carisinyal web banner retina

Yuk, Simak 11 Kelebihan & Kekurangan Samsung Galaxy Tab A8!

Samsung memperbarui katalog produk mereka dengan bejibun tablet baru. Salah satu yang mereka perkenalkan pada Januari 2022 adalah Samsung Galaxy Tab A8. Di Indonesia, tablet kelas menengah ini hadir dalam dua varian.

Dua varian itu adalah LTE dan WiFi. Varian LTE memiliki konfigurasi memori 4/128 GB, sedangkan varian WiFi 3/32 GB. Selain jaringan dan memori, tak ada lagi yang membedakan antara Galaxy Tab A8 LTE dan Galaxy Tab A8 WiFi.

Tablet ini pun menjadi salah satu pilihan menarik jika Anda punya dana kurang dari Rp5 juta. Apalagi Galaxy Tab A8 punya performa yang cukup bisa diandalkan berkat SoC UNISOC Tiger T618 yang dikandungnya.

Namun, dalam artikel ini, Carisinyal akan membahas seluruh kelebihan dan kekurangan Galaxy Tab A8. Pembahasan ini kami harap dapat Anda jadikan sebagai salah satu rujukan dalam memberi penilaian terhadap tablet ini.

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab A8

Samsung Galaxy Tab A8 LTE
Layar PLS TFT 10.5 inci
Chipset UNISOC Tiger T618
RAM 4 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera 8 MP (wide)
Baterai Li-Po 7040 mAh
Harga Saat Rilis Rp 4.499.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Kelebihan Samsung Galaxy Tab A8

Sebagai tablet kelas menengah, Samsung Galaxy Tab A8 menawarkan beragam hal menarik yang bisa memenuhi ekspektasi kebanyakan orang. Berikut hal-hal menarik yang ditawarkan oleh tablet ini.

1. Desain

desain galaxy tab a8

Penampilan yang elegan, premium dan build quality solid merupakan ciri khas tablet-tablet Samsung. Tak peduli harganya murah atau mahal, Samsung selalu memberi impresi yang baik pada sektor desain.

Demikian pula yang Anda dapati dari Galaxy Tab A8. Pratima Adhikari dalam kanal YouTube GadgetByte, mengaku bahwa tablet ini memang terasa kokoh. Wajar bila Pratima bisa berkata demikian karena penutup belakang si tablet memakai material aluminium.

Material plastik masih digunakan, tetapi porsinya cukup kecil. Letaknya ada di bagian kanan, tepat setelah ada garis perpotongan vertikal. Pratima menyebut, bahan plastik digunakan kemungkinan agar komponen seperti antena WiFi dan antena jaringan seluler dapat bekerja dengan baik.

Yang menarik lagi dari desain Galaxy Tab A8 adalah polesan penutup belakangnya yang matte, sehingga noda sidik jari tidak mudah menempel. Selain itu, tablet ini cukup tipis dengan ketebalan hanya 6,9 mm, serta cukup ringan (508 g).

Adapun tablet dengan bezel layar simetris ini hadir dengan satu pilihan warna untuk varian WiFi, yaitu Gray (abu-abu). Sementara itu, varian LTE punya tiga opsi warna: Gray, Pink, dan Silver.

2. Tampilan

tampilan galaxy tab a8

Galaxy Tab A8 dibekali layar cukup lebar, 10,5 inci, dengan jenis TFT. Resolusi tampilannya adalah 1920 x 1200 piksel. Adapun layar ini punya rasio aspek 16:10 dan kepadatan piksel 215 ppi.

Bagi Ryan Haines, penguji Android Authority, layar tablet ini sudah cukup oke sebagai penampil konten video streaming. Apa yang muncul dari layar tablet ini sudah cukup tajam dan bisa dinikmati oleh sebagian besar orang.

Refresh rate layar memang masih 60 Hz, tetapi itu bukan masalah yang serius buat sebuah tablet. Sebab interaksi tangan pada layar sebuah tablet umumnya tidak seintens ketika menyentuh layar ponsel. Karena itu, refresh rate 60 Hz pada layar sebuah tablet akan terlihat mulus-mulus saja.

Adapun Anuj Bhatia dalam The Indian Express mengatakan bahwa tampilan warna yang keluar dari layar Galaxy Tab A8 cukup cerah. Tampilannya enak dilihat baik saat menonton film di Netflix, menonton video di YouTube, dipakai main gim, atau sekadar browsing.

Sekadar informasi, Galaxy Tab A8 mempunyai sertifikasi Widevine L1. Artinya, Anda dapat menikmati film Netflix di tablet ini dengan resolusi Full HD.

3. Performa

geekbench galaxy tab a8Sumber: GadgetByte

UNISOC atau yang dulu bernama Spreadtrum mulai menunjukkan eksistensinya di tengah dominasi Qualcomm dan MediaTek. SoC ini kini dilirik berbagai produsen, khususnya untuk produk kelas menengah dan kelas entri.

