carisinyal-web-banner-retina 35

10 Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Pad 8 Pro

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

Xiaomi Pad Series menjadi pilihan tablet terbaik untuk menunjang produktivitas. Xiaomi Pad 8 Pro jelas sangat disarankan untuk mendapatkan pengalaman lebih maksimal. Model ini berada di atas Xiaomi Pad 8 karena membawa peningkatan di beberapa sektornya.

Xiaomi Pad 8 Pro menjadi penerus langsung dari Xiaomi Pad 7 Pro yang rilis setahun sebelumnya. Dengan harga yang lebih tinggi, tablet ini menawarkan ekosistem yang jauh lebih luas, performa maksimal, dan baterai yang lebih awet. Penggunaannya sebagai pengganti PC sudah lebih mumpuni. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Spesifikasi Xiaomi Pad 8 Pro

Xiaomi Pad 8 Pro
Layar IPS LCD 11.2 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite
RAM 8 GB, 12 GB
Memori Internal 128 GB, 256 GB, 512 GB
Baterai Li-Po 9200 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Tiktok
*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Tampilan desain metal premium yang kokoh dan ringan saat digunakan
Masih tidak memiliki ketahanan air yang mumpuni dibanding brand lain
Ketahanan baterai awet berkat kapasitas besar dan pengisian daya kencang
Kualitas layar tinggi untuk aktivitas hiburan, rasio 3:2 yang nyaman untuk bekerja
Dukungan quad speaker berbasis Dolby Atmos yang lantang dan imersif
Mengandlakan performa maksimal dari Snapdragon 8 Elite untuk aktivitas intens
Menawarkan pengalaman produktivitas ala PC/Laptop
Sudah memakai antarmuka HyperOS 3 dengan dukungan ekosistem lebih luas
Dilengkapi aksesori canggih seperti Focus Pen Pro untuk pemakaian fleksibel
Memakai lensa kamera ultrawide di bagian depan yang bisa diandalkan

Kelebihan Xiaomi Pad 8 Pro

Xiaomi Pad 8 Pro dijual dengan harga mulai dari Rp9,5 jutaan, serta Rp11,5 juta untuk varian lebih tingginya. Harga tersebut tentu sepadan dengan apa yang ditawarkan. Berikut daftar kelebihannya.

1. Desain Metal Premium yang Kokoh

Xiaomi Pad 8

Dari segi tampilan, Xiaomi Pad 8 Pro mewarisi bahasa desain dari generasi sebelumnya. Tablet ini tetap mempertahankan gaya minimalis dengan aura premium dan mewah. Pada bagian sisinya, terdapat area pengisian daya magnetik untuk Xiaomi Focus Pen.

Selain itu, estetika bodinya tetap terjaga tanpa adanya garis antena yang menonjol. Sebab Xiaomi sudah mengintegrasikan komponen tersebut dengan rapi di bagian dalam bodinya.

Xiaomi Pad 8 Pro tetap mengadopsi konstruksi unibody metal yang memadukan durabilitas tinggi dengan bobot yang ringan. Permukaannya menggunakan sentuhan akhir matte yang memberikan tekstur halus. Paling penting adalah mampu mencegah menempelnya bekas sidik jari.

Untuk varian warnanya, perangkat ini hadir dalam tiga opsi yang cukup menarik yaitu Gray, Blue, dan Pine Green.

Di bagian belakangnya terdapat modul kamera berbentuk persegi yang minimalis. Di area lain, tersemat logo Xiaomi dengan konektor pin yang berfungsi sebagai antarmuka untuk menyambungkan perangkat dengan aksesori tambahan, seperti keyboard atau case.

Sebagai perangkat portabel, Xiaomi Pad 8 Pro terbilang nyaman untuk dibawa ke manapun. Bodinya dirancang sangat ramping dengan ketebalan hanya 5,75 mm dan bobot 485 gram. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang memiliki rutinitas kerja dengan tingkat mobilitas tinggi.

2. Ketahanan Baterai dan Pengisian Daya Oke

Xiaomi Pad 8

Xiaomi Pad 8 Pro membawa kapasitas baterai super besar yaitu 9200 mAh. Kapasitas ini bahkan lebih besar dari Xiaomi Pad 7 Pro dengan 8850 mAh. Artinya, ketahanan daya dan durasi pemakaian yang ditawarkan sudah jauh lebih lama setiap harinya.

Menurut klaimnya, tablet ini mampu bertahan hingga 18,38 jam untuk melakukan streaming terus-menerus. Atau menemani rapat online selama lebih dari 13,93 jam.

Menurut YugaTech dalam videonya, Xiaomi Pad 8 Pro mampu mendapat skor PC Mark Battery Life Test hingga 12 jam 57 menit. Skor ini tentu saja cukup baik, mengingat resolusi layarnya yang tinggi dan chipset mumpuni. Sedangkan untuk penggunaan nyatanya bisa bertahan seharian penuh dengan skenario beragam.

Untuk pengisian dayanya, Xiaomi menyematkan fitur fast charging 67W Turbo Charging. Kemampuannya lebih tinggi dari model regulernya yang hanya dibekali 45W Turbo Charging. Meski begitu, tablet ini tetap membutuhkan waktu untuk bisa mengisi sampai penuh baterai berkapasitas jumbo.

Selain itu, ada fitur reverse charging 22.5W yang sebelumnya tidak ada di Xiaomi Pad 7 Pro. Hal ini memungkinkan tablet menjadi power bank untuk perangkat lain jika dibutuhkan.

3. Kualitas Layar Tinggi dengan Rasio 3:2 yang Nyaman

Xiaomi Pad 8

Xiaomi Pad 8 Pro menggunakan panel IPS LCD berukuran 11,2 inci untuk layarnya. Spesifikasi ini tidak jauh berbeda dengan Xiaomi Pad 7 sebagai pendahulunya. Meski masih belum menggunakan AMOLED, kualitasnya terbilang cukup baik dengan dukungan DCI-P3 dan HDR adaptif yang membuat warna terlihat jernih dan kontras.

Selain ukurannya yang lega, saya suka dengan aspek rasionya yang berada di angka 3:2. Banyak yang menganggap aspek rasio ini adalah yang paling ideal untuk sebuah tablet produktivitas. Layar jadi terlihat lebih lega untuk membuka dokumen atau menggunakan beberapa aplikasi sekaligus.

Kualitas layarnya didukung resolusi yang sangat tinggi yaitu 3.2K atau 3200 x 2136 piksel. Aktivitas seperti menonton film, scrolling, atau bermain game sudah sangat dimanjakan. Kecerahannya bisa mencapai angka 800 nit (puncak) untuk penggunaan di luar ruangan.

Xiaomi Pad 8 Pro memiliki varian khusus dengan layar matte glass. Ini adalah versi upgrade dengan proses AG nano-texture yang mumpuni. Layarnya mampu menghilangkan pantulan cahaya yang mengganggu dari lampu atau sumber cahaya lain di sekitar. Hal ini juga berlaku untuk sinar matahari ketika menggunakan tablet di tempat terbuka.

Sayangnya, layar matte glass ini memiliki permukaan yang terbilang mudah kotor. Hal ini juga cukup disayangkan oleh Tech Spurt karena layarnya memiliki banyak bekas goresan tangan ketika layar dimatikan. Proses pembersihannya pun tidak mudah karena harus menggunakan kain khusus.

Hal lain yang tidak boleh lewat adalah soal kenyamanannya. Xiaomi Pad 8 Pro didukung refresh rate 144 Hz yang sudah sangat mulus. Namun, angka ini hanya bisa ditemukan di beberapa skenario khusus saja, rata-ratanya hanya berada di 120 Hz.

Kenyamanan juga dirasakan melalui sertifikasi TUV Rheinland pada layarnya. Sertifikasi ini mampu meredam cahaya biru yang diterima mata dan layar yang bebas kedip. Di dalamnya juga terdapat fitur peredupan DC dan sensor suhu warna sekitar untuk membuat mata nyaman saat menatap layar.

4. Dukungan Quad Speaker Berbasis Dolby Atmos

Xiaomi Pad 8

Memiliki dimensi bodi luas, Xiaomi Pad 8 Pro dilengkapi konfigurasi quad speaker. Hal ini berguna untuk menyajikan audio yang seimbang di tiap sisinya. Sistem stereo yang disematkan pada tablet ini mengusung teknologi omnidirectional, yang memungkinkan pancaran suara dapat didengar dan dinikmati secara merata dari berbagai sudut.

Saat perangkat diposisikan secara horizontal, speaker ditempatkan di tiap sisi dengan dua lubang masing-masing sisinya. Untuk menghadirkan sensasi audio imersif, Xiaomi turut mengintegrasikan teknologi Dolby Atmos ke dalam sistemnya.

Dari segi kelantangan, kehadiran empat sumber keluaran suara tersebut tentu menawarkan performa yang sangat menjanjikan. Sebagai nilai tambah yang menarik, Xiaomi Pad 8 Pro dibekali fitur pendongkrak volume ekstra hingga 200 persen. Fitur ini memastikan keluaran audio menjadi jauh lebih bertenaga, ideal untuk situasi darurat.

Jika ingin mendapatkan pengalaman mendengarkan suara yang lebih dekat, Anda juga bisa memakai earphone. Sayangnya, Xiaomi Pad 8 Pro tidak lagi menyediakan port audio jack 3,5mm. Jika tidak menggunakan TWS atau earphone wireless, Anda bisa menggunakan adaptor sebagai alternatifnya.

5. Performa Maksimal Snapdragon 8 Elite

Xiaomi Pad 8 Pro hadir dengan tenaga dari chipset lebih tangguh yaitu Snapdragon 8 Elite. Di atas kertas, kemampuannya lebih tinggi dari Snapdragon 8s Gen 3 yang dipakai Xiaomi Pad 7 Pro.

Chipset dengan manufaktur 3 nm ini tampil mumpuni secara keseluruhan. Misalnya soal performa CPU dan performa GPU yang meningkat cukup signifikan dari chipset di generasi sebelumnya. Efisiensinya juga jelas lebih baik karena Snapdragon 8s Gen 3 masih memakai manufaktur 4 nm.

Untuk arsitekturnya, chipset ini menggunakan CPU Qualcomm Oryon baru yang dirancang khusus. Terdiri dari dua core Oryon V2 (Phoenix L) dengan clock speed 4,32 GHz dan enam core Oryon V2 (Phoenix M) yang punya clock speed 3,53 GHz.

Qualcomm juga membuat arsitektur GPU baru yaitu Adreno 830 dengan frekuensi 1100 MHz. Selain itu, chipset ini menggunakan ISP AI baru yang terintegrasi dengan NPU Qualcomm Hexagon. Hal ini mampu meningkatkan penggunaan AI, pemrosesan lebih cepat dan efisien, hingga menghadirkan kemungkinan tak terbatas dan selalu meningkat secara real time.

Untuk hasil lebih stabil, Xiaomi Pad 8 Pro membawa RAM LPDDR5X berkapasitas 8 GB atau LPDDR5T untuk kapasitas 12 GB. Sementara untuk memori internalnya yaitu UFS 3.1 untuk varian 128 GB atau UFS 4.1 untuk varian 256 GB atau 512 GB. Tidak ada slot microSD yang tersedia untuk memperluas kapasitas memorinya.

Merujuk pada pengujian YugaTech, Xiaomi Pad 8 Pro mampu meraih skor AnTuTu v10 sampai 3 jutaan. Skor ini jauh lebih tinggi dari Xiaomi Pad 7 Pro yang hanya mencapai setengahnya yaitu 1,5 juta. Kemampuan gaming-nya juga sudah jauh meningkat untuk beberapa gaming berat seperti PUBG Mobile, Genshin Impact, atau Wuthering Waves.

6. Menawarkan Produktivitas Ala PC/Laptop

Xiaomi Pad 8

Xiaomi Pad 8 Pro sering disebut-sebut sebagai tablet yang mampu menggantikan peran PC. Paling tidak, banyak reviewer menilai perangkat ini layak dipertimbangkan sebagai alternatif sebuah PC berkat deretan fitur yang dibawanya. Fleksibilitas menjadi nilai jual utama untuk mendongkrak kemampuan multitasking penggunanya.

Salah satu fitur yang menarik adalah split screen, fitur untuk memakai dua aplikasi secara bersamaan. Jika masih butuh lebih banyak aplikasi terbuka, ada fitur floating windows yang bisa dipadukan dengan fitur sebelumnya. Artinya, ada hingga empat aplikasi sekaligus yang bisa digunakan secara bebas agar tidak ada informasi yang terlewat.

Berbagai fitur tersebut terasa lebih nyaman digunakan berkat aspek rasio layar 3:2. Menurut saya, ini adalah rasio paling pas untuk sebuah tablet yang dirancang sebagai perangkat multitasking pengganti PC. Terlebih Xiaomi turut menyematkan fitur Workstation mode untuk yang butuh pengalaman ala PC lebih mendalam.

Untuk mendukung produktivitas, Xiaomi Pad 8 Pro juga menyediakan beragam aplikasi profesional. Contohnya, tablet ini sudah kompatibel dengan WPS Office versi PC, yang mencakup Word, PPT, maupun Excel. Dukungan ini tentu membuat pengguna merasa lebih familiar saat harus bekerja menggunakan tablet yang praktis dibawa ke mana-mana, alih-alih terpaku pada PC di atas meja kerja.

7. Pakai HyperOS 3 dengan Ekosistem Luas

Xiaomi Pad 8

Sejak perilisannya, Xiaomi Pad 8 Pro menggunakan antarmuka HyperOS 3. Ini merupakan salah satu pembaruan sistem yang paling ditunggu-tunggu oleh para pengguna. Pasalnya, versi antarmuka ini menghadirkan cakupan ekosistem yang jauh lebih luas, bahkan sanggup terhubung dengan produk-produk Apple berkat adanya kerja sama resmi.

Fitur yang memperluas ekosistem ini jadi salah satu fitur unggulan yang ditawarkan. Misalnya untuk mentransfer file, atau bahkan difungsikan sebagai layar eksternal nirkabel untuk MacBook. Artinya, kehadiran antarmuka ini sukses menjembatani batas antara pengguna ekosistem Apple dan non-Apple, sekaligus mendongkrak produktivitas makin maksimal.

Tidak ketinggalan, antarmuka pada Xiaomi Pad 8 Pro juga sudah mengemas teknologi HyperAI terintegrasi yang lebih pintar. Ada sederet fitur kecerdasan, mulai dari AI Art, AI Writing, AI Translate Conversation, hingga AI Calculator.

8. Aksesori Focus Pen Pro yang Fleksibel

Xiaomi Pad 8

Di luar sektor-sektor utama tadi, Xiaomi Pad 8 Pro juga didukung oleh ketersediaan aksesori tambahan yaitu stylus dan keyboard. Ketersediaan aksesori semacam ini sebenarnya bukan hal baru, karena bisa ditemukan di pendahulunya yaitu Xiaomi Pad 7 Pro.

Layaknya sebuah tablet, stylus di Xiaomi Pad 8 Pro bisa diandalkan untuk kebutuhan navigasi, mencatat, dan berbagai aktivitas sejenis. Nilai plusnya lagi, aksesori ini memiliki tingkat latensi yang sangat rendah, sehingga respons sentuhannya terasa jauh lebih gesit dan akurat.

Xiaomi secara resmi menamai stylus ini dengan sebutan Xiaomi Focus Pen Pro. Kalau bicara kualitas, ada peningkatan yang lebih baik dibandingkan versi di Xiaomi Pad 7 Pro. Misalnya soal desain yang minimalis, bobot yang super ringan di angka 17,5 gram, serta tingkat latensi yang ultra-rendah.

Belum selesai, Xiaomi Focus Pen Pro turut dibekali sederet fitur interaktif. Misalnya bisa mencubit atau mengetuk dua kali untuk gonta-ganti tools dengan mulus, menyesuaikan ketebalan kuas, memanfaatkan fitur Hover Preview demi akurasi sapuan yang lebih presisi, hingga sensasi haptic feedback dengan kesan mahal.

9. Memakai Kamera Ultrawide di Bagian Depan

Xiaomi Pad 8

Berbicara soal kamera, keberadaannya pada sebuah tablet sering dianggap bukan prioritas. Sebab kegiatan memotret menggunakan tablet terasa kurang efektif dibandingkan menggunakan ponsel. Meski begitu, tidak sedikit pengguna yang masih menilai kehadiran fitur ini cukup penting.

Xiaomi Pad 8 Pro hanya memiliki satu lensa kamera di dalam modul berbentuk persegi di belakang. Resolusinya berada di angka 50 MP dengan bukaan f/1.8. Besaran resolusi ini masih identik dengan generasi pendahulunya yaitu Xiaomi Pad 7 Pro. Tablet ini juga masih memiliki dukungan fitur autofocus PDAF untuk hasil yang lebih baik.

Untuk perekaman videonya, kamera belakangnya mampu merekam video 4K pada frame rate 60 fps. Kemampuan ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat versi regulernya yaitu Xiaomi Pad 8 hanya mampu merekam hingga 4K di 30 fps saja.

Lebih dari itu, Xiaomi Pad 8 Pro juga menggunakan lensa ultrawide untuk kamera depannya. Peningkatan ini turut menjadi faktor pembeda lain jika dibandingkan dengan varian regulernya. Kamera selfie ini hadir dengan resolusi 32 MP, yang dipadukan dengan ukuran sensor 1/3.6 inci yang tergolong cukup besar.

Menurut Tech Spurt, warna perekaman video kamera depannya memang sedikit grainy. Namun, kontras warna yang ditampilkan sudah cukup baik untuk aktivitas seperti video call atau meeting. Sementara untuk aktivitas vlogging sedikit kurang disarankan, sebab ukuran tablet juga tidak efektif untuk dipegang terus-menerus ketika merekam vlog.

Di sisi lain, penggunaan lensa ultrawide tetap lebih baik dibandingkan hanya pakai wide saja. Sebab lensa ini memiliki sudut pandang yang lebih luas dan bisa memuat beberapa wajah sekaligus dalam satu frame.

Kekurangan Xiaomi Pad 8 Pro

Setelah mengeluarkan budget lebih, berat rasanya ketika masih ada catatan yang mesti diperhatikan. Namun, hal ini bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan, atau hal yang harus diketahui. Berikut kekurangan Xiaomi Pad 8 Pro.

1. Masih Tidak Memiliki Ketahanan Air

Salah satu kekurangan dari Xiaomi Pad 8 Pro adalah absennya sertifikasi IP rating. Kondisi serupa sebenarnya juga ditemukan pada sejumlah model dari generasi sebelumnya. Alhasil tablet ini belum dirancang untuk menahan paparan cipratan air, atau guyuran yang lebih deras seperti saat gerimis atau hujan.

Terkait ketahanan terhadap air pada tablet, tampaknya Samsung masih unggul. Menariknya, perlindungan IP rating ini tidak dikunci secara eksklusif untuk lini tablet flagship Samsung saja. Berbagai model lain, mulai dari seri Galaxy Tab S FE hingga lini Galaxy Tab Active, juga sudah dibekali kemampuan tahan air ini.

Simpulan

Xiaomi Pad 8 Pro memberikan pengalaman penggunaan ala PC/laptop lebih maksimal. Fitur yang dibawanya sangat mendukung aktivitas multitasking padat, misalnya split screen, floating windows, atau Workstation mode dan penggunaan aplikasi WPS Office. Rasio layar 3:2 juga membuatnya lebih nyaman saat digunakan.

Dengan harga lebih tinggi, performa yang ditawarkan lebih mumpuni dengan Snapdragon 8 Elite dan baterai awet dengan 9200 mAh. Menariknya lagi, kamera depannya sudah menggunakan lensa ultrawide, penggunaannya lebih praktis untuk video call atau meeting.

Meski begitu, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan. Misalnya masih tidak memiliki ketahanan air yang mumpuni, tidak ada slot microSD, serta absennya port audio jack. Meski begitu, hal tersebut rasanya masih bisa dimaklumi. Bagaimana, tertarik dengan Xiaomi Pad 8 Pro ini?

Kategori: ,
cross