10 Rekomendasi Laptop yang Bagus untuk Arsitek di 2022

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

4. ASUS Vivobook Pro 16X OLED N7601ZM

ASUS Vivobook Pro 16X OLED
  • Layar: 16.0-inch, 4K (3840 x 2400) OLED 16:10 aspect ratio, 60Hz refresh rate, 0.2ms response time, 400nits
  • Prosesor: Intel Core i9-12900H, 6 PCore, 8 ECore; 20 thread; up to 5 GHz
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3060 Laptop GPU, 6GB GDDR6
  • RAM: 32 GB DDR5 (16 GB onboard +16 GB SODIMM)
  • Storage: 1TB M.2 NVMe PCIe 3.0 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFI 6e, Bluetooth 5
  • Port: 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support display / power delivery, 1x Thunderbolt 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 2.1 FRL, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x RJ45 Gigabit Ethernet, 1x DC-in, 1x Micro SD Express 7.1 card reader
  • Baterai: 90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

ASUS Vivobook Pro 16X OLED N7601ZM masuk ke dalam daftar ini karena kemampuannya yang mumpuni. Ia jelas bisa menjalankan berbagai aplikasi arsitektur mulai dari yang ringan seperti Google SketchUp, sampai yang rumit seperti Vectorworks Architecture.

Pokoknya, begitu beli langsung enak pakai. Tak perlu berpikir mesti upgrade ini itu karena semua komponennya sudah serba bagus. Hal itu membuat Vivobook Pro 16X OLED ini akan punya usia pakai yang panjang. ASUS bahkan sudah menguji laptop Rp32,9 jutaan ini di berbagai kondisi ekstrem.

Misalnya, kondisi ketika ada guncangan, kelembaban udara tinggi, temperatur rendah, benturan, dan lain sebagainya. Hasil yang diperoleh yakni laptop ini lolos sertifikasi ketahanan ala militer AS. Di sisi lain, kalau tidak sedang membuat rancangan, Anda bisa andalkan laptop ini sebagai laptop bisnis.

Pasalnya, Vivobook Pro 16X OLED ini juga punya atribut laptop bisnis. Misalnya seperti kamera dengan shutter penutup, keyboard dengan travel distance yang pas untuk mengetik cepat (1,4 mm), dan tombol power yang terintegrasi dengan sensor pemindai sidik jari.

5. ACER PREDATOR HELIOS 300 PH315-55

ACER PREDATOR HELIOS 300
  • Layar: 15.6" QHD LED IPS (165Hz), 100% DCI-P3
  • Processor: Intel Core i7-12700H; 6 Pcore, 8 ECore; 20 thread, up to 4.7 GHz
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3070Ti, 8GB of GDDR6, TGP 150W
  • RAM: 16 DDR5 4800 MHz SODIMM single channel, slot kosong SODIMM
  • Storage: 1TB SSD M.2 NVMe PCIe Gen 4 (2x 512 GB M.2)
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6E, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x HDMI, 1x LAN, 2x USB A 3.2 Gen 2, 1x USB A 3.2 Gen 1, 1x USB C 3.2 (data transfer, display port, Thunderbolt 4, fast charging), 1x DC-In, 1x audio jack, 1x mini display port
  • Baterai: 87 Wh

Aura laptop gaming memang sangat kentara pada Acer Predator Helios 300 PH315-55 ini. Lekukan bodi yang tegas, keyboard dengan lampu RGB per tombol, serta layar yang lebar menegaskan kesan gaming. Walau begitu, potensi yang dimilikinya tidak sekadar menjalankan gim berat.

Ia mampu menunjang aktivitas produktif seperti menciptakan rancangan dan memvisualisasikan rancangan arsitek. Tugas tersebut dapat ditangani dengan lancar karena Acer Predator Helio 300 ini punya dapur pacu yang sip. Adalah kombinasi prosesor Core i7 H Series Generasi ke-12 dan kartu grafis RTX 30 Series.

Dua komponen itu disokong oleh RAM DDR5 dan SSD PCIe Gen 4. Pengalaman bekerja secara lancar pun bakal didapat. Tidak ada lag ataupun sendatan berarti kendati Anda bekerja secara multitasking. Kalau layar 15,6 inci-nya dirasa kurang bisa mengakomodasi multitasking, Anda bisa hubungkan ke monitor eksternal.

Ada banyak colokan yang bisa digunakan. Mulai dari HDMI, USB C, dan mini display port. Dengan port-port tersebut, Anda bisa bermain gim dengan tampilan monitor eksternal, sambil menunggu proses rendering kelar yang ditampilkan di monitor laptop. Acer membanderol laptop ini seharga Rp33,9 jutaan.

6. ASUS ROG FLOW X16 GV601RM R736G6TO

ASUS ROG FLOW X16
  • Layar: ROG Nebula HDR Display, 16-inch QHD+ 16:10 (2560 x 1600, WQXGA), 165Hz, Touch Screen
  • Processor: AMD Ryzen 7 6800HS, 8 core 16-thread, up to 4.7 GHz
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3060 Laptop GPU, 6GB GDDR6
  • RAM: 16GB DDR5-4800 SO-DIMM (8 GB x 2)
  • Storage: 1TB PCIe 4.0 NVMe M.2 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x HDMI 2.0b support HDMI switch, 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support display / power delivery, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort / power delivery, 1x ROG XG Mobile Interface
  • Baterai: 90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

Punya laptop dengan layar lebar memang asyik. Berkat layar yang lebar itu, pengguna bisa puas menikmati tayangan. Untuk bekerja, layar luas juga membuat multitasking semakin nyaman. Pertanyaannya, bagaimana dengan bobotnya? Apakah pasti berat?

Tidak juga, sebab ASUS ROG Flow X16 yang punya layar 16 inci masih tergolong wajar: 2 kg. Laptop dengan ketebalan 2,19 cm ini cukup masih enak dimasukkan ke dalam tas. Dua faktor ini (berat dan dimensi) penting terutama bagi Anda yang bekerja secara mobile.

Misalnya arsitek yang berpindah-pindah dari satu proyek ke proyek lainnya. Soal performa, laptop yang satu ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Ia jelas kencang berkat spesifikasi yang bisa Anda baca di atas. Namun, guna menjaga agar performanya tidak loyo, ASUS menyematkan sistem pendinginan yang bagus.

Ada tiga kipas dan lima heatpipe, termas pasta khusus, dan komponen lain yang siap dengan sigap membuang panas. Satu hal menarik yang dimiliki ROG Flow X16 ini adalah adanya colokan untuk adapter ROG XG Mobile.

Dengan colokan dan adapter tersebut, laptop Rp29,6 jutaan ini bisa dihubungkan ke eGPU, mirip seperti laptop lain yang punya port Thunderbolt. Opsi ini akan bermanfaat jika Anda ingin menjadikan laptop ini sebagai komputer workstation dengan beban kerja tinggi.

7. ASUS ROG STRIX SCAR G533ZM I936D6TO

ASUS ROG STRIX SCAR 15
  • Layar: 15.6″ FHD (1920 x 1080) 16:9 , anti-glare display , NTSC:72% , sRGB:100% , Adobe:75.35% , DCI-P3:N/A , Refresh Rate:300Hz , Response Time:3ms , IPS-level , Adaptive-Sync , MUX Switch + Optimus , Dolby Vision
  • Prosesor: Intel Core i9-12900H, 6 PCore, 8 ECore; 20 thread; up to 5 GHz
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3060 6GB GDDR6, TGP 140W
  • RAM: 16GB DDR5-4800 (8 GBx2 SO-DIMM)
  • Storage: 1TB M.2 NVMe PCIe 4.0 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFI 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x HDMI 2.1, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort / power delivery, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x Thunderbolt 4 support DisplayPort, 1x 2.5G LAN,
  • Baterai: 90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

ASUS ROG STRIX SCAR G533ZM adalah laptop yang berorientasi pada kelancaran bermain game. Meski begitu, bukan berarti laptop ini tidak layak dipakai untuk mengerjakan hal lain. Ia ideal dipakai untuk pekerjaan seperti mengedit video di Adobe Premier, atau membuat rancang bangun suatu gedung di AutoCAD Architecture.

Yang istimewa dari laptop Rp29,1 jutaan ini adalah keberadaan MUX Switch. Berkat fitur tersebut, kartu grafis RTX 3060 bisa melepaskan potensinya ke level tertinggi. MUX Switch membuat hasil render sang kartu grafis langsung disalurkan ke output (yaitu layar), tanpa harus melewati GPU integrated bawaan prosesor.

ASUS mengeklaim, MUX Switch mampu mengurangi latensi hingga 15%. Masih banyak fitur keren lagi yang dimiliki oleh laptop dengan prosesor Core i9 H Series Gen 12 ini. Beberapa di antaranya keberadaan port Thunderbolt 4, konektivitas WiFi 6e, dan baterai 90 Wh.

Untuk baterai, kapasitas 90 Wh dapat membuat sang laptop bertahan 10,5 jam untuk skenario pemutaran video lokal. Baterai tersebut juga didukung pengisian cepat 100W. Mengecas 30 menit mampu mengubah baterai kosong jadi terisi 50%.

8. MSI Creator M16

  • Layar: 16" QHD+ (2560*1600), DCI-P3 100% typical, 500nitsv
  • Processor: Intel Core i7-12700H; 6 Pcore, 8 ECore; 20 thread, up to 4.7 GHz
  • Graphic Card: RTX3050 Ti Laptop GPU GDDR6 4GB
  • RAM: 16 GB DDR IV 3200MHz (8GB*2)
  • Storage: 1TB NVMe PCIe Gen3x4 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: Killer Wi-Fi 6E AX1675+BT5.2
  • Port: 1x Type-A USB2.0 1x RJ45 1x (4K @ 60Hz) HDMI 1x Type-C USB3.2 Gen1 2x Type-A USB3.2 Gen1"
  • Baterai: 3 cell, 53,5 Wh

Meskipun MSI Creator M16 dikhususkan untuk content creation, tetapi spek yang ditawarkan juga turut mendukung untuk pengalaman gaming yang maksimal. Dengan NVIDIA GeForce RTX 3050 Ti yang merupakan varian lebih tinggi dari 3050 reguler, Anda dijamin dapat memainkan game-game Triple A yang dirilis pada tahun 2020 ke atas.

MSI Creator M16 juga akan membantu arsitek dalam menghasilkan karya secara detail berkat layarnya yang mendukung resolusi QHD+. Dikemas dengan gamut warna DCIE-P3 100%, warna-warna pada layar akan menjadi lebih luas dan terasa begitu menyala.

«1 2 3»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram