carisinyal-web-banner-retina 35

11 Kelebihan dan Kekurangan TECNO Camon 50 Pro 5G

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

TECNO Camon 50 Pro 5G hadir sebagai penerus dari TECNO Camon 40 Pro 5G, ponsel yang sebelumnya mendapat banyak pujian, terutama di sektor kamera. Di kelas harga menengah, perangkat tersebut dikenal mampu menghadirkan kualitas kamera yang cukup menonjol. Karena itu, generasi barunya tentu datang dengan ekspektasi yang tidak kecil.

Sebagai penerus, TECNO Camon 50 Pro 5G mencoba membawa sejumlah peningkatan di berbagai sektor. Mulai dari hadirnya kamera telefoto 50 MP yang sebelumnya tidak ada, layar AMOLED dengan refresh rate lebih tinggi, hingga kapasitas baterai yang kini lebih besar.

Namun seperti biasa, setiap peningkatan tentu datang dengan beberapa catatan. Lalu, seberapa menarik TECNO Camon 50 Pro 5G jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya maupun pesaing di kelas harga yang sama? Berikut ulasan kelebihan dan kekurangannya.

Spesifikasi TECNO Camon 50 Pro 5G

TECNO Camon 50 Pro 5G
Layar AMOLED 6.78 inci
Chipset Mediatek Dimensity 7400 Ultimate
RAM 8 GB, 12 GB
Memori Internal 256 GB
Baterai Li-Ion 6500 mAh
Cek Harga Saat Ini Shopee Blibli
*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 700C 1/1,56 inci dan OIS
Resolusi layar 1,5K bersifat upscaled, bukan native
Kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom 3x dan dukungan dukungan AI SuperZoom
Kamera depan dan kamera ultrawide tergolong biasa saja
Performa kencang berkat chipset Dimensity 7400 Ultimate
Tidak tersedia jack audio 3,5 mm dan slot microSD
Daya tahan baterai awet dan mendukung fitur bypass charging
Durabilitas juara, punya empat sertifikasi: IP68, IP69, IP69K, dan MIL-STD-810H
Ekosistem fitur AI, konektivitas lengkap, serta dukungan pembaruan OS hingga 5 tahun

Kelebihan TECNO Camon 50 Pro 5G

1. Kamera Utama 50MP dengan sensor Sony LYTIA 700C 1/1,56 Inci

Salah satu hal yang menurut saya cukup menarik dari TECNO Camon 50 Pro 5G adalah posisi ponsel ini yang sebenarnya tidak mudah. Perangkat ini seperti membawa beban dari pendahulunya.

Soalnya, TECNO Camon 40 Pro 5G sudah lebih dulu menetapkan standar yang tinggi di kelasnya. Dengan harga di kisaran Rp3 sampai Rp4 jutaan, ponsel tersebut mampu menghadirkan kualitas kamera yang benar-benar menonjol. Untuk ukuran kelas harga itu, hasil kameranya bisa dibilang sangat memuaskan.

Karena itulah, TECNO Camon 50 Pro 5G hampir pasti akan selalu dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Saya pribadi menduga hal ini memang akan terjadi. Apalagi situasi pasar saat ini juga sedang tidak mudah.

Kenaikan harga RAM di industri komponen ikut memberi tekanan pada banyak produsen ponsel, sehingga mempertahankan spesifikasi tinggi di harga yang sama tentu bukan perkara sederhana.

Meski begitu, untungnya sektor kamera pada TECNO Camon 50 Pro 5G masih tetap terlihat menjanjikan.

Jantung sistem kamera ponsel ini mengandalkan sensor Sony LYTIA 700C berukuran 1/1,56 inci dengan resolusi 50 MP. Sensor tersebut memiliki apertur f/1.8 dan panjang fokus 23 mm. Selain itu, terdapat dukungan teknologi Quad-Pixel serta OIS (Optical Image Stabilization) yang digerakkan oleh closed-loop motor untuk menghasilkan stabilisasi yang lebih presisi.

Ukuran sensor yang cukup besar memungkinkan kamera menangkap cahaya lebih banyak. Hal ini membuat foto pada malam hari atau kondisi low light terlihat lebih terang, bersih, dan minim noise.

Teknologi Quad-Pixel juga membantu meningkatkan sensitivitas cahaya dengan cara menggabungkan empat piksel menjadi satu piksel yang lebih besar. Sementara itu, OIS berperan meredam getaran tangan agar foto tetap tajam meskipun diambil dalam kondisi bergerak.

Menariknya lagi, TECNO Camon 50 Pro 5G turut dibekali flicker sensor. Fitur ini berfungsi mengurangi efek banding yang sering muncul saat memotret di bawah lampu buatan, sehingga hasil foto terlihat lebih bersih dan konsisten.

2. Kamera Telefoto 50 MP dengan Optical Zoom 3x

Salah satu hal yang menurut saya paling membedakan TECNO Camon 50 Pro 5G dari banyak pesaingnya adalah kehadiran kamera telefoto 50 MP. Di kelas harga yang mirip, fitur seperti ini masih tergolong jarang.

Bahkan pada ponsel di kisaran Rp5 sampai Rp6 jutaan pun, jumlah perangkat yang memiliki kamera telefoto masih bisa dihitung dengan jari. Karena itu, keberadaan kamera ini jelas menjadi nilai tambah tersendiri.

Menariknya lagi, ini juga merupakan peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya. TECNO Camon 40 Pro 5G sama sekali tidak memiliki lensa telefoto, sehingga TECNO Camon 50 Pro 5G terasa membawa lompatan yang cukup signifikan di sektor kamera.

Memang, kamera telefotonya bukan tipe periscope. Namun menurut saya, kemampuannya sudah cukup solid untuk kelasnya. Lensa ini memiliki panjang fokus 70 mm dengan apertur f/2.4 serta dukungan optical zoom 3x yang benar-benar optis, bukan sekadar digital crop.

Di atas kemampuan optis tersebut, TECNO juga menambahkan fitur AI SuperZoom 60x. Fitur ini memanfaatkan teknologi Super Pixel AI untuk memperluas kemampuan zoom hingga jauh melampaui batas optiknya.

Tidak hanya mengandalkan perangkat keras, sistem kamera TECNO Camon 50 Pro 5G juga diperkaya berbagai fitur cerdas yang membuat pengalaman memotret terasa lebih praktis.

Ada fitur Super-Zoom FlashSnap yang memungkinkan pengguna mengambil foto dengan sangat cepat di berbagai tingkat zoom, kemudian secara otomatis memilih frame terbaik. Fitur ini sangat berguna untuk menangkap momen yang bergerak cepat.

Selain itu, terdapat Best Moment 2.0 yang secara otomatis merekam beberapa detik sebelum tombol rana ditekan. Dengan cara ini, momen penting tidak mudah terlewat.

Ada pula fitur AI Auto Zoom yang mampu mendeteksi subjek utama seperti manusia, hewan peliharaan, atau burung. Setelah itu, sistem akan menghasilkan beberapa versi komposisi foto yang sudah dioptimalkan oleh AI hanya dalam hitungan detik.

TECNO Camon 50 Pro 5G juga menyediakan Aqua Mode. Mode ini memungkinkan pengguna mengambil foto di dalam air dengan memanfaatkan tombol volume sebagai pengganti tombol rana. Fitur tersebut membuat sesi memotret di kolam renang atau di tepi pantai terasa lebih mudah sekaligus lebih aman.

3. Layar AMOLED Curved 6,78 Inci dengan Refresh Rate 144 Hz

Menurut saya, layar TECNO Camon 50 Pro 5G juga menjadi salah satu aspek yang layak mendapat perhatian lebih. Ponsel ini memakai panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan desain melengkung sekitar 43,5 derajat.

Resolusinya sudah mencapai 1,5K (1208 x 2644 piksel) dengan kerapatan sekitar 429 ppi. Tidak hanya itu, layarnya juga mendukung refresh rate hingga 144 Hz, touch sampling rate 2.800 Hz, serta tingkat kecerahan puncak yang diklaim bisa mencapai 4.500 nits.

Angka kecerahan tersebut menurut saya cukup impresif untuk kelasnya. Dengan tingkat terang setinggi itu, layar TECNO Camon 50 Pro 5G tetap nyaman dilihat bahkan ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung.

Selain itu, touch sampling rate 2.800 Hz juga membuat respons layar terhadap sentuhan terasa sangat cepat. Hal ini cukup penting terutama saat bermain gim dengan tempo cepat karena setiap sentuhan bisa terdeteksi dengan lebih instan.

Untuk perlindungan, layarnya sudah dilapisi Corning Gorilla Glass Victus 2. Ini termasuk salah satu lapisan pelindung kaca terkuat yang biasanya lebih sering ditemukan pada ponsel kelas flagship.

Peningkatan refresh rate hingga 144 Hz juga terasa cukup jelas dibanding TECNO Camon 40 Pro 5G yang hanya memiliki refresh rate 120 Hz. Perbedaannya terlihat pada scrolling dan animasi antarmuka yang terasa lebih halus.

4. Performa Mumpuni berkat Chipset Dimensity 7400 Ultimate

Untuk urusan performa, TECNO Camon 50 Pro 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultimate. Chipset ini memiliki konfigurasi octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 berkecepatan 2,6 GHz dan empat inti Cortex-A55 dengan kecepatan 2,0 GHz. Pengolah grafisnya menggunakan Mali-G615 MC2.

Kombinasi ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 2.2. Ponsel ini tersedia dalam pilihan RAM 8 GB dan 12 GB. Jika masih terasa kurang, TECNO juga menyediakan fitur Extended RAM yang memungkinkan penambahan memori hingga 12 GB dari penyimpanan internal. Dengan begitu, kapasitas RAM total yang bisa dirasakan pengguna menjadi jauh lebih lega untuk kebutuhan multitasking.

Hal lain yang tidak kalah menarik adalah sistem pendinginnya. TECNO menyebutnya sebagai Frozen Cooling Pro System. Sistem ini terdiri dari arsitektur pendingin 12 lapisan dengan total area pelepasan panas mencapai 12.314 mm persegi.

Di dalamnya terdapat material grafit ultra-kristal seluas 1.453 mm persegi dengan konduktivitas termal hingga 1.800 W/mK, serta thermal gel dengan konduktivitas 5 W/mK. Kombinasi material tersebut membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil saat bekerja dalam beban tinggi.

Dengan sistem pendingin yang matang seperti ini, performa chipset bisa tetap konsisten bahkan ketika digunakan untuk sesi bermain gim yang cukup panjang. Risiko thermal throttling juga dapat ditekan, sekaligus membantu menjaga umur komponen dan baterai dalam jangka panjang.

Menilik harganya, yakni RAM 8 GB/256 GB seharga Rp5.499.000, varian 12 GB/256 GB seharga Rp5.999.000, dan varian 12 GB/512 GB seharga Rp6.999.000, pemakaian cip Dimensity 7400 masih cukup wajar. Meskipun tentu harga ini tergolong tinggi jika menilik TECNO Camon 40 Pro 5G yang hanya dijual Rp3 sampai Rp4 jutaan.

5. Dibekali Charger 45 Watt dan Fitur Bypass Charging

TECNO Camon 50 Pro 5G sudah dilengkapi dengan charger 45 watt yang ada di kotak penjualan. Dengan charger ini, waktu pengisian daya ponsel tergolong cukup cepat. Untuk terisi penuh, hanya dibutuhkan waktu sekitar 75 menitan.

Waktu tersebut tergolong baik mengingat kapasitas baterai ponsel ini yang tawarkan 6.500 mAh. Selain itu, terdapat fitur bypass charging yang memungkinkan aliran listrik langsung menuju sistem tanpa melewati baterai saat ponsel digunakan sambil diisi daya, sehingga suhu lebih terjaga dan usia baterai bisa lebih panjang.

6. Durabilitas Tergolong Baik: MIL-STD-810H, IP68, IP69, dan IP69K

TECNO Camon 50 Pro 5G juga menawarkan ketahanan fisik yang cukup lengkap di kelasnya. Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP68 yang menandakan ketahanan terhadap debu dan air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit.

Selain itu, terdapat pula sertifikasi IP69 dan IP69K yang menunjukkan kemampuannya menghadapi semprotan air bertekanan tinggi hingga 100 bar dengan suhu mencapai 80 derajat Celcius. Ketahanan seperti ini bahkan setara dengan kondisi yang biasa ditemukan pada mesin pembersih bertekanan tinggi.

Dari sisi daya tahan struktur, TECNO Camon 50 Pro 5G juga telah memenuhi standar MIL-STD-810H. Perangkat ini disebut telah melewati berbagai pengujian ketahanan, termasuk 22.000 uji micro-drop, 1.500 uji tekanan ekstrusi hingga 25 kg, serta 3.000 uji anti-torsi dengan kekuatan 2 Nm.

Ponsel ini juga memperoleh sertifikasi TÜV SÜD 60-Month Fluency A+, yang menjamin performa sistem tetap lancar bahkan setelah pemakaian hingga lima tahun. Kombinasi berbagai sertifikasi tersebut membuat TECNO Camon 50 Pro 5G terasa lebih siap untuk penggunaan di berbagai kondisi, terutama jika dibandingkan dengan banyak ponsel lain di kelasnya yang biasanya hanya membawa satu atau dua sertifikasi ketahanan saja.

7. Ekosistem Lengkap

TECNO Camon 50 Pro 5G tidak hanya menawarkan perangkat keras yang kuat, tetapi juga ekosistem fitur yang cukup lengkap. Di sisi bodinya terdapat tombol One-Tap AI Key yang memungkinkan akses cepat ke berbagai fungsi AI hanya dengan satu sentuhan.

Beberapa fitur yang disediakan antara lain AI LightMaster 2.0 untuk menghapus pantulan cahaya atau refleksi kaca pada foto, 3D PhotoSpace yang mengubah foto menjadi konten tiga dimensi, serta AI Image-to-Video Generator yang mampu mengonversi gambar menjadi video pendek. Ada juga AI Health Assistant untuk pemantauan kesehatan secara real-time langsung dari ponsel.

Konektivitas ponsel ini juga tergolong lengkap layaknya ponsel kelas menengah. Yang menarik, ponsel ini punya fitur iPhone One-Tap Drop yang memungkinkan transfer data nirkabel antara ponsel ini dan iPhone tanpa aplikasi tambahan.

Untuk audio, perangkat ini dilengkapi stereo speaker dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio.

TECNO juga menjanjikan dukungan perangkat lunak jangka panjang. TECNO Camon 50 Pro 5G hadir dengan Android 16 dan HiOS 16, serta dijanjikan menerima pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi dan pembaruan keamanan hingga lima tahun. Dukungan ini membuatnya berpotensi memperoleh update hingga Android 19 serta perlindungan keamanan hingga sekitar tahun 2031.

Kekurangan TECNO Camon 50 Pro 5G

1. Resolusi Layar 1,5K Bersifat Upscaled, Bukan Native

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari TECNO Camon 50 Pro 5G adalah resolusi layarnya. Meski dipasarkan sebagai layar 1,5K, TECNO menjelaskan di laman resminya bahwa GPU perangkat sebenarnya merender tampilan pada resolusi 1080P (1080 x 2364 piksel).

Resolusi tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 1,5K melalui proses upscale menggunakan chip khusus TECNO T1. Karena itu, aplikasi pihak ketiga pada umumnya hanya akan membaca resolusi layar sebagai 1080P.

Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaan ini kemungkinan besar tidak akan terasa secara visual bagi kebanyakan pengguna. Namun dari sisi transparansi spesifikasi, informasi ini tetap penting diketahui agar tidak menimbulkan ekspektasi yang keliru saat mempertimbangkan TECNO Camon 50 Pro 5G.

2. Kamera Depan dan Ultrawide Biasa Saja

Tidak semua sektor kamera TECNO Camon 50 Pro 5G mengalami peningkatan. Kamera depannya justru memiliki resolusi lebih rendah dibanding pendahulunya. Jika TECNO Camon 40 Pro 5G memakai kamera selfie 50 MP, TECNO Camon 50 Pro 5G hanya menggunakan kamera depan 32 MP.

Meski megapiksel bukan satu-satunya penentu kualitas, hasil selfie ponsel ini secara keseluruhan tidak lebih baik dari generasi sebelumnya. Hal ini cukup disayangkan, terutama bagi pengguna yang sering membuat konten menggunakan kamera depan.

Selain itu, TECNO Camon 50 Pro 5G juga dilengkapi kamera ultrawide 8 MP. Kamera ini tetap berguna untuk memotret pemandangan luas atau foto grup.

Namun resolusi 8 MP tergolong standar di kelasnya. Sehingga hasil fotonya kemungkinan tidak setajam kamera utama atau telefotonya, terutama jika di-crop cukup banyak. Jadi kamera depan dan ultrawide di ponsel ini bisa dikatakan biasa saja.

3. Storage Masih Pakai UFS 2.2, serta Tidak Ada Jack Audio 3,5 dan Slot MicroSD

TECNO Camon 50 Pro 5G

Meski RAM-nya sudah menggunakan LPDDR5X yang kencang, penyimpanan internal Camon 50 Pro 5G masih bertipe UFS 2.2. Standar ini memadai untuk penggunaan sehari-hari, namun beberapa pesaing di kisaran harga yang sama sudah menawarkan UFS 3.1 yang lebih cepat.

Perbedaan ini bisa terasa saat memindahkan file berukuran besar, menginstal gim berat, atau melakukan backup data dalam jumlah banyak sekaligus.

Selain itu, TECNO Camon 50 Pro 5G tidak menyediakan jack audio 3,5 mm dan tidak dilengkapi slot microSD. Untuk hal ini sebenarnya cukup wajar, karena ponsel lain juga melakukan hal sama. Jadi sebenarnya sudah wajar.

Simpulan

TECNO Camon 50 Pro 5G tetap tampil menarik sebagai ponsel yang unggul di kamera. Kehadiran kamera utama dengan sensor besar serta kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom 3x menjadi nilai jual yang jarang ditemukan di kelas harganya. Layar AMOLED 144 Hz yang cerah, baterai 6.500 mAh, serta sertifikasi ketahanan yang lengkap juga membuatnya terasa kompetitif.

Meski begitu, ada beberapa catatan seperti resolusi layar yang bersifat upscaled, kamera depan dan ultrawide yang tergolong biasa saja, serta penyimpanan yang masih memakai UFS 2.2.

Dengan karakter seperti ini, TECNO Camon 50 Pro 5G cocok untuk pengguna yang mengutamakan kamera, layar berkualitas, dan daya tahan baterai besar, tetapi tidak terlalu memprioritaskan kamera selfie atau ekspansi penyimpanan.

Jadikan Carisinyal sebagai favoritmu di Google
google_preferred_source
cross