saja.

Bukan berarti nubia V80 Design tidak membawa peningkatan apapun di sektor layarnya. Misalnya untuk kecerahan layarnya yang ditingkatkan hingga 1000 nit (puncak). Kemampuannya ini membuat penggunaan di luar ruangan jadi lebih nyaman. Layar tetap terlihat jelas jika tidak terkena langsung sinar matahari.

4. Mengandalkan Performa UNISOC T7280

nubia V80 Design

nubia V80 Design menyuguhkan performa yang cukup baik di kelas entry, dengan UNISOC Tiger T7280. Chipset ini sebenarnya merupakan rebranding dari UNISOC T620. Menariknya, ada mikroarsitektur Cortex A7x di dalam prosesornya. Ini pertanda kalau performanya sudah cukup tangguh bahkan untuk bermain game.

UNISOC T7280 dibangun pada manufaktur 12 nanometer TSMC dengan CPU octa-core yang terdiri dari dua inti Cortex A75 (2.2 GHz) untuk performa dan enam unit Cortex A55 (1.8 GHz) untuk efisiensi. Yang menjadi pengolah grafisnya adalah Mali G57.

Menurut YugaTech dalam videonya, kemampuannya dalam memainkan beberapa game kasual sudah cukup baik. Ia juga mencatat skor Benchmark AnTuTu v10 dari nubia V80 Design yaitu di angka 435 ribuan. Skor ini sudah setara dengan helio G99 dan Helio G100 yang jadi chipset andalan kelas entry dengan jaringan 4G.

Biasanya, perangkat dengan skor AnTuTu tersebut sudah bisa memainkan game populer dengan lancar, seperti Mobile Legends, Honor of Kings, hingga PUBG Mobile.

Namun untuk memainkan Genshin Impact, perlu bertahan di pengaturan grafis Lowest jika ingin merasakan gameplay yang sedikit playable. Itu pun tidak bisa dipastikan frame rate-nya bisa bertahan di atas 30 FPS sepanjang permainan.

5. Kualitas Kamera 50 MP yang Oke

nubia V80 Design

Sebelumnya sudah ditekankan bahwa meski punya desain mirip iPhone 17 Pro Series dengan tiga kamera, spesifikasinya sama sekali berbeda. nubia V80 Design hanya mengandalkan satu kamera utama saja dengan resolusi 50 MP. Dua lainnya kemungkinan sebagai lensa auxiliary atau sensor lain saja.

Kamera utamanya ini memiliki bukaan f/1.8 dengan dukungan PDAF untuk mengatur fokusnya. Sensor kameranya menggunakan teknologi quad bayer, membuat cahaya yang ditangkap jadi lebih banyak. Detail dan ketajaman fotonya cukup memuaskan untuk kelas harganya, setidaknya itu yang disampaikan beberapa reviewer yang mencobanya langsung.

Di bagian depan, terdapat kamera selfie beresolusi 16 MP. Secara keseluruhan, spesifikasi yang dibawanya ini memang masih mirip dengan pendahulunya yaitu nubia V70 Design. nubia tampaknya sudah merasa puas dengan kemampuan kamera untuk ponsel sejutaannya ini.

Untuk perekaman videonya pun tidak berubah. Baik kamera depan atau belakang, resolusi yang dicapainya hanya sampai 1080p@30fps. Peningkatan yang dibawa mungkin dari segi fitur. Misalnya Multi camera simultaneous recording yang bisa merekam sekaligus menggunakan kamera depan dan belakang.

6. Dukungan Fitur NFC dan Linkfree

nubia V80 Design

Berbicara soal konektivitas, ada dua hal yang cukup menarik dari nubia V80 Design ini. Yang pertama adalah keberadaan fitur NFC (Near Field COmmunication). Fitur ini sebenarnya jadi hal umum dan sudah jadi hal biasa ada di ponsel kelas entry. Namun, keberadaannya memang sepenting dan seberguna itu untuk membantu aktivitas harian.

Fitur konektivitas kedua yang tidak kalah menarik adalah Linkfree. Fitur ini memungkinkan ponsel melakukan panggilan suara tanpa membutuhkan jaringan sinyal apapun, tapi hanya dengan Bluetooth saja. Salah satu fitur yang mungkin bisa digunakan untuk keadaan darurat ketika berada di daerah yang sulit terjangkau jaringan.

Meski begitu, Freelink memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa digunakan. Misalnya jarak antar ponsel yang setidaknya harus berada di 100 meter saja. Kedua ponsel juga harus memiliki fitur Freelink agar bisa saling menghubungi satu sama lain.

7. Dibekali Fitur Reverse dan ByPass Charging

nubia V80 Design

Sebagai HP kelas entry, tentu nubia V80 Design ini menawarkan ketahanan baterai yang cukup baik. Hadir dengan kapasitas baterai 5000 mAh membuatnya cocok untuk penggunaan sehari-hari. HP ini mampu bertahan hingga seharian penuh dalam satu kali siklus pengisian daya saja.

Ketahanan HP untuk kelas entry memang menjadi hal yang lumrah dan wajib. Sebab HP kelas ini memang biasanya ditujukan untuk penggunaan dalam waktu yang cukup lama setiap harinya. Misalnya untuk melakukan browsing, chatting, atau sekadar menjadi HP pendamping.

Menariknya, nubia V80 Design dibekali fitur pengisian daya yang menarik. Misalnya reverse charging yang berfungsi untuk mengisi daya perangkat lain, seperti ponsel, smartwatch, atau TWS. Fitur ini bisa dimanfaatkan mengingat ketahanan baterainya yang bagus.

Selain itu, nubia V80 Design juga memiliki fitur AI Night Charging. Fitur ini akan mempelajari kebiasaan penggunaan harian, terutama di malam hari. Dengan begitu, ponsel tidak akan terisi baterai secara berlebihan saat mengisi daya semalaman penuh.

Yang paling buat saya tertarik adalah adanya fitur ByPass Charging. Fitur ini biasanya dimiliki oleh ponsel gaming untuk memperpanjang masa pemakaian ponsel setiap harinya. Arus daya yang masuk tidak melalui baterai sehingga aman ketika menggunakan ponsel sambil dicas. Kesehatan baterai tetap terjaga dan suhu bodi tidak meningkat atau panas.

Kekurangan nubia V80 Design

Meski punya beberapa kemampuan menarik, nubia V80 Design tetaplah ponsel kelas entry. Ada beberapa kekurangan yang mesti diperhatikan sebelum membelinya. Simak daftarnya berikut.

1. Hanya Pakai Mono Speaker

Salah satu kekurangan nubia V80 Design adalah hanya menggunakan satu lubang speaker atau mono saja. Padahal banyak pesaing di kelas harganya yang sudah menawarkan speaker stereo yang lebih bagus. Meski begitu, nubia mengemas speaker ini dengan teknologi DTS yang diklaim punya luaran suara yang bagus.

Kualitas suaranya terbilang oke untuk menelepon atau bermain media sosial. Namun, untuk menonton film atau bermain game, pengalaman audionya kurang memuaskan. Dengan hanya ada satu lubang, suara menjadi hilang ketika lubang speaker tertutup.

Untungnya, nubia V80 Design masih menyediakan port audio jack 3,5 mm. Penggunaan headphone jadi lebih mudah untuk dapatkan kualitas suara lebih baik. Agar lebih praktis juga bisa menggunakan TWS via Bluetooth.

2. Memakai Slot MicroSD Hybrid

Meski harganya murah, nubia V80 Design membawa kapasitas penyimpanan yang cukup lega. Ponsel ini memiliki RAM berkapasitas 8 GB dengan internal 256 GB. Hal ini membuat pengguna bisa menyimpan banyak file atau berkas berukuran besar lebih banyak.

Bahkan, nubia V80 Design masih menyediakan slot microSD untuk memperluas kapasitas memorinya. Slot ini bisa dimanfaatkan jika masih butuh ruang yang lebih banyak.

Sayangnya, jenis slot microSD yang digunakan adalah hybrid. Posisinya harus berbagi dengan kartu SIM, alias harus mengorbankan salah satu antara hanya pakai satu kartu SIM dengan microSD atau dua kartu SIM.

Simpulan

nubia V80 Design menjadi salah satu ponsel kelas entry yang sangat menarik. Tampilan desainnya benar-benar menarik perhatian dan sekaan minta dibicarakan. Modul kameranya dibuat mirip dengan iPhone 17 Pro Max bahkan dengan detail posisi tiap lingkaran di dalamnya. Tentu yang sama hanya tampilan saja, kemampuannya tidak.

Ponsel sejutaan ini tetap menarik dengan kemampuan di sektor tertentunya. Mulai dari tombol AI Button, layar dengan refresh rate 120 Hz, performa, sampai kamera. Baterainya juga masih dianggap awet dengan fitur yang lengkap seperti Reverse dan ByPass Charging.

Hanya saja, ada beberapa hal yang masih harus diperhatikan. Misalnya speaker yang masih pakai sistem mono, konfigurasi kamera standar, dan slot microSD dengan sistem hybrid. Bagaimana, apakah tertarik memiliki nubia V80 Design dengan desain ala ponsel flagship ini?

Jadikan Carisinyal sebagai favoritmu di Google
google_preferred_source
cross