9 Kelebihan dan Kekurangan Redmi Note 15 Pro 5G
Mengawali tahun 2026, Redmi Note 15 Pro 5G siap menyambut penggemar ponsel mid-range yang “aman”. Sesuai tradisi, model ini memang bukan yang paling tinggi di serinya, tapi tidak termasuk yang buruk. Dengan harganya, kemampuannya yang konsisten di tiap sektor membuatnya kian menarik.
Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan pengalaman premium dengan desainnya. Layarnya dibuat lebih besar, speaker imersif, performa tinggi, sampai kamera utama beresolusi 200 MP. Ponsel ini dengan mudah jadi pilihan teratas untuk ponsel mid-range tahun 2026. Berikut kelebihan dan kekurangannya.
Spesifikasi Redmi Note 15 Pro 5G

| Layar | AMOLED 6.83 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 Ultra |
| RAM | 8 GB, 12 GB |
| Memori Internal | 256 GB, 512 GB |
| Baterai | Li-Ion 6580 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee Blibli |
Kelebihan Redmi Note 15 Pro 5G
Rilis secara global, Redmi Note 15 Pro 5G memiliki harga yang tidak jauh berbeda dengan pendahulunya. Daripada penasaran, berikut beberapa kelebihannya.
1. Desain dan Build Quality Premium

Seri kali ini Xiaomi menghadirkan tampilan desain yang sedikit berbeda. Tenang, elemen seperti modul kamera simetris yang besar tetap dipertahankan. Perubahan paling signifikannya justru terletak pada desain bagian depan dan belakang, Redmi Note 15 Pro 5G kini dibuat rata, tidak lengkung atau curved.
Bagi saya, tampilan bodi dan layar datar terasa lebih menarik dari sisi estetika dan kegunaan. Misalnya jadi lebih mudah dipasangi pelindung layar kaca berkualitas tinggi jika perlu. Atau aktivitas bermain game dan menonton yang lebih nyaman tanpa ada tampilan yang terliipat di bagian lengkungnya.
Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan beberapa varian warna. Mulai dari Titanium, Glacier Blue, Mist Purple, dan Hitam. Warna bingkainya disesuaikan dengan apik mengikuti warna bodi bagian belakang, sehingga menyatukan keseluruhan desainnya dengan serasi.
Bodi bagian belakangnya ini terasa halus dan agak licin saat disentuh. Berbeda dengan sisi-sisinya yang lebih bertekstur atau lebih kasar ala aluminium sikat. Perlu dicatat bahwa bingkainya terbuat dari plastik, bukan logam, tapi tetap memberikan kesan premium yang kuat.
Untuk ketahanannya, Redmi Note 15 Pro 5G dibekali sertifikasi IP6 & IP68. Artinya, ponsel ini sudah terlindungi dari semprotan air bertekanan tinggi serta mampu bertahan di dalam air hingga 1,5 meter selama 30 menit.
2. Kamera Utama 200 MP dengan OIS

Secara teknis, Redmi Note 15 Pro 5G memiliki tiga lensa di bagian belakangnya. Namun, salah satunya hanya sebagai sensor kedalaman saja. Artinya, hanya ada dua kamera aktif yang ditawarkannya yaitu kamera utama dan ultrawide. Konfigurasi ini masih sama dengan pendahulunya yaitu Redmi Note 14 Pro 5G, tapi tanpa kamera makro 2 MP.
Kamera utamanya kini mengandalkan sensor Samsung ISOCELL S5KHPE. Meskipun informasinya terbatas, spesifikasinya terlihat identik dengan sensor 200 MP ISOCELL HP3 yang digunakan pada model pendahulunya. Masih ada fitur OIS (Optical Image Stabilization) untuk mengatur stabilisasi selama pemotretan berlangsung.
Untuk kamera ultrawide, Redmi Note 15 Pro 5G menggunakan sensor 8 MP dari Omnivision OV08F10. Meski berbeda, lagi-lagi kemampuannya terbilang mirip dengan sensor yang dipakai seri sebelumnya. Berlaku juga untuk bagian depan yang menggunakan kamera selfie 20 MP dengan lensa fixed-focus.
Redmi Note 15 Pro 5G pada dasarnya mewarisi perangkat keras kamera yang sama dengan saudaranya yang lebih mahal yaitu Redmi Note 15 Pro+ 5G. Perbedaannya hanya ada pada kamera depan saja. Serta penggunaan Image Signal Processor (ISP) yang mungkin akan menghasilkan sedikit deviasi pada kualitas foto akhirnya.
Redmi Note 15 Pro 5G mampu merekam video 4K pada 30 FPS di kamera utama bagian belakangnya. Ada fitur stabilisasi EIS untuk meredam guncangan saat merekam sambil berjalan. Sementara perekaman video kamera ultrawide dan selfie terbatas pada resolusi 1080p saja. Setidaknya keduanya sudah mendukung frame rate tinggi hingga 60 FPS.
3. Layar AMOLED Lega dan Mulus

Xiaomi tampaknya tidak pernah setengah hati dalam memberikan kualitas layar, bahkan untuk seri ponsel terjangkau. Redmi Note 15 Pro 5G misalnya, ia sudah pakai panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi tajam di 2772 x 1280 piksel. Panel ini terkenal akan kontras warnanya yang dalam.
Selain itu, layar ini juga dilengkapi touch polling 2560Hz, serta kecerahan puncak yang diklaim mencapai 3.200 nits dengan dukungan dimming PWM 3840Hz. Artinya, kenyamanan tidak hanya didapat dari ukurannya saja yang luas, tapi fitur bawaan yang tidak pelit.
Secara visual, panel Redmi Note 15 Pro 5G ini terlihat sangat memukau ketika dilihat langsung. Berkat kedalaman warna 12-bit, layarnya mampu menyajikan dukungan warna DCI-P3 yang luar biasa dan nyaris bebas dari masalah gradasi warna atau color banding.
Redmi Note 15 Pro 5G juga sudah didukung refresh rate mulus di angka 120 Hz. Menariknya, ia mampu bersikap adaptif berdasarkan konten dan dukungan aplikasi. Sistem dapat memindahkan kecepatan layar secara bertahap antara 30 Hz, 60 Hz, 90 Hz, dan 120 Hz.
Untuk dukungan visual lebih jauh, panel ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi Dolby Vision dan HDR10+. Dari sisi perangkat lunak, sistemnya mampu memproses dan memutar berbagai format HDR populer, mulai dari HDR10, HDR10+, HLG, hingga Dolby Vision.
Sebagai penyempurna pengalaman multimedia, Redmi Note 15 Pro 5G tentu sudah memiliki sertifikasi keamanan DRM Widevine L1. Sertifikasi ini memastikan Anda dapat menikmati konten beresolusi tinggi secara maksimal dari layanan streaming populer seperti Netflix.
4. Stereo Speaker Dolby Atmos yang Imersif

Redmi Note 15 Pro 5G mengusung konfigurasi speaker stereo di sisi bawah dan atas. Keduanya memiliki keseimbangan audio yang patut diacungi jempol meski tidak secara harfiah. Kualitas suaranya tergolong baik dengan sound stage luas serta rentang mids yang kaya.
Sistem teknologi yang dipakai untuk speakernya ini adalah Dolby Atmos. Salah satu nama yang sering dipilih untuk hasilkan kualitas audio terbaik untuk sebuah perangkat. Aktivitas seperti menonton, bermain media sosial, sampai bermain game sudah cukup nyaman.
Meski bagi sebagian reviewer, performa bass pada ponsel ini justru hampir tidak terasa. Saat volume dipacu maksimal, nada tinggi cenderung mengalami distorsi yang membuat suara terdengar agak melengking dan kurang nyaman di telinga.
Tampaknya, Xiaomi lebih memprioritaskan tingkat kelantangan suara daripada optimalisasi kualitas audio mentah. Terlihat dari perangkat lunaknya yang memungkinkan pengaturan volume hingga 400%. Namun, kejernihan suara terbaik tetap berada di batas maksimal 100% saja. Kemampuan tersebut bisa dipakai hanya untuk keadaan darurat saja.
5. Performa Mumpuni dari Dimensity 7400 Ultra

Beralih ke sektor performa, Redmi Note 15 Pro 5G ditenagai oleh chipset Dimensity 7400 Ultra. Chipset ini jadi penerus dari Dimensity 7300 Ultra yang dipakai Redmi Note 14 Pro 5G. Chipset modern ini dibangun di atas proses fabrikasi 4nm yang sangat efisien untuk menunjang performanya.
Dimensity 7400 Ultra mengandalkan kombinasi empat unit Cortex-A78 (2.6 GHz) dan empat unit Cortex-A55 (2.0 GHz). Chipset ini didukung oleh GPU Mali-G615 MC2 yang sama dengan pendahulunya sebagai kartu pengolah grafisnya. Secara teknis, performa mentah dari kedua chipset ini terbilang identik karena hanya beda satu generasi saja.
Rilis secara global, Redmi Note 15 Pro 5G tersedia dalam beberapa pilihan memori. Misalnya kombinasi memori 8 GB/256 GB hingga 12 GB/512 GB. Jenis teknologi yang digunakannya adalah LPDDR4X untuk RAM dan UFS 2.2 untuk internalnya. Tidak ada slot microSD sehingga kapasitas memorinya tidak bisa diperluas lagi.
Merujuk pada pengujian GSMArena, Dimensity 7400 Ultra menunjukkan hasil yang hampir sama dengan Dimensity 7300 Ultra atau tanpa label "Ultra". Tidak ada perbedaan signifikan yang mendasari penyematan nama "Ultra" pada performa aktualnya.
Dari sisi CPU, performa chipset-nya ini berada sedikit di bawah Snapdragon 7 Gen 3 dan Gen 4. Namun tetap lebih unggul jika dibandingkan Snapdragon 6 Gen 3 maupun 6s Gen 3. Secara keseluruhan, angka yang dihasilkan mencerminkan performa kelas menengah yang cukup solid dari Redmi Note 15 Pro 5G.
Hasil pengujian skor AnTuTu mungkin tidak terlihat terlalu impresif bagi Redmi Note 15 Pro 5G, tapi tidak bisa dikatakan buruk. YugaTech dalam videonya menyebutkan skornya berada di angka 694 ribuan. Skor ini berada di atas Redmi Note 14 Pro 5G dengan Dimensity 7300 Ultra yaitu 676 ribuan.
Meski perlu sedikit menyesuaikan ekspektasi terhadap performa yang dihasilkan, Redmi Note 15 Pro 5G tetap mampu menangani tugas harian dengan sangat baik. Terutama soal manajemen termal yang luar biasa dengan tidak menghasilkan panas berlebih. Cocok untuk performa jangka panjang yang lebih stabil tanpa adanya penurunan berarti.
6. Jaminan Upgrade OS 4 Kali dan 6 Tahun Keamanan
Redmi Note 15 Pro 5G hadir dengan HyperOS 2 berbasis Android 15 saat rilis. Meski terbilang baru, ada beberapa perangkat Xiaomi lainnya sudah mulai menawarkan HyperOS 3 dan Android 16 langsung dari dalam kotak penjualannya.
Terkait dukungan pembaruan, Xiaomi telah mengumumkan bahwa Redmi Note 15 Series akan mendapatkan 4 kali upgrade OS dan 6 tahun update keamanan. Kebijakan ini sejalan dengan standar yang juga ditemukan pada keluarga Redmi Note 14 Series.
Pengalaman menggunakan HyperOS 2 terasa cukup familiar bagi yang sudah terbiasa dengan HyperOS versi pertama. Tentu saja ada beberapa polesan desain yang lebih halus, beberapa fitur AI baru, serta klaim optimasi sistem dari Xiaomi untuk performa yang lebih lancar.
Sayangnya, fitur AI pada Redmi Note 15 Pro 5G terasa terbatas menurut beberapa reviewer. Meski Google Gemini dan fitur Circle to Search sudah terpasang, alat AI internal besutan Xiaomi seperti AI Writing, AI Interpreter, AI Translate, hingga pengenalan ucapan justru tidak ditemukan.
Meski begitu, beberapa fitur penyuntingan gambar berbasis AI di galeri tetap ada. Misalnya fitur AI Beauty, Expanded, Erase, tetap tersedia. Buat Anda yang malas menginstal aplikasi pihak ketiga untuk mengedit foto, Xiaomi punya fiturnya sendiri meski tidak terlalu lengkap.
7. Baterai 6580 mAh yang Awet untuk Harian

Sektor baterai menjadi salah satu yang mengalami peningkatan cukup tinggi. Redmi Note 15 Pro 5G dibekali baterai berkapasitas 6580 mAh, sedangkan pendahulunya Redmi Note 14 Pro 5G hanya berada di angka 5110 mAh saja.
Menariknya, bukan hanya soal kapasitas saja yang ditingkatkan. Xiaomi juga mengubah jenis baterai yang digunakan menjadi Silicon Carbon. Jenis baterai ini diklaim memiliki kepadatan yang lebih baik dalam menampung kapasitas baterai lebih besar. Artinya, bodi ponsel tetap bisa berada di angka wajar atau bahkan lebih tipis lagi.
Untuk ketahanannya jelas jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya. Menurut YugaTech dalam videonya, Redmi Note 15 Pro 5G mendapatkan skor PCMark Work 3.0 hingga 17 jam 18 menit. Kemampuannya jelas sudah sangat cukup untuk pemakaian sehari-hari.
Sementara untuk pengisian dayanya masih sama dengan turbo charging 45W. Klaimnya mengatakan butuh waktu sekitar 57 menit untuk bisa mengisi daya hingga full.
Selain itu, Xiaomi juga menyematkan fitur smart charging engine. Fitur ini memungkinkan kondisi baterai tetap berada di atas 80 persen setelah penggunaan selama 4 tahun, atau setidaknya setelah mengalami 1600 kali proses pengisian daya.
Kekurangan Redmi Note 15 Pro 5G
Meski hampir unggul di tiap sektor, tetap ada hal yang mesti diperhatikan. Ini mungkin jadi bahan pertimbangan atau sekadar tahu sebelum membelinya. Berikut beberapa kekurangan Redmi Note 15 Pro 5G.
1. Tidak Ada Telefoto dan Video 4K@60fps

Kualitas kamera Redmi Note 15 Pro 5G ini sebenarnya sudah cukup baik. Apalagi dibekali fitur OIS dan gyro-EIS yang juga membantu pemotretan dan perekaman video jadi lebih stabil. Warna yang dihasilkan dan ketajaman jelas juara berkat resolusi kamera utama yang mencapai 200 MP.
Sayangnya, masih ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebagai catatan. Misalnya perekaman video kamera utama yang terbatas di 4K dengan 30 FPS saja. Padahal, jika ada framerate 60 FPS akan lebih baik sehingga pergerakan dalam video jadi lebih mulus.
Sementara kamera ultrawide dan kamera depannya terbatas di 1080p saja. Setidaknya ada pilihan frame rate 60 FPS dengan stabilisasi yang lebih baik meski merekam sambil bergerak.
Soal kelengkapan, Redmi Note 15 Pro 5G mengandalkan kamera utama dan ultrawide saja di bagian belakang. Tidak ada kamera telefoto sehingga pemotretan jarak jauh harus mengandalkan digital zoom pada kamera utama. Hasilnya tidak akan sebaik kamera telefoto, tapi cukup terbantu dengan resolusi yang tinggi.
2. Tidak Mendukung Wireless Charging

Catatan lain dari Redmi Note 15 Pro 5G adalah masih belum memiliki fitur wireless charging. Hal ini juga dialami oleh beberapa seri sebelumnya. Xiaomi tampaknya masih enggan menyematkan fitur ini meskipun memiliki embel-embel “Pro” di namanya.
Bahkan, kemampuan fast charging 45W ini terasa lebih rendah jika dibandingkan dengan dua generasi sebelumnya yaitu Redmi Note 13 Pro 5G. Pasalnya ponsel tersebut dibekali fast charging 67W, cukup tinggi untuk berada di kelasnya. Sayang Xiaomi menurunkannya sejak Redmi Note 14 Series.
Simpulan
Redmi Note 15 Pro 5G jadi pilihan paling “aman” di serinya sebagai ponsel kelas menengah bahkan untuk tahun 2026. Tampilannya tampak premium dengan desain flat dengan frame ala aluminium yang kokoh. Build quality yang dibawa juga tidak main-main, Anda bisa memakai ponsel ini di dalam air.
Ada beberapa peningkatan yang dibawa Redmi Note 15 Pro 5G dibanding pendahulunya. Paling tinggi adalah baterai dengan kapasitas dan teknologi lebih baru. Selain itu, ukuran layarnya juga jadi lebih lega, kamera 200 MP, sampai performa. Kemampuan ponsel ini hampir rata di tiap sektor, itu definisi “aman” sebuah ponsel kelas menengah.
Meski begitu, Redmi Note 15 Pro 5G tetap memiliki beberapa catatan. Misalnya tidak ada kamera telefoto dan perekaman video 4K 60 FPS. Fitur wireless charging juga masih absen di seri ini. Bagaimana, apakah tetap tertarik untuk memiliki salah satu produk dari seri terjangkau terbaik dari Xiaomi ini?

