Punya Value Tinggi, Ini 10 Kelebihan Infinix Hot 70
Pertengahan tahun 2026, pasar Indonesia kedatangan ponsel terjangkau lainnya yaitu Infinix Hot 70. Sasarannya cukup jelas jika dilihat dari spesifikasinya, yaitu untuk kebutuhan harian intens. Ada baterai berkapasitas besar yang awet, layar nyaman, dan garansi performa selama 72 bulan atau sekitar 6 tahun.
Dengan harga mulai dari Rp2 jutaan, software yang digunakan akan tetap up to date selama 3 tahun ke depan. Beberapa nilai tadi jadi poin utama yang ditawarkan, artinya masih ada hal lain yang menarik untuk dibahas. Berikut beberapa kelebihan dari Infinix Hot 70.

| Layar | IPS LCD 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G100 Ultimate |
| RAM | 4 GB, 6 GB, 8 GB |
| Memori Internal | 128 GB, 256 GB |
| Baterai | Li-Ion 6000 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee Blibli |
1. Desain Catchy dan Menawan

Sektor desain jadi salah satu hal yang paling menarik dari Infinix Hot 70. Mereka memasarkannya dengan slogan Dynamic Shine Design yang bermain dengan cahaya. Misalnya varian Thermo Orange sebagai warna signature dengan fitur yang ikonik.
Varian ini memiliki warna yang bisa berubah sesuai dengan temperatur suhu di sekitar. Misalnya ketika suhu rendah, warna orange akan lebih pekat. Sebaliknya, warna orange akan lebih cerah ketika terkena suhu tinggi. Menariknya, Anda juga bisa berkreasi dengan perubahan warna ini misalnya untuk membuat tulisan dengan cara menutupi sebagian permukaan bodinya.

Selain itu, Infinix Hot 70 juga menawarkan lima varian warna lain yang bisa dipilih. Misalnya Green Texture dan Quite Violet yang punya pola garis unik di bodinya. Kemudian Dive Blue, Silver Dancer, dan Night Pulse yang lebih minimalis dengan warna polos.
Di bagian belakangnya terdapat modul kamera berukuran kecil. Di bargain tepi luarnya ada lapisan yang diberi nama Crystal Mood Island. Infinix mengeklaim ini adalah inovasi pertama di industri, menampilkan cahaya kristal yang menawan sehingga embuat semua pilihan warna terasa lebih hidup dan tentu saja sangat eye catching.
Untuk kenyamanannya, bodinya masih terbilang ramping yaitu 7.49 mm dengan berat 195 gram. Di bagian tepinya juga dibuat melingkar sehingga terasa nyaman saat digenggam lama. Permukaannya juga halus dengan akhiran Velvet-smooth, dan paling penting adalah tidak mudah kotor.
Infinix Hot 70 dibekali sertifikasi IP65 yang membuatnya mampu menahan debu dan percikan air. Kemudian ada sertifikasi SGS 5 Star agar lebih aman ketika jatuh atau terbentur dengan benda padat.
2. Tombol One-Tap AI Sebagai Jalan Pintas

Selain punya desain menawan, Infinix Hot 70 memiliki satu tambahan tombol di samping bodinya. Tombol ini juga ada di beberapa ponsel Infinix lain di kelasnya seperti Infinix Hot 60 Pro atau Infinix Hot 60i, dengan nama yang sama yaitu One-Tap AI. Tombol ini biasanya diberi warna berbeda agar terlihat mencolok.
Salah satu fungsi dari tombol ini adalah untuk mengakses Folax. Asisten pribadi yang bisa diandalkan dari Infinix, cara kerjanya mirip dengan Gemini dari Google. Dengan satu sentuhan, Folax akan memuat informasi yang ditampilkan pada layar, atau melakukan perintah spesifik lainnya.
Selain itu, tombol ini juga bisa digunakan untuk mengakses fitur atau membuka beberapa aplikasi. Misalnya menyalakan senter, DND, sampai ke mode pesawat. Atau membuka aplikasi kamera dengan cepat, catatan, perekaman suara, dan masih banyak lagi.
3. Ada Jaminan Upgrade OS 3 Kali

Saat rilis, Infinix Hot 70 sudah memakai sistem operasi Android 16 dengan antarmuka XOS 16. Salah satu antarmuka Android terbaik dari segi fitur yang ditawarkan dan sisi customizable-nya. Beberapa fitur customizable yang tersedia adalah terkait tampilan layarnya. Sementara untuk multitasking-nya meliputi floating windows, split screen, hingga smart panel.
Ponsel ini tentu saja sudah dibekali fitur berbasis AI canggih di dalamnya. Salah satunya adalah Infinix AI Infinite dengan logo infinity. Setidaknya terdapat dua kategori fitur AI yang bisa dimanfaatkan yaitu untuk membantu aktivitas harian dan meningkatkan kreativitas.
Selain itu, Anda juga akan menemukan fitur AI berbasis Google yang terintegrasi. Misalnya Google Gemini sebagai asisten, atau Circle to Search yang bisa digunakan dengan praktis.
Satu hal menarik lainnya adalah Infinix menyediakan jaminan upgrade operasi sistem sebanyak 3 kali. Hal ini membuat sang ponsel tetap up to date hingga Android 19 atau 3 tahun mendatang. Sementara untuk update security patch tersedia hingga 5 tahun ke depan. Dengan harga terjangkau, jelas ponsel ini cocok untuk pemakaian jangka panjang.
4. Performa Tangguh Helio G100 Ultimate

Beralih ke sektor performa, Infinix Hot 70 mengandalkan chipset Helio G100 Ultimate untuk tenaganya. Meski bukan varian terbaru ketika ponsel ini rilis, kemampuannya bisa dibilang sudah teruji. Serta peningkatan yang dimiliki Helio G200 pun tidak begitu signifikan.
Nama “Ultimate” di belakangnya hanya sebagai identitas saja, bukan penanda overclock atau apapun. Helio G100 Ultimate yang dipakai ponsel ini masih menggunakan fabrikasi 6 nm dan delapan inti CPU atau prosesor.
Prosesornya terdiri dari dua core Cortex A76 (2,2 GHz) untuk performanya dan enam core Cortex A55 (2 GHz) untuk efisiensi dayanya. Untuk GPU-nya masih menggunakan Mali G57 MP2 dengan frekuensi 1000 MHz.
Menurut beberapa reviewer, skor AnTuTu v11 yang berhasil diraihnya berada di angka 500 ribuan. Angka yang cukup wajar dan mumpuni buat memainkan beberapa game populer. Untuk pemakaian jangka panjangnya ada garansi performa yang tetap stabil hingga 72 bulan, atau sekitar 5 tahun.
Infinix Hot 70 memadukan chipsetnya dengan memori yang terbilang lega. Pilihannya beragam misalnya RAM LPDDR4X yaitu 4 GB, 6 GB, atau 8GB. Kemudian ada memori internal yang sudah menggunakan UFS, jenis teknologi yang lebih kencang ketimbang eMMC. Kapasitasnya ada di 128 GB atau 256 GB.
Belum selesai, di dalam SIM tray-nya, ada slot yang dikhususkan sebagai tempat microSD. Klaimnya menyebut kalau kapasitas memorinya ini bisa diperluas hingga 2 TB. Sebuah opsi yang menarik untuk pengguna yang selalu butuh ruang lebih besar dari yang ditawarkan.
5. Baterai 6000 mAh yang Awet Seharian

