Cermati Baik-Baik Kelebihan dan Kekurangan realme 8 Pro!

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

Meski begitu, Zack Nelson menemukan bahwa ada karet seal yang melingkari mikrofon realme 8 Pro. Karet ini berfungsi untuk mencegah air masuk.

3. Laju Penyegaran 60 Hz, Speaker Mono

sumber: Future/techradar.com | Tom Bedford

Laju penyegaran 60 Hz di satu sisi membuat daya tahan baterai jadi baik. Namun, di sisi lain, ini adalah kemunduran lantaran realme 6 Pro sudah mengadopsi refresh rate 90 Hz. Laju penyegaran rendah membuat pengalaman scrolling pengguna tidak semulus layar lain yang punya refresh rate lebih tinggi.

Selain itu, gim-gim yang sudah mendukung fps tinggi jadi tidak bisa dijalankan dengan setelan grafis terbaiknya di realme 8 Pro. Untung touch sampling rate yang disertakan sudah tembus 180 Hz, hal ini membuat layarnya cukup responsif dalam menerjemahkan sentuhan menjadi gerakan.

Hanya saja, pengguna tetap tidak bisa mendapat pengalaman terbaik gara-gara ponsel yang satu ini belum punya speaker stereo. Ketiadaan speaker stereo juga merupakan downgrade karena HP generasi sebelumnya, realme 7 Pro, sudah memakainya.

Dukungan audio resolusi tinggi (Hi-res) serta campur tangan dari Dirac pun jadi sedikit mubazir karena speakernya hanya mono. Adapun kelantangan suara keluaran speaker-nya terbilang rata-rata, yakni -28.2 LUFS menurut GSM Arena.

Simpulan

realme 8 Pro hadir untuk tidak sekadar ada dalam persaingan smartphone kelas menengah. Sebab, ia menawarkan hal-hal yang buat sebagian produsen jarang dicermati. Hal itu seperti desain yang kompak, ringan, dan membuat kesan nyaman ketika digenggam.

Upaya itu tentu patut diapresiasi di tengah tren ponsel yang bentuknya kian hari kian membesar. Selain desain, hal lain yang bikin pengguna nyaman memakai ponsel ini adalah kecepatan pengecasan dan kemampuan kamera. Dua hal itu berada di atas rata-rata ponsel lain pada segmen kelas menengah.

Jangan lupa pula bahwa kamera 108 MP ponsel dengan sistem operasi Android 11 ini juga cukup oke untuk menjepret foto maupun merekam video. Hanya saja, dengan harga penebusan Rp4,5 juta, Anda mesti rela mendapat layar dengan refresh rate rendah, tidak memperoleh IP Rating, dan tidak pula speaker stereo.

Jika Anda butuh tiga hal itu, alternatif lain bisa dilirik. Alternatif lain itu yakni Redmi Note 10 Pro yang harganya jauh lebih murah, (Rp3,9 juta, 8/128 GB). Ada juga Samsung Galaxy A52 yang harganya dipatok Rp5 juta untuk varian memori 8/128 GB. Bagaimana menurut Anda, berminat membeli?

«123 4
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram