carisinyal-web-banner-retina 35

Inilah 9 Kelebihan dan Kekurangan vivo Y31D

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

vivo kembali merilis ponsel kelas low mid-range yaitu vivo Y31D. Ponsel ini menjadi saudara dari vivo Y31 dan vivo Y31 Pro yang rilis lebih dulu di serinya. Menariknya, kedudukannya ini cukup abu-abu karena ketiganya saling memiliki hal yang tidak ada di model lain sebagai nilai jualnya.

Di atas kertas, vivo Y31D tampaknya berada di posisi paling rendah. Pasalnya ponsel ini jadi satu-satunya yang tidak mendukung jaringan 5G. Namun, vivo membayarnya dengan meningkatkan kualitas di sektor lain seperti layar, baterai, dan software yang dipakai. Penasaran? Simak kelebihan dan kekurangannya berikut.

Spesifikasi vivo Y31D

vivo Y31D
Layar IPS LCD 6.75 inci
Chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2
RAM 6 GB, 8 GB
Memori Internal 128 GB
Baterai Li-Ion 7200 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Tiktok
*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Tampilan desain cantik dengan fitur Dynamic Light di modul kamera belakang
Konfigurasi kamera minimalis, tidak ada kamera ultrawide
Punya durabilitas luar biasa terhadap air dan benturan di segala kondisi
Dibekali baterai jumbo 7200 mAh yang tahan sampai berhari-hari
Mengandalkan performa Snapdragon 6s Gen 2 untuk kebutuhan harian
Kualitas layar cerah dan super mulus dengan dukungan refresh rate 120 Hz
Dukungan stereo speaker lantang, volumenya bisa sampai 400 persen
Hasil kamera utama bisa diandalkan, punya fitur bisa foto di dalam air
Menggunakan software lebih baru dengan dukungan fitur AI

Kelebihan vivo Y31D

Berada di kelas low mid-range, vivo Y31D menawarkan beberapa fitur menarik yang layak untuk dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa hal menarik yang akan didapat dari ponsel ini.

1. Desain Cantik dengan Dynamic Light

vivo Y31D

vivo Y31D masih mengusung desain cantik dan elegan seperti model lain di serinya. Ada dua varian warna yang ditawarkan yaitu Glow White dan Starlight Grey. Sesuai namanya, varian Glow White punya tampilan lebih bersinar. Ada permainan gradasi warna yang akan terlihat sesuai sudut cahaya yang pas.

Sementara varian Starlight Grey tampil lebih minimalis dengan warna abu-abu polos. Varian ini memiliki kesan matte yang jauh lebih terasa, cocok buat yang tidak ingin desain terlalu mencolok.

Hal paling menarik dari desainnya ada pada modul kamera. vivo Y31D menggunakan material metal untuk frame kameranya. Hal ini meningkatkan value yang dimiliki karena terkesan mewah.

Di dalam modulnya masih terdapat Dynamic Light sebagai lampu notifikasi. Hanya saja ukurannya kini lebih kecil dari dua saudara di serinya. Fitur lampu notifikasi ini akan menyala sesuai aktivitas yang terjadi. Warnanya juga bisa diubah sesuai selera termasuk gaya berkedipnya.

2. Durabilitas Luar Biasa di Segala Kondisi

vivo Y31D

vivo Y31D tidak sekadar menawarkan estetika desain yang menawan, tapi juga ketangguhan fisik yang luar biasa. Ponsel ini dibekali sertifikasi ketahanan berstandar militer MIL-STD-810H serta predikat ketahanan SGS-5 Star. Sertifikasi tersebut menegaskan durabilitasnya dalam menghadapi berbagai skenario penggunaan ekstrem.

Menurut klaimnya, vivo Y31D sudah cukup tahan banting. Rangkanya dirancang dengan konstruksi yang sangat solid untuk meredam benturan atau risiko terjatuh ke permukaan yang keras.

Selain ketangguhan fisik, perangkat ini juga mampu beroperasi di lingkungan dengan suhu yang sangat ekstrem. Klaimnya menyebut bahwa ponsel ini tetap aman meski terpapar suhu dari titik beku -40°C hingga suhu panas mencapai 75°C.

vivo Y31D hadir dengan tiga sertifikasi ketahanan air yaitu IP68, IP69, dan IP69+. Ponsel ini jelas mampu mencegah debu dan air masuk meski berada di kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Membuat ponsel ini cocok menghadapi skenario tak terduga seperti terjebak hujan deras, bermain di sungai, atau liburan di kolam renang.

3. Baterai 7200 mAh yang Tahan Berhari-hari

vivo Y31D

vivo Y31D hadir dengan kapasitas baterai super besar yaitu mencapai 7200 mAh. Angka ini bahkan jauh lebih tinggi dari vivo Y31 dan vivo Y31 Pro yang hanya membawa baterai 6500 mAh saja. Hal ini membuatnya tetap mesti diperhitungkan meski jadi satu-satunya yang belum mendukung jaringan 5G.

Untuk ketahanannya, jelas vivo Y31D akan lebih unggul bahkan bisa bertahan berhari-hari. Menurut klaimnya, ponsel ini bisa bertahan sampai 68 jam untuk mendengar musik, 45 jam untuk menonton video, 14,5 jam untuk menavigasi, atau 13,2 jam untuk bermain game MOBA.

vivo Y31D bahkan memiliki fitur Super Battery Saver untuk memberikan nafas jauh lebih panjang. Hanya saja, akan ada beberapa fitur yang dimatikan untuk bisa bertahan lebih lama. Dengan bekal baterai 1 persen saja, ponsel ini diklaim bisa tahan sampai 41 jam.

Fitur lain yang tidak kalah menarik adalah ByPass Charging. Fitur ini membuat ponsel tetap dingin dan aman ketika bermain game sambil mengisi daya. Artinya, durasi waktu bermain game mungkin akan jauh lebih lama dari klaim tadi dengan memanfaatkan fitur ini. Kesehatannya juga tetap terjaga bahkan setelah penggunaan selama 6 tahun.

Untuk pengisian dayanya, vivo Y31D mengandalkan teknologi 44W FlashCharge. Menurut klaimnya, ia bisa mengisi daya dari 1–50 persen dalam 43 menit saja. Durasi waktu yang terbilang singkat untuk kapasitas baterai yang tidak biasa. Selain itu ada fitur reverse charging untuk mengisi perangkat lain dengan mudah.

4. Mengandalkan Snapdragon 6s Gen 2

vivo Y31D

Sudah disebutkan bahwa vivo Y31D jadi satu-satunya model di serinya yang tidak mendukung jaringan 5G. Artinya chipset yang digunakan adalah yang mendukung jaringan 4G saja. Ponsel ini memilih Snapdragon 6s Gen 2 sebagai sumber performa utamanya.

Performa yang dihasilkan jelas tidak setinggi chipset dengan dukungan jaringan 5G. Misalnya vivo Y31 dengan Snapdragon 4 Gen 2 atau vivo Y31 Pro dengan Dimensity 7300. Setidaknya, efisiensi yang dihasilkan tetap oke dan cocok untuk pemakaian sehari-hari.

Untuk arsitekturnya, Snapdragon 6s Gen 2 hadir dengan proses fabrikasi 6 nm dan delapan inti CPU. Terdiri dari empat core Cortex A73 (2,9 GHz) untuk performa dan empat core Cortex A53 (1,9 Ghz) untuk efisiensinya.

Agar lebih optimal, vivo Y31D hadir dengan dua pilihan RAM yaitu 6 GB atau 8 GB. Kapasitas paling tinggi jelas akan sangat berpengaruh pada kinerjanya. Jenis yang dipakai adalah LPDDR4x yang standar di kelasnya. Sedangkan memori internalnya berkapasitas 128 GB berjenis UFS 2.2.

Merujuk pada pengujian Infofull, vivo Y31D mampu meraih skor AnTuTu v10 hingga 318 ribu poin. Skor tersebut sudah cukup baik untuk aktivitas sehari-hari, termasuk bermain game kasual seperti Mobile Legends, Free Fire, sampai PUBG Mobile. Namun, tetap harus ada penyesuaian pada setelan grafik agar permainan lebih lancar.

5. Layar Cerah dan Mulus dengan 120 Hz

vivo Y31D

Sektor layar menjadi salah satu daya tarik dari vivo Y31D. Spesifikasi terbilang identik dengan model lain di serinya. Ukuran layarnya ada di angka 6,75 inci dengan panel IPS LCD. Menariknya, notch-nya sudah menggunakan desain punch hole sehingga layarnya terkesan lebih lega.

Sayang resolusi layarnya ini masih tertahan di HD+ atau 720 x 1608 piksel. Ketajamannya yang kurang mungkin akan jadi hal yang mau tidak mau harus diterima. Sebagai bayaran, vivo Y31D didukung refresh rate tinggi di 120Hz. Kemampuan ini akan menjamin transisi visual terasa sangat mulus dan responsif.

Layar vivo Y31D mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 1250 nits pada mode High Brightness (HBM). Meski angkanya sedikit lebih tinggi dari model lain, perbedaannya mungkin tidak akan terlalu kentara. Yang pasti, konten tetap terbaca dengan jelas saat dipakai di luar ruangan yang terik.

Untuk melengkapi kenyamanan visualnya, vivo telah menyematkan sertifikasi TUV Rheinland Eye Protection. Fitur ini mencakup solusi perangkat lunak Low Blue Light yang secara efektif meminimalkan emisi cahaya biru. Hal ini membuat mata tidak mudah lelah meski menggunakan ponsel dalam durasi yang lama.

6. Stereo Speaker, Bisa Sampai 400 Persen

vivo Y31D

vivo Y31D hadir dengan sistem stereo speaker yang menempatkan lubang suara di bagian bawah bodi dan di dalam earpiece. Konfigurasi ini mampu menghasilkan efek suara surround yang cukup seimbang. Meskipun sumber suara dari earpiece tetap akan kalah dari lubang speaker di bawah bodi.

Menariknya, ada fitur Audio Booster yang membuat suara speakernya jauh lebih lantang. Tidak hanya terbatas pada level 100 atau 200 persen, vivo Y31D mampu mendongkrak volume suara hingga 400 persen. Tingkat kelantangan ini bahkan melampaui varian vivo Y29 5G yang puncaknya berhenti di angka 300 persen.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa penggunaan volume di atas 100 atau 200 persen akan berdampak pada penurunan detail dan fidelitas audionya. Fitur Audio Booster ekstrem ini lebih disarankan untuk penggunaan di situasi darurat saja. Misalnya harus menerima panggilan telepon di tengah keramaian atau mendengarkan instruksi navigasi saat berkendara.

7. Hasil Kamera Utama Oke, Bisa Foto di Air

vivo Y31D

Beralih ke sektor fotografi, vivo Y31D mengandalkan kamera utama beresolusi 50 MP. Kamera ini memiliki bukaan f/1.8 dengan PDAF sebagai satu-satunya fitur yang tersedia. Setidaknya, proses pemotretan jadi lebih stabil dan akurat dalam mengatur fokus pada objek tertentu.

Sebagai ponsel low mid-range, hasilnya tentu saja cukup standar dalam arti baik. Pemotretan di siang hari tampak memuaskan dengan warna natural. Meski dynamic range-nya tidak begitu luas, reproduksi warnanya tetap bisa diandalkan. Hal ini juga diaminkan oleh Shweta Sharma dari FoneZone untuk kualitas yang diberikan.

Tidak perlu mencari kamera ultrawide, lingkaran kedua di modul kamera hanya sebagai Auxiliary Lens atau kamera AI. Hal ini wajar karena kehadiran lensa ultrawide justru akan menaikkan harga jualnya. Sebagai kompensasi, vivo memaksimalkan pemrosesan software pada kamera utamanya, terutama dengan Night Mode.

