carisinyal web banner retina

7 Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 13 Lite, Apa Saja?

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Diluncurkan pada Maret 2023, Xiaomi 13 Lite siap meramaikan pasar smartphone kelas menengah ke atas atau yang bisa disebut flagship killer. Memiliki unsur "Lite" di namanya, ini menandakan bahwa HP punya desain bodi yang compact dan ringan.

Akan tetapi, tentu kelebihannya tidak berhenti di situ. Terdapat juga performa memadai yang siap jalankan aktivitas berat, tampilan layar yang memanjakan indra visual, hingga fitur-fitur kamera yang lengkap untuk keperluan fotografi profesional dan pembuatan konten.

Ponsel yang hadir dengan MIUI 14 berbasiskan Android 12 ini juga bisa menghasilkan foto selfie dengan sudut keluasan lebih tinggi, disertai dengan kemampuan pengecasan daya yang terbilang cepat. Untuk mengetahui sedikit bocoran tentang HP ini, silakan simak pada tabel di bawah.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Pengalaman gaming memuaskan dengan SoC Snapdragon 7 Gen 1
Tanpa stereo speaker, alami penurunan kualitas suara
Layar dengan tampilan warna memukau
Ketahanan baterai lebih buruk dari pendahulunya
Fitur kamera lengkap, hadir dengan Dual Selfie Camera
Performa bukan yang terbaik di kelasnya, isu throttling parah
Kaya akan fitur konektivitas
Fast charging 67 W yang secepat kilat
Bodi dengan desain memukau dan tahan air
Dimensi dan bobot bodi yang compact dan ringan

Xiaomi 13 Lite merupakan generasi lanjutan dari Xiaomi 12 Lite yang dirilis satu tahun sebelumnya. Maka tidak heran kalau ada beberapa peningkatan. Tapi untuk diketahui, rupanya ada aspek yang malah menurun pada Xiaomi 13 Lite, loh. Aspek apa? Untuk mengetahui jawabannya, sebaiknya simak artikel ini sampai tuntas.

Spesifikasi Xiaomi 13 Lite

Xiaomi 13 Lite
Layar AMOLED 6.55 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 1
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB, 256 GB
Kamera 50 MP (wide) 8 MP (ultrawide) 2 MP (macro)
Baterai Li-Po 4500 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Kelebihan Xiaomi 13 Lite

Ada banyak kelebihan yang membuat Xiaomi 13 Lite menggiurkan di kelas mid-range ke atas. Mau tahu apa saja? Simak pada poin-poin berikut ini.

1. Pengalaman Gaming Memuaskan dengan SoC Snapdragon 7 Gen 1

snapdragon 7 gen 1

Berbeda dengan Xiaomi 12 Lite yang gunakan SoC Snapdragon 778G, kini Xiaomi 13 Lite ditopang oleh SoC yang lebih powerful lagi yaitu Snapdragon 7 Gen 1.

Tidak hanya memiliki generasi mikroarsitektur yang lebih modern, chipset yang diumumkan pada Februari 2023 ini juga punya fabrikasi yang lebih unggul. Yakni, berkurang dari 6 nm menjadi 5 nm. Sehingga efisiensi dayanya pun jadi meningkat, meringankan konsumsi daya sekaligus membuatnya lebih terhindar dari isu overheating.

Di dalam chipset tersebut terdapat kombinasi tiga klaster berformasi 1+3+4 inti prosesor. Sebagai klaster prime core-nya, menggunakan Cortex A710 berkekuatan 2.4 GHz sebanyak satu unit.

Sementara pada klaster high performance-nya menggunakan tiga unit Cortex A710 dengan frekuensi 2.36 GHz. Barulah pada klaster hemat dayanya, terdapat empat inti Cortex A510 yang berjalan di frekuensi 1.8 GHz.

Untuk membuat proses rendering grafis berjalan optimal dan lancar, chipset dipadankan dengan GPU (Graphical Processing Unit) berupa Adreno 644, diklaim 20% lebih cepat ketimbang GPU pada Snapdragon 778G.

