carisinyal web banner retina
Carisinyal / Smartphone / Kenali Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy M02

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy M02

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 20 April 2021

Samsung merombak lini ponselnya ketika memasuki tahun 2019. Mereka tidak melanjutkan seri Galaxy J dan Galaxy On. Galaxy J dilebur dengan seri A. Di tahun yang sama, Samsung hadirkan satu lini baru. Lini baru tersebut adalah Galaxy M, sebuah seri yang fokus pada penjualan online.

Debut lini baru tersebut dimulai ketika Samsung meluncurkan Galaxy M10. Sejak saat itu, orang mengenal Galaxy M series sebagai ponsel yang punya sisi menonjol pada kapasitas baterainya. Hal itu seperti diperlihatkan oleh Galaxy M51 yang menggendong baterai Li-Po berukuran 7000 mAh!

Pengembangan seri Galaxy M berlanjut dengan kedatangan Samsung Galaxy M02 pada Februari 2021. Dilihat dari tampilan dan spesifikasinya, ponsel yang pertama kali dirilis di pasar India ini mirip dengan Galaxy A02. Penampakan Galaxy A02 bahkan telah diperlihatkan oleh Samsung Indonesia di website resminya.

Namun demikian, Galaxy M02 sejatinya adalah penerus Galaxy M01 - yang bentuknya mirip dengan Galaxy A01 - dan muncul pada Juni 2020. Membincangkan kelebihan dan kekurangan ponsel ini tentu saja menarik. Terlepas apakah ponsel ini merupakan smartphone yang sama dengan Galaxy A02.

Sebab, ponsel ini adalah kelas entri, segmen yang gemuk pasarnya di negara-negara Asia Tenggara, Asia Selatan, Amerika Selatan, dan Afrika. Terlebih tingkat persaingan di kelas entri cukup tinggi. Baiklah, sebelum ke poin inti, mari simak terlebih dahulu spesifikasi kunci Samsung Galaxy M02 seperti berikut ini:

Spesifikasi Galaxy M02

  • Layar: PLS TFT, 5 inci, HD+
  • Chipset: MediaTek MT6739W (28 nm)
  • GPU: PowerVR GE8100
  • RAM: 2 GB, 3 GB
  • Memori Internal: 32 GB
  • Memori Eksternal: MicroSDXC (slot khusus) sampai 1 TB
  • Kamera Belakang: 19 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 5 MP
  • Baterai: Li-Po 5000 mAh

Spesifikasi selengkapnya...

Kelebihan Samsung Galaxy M02

Hal yang membuat orang tertarik dengan sebuah ponsel adalah kelebihannya. Aspek apa saja yang membuat Galaxy M02 menarik? Simak poin-poinnya di bawah ini:

1. Desain Tak Neko-neko

Setiap orang pasti punya selera masing-masing terhadap penampilan suatu produk. Ada yang suka mewah, ada juga yang senang kesederhanaan. Samsung Galaxy M02 diciptakan buat kamu yang senang dengan kesederhanaan.

Ponsel dengan dimensi 164 x 75,9 x 9,1 mm ini tak punya kesan ramai baik di depan, di samping, dan di belakang. Di bagian depan, hanya ada satu kamera depan, tepatnya di tengah atas. Keberadaan satu kamera di bawah earphone itu membentuk desain layar infinity-v ala Samsung.

Bezel layarnya sudah cukup wajar, kecuali yang bagian bawah. Beranjak ke sisi samping, rangka dibuat dari bahan plastik. Frame samping kanan jadi tempat tombol volume dan tombol power. Sementara itu, laci dua kartu SIM plus microSD ada di kiri. Tidak ada apa-apa di bagian atas. Adapun pengeras suara, port USB, dan jack audio 3,5 mm ada di bawah.

Menengok bagian belakang, ada dua buah kamera di pojok kanan atas bersama satu lampu flash. Tidak ada apa-apa lagi selain logo Samsung di bawah. Menariknya, penutup belakangnya yang berbahan plastik itu punya tekstur garis-garis. Hal tersebut akan membuat ponsel berbobot 206 gram ini tidak licin ketika digenggam.

2. Setup Kamera Oke

Kamera belakangnya memang cuma dua buah. Meski begitu, lensa utamanya terbilang oke, yakni 13 MP dengan diafragma lumayan besar, f/1.9. Secara teori, diafragma besar membuat kamera bisa menghimpun lebih banyak cahaya sehingga gambar yang dihasilkan tampak lebih cerah.

Lensa utama tersebut ditemani oleh kamera makro beresolusi 2 MP f/2.4. Kamera makro bisa dimanfaatkan untuk memotret benda-benda kecil dengan jarak dekat. Sementara itu, kamera depannya punya satu lensa dengan resolusi 5 MP f/2.0.

Menurut Carisinyal, hasil kamera belakangnya menghasilkan detail lumayan, terutama ketika kondisi pencahayaan cukup. Meskipun begitu, jepretan kadang-kadang tak mampu menghasilkan perpotongan yang baik antara objek utama dan latar belakangnya. Sedangkan kamera depannya kurang fokus dan warnanya agak pudar. Berikut contoh jepretannya bisa kamu nilai sendiri di bawah ini:

3. Slot MicroSD Terpisah

Banyak perusahaan mulai menghilangkan slot microSD untuk produk flagship-nya. Namun, hal ini tidak berlaku buat ponsel entri dengan memori internal pas-pasan. Seperti halnya Samsung Galaxy M02 ini yang punya storage 32 GB.

Ukuran memori internal tersebut mungkin sangat mepet jika kamu suka memasang banyak aplikasi. Namun, untungnya ada slot microSD khusus alias terpisah dari dua laci kartu SIM. Dengan begitu, sebagian file aplikasi bisa dilimpahkan ke kartu microSD. Begitu juga dengan file foto, video, lagu, dan dokumen penting lainnya. Menariknya, kapasitas tertinggi yang bisa dipasang di ponsel ini sangat besar, 1 TB.

4. Baterai Besar

Ciri khas Samsung Galaxy M series tampak dari kapasitas baterai yang besar. Samsung membekali Galaxy M02 dengan baterai Li-Po 5000 mAh. Ukuran ini lebih besar 1000 mAh dari standar baterai zaman sekarang.

Baterai 5000 mAh sanggup membuat ponsel digunakan untuk berselancar di jaringan 4G selama 18 jam. Hal ini mengacu pada Galaxy A02 yang punya spesifikasi sama dengan Galaxy M02. Kalau digunakan untuk memutar lagu, waktu pakainya melonjak hingga 79 jam. Di sisi lain, meski baterai yang dikandung besar, bodi Galaxy M02 tidak lantas menebal. Ketebalan bodinya yang 9,1 mm tergolong masih wajar.

5. Gawai Pendukung Berlimpah

Samsung tidak menganaktirikan Galaxy M02 meskipun statusnya adalah ponsel entri. Terbukti ponsel yang bersistem operasi Android 10 ini mendukung berbagai perangkat Galaxy Wearable dari Samsung.


Ada 17 perangkat Galaxy Wearable yang bisa disambungkan dengan Galaxy M02. Tiga di antaranya adalah Galaxy Buds Live, Galaxy Watch 3, dan Gear Fit2 Pro. Meski begitu, tidak sedikit perangkat Galaxy Wearable yang harganya jauh lebih tinggi ketimbang ponsel Galaxy M02.

Kekurangan Samsung Galaxy M02

Tiada gading yang tak retak. Semua ponsel yang punya sisi unggul pasti punya celah. Celah-celah itu bisa menjadi catatan berharga sebagai pertimbangan konsumen sebelum membeli. Berikut hal-hal yang mesti diperhatikan dari Samsung Galaxy M02:

1. Tidak Ada Lapisan Pelindung

Layar dengan jenis panel PLS TFT memang tak sebaik AMOLED. Kendati demikian, kualitasnya sama dengan IPS. Seluruh ponsel kelas entri Samsung memang wajar menggunakan panel jenis ini. Hanya, yang disayangkan dari layar 6,5 inci di Samsung Galaxy M02 adalah ketiadaan lapisan proteksi.Lapisan proteksi itu seperti kaca Corning Gorilla atau Dragontrail dari Asahi. Tidak adanya lapisan proteksi jelas membuat layar rentan terkena goresan benda tajam. Karena itu, orang yang meminang ponsel ini wajib membeli tempered glass untuk melindungi layarnya.

2. Chipset Jadul

Samsung memang sangat terbuka terhadap chipset yang disematkan pada produknya. Mereka memang punya chipset racikan sendiri, Exynos. Kendati demikian, Samsung juga menggunakan Qualcomm Snapdragon dan MediaTek Helio untuk berbagai segmen ponsel.

Hanya saja, chipset MediaTek yang dipasang pada motherboard Galaxy M02 terlampau jadul. Adalah MediaTek MT6739W yang keluar pada 2017. Chipset ini masih menggunakan empat inti di tengah tren delapan core.

Selain itu, arsitektur chipset-nya masih sangat besar, 28 nm. Padahal, chipset kelas entri zaman sekarang lazim menggunakan proses fabrikasi belasan, bisa 16, 14, 12, atau 11 nm. Arsitektur yang ketinggalan zaman itu bisa jadi penyebab konsumsi daya tidak efisien.

Selain itu, pengalaman penggunaan sehari-hari jadi kurang nyaman. Situs Nanoreview menyebut skor Antutu 8 chipset ini adalah 52720. Skor ini tertinggal jauh dari banyak ponsel kelas entri zaman sekarang yang umumnya sudah 80 ribuan ke atas.

Skor benchmark seperti Antutu memang tidak serta merta bisa membuat penilaian terhadap performa sebuah ponsel. Namun, sebagai bukti saja, kanal YouTube Tech Burner dari India hanya mampu memainkan gim PUBG Mobile pada pengaturan grafik low-medium.

3. Port USB Lawas dan Pengisian Baterai Lamban

Samsung masih belum bisa beralih ke teknologi baru sepenuhnya. Hal ini terlihat dari port USB di ponsel Galaxy M02 yang masih microUSB tipe B. Absennya port USB tipe C menggugurkan berbagai potensi keunggulan. Seperti colokan yang bisa dibolak-balik, transfer data hingga 10 Gbps, dan bisa dialiri listrik sampai 20 volt plus 5 ampere.

Port microUSB tipe B sebetulnya sudah bisa mendukung teknologi pengisian cepat. Sayangnya, ponsel ini tidak diberikan teknologi pengisian cepat. Praktis, Galaxy M02 mentok di adaptor 10 watt untuk bisa mengisi baterai 5000 mAh-nya. Secara teori, proses pengecasan dari 0 sampai penuh akan membutuhkan waktu paling cepat 3 jam.

4. Bobot Ponsel Tergolong Berat

Baterai ponsel memang punya densitas (watt-hour/kg) relatif tinggi ketimbang baterai-baterai di perangkat lain. Karena itu, bentuknya bisa ringkas dan berbobot ringan, tetapi kapasitasnya besar. Meski begitu, rata-rata ponsel dengan ukuran baterai 5000 mAh ke atas punya berat tak kurang 200 gram.

Contohnya adalah Galaxy S21 Ultra 5G (5000 mAh) yang bobotnya 227 gram atau Galaxy M51 (7000 mAh) yang beratnya mencapai 213 gram. Galaxy M02 memang sedikit lebih ringan daripada dua saudaranya, 206 gram. Namun, tetap saja, ponsel berbobot 200 gram ke atas bikin tangan lebih cepat pegal apalagi jika pemakaiannya dengan satu tangan.

5. Sensor Minim

Samsung Galaxy M02 hanya difasilitasi dengan dua sensor: akselerometer dan proksimiti. Dua sensor tersebut jelas kurang untuk kebutuhan standar sebuah ponsel zaman sekarang. Sebab, selain dua sensor tersebut, sebuah ponsel mestinya dibekali sensor cahaya untuk mengatur kontras layar secara otomatis.

Begitu juga sensor pemindaian jari untuk keamanan yang absen di ponsel ini. Alhasil, pengguna hanya bisa memanfaatkan fitur face detector di kamera depan dan fitur penguncian jadul berbasis sandi. Sementara itu, sensor magnetik (kompas) dan giroskop bersifat opsional, meskipun sebagian orang juga menganggapnya penting.

Di India, Galaxy M02 dibanderol dengan harga 6999 Rupee. Nominal tersebut setara dengan Rp1,3 juta. Ponsel ini tentu punya price to value menarik, dilihat dari sajian utama baterai besar, kamera oke, dan harga terjangkau. Walau begitu, Galaxy M02 tidak lantas bisa menjadi bidikan pengguna HP kelas entri.

Pasalnya, ada banyak saingan di rentang harga di bawah 1,5 juta rupiah. Saingan-saingan itu seperti Xiaomi Redmi 9A, Infinix Hot 10 Play, serta realme C11. Apalagi tiga ponsel saingan tersebut punya chipset yang jauh lebih modern ketimbang Galaxy M02. Walau begitu, nama besar Samsung dan layanan purna jualnya yang jempolan bisa jadi faktor penting untuk memilih Galaxy M02.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram