Punya Baterai 8000 mAh, Ini 9 Keunggulan realme C100x
Jika ditanya soal ponsel murah paling kuat, saya langsung teringat dengan realme C75x yang kebal air sampai mendapat rekor MURI. Penerusnya yaitu realme C100x juga masih memiliki titel ponsel murah paling kuat, tapi dari sisi ketahanan baterai. Kapasitasnya mencapai 8000 mAh, jauh melebihi standar baterai di pasaran.
Pertanyaannya, apakah ponsel ini hanya menang soal baterai saja? Dilihat dari harganya, sektor lainnya tidak kalah menarik untuk dimiliki. Penasaran? Simak beberapa kelebihan atau keunggulan yang ditawarkan dari ponsel satu ini.

| Layar | IPS LCD 6.8 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| RAM | 6 GB |
| Memori Internal | 128 GB, 256 GB |
| Baterai | Li-Ion 8000 mAh |
| Cek Harga Saat Ini | Shopee Blibli |
1. Kapasitas Baterai Masif 8000 mAh

Salah satu nilai jual utama dari realme C100x adalah kapasitas baterai masifnya yaitu 8000 mAh. Kapasitas ini jelas sangat besar dan jauh dari standarnya di angka 5000 mAh. Artinya, ponsel ini menawarkan ketahanan daya luar biasa untuk pemakaian lebih dari seharian, bahkan untuk berbagai skenario.
Baterainya menggunakan jenis Silicon Carbon yang punya kepadatan cukup baik. Kapasitas sebesar ini bisa dipadatkan sehingga tidak membuat bodi jadi lebih bongsor. Selain itu, teknologi ini memiliki tingkat efisiensi daya yang lebih baik dalam pemakaian secara langsung.
Menurut klaimnya, realme C100x masih akan menyisakan baterai 40 persen setelah pemakaian berat seharian. Lebih detail, ia mencatat durasi streaming hingga 2,5 jam, media sosial 3,5 jam, bermain game 2 jam, menggunakan aplikasi lain 2 jam, dan standby hingga 14 jam lamanya.
realme juga mengeklaim kalau pemakaian dayanya ini sudah cukup pintar. Misalnya ketika baterai penuh, penggunaan ringan bisa mencapai 3 hari lebih, bermain game 13 jam lebih, atau navigasi selama 17 jam lebih. Sedangkan ketika baterai tersisa 1 persen, cukup untuk standby selama 8 jam lebih atau menelepon selama 30 menit lebih.
Bagaimana jika cuacanya ekstrem? Hal itu juga sudah diantisipasi sehingga ketahanan daya tetap terjaga baik dalam kondisi dingin atau panas ekstrem.
Hal yang menurut saya paling menarik adalah soal jaminan penggunaan jangka panjangnya. Battery Health-nya diklaim tetap berada di atas 97 persen setelah pemakaian satu tahun. Bahkan, setelah pemakaian hingga 7 tahun, angkanya tetap ada di atas 80 persen. Tidak ada lagi cerita baterai bocor di beberapa tahun ke depan.
2. Fitur Charging Cukup Lengkap

Baterai awet tanpa charging yang kencang memang terasa kurang lengkap. Untuk realme C100x, Anda perlu sedikit memaklumi atau setidaknya menurunkan ekspektasi. Pasalnya, ponsel ini hanya didukung fitur pengisian daya 45W. Kemampuan ini masih sama dengan realme C85 Pro yang punya baterai 7000 mAh.
Jika mengikuti perhitungan sederhana, durasi pengisian dayanya akan sedikit lebih lama karena kapasitas yang lebih besar. Namun, Anda tidak akan menunggu hingga lebih dari satu jam pertama. Waktu yang harus ditunggu masih terbilang wajar untuk kapasitas dan harga sang ponsel.
Selain itu, ada fitur reverse charging yang bisa dimanfaatkan. Fitur ini sangat cocok dimiliki ponsel dengan baterai lega, membuatnya sebagai power bank cadangan saat kondisi darurat. Anda bisa mengisi daya perangkat lain, TWS, smartwatch, atau perangkat lainnya.
3. Layar dengan Refresh Rate 120 Hz

Sebagai HP kelas entry, realme menawarkan kemampuan layar yang cukup baik. Misalnya ukurannya yang lega di 6,8 inci membuat menonton jadi lebih puas. Sayang notch yang digunakan justru waterdrop, padahal generasi sebelumnya sudah pakai punch hole yang lebih modern.
Panel yang digunakannya memang masih IPS LCD, bukan AMOLED, tapi kualitasnya saya kira sudah cukup baik. Resolusinya ada di angka 720 x 1570 piksel atau HD+ yang mungkin akan dipertimbangkan oleh sebagian orang.
Hal yang paling menarik dari layarnya adalah soal refresh rate yang ada di angka 120 Hz. Hal ini membuatnya mampu menampilkan pergerakan animasi lebih mulus. Aktivitas scrolling juga jadi lebih nyaman, serta perbedaan yang sangat terasa ketika bermain game.
Tingkat kenyamanan juga disediakan realme melalui fitur Eye Comfort Mode. Fitur ini biasanya berguna jika Anda menggunakan ponsel di dalam ruangan yang minim cahaya. Sedangkan untuk di luar ruangannya ada fitur AI Outdoor Mode. Layar tetap terlihat jelas meski kondisi cahaya sedang terik.
4. Masih Ada Port Audio Jack 3,5 mm
Buat pengguna earphone kabel harus berbahagia karena realme C100x masih menyediakan port audio jack, 3,5 mm. Port ini biasanya akan dihilangkan jika ponsel sudah menyentuh angka 3 juta ke atas. Alasannya biasanya agar bodi bisa lebih tipis karena lubang audio jack yang cukup lebar.
Keberadaan port ini jelas memudahkan penggunaan earphone kabel. Misalnya untuk menonton film favorit, atau bermain game agar suaranya lebih dalam dan tanpa delay. Memang, earphone kabel tetap bisa digunakan melalui lubang USB C dengan converter, tapi tidak lebih praktis jika ada port audio jack.
Sayang, catatan yang mesti diperhatikan dari ponsel ini adalah jumlah speakernya yang hanya satu. Speakernya hanya ada di bagian bawah bodi saja. Hal ini membuat pengalaman stereo jadi hilang dan kemungkinan teredam sangat tinggi. Satu-satunya cara adalah dengan menggunakan earphone baik kabel atau nirkabel untuk suara lebih nikmat.
5. Mengandalkan Performa UNISOC T7250

Meski punya harga terjangkau, realme C100x diklaim memiliki performa yang berpotensi tangguh. Hal ini terlihat dari penggunaan chipset-nya yaitu UNISOC T7250. Chipset ini tidak hanya menawarkan performa oke di kelasnya, tapi juga efisiensi daya yang membuat HP bisa lebih lama digunakan bermain game.
Untuk arsitekturnya, UNISOC T7250 dibangun dengan fabrikasi 12 nm dengan delapan inti CPU. Di dalamnya, tersemat dua inti ARM Cortex-A75 (1,8 GHz) untuk tugas-tugas berat dan enam inti ARM Cortex-A55 (1,6 GHz) untuk efisiensinya.
Untuk kartu pengolah grafisnya, UNISOC T7250 ini mengandalkan Mali G57 MC2 dengan frekuensi 850 MHz. Untuk pengoptimalannya, chipset ini sudah kompatibel untuk RAM LPDDR4X dengan internal eMMC 5.1 atau UFS 2.2.
Untuk produk yang rilis di Indonesia, realme C100x hadir dengan RAM 6 GB berjenis LPDDR4X. Sedangkan memori internalnya ada beberapa pilihan yaitu 128 atau 25 GB. Sayang, jenis memori internal yang digunakan masih eMMC, bukan UFS yang jelas lebih kencang dalam beroperasi.
Berbicara soal skor Benchmark, beberapa ponsel lain mendapatkan skor AnTuTu di angka 400 ribuan. Kemampuannya mungkin tidak jauh berbeda dengan ponsel lain yang pakai chipset sama, seperti POCO C81 Pro, Redmi A5, sampai itel City 100. Yang jelas, chipset ini sudah cukup mumpuni untuk memainkan Mobile Legends, Free Fire, atau PUBG Mobile.
6. Desain Estetik dengan Pulse Light

Di awal sudah disebutkan bahwa meski membawa baterai super besar, bodinya tetap tampak ramping. Penggunaan jenis baterai Silicon Carbon tampaknya berhasil dalam mengatur isu tersebut. realme C100x memiliki ketebalan bodi di 8,63 mm dan berat 219 gram. Masih terhitung oke untuk digenggam seharian penuh.
Secara keseluruhan, tampilan desainnya ini masih mirip dengan beberapa pendahulunya. Bedanya, modul kameranya dibuat lebih ramping dengan dua lingkaran dan satu lingkaran sebagai Pulse Light. Sudut pada bodinya juga dibuat lebih melingkar sehingga lebih nyaman saat digenggam dan terasa premium.
Di antara tiga lingkaran tadi, ada fitur Pulse Light yang cukup menarik perhatian. Sederhananya, fitur ini menjadi lampu notifikasi berbentuk lingkaran kecil di dalam modul kameranya. Ia akan menyala ketika mendapatkan notifikasi pesan, telepon, atau peringatan untuk baterai.
Material yang digunakan untuk bodi bagian belakangnya ini masih dengan plastic polycarbonate. Akhirannya matte sehingga terasa mulus ketika disentuh oleh tangan. Untuk varian warnanya tersedia dua opsi yaitu Deepblue Tides dan Golden Coast. Keduanya memiliki pola unik di bagian bawah seperti arus yang mengalir.
7. Durabilitas Tinggi Di Segala Kondisi

Untuk durabilitasnya, realme C100x masih mengandalkan sertifikasi MIL-STD-810H. Sertifikasi ini membuat sang ponsel terasa lebih kuat dan kokoh. Misalnya ketika terjatuh atau terbentur dengan benda padat, realme menyebut kalau ponsel ini bisa tahan dari ketinggian hingga 2 meter.
Selain itu, ketahanannya didukung oleh perlindungan ArmorShell yang kuat. Tidak peduli posisi jatuhnya seperti apa, ponsel mampu bertahan dari ketinggian yang disebutkan. Sudut-sudut yang rentan, rangka, serta layar sudah dibuat lebih kuat. Serta peredam benturan Airbag yang meminimalisir efek getaran yang terjadi.
Sayang sertifikasi ketahanan air yang dibawanya tidak begitu maksimal. Padahal beberapa pendahulunya seperti realme C75, realme C75x, atau realme C85 Pro, membawa tiga sertifikasi IP rating sekaligus. Membuat mereka mampu bertahan dari segala jenis air dengan suhu ekstrem.
Sementara realme C100x hanya dibekali satu sertifikasi saja yaitu IP64. Sertifikasi ini membuatnya hanya mampu bertahan dari kotoran debu dan percikan air saja. Bahkan untuk skenarionya, ia hanya mampu bertahan ketika terkena hujan ringan.
8. Kamera Utama 50 MP AI yang Mumpuni

Perlu dicatat, realme C100x hanya memiliki satu kamera belakang saja yang berfungsi. Jadi, jangan tertipu dengan banyaknya lingkaran yang ada pada modul kameranya. Satu kamera belakang yang fungsional itu adalah kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8. Kamera ini memiliki dukungan PDAF untuk mempertahankan fokus saat memotret.
Kamera tersebut ditemani sensor kedalaman atau kamera AI dan lampu flash. Di bagian depannya ada kamera depan 5 MP dengan bukaan f/2.2. Tidak ada yang istimewa dari konfigurasi kamera HP ini.
Namun, ada hal menarik pada aplikasi kamera bawaan realme C85 Pro. Terdapat berbagai fitur optimasi seperti mode malam, mode potret, panorama, slow mo, tilt shift, hingga text scanner. Selain itu, ada juga mode Pro baik untuk foto maupun video. Anda dapat mengatur beberapa hal secara manual untuk menghasilkan foto yang sesuai dengan keinginan Anda.
Di dalamnya juga ada beberapa dukungan AI menarik terutama AI Edit Genie. Fitur ini memiliki penggunaan yang sangat mudah. Anda tinggal mengatakan apa yang harus diedit atau diperbaiki dari foto, AI akan langsung mengeksekusi sesuai perintah. Anda bisa terus meminta mengeditnya sampai foto terlihat sesuai keinginan dengan versi terbaiknya.
Sementara fitur AI Editor memiliki kinerja manual seperti pada HP lain. Di dalamnya terdapat fitur seperti AI Eraser, AI Ultra Clarity, dan AI Unblur. Beberapa dukungan fitur berbasis AI ini membuat hasil foto jadi terasa lebih hidup dan nyata, siap untuk diunggah ke media sosial.
Meski begitu, perlu diingat kalau ponsel ini tidak memiliki lensa ultrawide. Lensa yang memiliki sudut pandang lebih luas dari kamera wide. Selain itu, perekaman video kamera depan dan belakangnya terbatas di 1080p@30fps. Kualitas tersebut hanya pas digunakan untuk video call, bukan pembuatan konten untuk media sosial.
9. Dukungan AI Untuk Aktivitas Harian

Sebagai HP rilisan tahun 2026, realme C100x tidak lupa menyematkan beberapa fitur AI ke dalamnya. realme menyebut dukungan fitur AI-nya dengan Next AI. Harapannya adalah AI yang dibawa bisa membantu penggunanya dalam aktivitas harian atau keadaan khusus lainnya.
Misalnya untuk penggunaan outdoor atau di luar ruangan. Terdapat beberapa AI yang bisa dimanfaatkan seperti AI Outdoor Mode untuk kecerahan layar maksimal, AI Call-Volume Boost untuk suara telepon lebih kencang, dan AI Netpilot untuk internet lebih stabil.
Selain itu, ada fitur bernama AI Efficiency untuk mempersingkat aktivitas hariannya. Di dalamnya terdapat AI Smart Loop yang berfungsi sebagai shortcut pintar. Fitur ini akan melihat kebiasaan pengguna sehingga tidak ada waktu terbuang untuk terus berganti aplikasi yang akan dibuka.
Last but not least adalah fitur berbasis AI seperti Google Gemini atau Circle to Search. Fitur ini rasanya wajib dimiliki oleh semua HP Android baru sebagai standar AI di dalamnya.
Secara keseluruhan, realme C100x masih tergolong ponsel terjangkau yang kuat, spesifik pada ketahanan baterainya. Kapasitas 8000 mAh yang dibawanya bisa membuatnya bertahan lebih dari sehari. Ia juga bisa menjadi power bank darurat jika diperlukan dengan fitur reverse charging.
Sektor lainnya masih cukup wajar berada di kelas harganya. Misalnya layar dengan refresh rate 120 Hz, performa mumpuni, kamera, sampai dukungan AI. Tentu desainnya tampil estetik, lengkap dengan durabilitas kuat yang membuatnya tahan jatuh atau benturan.