Pada Galaxy Tab A8, SoC UNISOC yang dipakai adalah Tiger T618. SoC ini kurang lebih setara dengan Helio G80 dan Snapdragon 662. Tiger T618 terkenal cukup andal dan dipakai juga oleh Advan GX.

SoC atau chipset ini memiliki delapan inti CPU. Dua inti di antaranya merupakan inci performa berupa Cortex A75 (2,0 Ghz). Sementara itu, enam inti lainnya adalah inti efisiensi yaitu Cortex A55 (2,0 GHz). SoC ini punya GPU Mali G52 MP2 (850 MHz) dan dibikin dengan fabrikasi 12 nm.

Tiger T618 ternyata mampu mendongkrak sektor dapur pacu Galaxy Tab A8. Ryan Haines dan Anuj Bhatia cukup terkesan dengan performa yang bisa dihasilkan.

Berdasarkan pengalaman Bhatia, pekerjaan seperti mengedit dokumen dalam Google Docs, memutar video, membalas email, dan bermain gim kasual, bisa dilakukan dengan baik oleh si tablet. Sebagai informasi, unit yang diuji Bhatia adalah yang mempunyai varian memori 3/32 GB.

Sementara itu, Ryan Haines menyarankan untuk mengambil varian RAM 4 GB jika gaya pemakaian Anda cukup serius. Contohnya saja adalah membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Dalam pengujian gaming, gim seperti PUBG Mobile dan Injustice 2 dapat dijalankan dengan baik oleh tablet ini. Menurut pengalaman Pratima Adhikari, PUBG Mobile lancar dimainkan pada setelan grafis "Smooth" dan frame rate "Ultra".

4. Speaker

speaker tab a8

Ada empat buah speaker yang disematkan pada Galaxy Tab A8. Dua ditaruh di bawah dekat port USB C, dan dua lainnya di rangka bagian atas. Oleh karena itu, konfigurasi speaker tablet ini adalah stereo. Sektor audio tersebut didukung pula dengan teknologi Dolby Atmos.

Menurut Ryan Haines, suara yang keluar dari speaker tablet ini lantang. Dia bahkan tidak merasa ada distorsi kendati volume disetel pada level tinggi.

Anuj Bhatia juga memuji kualitas speaker Galaxy Tab A8. Kata dia, suaranya sangat lantang, jernih, dan mampu terdengar ke seluruh ruangan. Pernyataan Haines dan Bhatia mengindikasikan bahwa Anda tidak perlu membeli speaker eksternal untuk sekadar menonton film melalui tablet ini.

5. Daya Tahan Baterai

performa galaxy tab a8

Baterai yang dikandung Galaxy Tab A8 cukup besar, kapasitasnya 7040 mAh. Berdasarkan pengalaman Ryan Haines, tablet ini punya ketahanan baterai yang baik karena mampu tembus satu hari pemakaian.

Dalam pengujian, Haines memakai tablet ini untuk macam-macam aktivitas. Mulai dari browsing, bersosial media, hingga streaming. Tes dijalankan Haines ketika tablet hanya dihubungkan lewat jaringan WiFi.

Sementara itu, menurut pengujian Anuj Bhatia, Galaxy Tab A8 mampu bertahan hingga 9 jam dalam sekali cas. Ketahanan tersebut dicapai Bhatia saat menggunakan tablet ini untuk menonton film, browsing dan membaca (e-book).

6. Slot MicroSD Khusus

galaxy tab a8

Galaxy Tab A8 dibekali dengan slot microSD khusus, baik varian WiFi maupun LTE. Slot tersebut mampu menampung kartu microSD dengan kapasitas hingga 1 TB.

Keberadaan slot microSD ini cukup berguna untuk meningkatkan kapasitas simpan, khususnya jika Anda membeli varian WiFi yang punya memori internal hanya 32 GB. Dengan microSD, Anda jadi bisa menyimpan koleksi film, novel, album musik dan lain sebagainya.

7. Jaminan Update

samsung knox galaxy tab a8

Galaxy Tab A8 datang dengan sistem operasi Android 11 yang dilapisi antarmuka One UI 3.0. Antarmuka ini memang jauh dari stock Android, tetapi begitu banyak suka karena stabil dan bersih.

Samsung pun menyematkan fitur seperti Samsung Kids dengan Parental Control, dan sistem keamanan Samsung Knox. Hanya saja, fitur Samsung DeX belum didukung Galaxy Tab A8.

Terlepas dari itu, Samsung menjanjikan peningkatan sistem operasi sebanyak dua kali pada tablet ini. Artinya, Galaxy Tab A8 bakal mendapatkan upgrade Android 13. Menurut Ryan Haines, jika pembaruan ke Android 12 tidak dihitung, bisa jadi tablet ini bakal kebagian Android 14.

Namun, yang pasti Galaxy Tab A8 memperoleh pembaruan patch keamanan tiap tiga bulan sekali hingga empat tahun. Hal ini membuat si tablet punya usia pemakaian yang cukup panjang.

Kekurangan Samsung Galaxy Tab A8

Sebuah tablet kelas menengah dirancang untuk menangani tugas-tugas esensial dengan keunggulan di sektor tertentu. Hal itu membuat tablet di kelas ini wajar jika memiliki kompromi di sektor yang dianggap produsen tidak terlalu esensial. Berikut hal yang mungkin jadi kekurangan Galaxy Tab A8.

1. Kamera

galaxy tab a8 kamera

Samsung menyematkan dua kamera pada Galaxy Tab A8. Kamera pertama beresolusi 8 MP ditaruh di sisi belakang, sedangkan kamera kedua beresolusi 5 MP ditaruh di bagian depan.

Kedua kamera mampu merekam video hingga resolusi Full HD (1080p) pada 30 fps. Namun, hanya kamera belakang yang dibekali fitur autofokus. Lampu flash tidak disertakan baik untuk kamera belakang maupun kamera depan.

Untuk sekadar memfoto dokumen, kamera belakang tablet ini cukup bisa diandalkan. Hanya saja, Anda mesti melakukannya di kondisi cahaya cukup mengingat tidak ada lampu flash.

Sementara itu, kamera depannya sekadar ada untuk mengakomodasi aktivitas teleconference seperti Zoom meeting. Kedua kamera memang tidak istimewa, begitu menurut Ryan Haines dan Anuj Bhatia.

Kata Haines, warna foto indoor kamera belakang tablet ini tidak cukup oke, demikian pula dengan kamera belakangnya. Sementara itu, kualitas video call menggunakan kamera depan tablet ini biasa saja, bukan level profesional menurut Bhatia.

2. Pengisian Daya

galaxy ta a8

Teknologi pengisian daya yang didukung via port USB C Galaxy Tab A8 punya output 15W. Output sebesar itu terbilang kurang jika dipakai untuk mengecas baterai tablet ini yang mencapai 7040 mAh.

Ryan Haines menuturkan, mengecas tablet ini selama 45 menit dengan charger bawaan hanya akan membuat kapasitas baterai naik 20%. Pengecasan dimulai ketika baterai kosong.

Sementara itu, untuk membuat baterainya jadi penuh, waktu pengecasan yang dibutuhkan adalah 4 jam lebih. Durasi pengecasan tersebut tentu saja amat lama.

3. Opsi Memori Terbatas

galaxy tab a8

Samsung memberikan opsi memori yang terbatas buat Galaxy Tab A8. Jika konsumen ingin mendapatkan RAM dan penyimpanan yang lega (4/128 GB), mereka mesti menebus varian LTE yang harga rilisnya Rp4,5 juta.

Sementara itu, varian WiFi yang lebih ekonomis (rilis Rp3 juta) hanya tersedia dalam varian memori 3/32 GB. Samsung memberi opsi yang kurang luas, sehingga konsumen kami nilai bakal agak kesulitan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet.

Kalau saja ada varian 4/64 GB, baik untuk model LTE maupun WiFi, bisa jadi ini adalah opsi yang paling masuk akal.

4. Tidak Mendukung Stylus dan Sensor Fingerprint

galaxay tab a8

Seperti yang sudah disinggung pada poin "Jaminan Update", Galaxy Tab A8 tidak didukung fitur Samsung DeX. Alhasil, tablet ini tidak bisa digunakan dalam mode ala PC.

Ia juga tidak mendukung penggunaan pena stylus S Pen dan keyboard case eksklusif dari Samsung. Galalxy Tab A8 sepertinya memang dirancang sebagai tablet multimedia, bukan perangkat penunjang produktivitas.

Satu hal lagi yang kurang dari tablet ini adalah absennya sensor fingerprint. Praktis Anda hanya bisa mengandalkan sandi pola atau sandi angka sebagai kunci pengaman tablet.

Simpulan

Samsung Galaxy Tab A8 mewarisi beberapa keunggulan yang dimiliki pendahulunya, Galaxy Tab A7. Mulai dari desain apik, tampilan sip, dan performa yang mumpuni. Selain itu, tablet ini juga punya speaker dengan kualitas suara yang hebat.

Hal itu membuat Anda tidak perlu repot-repot membeli speaker bluetooth jika sekadar ingin menonton film. Hanya, di segmen kelas menengah ini, Samsung belum bisa memberi peningkatan kualitas kamera.

Beberapa catatan seperti tidak adanya sensor fingerprint dan opsi memori yang terbatas juga mesti Anda perhatikan. Namun, jika Anda butuh tablet multimedia untuk pemakaian jangka panjang, Galaxy Tab A8 tentu lebih dari cukup. Bagaimana, tertarik dengan tablet ini?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram