carisinyal-web-banner-retina 35

10 Kelebihan dan Kekurangan OPPO A6x

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

OPPO A6x resmi hadir pada November 2025 sebagai penerus dari seri OPPO A5x. Ponsel ini hadir dengan berbagai varian RAM dan storage

Varian yang ditawarkan adalah RAM 4 GB dengan storage 64 GB seharga Rp1,5 jutaan, RAM 4 GB dengan storage 128 GB seharga Rp1,7 jutaan, RAM 6 GB dengan storage 128 GB seharga Rp2,3 jutaan, dan RAM 6 GB dengan storage 256 GB seharga Rp2,6 jutaan.

Varian RAM yang banyak ini jelas membuat konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan dan harga. Terlebih ponsel ini punya keunggulan di sektor baterai dan ketahanan. Namun, tentu ponsel ini juga tidak luput dari kekurangan. Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan OPPO A6x? Yuk simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Desain yang cantik dengan sertifikasi tahan cipratan air IP64
Kamera utamanya mengalami penurunan spesifikasi
Layar 120Hz yang mulus dengan tingkat kecerahan hingga 1125 nit
Charging ponsel terbilang lambat dengan daya 15W
Baterai besar dengan kapasitas 6500 mAh yang awet dipakai seharian
Varian RAM 4 GB kurang enak untuk multitasking dan rentan lag
Performa stabil dan efisien berkat SoC Snapdragon 685
Masih menggunakan mono speaker
Menggunakan penyimpanan berjenis UFS 2.2 yang lebih cepat dari eMMC
Slot SIM bersifat hybrid dan bezel layar bagian bawah cukup tebal

Spesifikasi OPPO A6x

OPPO A6x
Layar IPS LCD 6.75 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 685
RAM 4 GB, 6 GB
Memori Internal 64 GB, 128 GB, 256 GB
Baterai Li-Po 6500 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Tiktok

Kelebihan OPPO A6x 

1. Desain yang Cantik dengan Sertifikasi IP64

OPPO A6x

OPPO A6x hadir dengan desain yang bukan hanya enak dilihat tetapi juga kuat untuk penggunaan sehari-hari. Ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP64 yang berarti memiliki perlindungan maksimal terhadap debu serta tahan terhadap cipratan air dari berbagai arah. Jadi kamu tidak perlu panik jika terkena rintik hujan atau tumpahan air tipis di meja selama tidak sampai terendam.

Bagian belakangnya juga dibuat spesial. OPPO menggunakan tekstur Petal Bloom dengan tampilan matte yang terasa nyaman digenggam. Permukaannya tidak licin dan tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari sehingga tetap terlihat bersih dan stylish.

Untuk pilihan warna OPPO A6x menawarkan beberapa varian yang tampil menarik. Ada warna Violet Purple, Plum Purple, dan Ice Blue. Ketiganya membawa nuansa modern yang segar cocok buat pengguna yang ingin tampil beda dengan smartphone yang terlihat trendi.

2. Layar 120Hz dengan Kecerahan 1125 Nit

Layar OPPO A6x

OPPO A6x menawarkan pengalaman visual yang sangat menarik di kelas harganya. Ponsel ini memakai panel IPS LCD 6,67 inci yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz. Kehadiran refresh rate 120 Hz terasa sangat signifikan karena membuat pergerakan animasi dan scrolling jadi lebih mulus dan responsif. 

Saat membuka media sosial atau berpindah aplikasi transisinya terasa cepat dan licin dibanding layar 60 Hz. Pengguna juga bisa mengatur opsi kecepatan layar mulai dari Auto 60Hz, 90Hz, hingga 120Hz sesuai kebutuhan baterai.

Tingkat kecerahan layarnya mampu mencapai 1.125 nit saat High Brightness Mode aktif. Ikon dan teks terlihat tajam tanpa redup sama sekali yang menjadikan ponsel ini cocok untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan seperti ojek online atau kurir yang bergantung pada navigasi.

Selain itu OPPO A6x dibekali fitur Outdoor Mode 2.0 dan Glove Touch yang membuat pengalaman pakai di luar ruangan semakin nyaman.

Outdoor Mode membantu meningkatkan tingkat kecerahan layar agar tetap jelas dilihat di bawah sinar matahari. Sementara Glove Touch menjaga layar tetap responsif meski digunakan dengan sarung tangan sehingga cocok untuk aktivitas seperti berkendara bekerja di lapangan atau saat cuaca dingin tanpa harus melepas sarung tangan.

Menariknya meski resolusi layarnya masih HD yang masih wajar untuk harga satu jutaan tampilan keseluruhannya tetap terlihat bagus berkat fitur-fitur yang tadi sudah disebutkan. Warnanya terlihat cukup hidup dan nyaman dipandang sehingga kegiatan menonton atau bermain media sosial terasa memuaskan.

3. Kapasitas Baterai Jumbo 6500 mAh

OPPO A6x

Pada sektor daya OPPO A6x hadir dengan baterai jumbo 6500 mAh yang jauh lebih besar dibanding mayoritas ponsel satu jutaan yang masih memakai kapasitas 5000 mAh. Kapasitas besar ini menjadi nilai jual utama yang membuatnya sangat menarik terutama untuk pengguna yang mengutamakan ketahanan baterai.

OPPO mengeklaim ponsel ini mampu dipakai menonton video online selama sekitar 13,3 jam terus menerus. Untuk bermain game MOBA waktu penggunaan mencapai sekitar 9,6 jam sedangkan untuk telepon dengan layar mati bisa tembus lebih dari 38 jam.

Jika hanya dibiarkan menyala dalam kondisi siaga ponsel ini bahkan bisa bertahan hingga 880 jam. Artinya tidak perlu lagi cemas mencari colokan ketika sedang beraktivitas di luar seharian penuh.

Pengujian dari kanal YouTube TiraMobile juga memberikan hasil yang cukup meyakinkan. Dalam tes menonton YouTube layar penuh selama dua jam dengan volume 50 persen dan kecerahan layar 50 persen baterainya hanya berkurang 10 persen dari 100 persen menjadi 90 persen.

Menariknya setelah pemakaian intensif tersebut suhu bodi belakang hanya berada di kisaran 33 derajat Celcius yang menunjukkan manajemen panas yang baik.

Bisa dibilang, daya tahan baterai OPPO A6x memang luar biasa kuat dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang mobilitasnya tinggi.

Ponsel ini cocok untuk pekerja lapangan kurir atau pelajar yang sering beraktivitas seharian penuh tanpa harus repot mencari colokan. Dengan performa baterai yang stabil dan suhu yang tetap aman OPPO A6x terasa sangat bisa diandalkan untuk penggunaan berat sekalipun.

4. Performa Harian Stabil dan Efisien Berkat Snapdragon 685

OPPO A6x

Urusan performa OPPO A6x mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 685. Chipset ini menjadi peningkatan yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya yaitu OPPO A5x yang menggunakan Snapdragon 6s Gen 1. Snapdragon 685 menawarkan performa yang lebih baik untuk multitasking dan penggunaan harian sehingga pengalaman keseluruhannya terasa lebih stabil dan responsif.

Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 6nm yang dikenal hemat daya dan memiliki manajemen suhu yang lebih baik. Untuk aktivitas ringan sampai menengah seperti buka tutup aplikasi menjelajah media sosial dan menonton video performanya terasa cepat tanpa jeda berarti.

Berdasarkan hasil pengujian skor AnTuTu OPPO A6x berada di kisaran 429 ribuan yang merupakan angka cukup kompetitif untuk kelas harganya.

ANTUTU OPPO A6X

Sumber: TiraMobile

Pengalaman scrolling timeline media sosial juga terasa mulus terutama karena layar sudah mendukung refresh rate 120Hz yang membuat gerakan tampak licin dan responsif di mata. Meski begitu menurut ulasan ada sedikit stutter atau jeda pendek ketika digulir sangat cepat namun secara keseluruhan jauh lebih baik dibanding seri sebelumnya dan tidak mengganggu kenyamanan penggunaan harian.

Untuk bermain game OPPO A6x masih bisa diandalkan. Ponsel ini mampu menjalankan game ringan yang tidak terlalu berat dengan cukup baik. Game populer seperti Mobile Legends dapat berjalan mulus di pengaturan menengah dan beberapa game kasual lain juga dapat dimainkan tanpa hambatan.

Selain itu dukungan Trinity Engine membantu menjaga sistem tetap stabil dengan pengelolaan memori yang lebih cerdas yang membuat performa tetap terjaga dalam jangka panjang. Jadi ponsel ini tidak hanya kencang ketika baru dibeli tetapi tetap nyaman dipakai meski sudah digunakan lama.

5. Jenis Storage Sudah UFS 2.2

OPPO A6x

Bagian penyimpanan internal sering dianggap sepele padahal punya pengaruh besar terhadap kenyamanan penggunaan harian. Untungnya OPPO A6x sudah meninggalkan teknologi eMMC yang terbilang jadul dan cenderung lambat. Sebagai gantinya ponsel ini memakai jenis storage UFS 2.2 yang jauh lebih modern dan cepat.

Perbandingannya kira kira begini. Jika eMMC itu seperti jalan satu jalur yang harus bergantian ketika ada data masuk dan keluar maka UFS 2.2 bisa diibaratkan sebagai jalan tol dua arah. Data dapat diproses bersamaan tanpa perlu mengantre.

Efeknya cukup terasa dalam aktivitas nyata seperti proses instal aplikasi yang bisa menjadi lebih cepat pemindahan file besar yang terasa lebih singkat serta pengalaman membuka galeri foto dengan ribuan gambar yang tampil instan tanpa jeda penampilan kotak abu abu.

Dengan storage yang lebih kencang sistem juga terasa lebih responsif dan minim lag sehingga pengalaman pengguna semakin nyaman terutama untuk multitasking dan penggunaan jangka panjang.

Kekurangan  OPPO A6x 

1. Kamera Mengalami Penurunan Spesifikasi

OPPO A6x

Bagi kamu yang hobi fotografi, sektor kamera pada OPPO A6x mungkin menjadi bagian yang perlu dipertimbangkan. Dibandingkan generasi sebelumnya yaitu OPPO A5x spesifikasinya mengalami penurunan yang cukup terasa.

Kamera utama OPPO A6x kini hanya beresolusi 13 MP dengan bukaan lensa f/2.2. Sementara itu OPPO A5x dibekali kamera utama 32 MP dengan lensa 5P dan bukaan f/1.8 yang lebih terang. Artinya A5x punya kemampuan menangkap cahaya yang lebih baik terutama di kondisi minim cahaya.

Perbedaan konfigurasi lensa juga ikut berpengaruh. OPPO A5x menggunakan lensa 5P (5 lapis kaca) yang mampu menghasilkan detail dan kejernihan lebih baik maka OPPO A6x hanya memakai lensa 4P. 

Kombinasi resolusi lebih rendah, lensa 4P, dan bukaan yang lebih kecil membuat hasil foto malam hari dari OPPO A6x berpotensi terlihat lebih banyak noise atau sedikit kurang tajam dibanding pendahulunya.

Selain itu ketiadaan lensa ultrawide di OPPO A6x juga cukup disayangkan karena kamu tidak bisa memotret pemandangan luas atau foto grup dalam satu frame lebih leluasa.

Kamera OPPO A6x bisa dibilang masih cukup untuk kebutuhan dasar seperti dokumentasi sekolah memotret catatan atau scan barcode. Namun untuk kebutuhan konten media sosial yang ingin terlihat aesthetic hasilnya mungkin terasa kurang memuaskan.

2. Pengisian Daya Tergolong Lambat

OPPO A6X

Memiliki baterai besar 6500 mAh memang sangat menyenangkan untuk dipakai seharian. Terlebih baterai ponsel ini memungkinkan mengisi daya perangkat lain alias OPPO A6x sudah mendukung reversed wired charging.

Kedua hal tersebut tentu sangat baik. Namun, ada kekurangan lain dari sisi baterai, yakni ponsel ini hanya mendukung pengisian daya 15 Watt.

Dengan kapasitas baterai sebesar itu proses pengisian dari nol hingga penuh diperkirakan dapat memakan waktu lebih dari tiga jam. Artinya kamu tidak bisa mengandalkan metode cas sebentar lalu cabut jika sedang terburu buru.

Berdasarkan pengujian dari kanal YouTube TiraMobile dilakukan tes pengisian selama 15 menit dimulai dari kondisi baterai 40 persen. Hasilnya daya hanya bertambah 10 persen naik menjadi 50 persen. Ini menunjukkan bahwa kecepatan pengisiannya memang tidak terlalu bagus. Bahkan, masih lebih baik OPPO A5x yang menawarkan charger 45 watt.

3. Varian RAM 4 GB Rawan Lag

OPPO A6x

Meskipun OPPO A6x tersedia dalam varian RAM 4 GB dengan harga yang lebih terjangkau, pilihan ini sebaiknya dihindari jika kamu ingin pengalaman penggunaan yang nyaman dalam jangka panjang.

Sistem operasi Android yang semakin kompleks ditambah fitur ColorOS yang cukup kaya sudah mengonsumsi ruang RAM cukup besar ketika ponsel pertama kali dinyalakan. Akibatnya sisa RAM yang tersedia untuk menjalankan aplikasi harian menjadi sangat terbatas.

Dampaknya akan terasa pada kemampuan multitasking. Ketika berpindah dari aplikasi seperti WhatsApp ke browser lalu kembali lagi aplikasi sering harus memuat ulang dari awal. Hal ini membuat pengalaman penggunaan terasa lambat dan kurang mulus. Mengandalkan fitur Virtual RAM juga tidak banyak membantu karena kecepatannya tetap tidak bisa menyamai RAM fisik asli.

Sebagai informasi tambahan saat ini yang lebih banyak beredar di toko online adalah varian RAM 4 GB sedangkan varian RAM lebih besar seperti 6 GB atau 8 GB justru lebih mudah ditemukan di toko fisik atau offline.

Untuk pengalaman yang lebih nyaman dan stabil terutama bagi yang aktif multitasking disarankan memilih varian RAM yang lebih tinggi agar ponsel tetap responsif dan tidak mudah membuat emosi.

4. Speaker Masih Mono Belum Stereo

Selain penurunan sektor kamera ada satu bagian lain yang juga cukup disayangkan yaitu kualitas speaker. OPPO A6x masih menggunakan konfigurasi speaker mono atau hanya satu speaker yang terletak di bagian bawah. 

Dengan sistem audio seperti ini pengalaman multimedia terasa kurang maksimal. Ketika menonton film suara terdengar kurang bertenaga dan tidak seimbang karena hanya keluar dari satu sisi. Saat bermain game terutama game kompetitif efek suara arah langkah kaki atau tembakan menjadi kurang akurat sehingga bisa mempengaruhi permainan.

Sebagai perbandingan OPPO A5x meski juga masih menggunakan speaker mono namun memiliki fitur peningkat volume hingga 300 persen yang cukup berguna untuk memperbesar suara ketika menonton video atau bermain game di ruangan bising. Fitur tersebut tidak tersedia di OPPO A6x sehingga output audio terasa lebih biasa saja.

Solusi terbaik agar pengalaman audio tetap memuaskan adalah menggunakan headset atau TWS terutama saat menonton film dan bermain game agar suara terdengar lebih jelas dan imersif.

5. Slot SIM Hybrid dan Bezel Layar Masih Cukup Tebal

OPPO A6x

Kekurangan berikutnya berada pada fleksibilitas penyimpanan dan tampilan bagian depan. OPPO A6x menggunakan slot SIM Hybrid yang membuat pengguna harus memilih antara memakai dua kartu SIM tanpa kartu memori atau menggunakan satu kartu SIM dan menambahkan microSD.

Bagi pengguna yang punya dua nomor aktif sekaligus membutuhkan ruang penyimpanan ekstra untuk foto video atau dokumen hal ini tentu menjadi dilema karena tidak bisa menggunakan keduanya secara bersamaan.

Selain itu dari segi estetika, bezel bagian bawah atau yang biasa disebut dagu masih terlihat cukup tebal. Bezel yang besar ini sedikit mengurangi kesan premium dari tampilan depan sehingga nuansa ponsel entry level masih terasa ketika dilihat dari sisi layar. Padahal desain belakang OPPO A6x sudah tampil menarik dan stylish sehingga ketidakseimbangan ini cukup disayangkan.

Simpulan

OPPO A6x merupakan ponsel yang unggul pada daya tahan baterai 6500 mAh yang sangat awet, layar 120Hz yang terang dan mulus, desain tangguh bersertifikasi IP64, performa harian yang stabil dengan Snapdragon 685, dan storage UFS 2.2 yang responsif. Untuk kebutuhan dasar seperti media sosial menonton video dan bermain game ringan ponsel ini sudah sangat memadai.

Meski begitu beberapa kekurangan tetap perlu diperhatikan seperti kamera yang turun kualitasnya dari OPPO A5x speaker masih mono pengisian 15W yang lambat dan slot SIM Hybrid. Dengan karakteristik tersebut OPPO A6x cocok untuk driver ojol pekerja lapangan atau pengguna pemula yang membutuhkan HP murah dengan baterai super awet untuk dipakai sepanjang hari.

Kategori:

cross