carisinyal-web-banner-retina 35

Basic, Ini 5 Kelebihan dan Kekurangan OPPO A6t

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

Tidak butuh waktu lama untuk OPPO A6t hadir di pasar Indonesia. Ponsel dengan harga terjangkau ini menawarkan kemampuan penggunaan harian yang stabil. Baterainya terbilang besar, membuat pengguna tidak perlu khawatir saat beraktivitas di luar ruangan seharian full.

OPPO A6t jadi model paling basic di antara OPPO A6t 5G dan OPPO A6t Pro. Namun, ia masih punya layar mulus di 120 Hz. Membuat pemakaian harian jadi lebih nyaman, terlalu nyaman untuk harganya. Penasaran lengkapnya seperti apa? Simak beberapa kelebihan dan kekurangannya berikut.

Spesifikasi OPPO A6t

OPPO A6t
Layar IPS LCD 6.75 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 685
RAM 4 GB, 6 GB
Memori Internal 64 GB, 128 GB
Baterai Li-Ion 6500 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Tiktok
*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Tampilan desain minimalis dengan ketahanan IP64 untuk melindungi debu dan percikan air
Bukan menggunakan chipset terbaik untuk gaming intens
Layar cerah dan super mulus berkat dukungan refresh rate 120 Hz
Hanya menggunakan mono speaker yang kurang memuaskan
Kapasitas baterai 6500 mAh yang awet untuk pemakaian seharian full
Proses pengisian daya lambat untuk mengisi penuh baterai besar
Sudah memakai memori internal UFS dan masih ada slot microSD
Resolusi kamera utama paling kecil dan konfigurasi kamera masih minim
Saat rilis menggunakan ColorOS 15 dan dilengkapi fitur AI untuk kebutuhan fotografi
Resolusi layar masih terbatas di HD+ atau 720p, kurang tajam untuk aktivitas hiburan

Kelebihan OPPO A6t

Rilis di Indonesia, OPPO A6t dijual dengan harga murah yaitu mulai dari Rp1,9 jutaan. Dengan harga tersebut, ini beberapa hal menarik yang akan didapatkan.

1. Desain Minimalis dengan Ketahanan IP64

OPPO A6t

Mengusung tema estetika minimalis, OPPO A6t tampil memikat dengan motif kristal pada bodinya. Motif ini menjadi ciri khas yang dibawa OPPO A6t Series. Untuk opsi warnanya, model paling basic ini memiliki dua varian warna menarik yaitu Biru dan Ungu.

Untuk modul kameranya, OPPO A6t lebih mirip dengan model 5G yaitu OPPO A6t 5G. Terlihat dari LED flash yang tidak masuk ke dalam modul sehingga lebih ketat menyelimuti dua lingkaran saja. Desain ini juga dimiliki oleh OPPO A6x dan OPPO A6c karena masih berada di seri yang sama.

Dari segi ergonomis, pengalaman genggam yang ditawarkan tergolong standar tapi solid. Dengan ketebalan bodi sekitar 8,61 mm dan bobot mencapai 212 gram, OPPO A6t terasa cukup berisi. Bodinya dibuat datar hingga ke tepi membuat genggaman terasa lebih mantap dan tidak mudah tergelincir dari tangan.

Untuk ketahanannya, OPPO A6t memang belum setara dengan varian "Pro" yang menawarkan proteksi air yang lebih mumpuni. Ponsel ini hanya dibekali sertifikasi IP64 yang menahannya dari kotoran debu dan percikan air saja. Meski begitu, keberadaan sertifikasi ini tetap patut diapresiasi sebagai nilai tambah untuk perangkat di kelas harganya.

2. Layar Mulus Berkat Refresh Rate 120 Hz

OPPO A6t

OPPO A6t menghadirkan pengalaman visual yang berfokus pada kenyamanan penggunanya. Ponsel ini menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,75 inci dengan desain flat. Layar tersebut juga mendukung refresh rate yang mencapai angka 120Hz.

Kehadiran refresh rate tinggi ini menjamin setiap pergerakan terasa mulus dan responsif. Misalnya ketika melakukan transisi antar aplikasi, scrolling media sosial, atau bermain game. Tenang, OPPO menyediakan fleksibilitas berupa opsi manual yaitu di angka 60Hz, 90Hz, 120Hz, atau mode Auto yang mampu menyesuaikan sesuai aktivitas yang dilakukan.

Keunggulan lain yang ditawarkan OPPO A6t adalah kecerahan layarnya yang cukup tinggi. Angka kecerahannya bisa mencapai 1125 nits dalam mode High Brightness (HBM). Kemampuan ini memastikan layar tetap mudah terlihat meski digunakan di luar ruangan yang terik.

Lebih lanjut, OPPO A6t dibekali fitur Outdoor Mode 2.0 untuk mengoptimalkan penggunaan di luar ruangan. Tersedia juga fitur Glove Touch yang memungkinkan layar tetap responsif meski menggunakan sarung tangan. Kombinasi kedua fitur tambahan ini membuat OPPO A6t menjadi ponsel ideal untuk yang punya aktivitas lebih banyak di luar ruangan.

Namun, perlu dicatat bahwa ketajaman layarnya masih terbatas pada resolusi HD+ atau 720 x 1570 piksel. Hal ini mungkin akan jadi salah satu aspek pertimbangan dari OPPO A6t, apalagi buat yang sudah terbiasa dengan resolusi layar tinggi.

3. Baterai 6500 mAh yang Awet Seharian

OPPO A6t

Masih berkaitan dengan kalimat OPPO A6t yang cocok untuk penggunaan di luar ruangan. Daya tahan baterai menjadi alasan lain yang memperkuat pernyataan tersebut. Ponsel dengan harga terjangkau ini mengusung baterai berkapasitas besar di 6500 mAh. Kapasitas ini juga dimiliki oleh varian lain di serinya seperti OPPO A6t 5G, OPPO A6x, dan OPPO A6x 5G.

Berkat kapasitasnya yang lega, ketahanan daya ponsel ini sangat bisa diandalkan untuk aktivitas seharian penuh. Bahkan ada potensi untuk bisa bertahan lebih dari satu hari tergantung pola pemakaiannya.

Menurut klaim resminya, OPPO A6t sanggup bertahan hingga 13,3 jam untuk pemutaran video, 9,6 jam untuk bermain game, serta 38,2 jam untuk melakukan panggilan telepon. Pencapaian yang paling mengesankan terlihat pada mode standby, ponsel ini diklaim mampu terjaga hingga 880 jam atau sekitar 36 hari lebih lamanya.

Namun, efisiensi waktu pengisian menjadi catatan penting. OPPO A6t belum dilengkapi dengan teknologi pengisian daya cepat (fast charging). Pengisian dayanya hanya mengandalkan kecepatan 15W sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Di sisi lain, OPPO tetap menyertakan nilai tambah berupa fitur reverse charging. Dengan fitur ini, ponsel dapat bertransformasi menjadi power bank darurat untuk mengisi daya perangkat lain, seperti ponsel, smartwatch, sampai TWS.

4. Memakai Memori UFS dan Ada Slot MicroSD

OPPO A6t

Rilis di Indonesia, OPPO A6t menawarkan cukup banyak opsi memori sesuai harganya. Paling murah, terdapat varian RAM 4 GB dengan internal 64 GB. Sementara varian tertingginya yaitu RAM 6 GB dengan internal 128 GB.

Kapasitasnya memang masih tidak seluas model lain yang menawarkan RAM 8 GB dengan internal 256 GB. Namun jenis teknologi yang digunakan masih sama yaitu RAM dengan LPDDR4x dan internal UFS 2.2. Performa kinerjanya sudah cukup baik untuk harga yang ditawarkan. Mengingat masih ada ponsel dengan harga lebih tinggi tapi masih pakai eMMC.

Menariknya, kapasitas manapun yang dipilih tetap tersedia slot microSD untuk memperluas kapasitas memorinya. Sifat slot microSD juga sudah khusus, artinya bisa menggunakan dua kartu SIM sekaligus dengan microSD.

5. ColorOS 15 dan Fitur AI Untuk Fotografi

OPPO A6t Pro

Saat rilis, OPPO A6t langsung menggunakan antarmuka ColorOS 15 berbasis Android 15. Keputusan OPPO untuk menyematkan versi ColorOS yang utuh di segmen ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab mampu menghadirkan pengalaman navigasi serta ketersediaan fitur yang lebih lengkap.

Misalnya beberapa fitur AI yang juga ikut hadir membuat ponsel ini terasa lebih menarik. Pada aspek kreativitas, terdapat serangkaian fitur pengeditan foto seperti AI Enhance Clarity, AI Unblur, AI Object Eraser 2.0, AI Perfection, hingga AI Recompose. Keberadaannya mampu menyempurnakan hasil tangkapan gambar secara instan dengan kualitas yang lebih oke.

Selain untuk kebutuhan visual, teknologi AI juga bisa diterapkan untuk mendongkrak performa dan konektivitas perangkat. Tersedia fitur AI LinkBoost 3.0 yang bertugas menjaga stabilitas sinyal di berbagai kondisi. Serta AI Game Boost 2.0 yang dirancang untuk menjamin konsistensi pengalaman selama sesi permainan berlangsung.

Namun, ada satu aspek yang masih menjadi tanda tanya yaitu soal jaminan pembaruan OS. Merujuk pada standar perangkat di kelas serupa, pembaruan perangkat lunak biasanya hanya tersedia sebanyak satu hingga dua kali saja. Namun OPPO tetap tidak memberi kejelasan untuk ponsel kelas entry-nya ini.

Kekurangan OPPO A6t

Sebagai ponsel murah di kelas entry, OPPO A6t tentu memiliki beberapa catatan yang harus diperhatikan. Hal ini wajar, bahkan ponsel di kelas lebih atas pun tidak akan lepas dari kekurangan. Simak daftarnya berikut.

1. Bukan Chipset Untuk Gaming Intens

vivo Y29

Salah satu kekurangan yang dimiliki OPPO A6t justru ada pada sektor dapur pacunya. Ponsel ini mengandalkan chipset Snapdragon 685 yang sebenarnya cukup lazim di segmen harganya. Sebab bukan performa yang berusaha ditonjolkan, sama seperti model lain di serinya seperti OPPO A6 dan OPPO A6t Pro.

Untuk arsitekturnya, chipset dengan proses fabrikasi 6 nm ini mengusung arsitektur CPU octa-core. Terdiri dari empat inti performa Cortex A73 berkecepatan 2,8 GHz dan empat inti efisiensi Cortex A53 pada 1,9 GHz. Sementara untuk urusan grafisnya mengandalkan GPU Adreno 610 dengan frekuensi 1260 MHz.

Untuk menunjang kelancaran sistem, chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR4x dengan penyimpanan internal berbasis UFS 2.2. Menariknya, pengguna masih diberikan keleluasaan untuk mengekspansi ruang penyimpanan melalui slot microSD yang tersedia.

Berdasarkan spesifikasi teknisnya, Snapdragon 685 memang tidak didesain untuk menghasilkan performa gaming berat. Game seperti Genshin Impact, Wuthering Waves, atau Honkai: Star Rail tentu akan terasa sangat terbebani. Akan lebih masuk akal jika nama yang dipilih adalah Mobile Legends, Free Fire, atau game kasual lainnya.

Merujuk pada pengujian Infofull dalam videonya, OPPO A6t mendapatkan skor AnTuTu v11 sekitar 515 ribuan. Skor ini biasanya masih bisa memainkan game seperti PUBG Mobile. Hanya saja tetap harus ada penyesuaian pada pengaturan grafis demi menjaga stabilitas performanya.

2. Hanya Menggunakan Mono Speaker

Aspek audio menjadi salah satu poin yang perlu diperhatikan pada OPPO A6t. Pasalnya, ponsel ini masih menggunakan sistem mono speaker atau speaker tunggal. Lubang suaranya hanya berada di sisi bawah bodi saja. Hal ini membuat pengalaman audio surround yang melingkar saat mendengarkan musik atau menikmati konten video tidak bisa didapatkan.

Kualitas suara yang dihasilkan juga terasa kurang imersif karena hanya bersumber dari satu arah. Selain itu, konfigurasi ini memiliki risiko teknis di mana suara akan teredam secara signifikan atau bahkan hilang sepenuhnya jika lubang tidak sengaja tertutup.

Sebagai kompensasi, OPPO A6t masih mempertahankan ketersediaan port audio jack 3,5 mm. Kehadiran lubang audio fisik ini memberikan kemudahan untuk menghubungkan earphone kabel. Kualitas suara yang dihasilkan tentu akan jauh lebih bertenaga dan jernih daripada mengandalkan speaker saja.

3. Proses Pengisian Daya Lambat

OPPO A6t 5G

Memiliki baterai berkapasitas masif 6500 mAh menjadi daya tarik utama bagi OPPO A6t. Ponsel ini jelas mampu menunjang berbagai aktivitas selama seharian penuh. Kemampuan ini ditemani fitur reverse charging, yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai power bank bagi perangkat lain.

Sayangnya, terdapat kompromi pada sektor pengisian dayanya. OPPO A6t tidak dibekali fitur fast charging yang seharusnya mudah dimiliki ponsel di kelas harganya. Apalagi dengan kapasitas baterai yang besar, proses pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari dua jam.

Kemampuan tersebut jelas jadi kendala bagi pengguna yang sering terburu-buru dan terbiasa dengan fast charging. Salah satu cara yang mungkin bisa dipakai adalah dengan mengisi daya ketika malam hari atau waktu tidur. Setelah itu, ponsel akan terus menyala sepanjang hari.

4. Resolusi Kamera Kecil, Konfigurasi Minim

OPPO A6t

Sektor kamera menjadi salah satu kekurangan yang cukup krusial, bahkan kemampuannya paling rendah dari OPPO A6t 5G dan OPPO A6t Pro. Sebagai model basic, OPPO A6t mengandalkan kamera utama beresolusi 13 MP saja. Jaraknya terlalu jauh dengan saudaranya yang menggunakan resolusi 50 MP.

Resolusi kamera yang kecil ini akan memengaruhi ketajaman foto yang dihasilkan. Hasil fotonya mungkin akan terasa sangat kurang apalagi mencoba pemotretan jarak jauh atau dengan cahaya minim. Jarak yang pas dan cahaya mumpuni jadi poin penting untuk hasilkan foto yang sedikit lebih ideal.

Konfigurasi kamera OPPO A6t juga sangat sederhana seperti model lain di serinya. OPPO A6t hanya mengandalkan kamera utama untuk berbagai jenis pemotretan. Tidak ada kamera tambahan seperti ultrawide yang harusnya sudah bisa ditemukan di kelas harganya.

Untuk perekaman videonya, OPPO A6t juga masih kesulitan dalam menghasilkan kualitas terbaik. Ketajamannya terasa kurang serta guncangan yang sulit dihindari ketika merekam sambil berjalan. Hal ini disebabkan tidak adanya fitur stabilisasi apapun pada kameranya.

Selain itu, OPPO A6t juga tidak dibekali fitur gyroscope yang biasanya ikut andil dalam hal stabilisasi video. Untuk pembuatan konten di media sosial jelas tidak begitu layak. Apalagi beberapa aplikasi akan melakukan kompresi pada video yang diunggah. Sehingga kualitas video akan kembali berkurang ketika telah terunggah.

5. Resolusi Layar Masih HD+

OPPO A6t 5G

Layar OPPO A6t sudah cukup menarik dengan refresh rate 120 Hz. Pergerakan animasinya jelas terlihat lebih mulus. Sayang resolusi layar yang dimilikinya masih terbatas pada kualitas HD+ atau 720 x 1570 piksel saja. Keputusan ini membuat spesifikasinya terasa agak tertinggal di kelas harganya.

Implikasi dari kerapatan piksel yang belum maksimal ini berdampak langsung pada ketajaman visual. Detail pada gambar dan teks berukuran kecil cenderung terlihat pecah saat diamati dari jarak dekat.

Bagi pengguna kasual yang sekadar menikmati konten media sosial atau video, kualitas ini mungkin masih bisa ditoleransi. Namun, bagi pengguna yang mata-nya sudah terbiasa dengan standar layar beresolusi tinggi, penurunan ketajaman ini akan terasa cukup signifikan.

Simpulan

Sebagai model basic, OPPO A6t memiliki harga paling murah di antara model lainnya. Hanya saja, hal ini berarti ada spesifikasi yang terpaksa disesuaikan. Misalnya resolusi kamera utama dan kapasitas memori paling kecil. Beberapa catatan lain juga mudah ditemukan di ponsel ini.

Meski begitu, ada beberapa kelebihan yang masih bisa dinikmati dengan harganya yang lebih murah. Misalnya sertifikasi IP64, refresh rate 120 Hz dan kecerahan tinggi untuk pemakaian outdoor, sampai baterai awet seharian. Bagaimana, tertarik dengan OPPO A6t?

Kategori:

cross