Selain itu, sertifikasi IP rating membuat vivo Y31D mampu melakukan pemotretan di dalam air. Dengan kedalaman sampai 1,5 meter selama 30 menit, ponsel bisa dipakai untuk menyelam bersama. Hal ini tentu jadi salah satu hal menarik karena sangat jarang ditemukan di kelas harganya.

Beralih ke bagian depan, vivo Y31D memakai kamera selfie beresolusi 8 MP yang standar. Ada fitur menarik yaitu Radiant Selfie yang mampu memberikan cahaya tambahan pada wajah saat kondisi minim cahaya.

Baik kamera depan atau belakang, perekaman videonya terbatas di resolusi 1080p@30fps. Absennya fitur stabilisasi OIS menjadi catatan penting, karena hasil rekaman video kemungkinan akan terasa sedikit berguncang ketika merekam sambil berjalan.

8. Software Baru dengan Dukungan AI

vivo Y31D

Saat rilis, vivo Y31D sudah langsung menggunakan antarmuka OriginOS 6 berbasis Android 16. Kualitasnya tentu sudah lebih dewasa dengan berbagai pengoptimalan yang dilakukan. Berbeda dengan vivo Y31 dan vivo Y31 Pro yang masih pakai FunTouch 15 berbasis Android 15 saat rilis.

Penggunaan software yang lebih baru jadi salah satu nilai plus dari vivo Y31D. Di dalamnya terdapat beberapa fitur baru atau yang sudah ada tapi disempurnakan. Misalnya Origin Island, fitur yang mampu membuat notch punch hole lebih interaktif. Ukurannya bisa melebar dan memanjang sesuai aktivitas seperti mendengar musik, mendapat notifikasi, sampai merekam.

Selain itu ada fitur Drag & Go, sesuai namanya fitur ini memungkinkan memindahkan file dengan hanya menyeretnya saja. Saat file berhasil diseret/drag, akan terbuka beberapa aplikasi yang sebelumnya sudah dibuka, lalu tinggal melepasnya untuk memindahkan ke aplikasi tersebut.

vivo Y31D tentu dibekali beberapa fitur AI menarik untuk membantu produktivitas. Di antaranya yaitu AI Transcript Assist untuk membantu mentranskripsikan suara menjadi teks. Serta fitur AI Creation untuk membantu memperbaiki atau menyempurnakan teks yang sudah ada.

Kekurangan vivo Y31D

Meski punya kelebihan menarik, tetap ada catatan yang mesti diperhatikan dari vivo Y31D. Akan ada yang perlu dipertimbangkan sebagai kompensasi harganya. Berikut beberapa kekurangannya.

1. Konfigurasi Kamera Minimalis

vivo Y31D

Meski vivo Y31D menampilkan dua lingkaran kamera di belakang, hanya satu lensa yang benar-benar fungsional. Ponsel ini hanya mengandalkan kamera utama 50 MP sama seperti pesaing lainnya. Benar, tidak ada kamera ultrawide untuk ponse ini.

Absennya lensa ultrawide menjadi catatan yang cukup disayangkan. Mengingat fungsinya yang lebih krusial ketimbang sensor kedalaman atau kamera AI. Fleksibilitas penggunaan dalam mengeksplorasi komposisi foto menjadi lebih terbatas karena hanya ada satu kamera yang berfungsi.

Keterbatasan serupa juga merambah ke sektor videografi. Performa perekaman video pada vivo Y31D tergolong standar karena hanya mendukung resolusi maksimal 1080p@30fps.

Simpulan

Berada di kelas low mid-range, vivo Y31D lebih mengutamakan sektor kenyamanan setiap harinya. Misalnya layar mulus dengan refresh rate 120 Hz, performa stabil, sampai baterai 7200 mAh yang bisa menemani sampai berhari-hari. Ponsel ini akan cocok sebagai ponsel daily yang ringan.

Sisi keamanannya juga sudah sangat baik karena punya sertifikasi ketahanan air dan jatuh. Terkena air di kondisi apapun tidak akan membuat ponsel rusak. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti resolusi tertahan di HD+, konfigurasi kamera minim, dan perekaman video standar.

Kategori:

cross