carisinyal-web-banner-retina 35

10 Kelebihan dan Kekurangan TECNO Spark Go 3

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

Rilis di Indonesia dengan nama TECNO Spark Go 3, ponsel ini berganti kulit saat diperkenalkan secara global menjadi TECNO Pop 20 4G. Keduanya memiliki spesifikasi dan kemampuan yang sama sekali mirip, hanya rebranding pada nama saja yang membuatnya berbeda.

Jika dilihat dari namanya, ponsel ini akan menjadi penerus dari TECNO Spark Go 2. Namun, apakah ada peningkatan yang cukup menarik, atau minim karena mengalami rebranding ke nama lain? Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan TECNO Spark Go 3.

Spesifikasi TECNO Spark Go 3

TECNO Spark Go 3
Layar IPS LCD 6.75 inci
Chipset UNISOC T7250
RAM 4 GB
Memori Internal 64 GB, 128 GB
Baterai Li-Po 5000 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Tiktok
*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Tampilan desain minimalis yang sudah tahan percikan air dan benturan
Memiliki kualitas dan konfigurasi kamera standar, hanya ada kamera utama
Kualitas layar super mulus dengan dukungan refresh rate tinggi 120 Hz
Masih menggunakan mono speaker yang kurang memuaskan
Mengandalkan performa chipset yang sudah oke untuk aktivitas harian
Masih pakai jenis memori internal eMMC yang lebih lambat daripada UFS
Masih ada slot microSD khusus untuk memperluas kapasitas memorinya
Kapasitas baterai 5000 mAh yang awet seharian dan cocok untuk jangka panjang
Punya konektivitas Free Link 2.0 dan infrared sebagai nilai plus
Murah tapi sudah ada dukungan fitur AI untuk fotografi dan produktivitas

Kelebihan TECNO Spark Go 3

Berada di kelas entry, TECNO Spark Go 3 dijual dengan harga sangat murah yaitu di Rp1 jutaan saja. Berikut beberapa hal menarik yang akan didapat dengan harga tersebut.

1. Desain Minimalis Tahan Percikan Air

TECNO Spark Go 3

TECNO Spark Go 3 masih mengusung desain minimalis seperti pendahulunya. Modul kameranya tampak menyelimuti dua lingkaran di bagian belakang. Desain ini sangat mirip dengan TECNO Spark Go 2.

Namun, TECNO menyematkan satu detail tambahan sebagai pembeda. Di bagian modul kameranya, terdapat seperti modul kamera lain yang cukup besar, tapi tidak menonjol. Jika diperhatikan, pola ini mungkin mengingatkan Anda pada modul kamera iPhone 17 Pro Series yang melebar.

Pola ini memiliki sentuhan matte yang berkebalikan dengan bagian lain. Membuatnya tampak timbul ketika terkena cahaya dari sisi tertentu. TECNO menyebutnya sebagai “Pop in Design” sesuai nama globalnya yaitu TECNO Pop 20 4G.

Untuk varian warnanya, TECNO Spark Go 3 memiliki empat opsi yang punya kesan premium. Adapun variannya yaitu Aurora Purple, Titanium Grey, Ink Black, dan Galaxy Blue.

Untuk ketahanannya, TECNO Spark Go 3 dibekali sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan debu dan percikan air. Sertifikasi ini juga membuat layar tetap merespons ketika jari dalam kondisi basah atau berminyak. Selain itu ada klaim bahwa ponsel ini tahan jatuh dari ketinggian hingga 1,2 meter.

2. Layar Mulus dengan Refresh Rate 120 Hz

TECNO Spark Go 3

Tecno Spark Go 3 mempertahankan spesifikasi layar yang serupa dengan generasi sebelumnya. Namun, hal tersebut tidak selalu buruk. Sebab ponsel ini didukung refresh rate mencapai 120Hz.

Spesifikasi ini merupakan terobosan untuk ponsel di kelas harga Rp1 jutaan. Kemampuan ini masih jarang ditemukan karena standarnya masih di angka 90 Hz. Tampaknya, ponsel ini akan membuat standar baru dan membuat persaingan ponsel Rp1 jutaan lebih seru.

Dengan refresh rate tinggi, ponsel mampu menyajikan pergerakan animasi yang jauh lebih mulus dan responsif. Kenyamanannya terbilang ekstra saat melakukan navigasi antarmuka, bermain media sosial, sampai bermain game.

Untuk kemampuan lainnya, Tecno Spark Go 3 mengusung panel IPS LCD berukuran 6,75 inci. Sayang resolusinya masih terbatas pada HD+ atau 720 x 1600 piksel. Selain itu, desain notch yang digunakan juga malah kembali ke waterdrop. Padahal Tecno Spark Go 2 sudah menggunakan punch hole yang lebih modern.

Setidaknya, Tecno Spark Go 3 masih mempertahankan fitur Dynamic Port yang membuat area punch hole tetap interaktif. Fitur ini membuat notch kamera lebih dinamis saat menampilkan informasi aktivitas secara real-time. Misalnya status pengisian daya, indikator perekaman suara, atau notifikasi lainnya.

3. Performa Chipset Oke Untuk Harian

TECNO Spark Go 3

Beralih ke sektor dapur pacu, Tecno Spark Go 3 mengandalkan UNISOC T7250. Chipset ini cukup kompeten untuk menangani kebutuhan harian hingga aktivitas gaming ringan. Meski begitu, chipset ini juga digunakan oleh pendahulunya yaitu Tecno Spark Go 2. Bahkan, ini adalah chipset rebranding dari UNISOC T615 yang juga dipakai oleh Tecno Spark Go 1.

Pemakaian chipset yang sama tampaknya menjadi salah satu cara untuk menekan harga. Setidaknya tidak ada penurunan yang akan membuatnya terlihat buruk. Bahkan, chipset ini masih menjadi pilihan populer untuk ponsel harganya, seperti Redmi A5, itel City 100, sampai realme C71 NFC.

Untuk arsitekturnya, UNISOC T7250 dibangun oleh fabrikasi 12 nm dengan konfigurasi CPU octa-core. Terdiri dari dua inti performa ARM Cortex-A75 (1,8 GHz) dan enam inti efisiensi ARM Cortex-A55 (1,6 GHz). Untuk mendukung kebutuhan visual dan grafis, chipset ini memercayakan performanya pada GPU Mali G57 MC2.

Dalam pengujian sintetis AnTuTu v10, UNISOC T7250 mampu menembus skor di kisaran 260 ribuan. Perolehan angka tersebut mengindikasikan kalau ponsel ini masih sanggup menjalankan game seperti Mobile Legends hingga PUBG Mobile dengan lancar, dengan setelan grafis yang disesuaikan.

Namun, terdapat catatan penting bagi para pemain game bergenre FPS (First-Person Shooter). Tecno Spark Go 3 hanya dibekali sensor gyroscope software. Artinya responsnya kurang optimal saat mengarahkan PoV di dalam game. Saya lebih menyarankan untuk bermain game semacam Mobile Legends agar lebih nyaman selama permainan.

4. Masih Ada Slot MicroSD Khusus

Tecno Spark Go 3 masih menyediakan slot microSD khusus di dalam SIM tray. Hal ini membuat penggunaannya bisa berbarengan dengan dua kartu SIM yang terpasang. Berbeda dengan yang bersifat hybrid yang harus menggantikan posisi salah satu kartu SIM.

Keberadaan slot ini memungkinkan kapasitas memori bisa diperluas. Klaimnya bisa mencapai angka 1 TB. Perluasan ini terbilang perlu dilakukan, sebab kapasitas memori yang ditawarkan tidak begitu lega. Tecno Spark Go 3 memiliki opsi RAM di 4 GB berjenis LPDDR4x. Sedangkan memori internalnya 64 GB atau 128 GB berjenis eMMC.

5. Baterai 5000 mAh yang Awet Seharian

TECNO Spark Go 3

Tecno Spark Go 3 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh, angka yang masih identik dengan generasi sebelumnya. Tidak heran, angka kapasitas ini masih menjadi standar umum bagi hampir seluruh ponsel di kelas entry dengan harga Rp1 jutaan.

Meski masih standar, daya tahan baterai yang ditawarkan tergolong sangat memadai untuk penggunaan harian. Sebab ketahanannya tidak hanya bersumber dari volume baterainya saja. Ada dukungan dari sektor lain seperti layar beresolusi HD+ dan integrasi chipset yang hemat daya.

Meski begitu, durasi yang bisa diraihnya tetap tergantung pada jenis pemakaian. Sebab jika digunakan untuk aktivitas berat terus-menerus, baterai tentu saja akan cepat habis.

Hal menarik lainnya adalah kesehatan baterainya ini diklaim tahan lama. Kesehatannya bisa tetap ada di atas 80 persen setelah pemakaian hingga 4 tahun. Sayang kemampuannya tidak dibekali fitur pengisian daya yang kencang. Ponsel ini hanya mengandalkan tenaga 15W, yang bahkan lebih rendah dari Tecno Spark Go 2 di 18W.

6. Konektivitas Free Link dan Infrared

TECNO Spark Go 3

Tecno Spark Go 3 membawa beberapa fitur menarik sebagai detail kecil yang bisa dipertimbangkan. Salah satunya adalah Free Link 2.0. Sederhananya, fitur ini memungkinkan pengguna menelepon tanpa menggunakan sinyal jaringan seluler.

Bukan menggunakan satelit, kedua ponsel akan saling terhubung melalui Bluetooth. Artinya, jarak antara keduanya tidak bisa cukup jauh, serta sama-sama memiliki fitur Free Link. Fitur ini memang lebih cocok dipakai untuk keadaan darurat saja. Misalnya ketika sedang mendaki atau perjalanan jauh yang tidak terjangkau oleh sinyal jaringan apapun.

Selain itu, Tecno Spark Go 3 masih menyediakan Infrared blaster. Fitur ini memungkinkan ponsel berubah fungsi menjadi sebuah remote kontrol perangkat elektronik seperti TV, AC, atau proyektor.

7. Dukungan Fitur AI Untuk Produktivitas

TECNO Spark Go 3

Meski berada di harga Rp1 jutaan, Tecno Spark Go 3 sudah dibekali beberapa fitur AI yang cukup menarik. Fiturnya terbagi ke dua kategori yaitu untuk meningkatkan kualitas foto dan produktivitas harian.

Adapun kategori pertama terdapat pada fitur FlashSnap dan AutoSnap di dalam kameranya. AI akan membantu mengambil gambar dengan momen terbaik dalam pergerakan yang cepat. Sayang fitur ini mungkin belum bisa konsisten jika melihat beberapa reviewer yang mencobanya langsung. Gambar tetap buram ketika memotret objek bergerak.

Sementara untuk produktivitas, ada beberapa fitur menarik seperti Ask Ella sebagai asisten, AI Writing, dan Hi Translate. Ada beberapa kemampuan yang bisa dilakukan Ask Ella, misalnya melakukan ringkasan cepat, penyelesaian masalah di dalam foto, pengeditan foto, mengatur jadwal, sampai membantu navigasi.

AI Writing yang ditawarkan juga cukup pintar untuk membantu meringkas atau mengecek tulisan. Sementara Hi Translate mungkin akan lebih cocok buat Anda yang suka travelling. Ada sekitar 136 bahasa untuk penerjemahan berbasis teks, 167 bahasa untuk suara, dan 51 bahasa untuk mendeteksi suatu kata di dalam foto.

Kekurangan TECNO Spark Go 3

Memiliki catatan di kelas harga entry sangat wajar. Ini bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Berikut beberapa kekurangan dari TECNO Spark Go 3.

1. Kualitas Kamera Standar

TECNO Spark Go 3

Tecno Spark Go 3 hadir dengan konfigurasi kamera belakang yang standar dengan satu kamera. Lingkaran kedua di belakang bodinya hanya berisi sensor kedalaman atau kamera AI yang berfungsi sebagai pelengkap estetika modul saja.

Kamera utama perangkat ini memiliki resolusi 13 MP yang sudah didukung oleh fitur autofokus untuk memudahkan pengambilan gambar. Sementara itu, untuk kebutuhan selfie-nya, tersedia kamera depan beresolusi 8 MP.

Secara keseluruhan, spesifikasi kamera yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan pendahulunya. Untuk kemampuan videografi, baik kamera depan maupun belakang hanya sanggup melakukan perekaman hingga kualitas 1080p dengan 30 FPS saja.

Kualitas kamera yang terbilang biasa ini dinilai sangat wajar untuk kelas harganya. Sebab target pengguna dari ponsel ini biasanya lebih memprioritaskan aspek lain di luar fotografi. Tidak heran sektor kamera lebih dipandang sebagai fitur pelengkap atau bonus fungsional untuk kebutuhan harian yang mendasar.

2. Menggunakan Mono Speaker

Catatan yang tidak kalah penting adalah fakta bahwa Tecno Spark Go 3 hanya memiliki satu lubang speaker saja. Lubang speaker ini disimpan di bagian bawah bodi, sama seperti ponsel entry kebanyakan.

Untuk kualitas suaranya, jelas tidak akan bisa setara dengan ponsel dual speaker atau stereo. Beberapa review bahkan mengatakan kualitasnya terbilang rendah. Selain kurang lantang, suara yang dihasilkan tampak tidak jernih dan cenderung bising.

Satu kekurangan yang dimiliki dengan satu lubang speaker adalah sumber suara tunggal. Jika lubang speaker tertutup, maka suara benar-benar redam sepenuhnya. Setidaknya, Tecno Spark Go 3 masih menawarkan port audio jack 3,5 mm. Keberadaannya jadi penyelamat bagi yang ingin merasakan suara lebih dekat dan jelas saat menonton film.

3. Masih Pakai Memori Internal eMMC

Kekurangan lainnya dari Tecno Spark Go 3 ini masih menggunakan jenis memori internal eMMC 5.1. Perlu diketahui, penggunaan jenis eMMC ini memiliki kecepatan transfer yang condong lebih lambat dari UFS. Sehingga Anda mesti lebih bersabar saat mengekstrak file, memindahkan, atau menyalin file dari folder ke folder lain.

Sebenarnya penggunaan eMMC 5.1 di harga Rp1 jutaan masih bisa diwajarkan. Namun, sudah ada beberapa pesaingnya yang menggunakan UFS untuk berikan performa lebih gesit. Jadi, penggunaan eMMC 5.1 akan membuatnya kalah saing dari ponsel lain.

Simpulan

Memiliki nama baru di pasar global, Tecno Spark Go 3 tampak tidak begitu banyak berubah. Kemampuannya hampir mirip dengan pendahulunya yaitu Tecno Spark Go 2. Mulai dari ketahanan bodi, layar, performa, kamera, sampai baterai.

Meski begitu, ada beberapa kemampuan yang memang sudah bagus untuk ada di kelasnya. Misalnya ketahanan air, layar mulus dengan refresh rate 120 Hz, performa harian oke, atau baterai yang awet. Namun, ada juga catatan yang masih dibawa sebagai bahan pertimbangannya.

Kategori:

cross