Kapasitas baterai besar masih jadi tren di segmen ponsel terjangkau. Tidak mau ketinggalan, Infinix Hot 70 membawa ukuran besar yaitu 6000 mAh, mirip dengan Infinix Hot 60i 5G. Kapasitas ini jauh lebih besar dari Infinix Hot 60 dengan 5200 mAh, atau bahkan Infinix Hot 60 Pro yang hanya 5160 mAh saja.
Tidak hanya besar, ketahanan dayanya sudah bisa diandalkan untuk pemakaian selama seharian penuh. Menurut klaimnya, ponsel ini bisa bertahan hingga 9,7 jam untuk bermain game MOBA, atau sekitar 22,4 jam untuk pemakaian harian.
Untuk jangka panjang, Infinix mengeklaim kalau kesehatan baterai tetap berada di atas 80 persen selama 5 tahun. Jadi, baterai tidak akan terasa bocor dalam waktu lama bahkan lebih dari durasi wajar di 2 atau 3 tahun.
6. Proses Charging Cepat dan Pintar

Masih sama seperti generasi sebelumnya, Infinix Hot 70 dibekali fitur fast charging 45W. Fitur ini mampu memangkas durasi pengisian daya jadi lebih singkat. Meski baterainya lebih besar, butuh waktu sekitar 25 menit saja untuk bisa mengisi baterai dari 1–50 persen.
Menariknya, Infinix juga menyediakan dua mode pengisian daya lain selain Smart Charging. Yaitu Low-Temp yang akan menjaga suhu ponsel tetap stabil dan efisien, tapi prosesnya akan sedikit lebih lambat. Kemudian ada Hyper yang bisa mengisi daya lebih kencang, tapi suhu ponsel akan mudah naik.
Fitur lain yang paling saya suka adalah Adaptive ByPass Charging. Fitur ini biasanya hanya ada di ponsel gaming, sebab ponsel akan tetap adem ketika mengisi daya sambil bermain game. Terakhir adalah fitur reverse charging yang bisa menyulapnya menjadi sebuah power bank untuk perangkat lain.
7. Layar Mulus dan Nyaman Dipakai

Infinix Hot 70 memiliki sektor layar yang tidak kalah menarik. Ukurannya cukup luas yaitu 6,78 inci dengan rasio layar ke bodi mencapai 84,4 persen. Sayangnya, resolusinya hanya berada di HD+ atau 720 x 1600 piksel saja. Meski begitu, ketajaman warna yang diberikan sudah tergolong cukup baik untuk aktivitas seperti menonton atau bermain game.
Jenis panel yang digunakan masih menggunakan IPS LCD, bukan AMOLED. Namun, hal ini bisa dibilang wajar untuk HP kelas terjangkau. Menariknya, tetap menyediakan fitur Always-on-Display. Tampilan jam yang akan menyala setelah layar terkunci, tapi hanya beberapa detik saja.
Di sisi lain, pergerakan layar yang dimilikinya ini sudah sangat mulus untuk kelasnya. Dibekali refresh rate 120 Hz yang membuat pergerakan animasi terlihat lebih mulus. Anda juga bisa mengunci refresh rate di angka 90 atau 60 Hz agar lebih hemat daya. Atau dibiarkan adaptif menyesuaikan aktivitas yang sedang dilakukan.
Soal kecerahan layarnya masih biasa saja di 700 nit (HBM). Aktivitas di luar ruangan tentu tidak akan mudah karena cahaya akan memantul jika cukup terik. Namun tetap nyaman dipakai jika tidak terkena langsung oleh sinar matahari.
8. Dukungan Stereo Speaker Lantang
Infinix Hot 70 sudah hadir dengan dua speaker atau stereo. Kedua speaker yang dibawanya ini disimpan di bagian bawah dan atas bodinya. Berbeda dari HP kebanyakan yang menyimpan kamera keduanya di dalam earpiece.
Dengan dukungan dua lubang speaker, pengalaman audionya terdengar lebih menyenangkan. Efek stereo saat menonton film atau bermain game akan lebih imersif ketimbang hanya dari satu lubang speaker saja.
Menariknya, Infinix juga menyematkan fitur bernama Ultra Volume. Fitur ini mampu meningkatkan volume lebih dari 100 persen, tepatnya sampai 300 persen. Fitur ini cocok digunakan untuk menelepon di tempat umum atau keadaan darurat, seperti stasiun, pasar, atau bahkan area konser.
Sayang, ponsel ini tidak menyediakan port audio jack 3,5 mm lagi. Penggunaan headset kabel harus melalui converter atau yang memiliki ujung kabel Type-C. Atau memang jika ingin mendapat pengalaman suara lebih dalam, bisa menggunakan TWS via Bluetooth yang lebih praktis.
9. Kamera Utama 50 MP yang Oke untuk Harian

Beralih ke sektor kamera, Infinix Hot 70 memiliki satu kamera utama yang bisa diandalkan. Resolusinya ada di 50 MP dengan bukaan f/1.85. Sayangnya, kamera ini tidak dibekali stabilisasi apapun, hanya didukung fitur autofocus untuk menjaga fokusnya secara otomatis.
Tidak ada kamera lain di bagian belakang, hanya sensor kedalaman sebagai pelengkapnya. Namun, kemampuan kameranya saja sudah cukup untuk memotret setiap hari. Bukan dalam konteks professional, tapi sekadar mengabadikan momen yang mungkin tidak bisa terulang.
Sedangkan untuk kamera depannya, resolusinya berada di 8 MP (f/2.0) berukuran 1/4 inci. Sayangnya, lagi-lagi tidak ada fitur pendukung lain yang bisa diandalkan untuk kameranya.
Yang menarik adalah soal perekaman videonya. Baik kamera depan atau belakang, resolusi tertingginya bisa mencapai 2K atau 1440p 30 FPS. Bahkan, ada fitur EIS untuk meredam sedikit getaran yang terjadi ketika merekam sambil bergerak.
Kemampuan tersebut jadi salah satu peningkatan yang penting. Kualitas video sekarang jadi lebih baik ketika diunggah ke media sosial. Bahkan setelah melewati proses editing atau kompresi yang selalu terjadi dalam proses pengunggahan.
10. Konektivitas dan Sensornya Cukup Lengkap

Demi meningkatkan pengalaman penggunaannya, ponsel harus memiliki konektivitas dan sensor yang lengkap. Hal ini diamini oleh Infinix Hot 70 dengan menyematkan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan. Keberadaannya juga termasuk nice to have jika dilihat dari harganya.
Misalnya dari segi konektivitasnya yang sudah dibekali fitur NFC multifungsi. NFC (Near Field Communication) biasanya digunakan untuk melakukan transaksi digital, mengecek dan mengisi saldo e-money, bahkan melakukan transfer file dengan mudah termasuk dengan iOS sekalipun. Kemudian ada infrared untuk mengontrol perangkat lain seperti TV, AC, atau proyektor.
Untuk sensornya, ponsel harga Rp2 jutaan ini ternyata sudah dibekali gyro hardware. Salah satu sensor yang biasanya mulai ditemukan di kelas harga Rp3–4 juta ke atas. Sensor ini biasanya digunakan untuk meningkatkan pengalaman bermain game shooting seperti PUBG Mobile atau CODM.
Sayangnya, Infinix Hot 70 masih menyimpan sensor sidik jari di bodi samping atau terintegrasi dengan tombol power. Di kelas harganya, sebenarnya hal ini masih terbilang wajar. Apalagi dibayar dengan keberadaan sensor gyro hardware yang lebih responsif ketimbang software.
Secara keseluruhan, ponsel ini memiliki value for money yang cukup tinggi. Beberapa reviewer juga menjamin kalau ponsel ini akan laku keras, setidaknya di Indonesia. Sebab sasaran pasarnya dirasa tepat, yaitu ponsel terjangkau yang punya banyak fitur menarik. Mulai dari desain, baterai, performa, sampai kelengkapan lainnya.
Meski begitu, ada beberapa hal yang tetap mesti diperhatikan. Lagipula, tidak ada ponsel yang sempurna, apalagi untuk kelas Rp2 jutaan. Jika tidak masalah dengan catatan-catatan yang ada, Infinix Hot 70 mungkin akan cocok untuk Anda.