Keberadaan teknologi Adreno Frame Motion engine di dalamnya juga disinyalir meningkatkan frame rate pada gim hingga 2x lipat, dengan konsumsi daya yang sama pada Snapdragon 778G.

Dukungan memori SoC ini mencakup RAM LPDDR5 dengan frekuensi 3200 MHz serta jenis storage hingga UFS 3.1. Xiaomi 13 Lite sendiri menghadirkan opsi storage 128 GB dan 256 GB pada jenis UFS 2.2 dengan RAM berkapasitas 8 GB.

Untuk membuktikan tingginya performa ponsel ini, mari mengacu pada benchmark sintetis yang dilansir dari GSM Arena. Pada pengujian AnTuTu v9, Xiaomi 13 Lite mendapatkan skor 534.143 poin, sementara Geekbench 5-nya mencetak skor 795 poin (single core) dan 2936 poin (multi-core).

Meski menggunakan chipset lebih bertenaga, rupanya skor-skor ini tidak beda jauh dengan Snapdragon 778G pada Xiaomi 12 Lite. Diketahui, sang ponsel pendahulu tersebut mendapatkan skor AnTuTu v9 sebesar 528.905 poin, dengan pengujian Geekbench 5 sebesar 785 poin (single core) dan 2943 poin (multi-core).

Lalu bagaimana dengan pengujian gaming-nya? Tenang saja, Xiaomi 13 Lite sangat layak kok untuk memainkan gim berat terkini. Lihat saja pada video YouTube yang diunggah lctfix.net, ponsel dapat mengangkat Genshin Impact dengan lagging minim.

Pada pengaturan rendah (Low) di 60 FPS, permainan memberikan frame rate sekitar 50-an FPS. Sedangkan saat diujikan pada pengaturan tertinggi (Highest) 60 FPS, Anda bisa merasakan frame rate yang stabil di 30 FPS, meski kadang stutter.

2. Layar dengan Tampilan Warna Memukau

Memiliki spesifikasi layar yang tidak beda jauh dengan Xiaomi 12 Lite, Anda juga dapat menemukan panel AMOLED berukuran 6,55 inci pada Xiaomi 13 Lite ini. Resolusi yang diusungnya cukup standar di kelas harganya yaitu Full HD+ (1080 x 2400 piksel), mengusung tingkat kerapatan piksel 402 ppi dan juga aspek rasio 20:9.

Terlihat dari spesifikasi tersebut bahwa layar Xiaomi 13 Lite mampu menyajikan tampilan visual yang begitu tajam dan jernih. Ditambah dengan dukungan sertifikasi HDR10+ dan Dolby Vision, pengguna pun dapat menikmati indahnya film dan series pada rentang dinamis yang luas.

Kini pencahayaan pada aspek-aspek visual di film bisa terlihat lebih selaras dan memanjakan mata, ideal untuk menonton film bergenre horor. Oh ya, layar ponsel ini juga dijamin ideal untuk bermain gim seperti Dead Trigger 2 dan Alto's Odyssey, lantaran sudah mendukung refresh rate 120 Hz yang bikin pergeseran layar jadi semakin smooth.

Terdapat juga touch sampling rate hingga 240 Hz. Ini untuk memastikan Anda sebagai orang pertama yang melakukan serangan di gim kompetitif, sekalipun Anda dan lawan menekan layar di saat bersamaan.

Tidak lupa, yang membuat layar Xiaomi 13 Lite ini lebih tokcer ketimbang ponsel lain di kelas harga yang sama adalah reproduksi warnanya. Bagaimana tidak? Xiaomi 13 Lite sudah mengusung kedalaman 12-bit yang mampu menampilkan sebanyak hingga 68 miliar warna.

Menurut pantauan GSM Arena, layar Xiaomi 13 Lite ini memiliki kecerahan maksimal hingga 938 nit pada mode Auto. Tentunya tingkat kecerahan tersebut sudah lebih dari layak untuk menikmati konten di siang bolong tanpa atap.

Pun ketika sedang tidak mengaktifkan mode auto brightness, ponsel tetap bisa meraih kecerahan hingga 512 nit ketika kecerahannya digeser mentok kanan secara manual.

Xiaomi 13 Lite disinyalir sebagai salah satu smartphone dengan skor akurasi warna terbaik pada gamut sRGB. Jadi, kalau Anda melakukan aktivitas kreasi konten di HP ini (seperti bikin reels di TikTok, edit video di CapCut, dll.), warna konten punya akurasi yang kuat terhadap aslinya.

3. Fitur Kamera Lengkap, Hadir dengan Dual Selfie Camera

xiaomi 13 lite kamera_

Sebagai HP di kelas harga menengah ke atas (flagship killer), ada beberapa kriteria yang mesti dipenuhi agar bisa dianggap bagus. Yang pertama, tentu harus ada stabilisasi yang baik untuk keperluan videografi. Lalu, sebisa mungkin perekaman harus mendukung resolusi dan frame rate tinggi agar hasil video tidak pecah saat di-upload ke Instagram.

Adapun kriteria ketiganya adalah keberadaan kamera ultrawide agar pengguna bisa melakukan zoom out 0,5x, guna mengambil sudut keluasan yang lebih tinggi. Kabar baiknya, Xiaomi 13 Lite memenuhi semua syarat tersebut.

Konfigurasi triple camera di punggungnya terdiri atas sensor utama Sony IMX766 50 MP wide angle (f/1.8) dengan focal length 23 mm dan ukuran sensor 1/1.56 inci, kamera 8 MP ultrawide (f/2.2) dengan FOV 119 derajat dan ukuran sensor 1/4.0 inci, serta sensor 2 MP makro (f/2.4).

Kamera yang terakhir disebutkan tadi bisa dianggap sebagai kamera "bonus" saja, karena tidak benar-benar menambah pada pengalaman fotografi. Terutama jika Anda jarang melakukan pemotretan close up.

Jika memang menganggap mode makro sebagai fitur berguna, sebenarnya vendor smartphone bisa saja mengusung fungsi tersebut pada sisi software alih-alih kamera terdedikasi. Alangkah baiknya mengganti kamera makro tersebut dengan kamera telefoto, namun tampaknya ini akan membuat harga Xiaomi 13 Lite semakin membengkak.

Beralih ke bagian depan, di sinilah Xiaomi 13 Lite benar-benar tampak bersinar. Pasalnya, tersedia dual selfie camera yang terdiri atas sensor ultrawide 32 MP (f/2.4) dengan ukuran sensor 1/2.74 inci dan FOV, serta kamera 8 MP depth sensor yang bisa hasilkan selfie dengan efek bokeh.

Pada kamera belakang, resolusi recording sudah mencapai 4K pada kecepatan 30 FPS. Sedangkan bila ingin rasakan frame rate lebih tinggi, bisa memilih 1080p pada kecepatan 60 FPS.

Kamera selfie tidak mendukung 4K, tapi setidaknya sudah dukung frame rate 60 FPS di 1080p. Sangat unggul untuk hasilkan video vlogging dengan pergerakan yang mulus.

Xiaomi 13 Lite memiliki fitur stabilisasi yang berjalan di resolusi 2160p pada frame rate 30 FPS. Namun jika fitur tersebut masih menyisakan efek goyang pada video, pengguna bisa memilih Steady Mode yang berjalan pada resolusi 1080p.

xiaomi 13 lite camera main sample_Sumber: GSM Arena
Kamera utama (default)
xiaomi 13 lite camera sample ultrawide_Sumber: GSM Arena
Kamera ultrawide belakang
xiaomi 13 lite camera night mode sample_Sumber: GSM Arena
Night mode di kamera utama
xiaomi 13 lite camera sample selfie 0 6 x_Sumber: GSM Arena
Kamera selfie ultrawide (zoom 0,6x)

Di atas merupakan beberapa hasil sampel foto pada Xiaomi 13 Lite. Sumber mengatakan kalau kamera utama di HP ini bisa menangkap detail lebih banyak ketimbang Xiaomi 12 Lite, meskipun memiliki resolusi kamera yang lebih rendah.

Di mata saya, kualitas hasil foto yang ditangkapnya secara overall sudah tergolong bagus. Bahkan kamera ultrawide di belakangnya pun masih sanggup menampilkan ketajaman dan detail yang lengkap.

Exposure pada bagian mode malam juga terasa memanjakan mata, dapat meningkatkan pencerahan di kondisi minim cahaya. Noise yang ditampilkannya pun tampaknya nyaris tidak ada.

Lalu, pada bagian kamera selfie yang menggunakan fungsi ultrawide, Anda bisa merasakan kualitas rentang dinamis yang begitu luas. Bahkan saat membelakangi jendela, sinar matahari dari luar tidak membuatnya tampak washed out. Ini adalah pertanda kalau algoritma HDR-nya memang berfungsi dengan baik.

4. Kaya akan Fitur Konektivitas

xiaomi 13 lite 3_

Ini adalah salah satu smartphone yang dibesut oleh Xiaomi. Otomatis, Xiaomi 13 Lite pun dihadirkan dengan fitur konektivitas infrared yang dapat menyulap perangkat jadi remote TV dan AC. Ya, Xiaomi dan POCO memang menjadi satu-satunya brand HP populer yang masih rajin berikan port infrared pada hampir semua produknya.

Masih sama seperti Xiaomi 12 Lite, ponsel penerus ini juga turut hadirkan Wi-Fi 6 yang sanggup memiliki kecepatan unduhan lebih tinggi ketimbang Wi-Fi 5. Adapun pada sisi konektivitas lainnya, ponsel mendukung dual SIM 5G dengan pita (band) n1, n3, dan n40. Tiga pita jaringan yang didukung oleh operator seluler di Indonesia.

Sebagai sarana untuk menghubungkan ponsel dengan earphone nirkabel (TWS), Xiaomi 13 Lite juga dilengkapi dengan Bluetooth 5.2 beserta kodek A2DP dan protokol LE (Low Energy).

Ada juga fitur NFC yang merupakan sarana komunikasi nirkabel medan dekat antara dua perangkat. Biasa digunakan untuk transaksi digital dan mengisi saldo eMoney. Sayangnya, ketersediaan NFC tersebut tergantung pada wilayah pemasarannya.

Pada saat artikel ini ditulis pada akhir Maret 2023, Xiaomi 13 Lite belum tersedia di Indonesia, sehingga saya tidak dapat memastikan apakah versi yang rilis di Indonesia akan memilikinya. Namun, Xiaomi 12 Lite yang jadi pendahulunya memiliki NFC di Indonesia. Jadi mestinya sih Xiaomi 13 Lite juga demikian. Kita lihat saja.

5. Fast Charging 67 W yang Secepat Kilat

xiaomi 13 lite fast charging_

Di saat merk tertentu sudah tidak lagi sediakan charger di dalam boks penjualan, Xiaomi masih menyertakan casan berdaya 67 W pada Xiaomi 13 Lite ini. Mendukung fitur pengisian daya yang sebegitu tingginya, ponsel hanya membutuhkan waktu 42 menit untuk dapat dicas dari kosong hingga penuh.

Durasi tersebut mengalahkan Xiaomi 12 Lite yang membutuhkan waktu 50 menit, serta mengalahkan Samsung Galaxy A53 5G yang memakan waktu 1 jam 24 menit. Xiaomi 13 Lite juga mendukung protokol USB Power Delivery 3.0, sehingga membuat durasi pengisian tetap secepat kilat walau pakai charger dari merk lain.

6. Bodi dengan Desain Memukau dan Tahan Air

xiaomi 13 lite desain bodi 2_

Desain memang akan selalu menjadi urusan selera. Namun menurut saya pribadi, desain Xiaomi 13 Lite merupakan salah satu yang paling menarik karena menyajikan tampilan yang bersih dan minimalis.

Tidak banyak aksen visual atau tulisan yang menghiasi bodi belakangnya, tapi bukan berarti ini mengurangi sisi estetika pada cangkang. Sensor pemindai sidik jarinya diletakkan dalam layar (in-display fingerprint), sehingga menyisakan ruang yang begitu luas dan bersih di sisi back cover.

Modul kameranya mengalami peningkatan dibandingkan Xiaomi 12 Lite. Kini, kamera utama dan sensor ultrawide dimasukkan ke dalam sebuah lingkaran besar, meninggalkan kamera makro sebagai satu-satunya yang berada di luar, bersebelahan dengan LED Flash.

Bahan material yang digunakan pada bagian belakang adalah kaca, sementara bagian frame-nya terbuat dari plastik. Perpaduan keduanya memberikan kesan premium ketika disentuh oleh tangan.

Di saat Xiaomi 12 Lite menggunakan ujung-ujung yang flat alias datar, Xiaomi 13 Lite menggunakan ujung yang melengkung sehingga memberikan pengalaman grip yang lebih nyaman.

Satu peningkatan lainnya adalah keberadaan sertifikasi IP53, sehingga membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air gerimis. Di bagian layarnya, tersemat lapisan kaca pelindung Gorilla Glass 5 yang dapat mengurangi risiko retak saat tergores ataupun terbentur.

Secara keseluruhan, Xiaomi 13 Lite mampu memberikan desain yang tidak hanya ergonomis, melainkan juga memberikan kesan mahal.

7. Dimensi dan Bobot Bodi yang Compact dan Ringan

xiaomi 13 lite desain bodi_

Tampilan dan ketahanan bodi Xiaomi 13 Lite bukan satu-satunya yang membuatnya menarik. Sesuai dengan namanya, Xiaomi 13 Lite dirancang untuk memiliki bobot yang ringan serta bodi yang tipis.

Untuk diketahui, bobot yang dimiliki Xiaomi 13 Lite hanya berkisar di angka 171 gram, alias 2 gram lebih ringan dibandingkan Xiaomi 12 Lite yang menjadi pendahulunya. Pun pada tingkat ketebalannya, Xiaomi 13 Lite kini semakin tipis di angka 7,2 mm ketimbang Xiaomi 12 Lite dengan ketebalan 7,3 mm.

Xiaomi 12 Lite saja sudah tergolong salah satu ponsel Android teringan di dunia, loh. Saya cukup takjub mengetahui Xiaomi masih bisa menekan bobot dan ketebalannya jadi lebih kecil lagi pada Xiaomi 13 Lite.

Pada bagian panjang dan lebarnya, smartphone "mungil" ini hanya memiliki dimensi 159,2 mm dan 72,7 mm. Meski Xiaomi 13 Lite terbilang kecil, tapi ia masih belum bisa kalahkan Xiaomi 13 reguler yang memiliki panjang 152,8 mm dan lebar 71,5 mm.

Soalnya, Xiaomi 13 Lite memang memiliki ukuran layar lebih lebar yaitu 6,55 inci. Beda dengan Xiaomi 13 reguler dengan ukuran layar 6,36 inci. Jadi, keduanya punya pendekatan berbeda untuk meraih bodi yang compact. Sementara Xiaomi 13 Lite berusaha punya bodi paling ringan dan juga tipis, Xiaomi 13 reguler terasa cukup tebal dan berat namun tidak panjang.

Kekurangan Xiaomi 13 Lite

Kelas harga upper mid-range memang memiliki persaingan yang cukup ketat. Terlepas dari segudang kelebihan Xiaomi 13 Lite, ia masih kalah saing dibanding sejumlah rivalnya, termasuk pendahulunya sendiri. Yuk baca poin-poin kekurangannya di bawah ini!

1. Tanpa Stereo Speaker, Alami Penurunan Kualitas Suara

xiaomi 13 lite featured image_

Sebuah fenomena yang cukup lumrah di dunia smartphone, bahwa generasi penerus tidak selamanya menawarkan peningkatan pada semua parameter. Dalam kasus ini, rupanya Xiaomi 13 Lite menghilangkan fitur stereo speaker yang sebelumnya dimiliki pada Xiaomi 12 Lite.

Alhasil seperti yang bisa ditebak, kualitas suara HP ini tidak sebagus pendahulunya. Mungkin masih bisa ditolerir apabila suara Xiaomi 13 Lite tidak alami penurunan kualitas yang drastis.

Tapi, jika dilihat dari review oleh GSM Arena, predikat suara Xiaomi 13 Lite kini menjadi "average" dengan skor kelantangan -28,5 LUFS. Turun dari Xiaomi 12 Lite dengan skor -25,2 LUFS serat predikat "very good".

2. Ketahanan Baterai Lebih Buruk dari Pendahulunya

xiaomi 13 lite layar 2_

Xiaomi 13 Lite dikemas dengan kapasitas baterai yang di bawah rata-rata smartphone kebanyakan, yaitu hanya 4.500 mAh. Di saat HP lain sudah pakai baterai 5.000 mAh, Xiaomi 13 Lite pun lantas jadi punya ketahanan yang kalah saing.

Menurut pantauan GSM Arena, Xiaomi 13 Lite hanya mendapatkan skor endurance rating sebesar 93 jam. Durasi ketahanan tersebut bahkan kalah saing dengan pendahulunya, Xiaomi 12 Lite, yang mendapatkan skor ketahanan 100 jam kendati baterainya lebih kecil (4.300 mAh).

Lebih lanjut lagi, Xiaomi 13 Lite sanggup bertahan hingga 23 jam 48 menit pada penggunaan 3G Talk Time, tahan hingga 12 jam 1 menit, dan juga tahan hingga 17 jam 1 menit pada pemutaran video.

Meski ketahanan baterainya menurun, namun Xiaomi 13 Lite sanggup bertahan hingga malam hari dalam satu kali siklus pengecasan, seperti yang dilansir dari laman xiaomiui.net.

3. Performa Bukan yang Terbaik di Kelasnya, Isu Throttling Parah

xiaomi 13 lite throttling_

Meskipun Xiaomi 13 Lite hadir dengan performa memukau, tidak dipungkiri bahwa ia bukanlah smartphone dengan performa terbaik di kelas upper mid-range. Di harga Rp8 jutaan, Anda sudah bisa merasakan chipset flagship Snapdragon 8+ Gen 1 di dalam ponsel ASUS ZenFone 9 atau Snapdragon 8 Gen 1 pada POCO F4 GT.

Terdapat juga sejumlah SoC lain yang lebih bertenaga di kelas flagship killer seperti Dimensity 8200, Snapdragon 870, Snapdragon 888, dan lain sebagainya.

Selain itu, Xiaomi 13 Lite juga rupanya memiliki isu throttling yang cukup parah, sehingga tidak dapat mempertahankan performa puncaknya dalam waktu lama. Ini karena sistem sengaja menurunkan performa agar mencegah ponsel dari overheating.

Seperti yang ditunjukkan pada laman GSM Arena, Xiaomi 13 Lite mengalami penurunan kinerja setelah 10 menit diujikan CPU Throttling Test. Bahkan setelah 30 menit, performa yang berhasil dipertahankannya merosot drastis ke angka 70%. Barulah setelah diuji selama 1 jam, performa terendah yang diraih ponsel adalah 60% dari total performa puncak.

Simpulan

Posisi Xiaomi 13 Lite ini sebenarnya agak sulit, karena ia mesti bersaing dengan ponsel menengah ke atas lainnya yang sudah duluan hadir di pasaran dari setahun sebelumnya. Alhasil, ponsel-ponsel pesaing tersebut memiliki harga lebih murah.

Xiaomi 13 Lite sendiri telah hadir pada Maret 2023 secara global, dan tidak diketahui apakah akan hadir secara resmi di Indonesia atau tidak. Yang pasti, banderol harga rilis ponsel ini di pasar global adalah mulai dari 499 euro alias Rp8 jutaan.

Terlepas dari hal yang disebutkan tadi, Xiaomi 13 Lite masih punya performa yang cukup layak untuk menunjang aktivitas gaming tingkat berat. Bahkan sanggup memainkan Genshin Impact dengan minim lagging. Namun, usahakan untuk gunakan cooler tambahan untuk menghindari kemungkinan throttling.

Kualitas tampilan layar yang dihadirkan sudah setara dengan ponsel flagship, memiliki color depth 12-bit yang jarang ditemui pada ponsel di harga yang setara. Xiaomi 13 Lite juga teramat cocok untuk menunjang segala kebutuhan content creation, memiliki kamera depan ultrawide yang sangat unik. Tertarik?

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram