carisinyal web banner retina

10 Laptop untuk Video Editing Terbaik di Tahun 2022

Zaman sekarang, kebutuhan perangkat laptop dengan spesifikasi tinggi semakin meningkat. Tidak hanya untuk kebutuhan laptop gaming, sekarang pun banyak orang membutuhkan laptop untuk kebutuhan edit video. Terutama karena ini sudah zamannya orang memiliki channel YouTube.

Banyak orang berbondong-bondong membuat akun YouTube, kemudian memproduksi konten video yang menarik berupa vlog jalan-jalan sampai vlog makan-makan. Tentunya semua aktivitas tersebut membutuhkan perangkat komputer atau laptop yang digunakan untuk mengedit video hasil rekaman.

Komputer personal atau PC mungkin adalah pilihan perangkat yang tepat untuk edit video. Akan tetapi, saat ini banyak orang yang lebih memilih laptop untuk edit video karena lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana.

Nah, karena alasan tersebut, Carisinyal akan memberikan rekomendasi daftar laptop yang dapat digunakan untuk edit video. Simak langsung saja pembahasannya di bawah ini, ya.

1. Apple Macbook Pro M1 2021

Apple Macbook Pro M1 2021
  • Layar: 14 inci, Liquid Retina XDR, 1600 nit, rasio kontras 1 juta:1
  • Processor: M1 Pro (10 core CPU, 16 core neural engine) atau M1 Max (10 core CPU, 16 core neural engine)
  • Graphic Card: 16 core GPU (M1 Pro), 32 core GPU (M1 Max)
  • RAM: 32 GB (M1 Pro), 64 GB (M1 Max) unified memory
  • Storage: 1 TB
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6
  • Port: 1x SDXC, 1x HDMI, 3x Thunderbolt 4, 1x jack audio 3,5 mm, 1x MagSafe
  • Baterai: Hingga 17 jam

Apple MacBook Pro M1 2021 sama seperti pendahulunya, MacBook Pro M1 2020. Bedanya, yang satu ini memakai dua chipset baru bikinan Apple yaitu M1 Max dan M1 Pro. Jadi Anda bisa memilih laptop ini berdasarkan varian chipset-nya.

Secara performa komputasi, M1 Max dan M1 Pro sama cepatnya karena mengandung 10 core CPU. Namun, M1 Max lebih unggul ketimbang M1 Pro dalam hal olah grafis. Hal ini karena M1 Max punya GPU dengan jumlah core lebih banyak.

Apple mengeklaim, MacBook Pro M1 2021 dengan cip M1 Max mampu melakukan olah grafis 4x lebih cepat ketimbang varian M1 Pro. Walau begitu, kedua laptop sudah dirancang sedemikian rupa oleh Apple agar mampu menjadi perangkat paling andal bagi content creator.

Apple menyebut, mereka telah melakukan optimasi kinerja M1 Max dan M1 Pro dan macOS Monterey terbaru dengan banyak software editing. Misalnya Final Cut Pro, Logic Pro, dan Cinema 4D. Maka rendering film beresolusi 8K sangat bisa dilakukan oleh laptop yang punya harga mulai Rp30 jutaan ini. Harga bergantung variasi tipe M1 yang digunakan

Untuk mendukung pengeditan video yang lebih mumpuni, Apple menyematkan tiga port Thunderbolt 4 pada laptop ini. Port Thunderbolt 4 bisa dihubungkan ke GPU eksternal atau ke beberapa layar eksternal dengan tampilan sampai 4K.

2. ASUS Zenbook Pro Duo 15 OLED UX582

ASUS Zenbook Pro Duo 15 OLED
  • Layar: 15.6” (16:9) LED-backlit OLED UHD (3840 x 2160) touchscreen, 93% screen-to-body ratio, PANTONE Validated, 100% DCI-P3 gamut, 4096-pressure level stylus support
  • Processor: Intel Core i7-10870H (8 core 16 thread, 2.2 GHz up to 5.0 GHz, 16 MB L3 cache)
  • Graphic Card: Intel UHD, NVIDIA GeForce RTX3070, With Boost up to 1440MHz at 90W (110W with Dynamic Boost), 8GB GDDR6
  • RAM: 32 GB DDR4 on board
  • Storage: 1 TB M.2 NVMe PCIe 3.0 Performance SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFI 6, Bluetooth 5
  • Port: 2 x Thunderbolt 3 USB-C, 1 x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1 x HDMI 2.1, 1 x Audio combo jack, 1 x DC-in
  • Baterai: 92 Wh, 8-cell Lithium Polymer battery

Jika ada yang bilang bahwa ASUS Zenbook Pro Duo 15 OLED adalah laptop sultan, itu memang benar. Pasalnya, ASUS tampak jor-joran luar dalam pada laptop yang satu ini. Salah satu yang membuat laptop ini tampak mahal adalah form factor-nya.

Benar, laptop ini memiliki dua layar. Layar sekundernya yang ada di atas keyboard berfungsi sebagai panel kontrol. Layar tersebut tentu akan mempermudah berbagai pengaturan, terutama jika Anda adalah seorang video editor atau animator.

Tidak hanya itu, layar utama OLED laptop ini merupakan touch screen. Anda bisa berkreasi secara bebas dengan bantuan pena stylus. Komponen utama lain dari laptop ini nyaris tidak ada yang bisa dikomplain. Misalnya performa, laptop 40 jutaan ini jelas siap untuk menjalankan software seperti Adobe Premiere Pro atau Blender.

Meski bukan yang terbaru, Core i7 generasi ke-10 laptop ini sudah kencang. Apalagi dikombinasikan dengan GPU RTX 3070. GPU ini telah mampu memanfaatkan AI untuk mengakselerasi setiap software content creation yang dibuka

3. HP Victus 

HP Victus
  • Layar: 40.9 cm (16.1") diagonal, FHD (1920 x 1080), 144 Hz, 7 ms response time, IPS, micro-edge, anti-glare, Low Blue Light, 300 nits, 100% sRGB, TUV+Eyesafe® Display for Low Blue Light
  • Processor: Intel® Core™ i7-11800H (up to 4.6 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 24 MB L3 cache, 8 cores, 16 threads) / Intel® Core™ i5-11400H (up to 4.5 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 12 MB L3 cache, 6 cores, 12 threads)
  • Graphic Card: Intel® UHD Graphics, NVIDIA® GeForce RTX™ 3060 Laptop GPU (6 GB GDDR6 dedicated) / NVIDIA® GeForce RTX™ 3050 Laptop GPU (4 GB GDDR6 dedicated)
  • RAM: Hingga 32 GB DDR4
  • Storage: Two 256 GB PCIe® NVMe™ TLC M.2 SSD with RAID 0 configured
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: Integrated 10/100/1000 GbE LAN, Intel® Wi-Fi 6 AX201 (2x2) and Bluetooth® 5 combo (Supporting Gigabit data rate), MU-MIMO supported
  • Port: SuperSpeed USB Type-C® 5Gbps signaling rate (DisplayPort™ 1.4, HP Sleep and Charge), 1 SuperSpeed USB Type-A 5Gbps signaling rate (HP Sleep and Charge), 2 SuperSpeed USB Type-A 5Gbps signaling rate, 1 RJ-45, 1 headphone/microphone combo, 1 HDMI 2.1(RTX 3050/3050 Ti/3060)
  • Baterai: 4-cell, 70 Wh Li-ion polymer

Apabila Anda tidak keberatan dengan bodi laptop yang berat, maka HP Victus ini akan jadi pilhan yang sangat serasi bagi videografer ataupun filmmaker profesional. Aktivitas rendering Adobe Premiere membutuhkan resource yang besar, untuk itu laptop Hewlett Packard ini menghadirkan NVIDIA GeForce RTX 3060 sebagai dapur pacu grafisnya.

Disandingkan dengan Intel Corel i5 atau i7 yang berasal dari generasi ke-11, waktu yang dibutuhkan untuk render video dijamin akan jauh lebih singkat dibandingkan laptop biasa.


Kehadiran SSD berkapasitas 256 GB-nya benar-benar menyatu menjadi 512 GB melalui konfigurasi RAID 0, dan inipun berdampak baik pada kecepatan penyalinan data karena kedua keping SSD ini berjalan di saat bersamaan.

Keseluruhan spesifikasinya benar-benar dirancang secara matang dan menjadikannya laptop paling ideal untuk kebutuhan video, gaming, ataupun berselancar di dunia maya. Anda bisa memperoleh laptop HP Victus ini dengan harga 19 jutaan.

4. MSI Creator Z17

MSI Creator Z17
  • Layar: 17″ 16:10 QHD+ 165Hz DCI-P3 100% Finger Touch panel (support Pen Touch)
  • Processor: Intel Core i9-12900H (14 core: 6 P-core, 8 E-core, 20 thread, 3,8 GHz up to 5.00 GHz, 24M L3 Cache)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX3070Ti Max-Q, GDDR6 8GB
  • RAM: 32GB DDR5 (16GBx2)
  • Storage: 2TB NVMe PCIe (2x M.2 SSD slot NVMe PCIe Gen4)
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6e, BLuetooth 5.2
  • Port: 1x SD Express Card Reader, 1x (8K @ 60Hz / 4K @ 120Hz) HDMI, 1x Type-A USB3.2 Gen2, 1x Type-C (USB / DP / Thunderbolt™ 4), 1x Type-C (USB / DP / Thunderbolt™ 4) with PD charging, 1x jack audio 3,5 mm
  • Baterai: 4-Cell, 90 Wh

"Kalem di luar, garang di dalam" adalah penggambaran dari MSI Creator Z17. Penampilan yang elegan di luar bisa saja memberi impresi bahwa laptop 50 jutaan ini adalah laptop bisnis. Tepian ramping dan sudut membulat nan stylish pun membuat laptop ini meraih gelar sebagai laptop tercantik dalam ajang Red Dot 2022.

Namun, laptop pertama 17 inci dengan pena stylus ini ternyata membawa kemampuan trengginas berkat hardware yang disematkan. Adalah prosesor Intel Core i9 generasi 12 yang sudah dibuat dengan fabrikasi Intel 7 (10 nm) jadi otak utama laptop ini. Prosesor baru tersebut tidak cuma kencang, tapi juga efisien berkat konfigurasi inti performa dan inti efisiensi yang dikandungny, layaknya SoC smartphone.

Lalu, MSI Creator Z17 juga dibekali GPU RTX 3070TI dengan desain Max-Q. Desain Max-Q membuat si GPU punya performa tinggi kendati dipasang pada laptop tipis. Secara teori, GPU ini mampu menjalankan gim AAA seperti CyberPunk 2077 pada resolusi 4K.

Namun, untuk kegiatan content creation, RTX ini mampu membuat MSI Creator Z17 2x lebih cepat dalam me-render video 8K HDR RAW ketimbang RTX 20 Series. Kemampuan tinggi itu tentu saja tidak akan optimal tanpa sistem termal yang baik.

Ya, walaupun ini laptop tipis, nyatanya ia punya tiga kipas dengan lima heatpipe. Terakhir, layar IPS laptop ini memudahkan Anda untuk melakukan grading warna pada proses akhir pengeditan video. Hal ini karena kedalaman warna yang bisa ditampilkan diklaim tembus 100% DCI-P3, serta memiliki akurasi tinggi dengan nilai deltaE kurang dari 2.

5. Acer ConceptD 3 Ezel Pro

Acer ConceptD 3 Ezel Pro
  • Layar: 14" FHD, IPS, 340 nits, 100% sRGB
  • Processor: Intel Core i7-11800H (8 core 16 thread, 2,3 GHz up to 4,6 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA Quadro T1200 (4 GB GDDR6 VRAM)
  • RAM: 16 GB DDR4 SDRAM
  • Storage: 1 TB PCIe Gen3, 8 Gb/s ,NVMe
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: Intel® Wireless Wi-Fi 6 AX201 with MU-MIMO + Bluetooth 5.0
  • Port: 1x HDMI, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 type-C,
  • Baterai: 4-cell Li-Ion

Siap menyambut laptop khusus desain dan edit video yang lain daripada yang lain? Inilah Acer ConceptD 3 Ezel Pro yang desainnya menyerupai sandaran kanvas. Pada versi terbarunya, laptop ini mengandalkan prosesor Intel Core i7 generasi 11 Tiger Lake.

Acer ConceptD 3 Ezel Pro merupakan laptop konvertibel. Laptop ini dapat diubah menjadi mode tablet, atau layarnya pun bisa diangkat lebih tinggi untuk kemudahan menggambar.

Wait, menggambar? Betul sekali, laptop ini memang turut menyediakan stylus beserta kompartemen untuk menyimpannya (dock). Sehingga, pengalaman mendesain ataupun mengedit video sungguh terasa seperti sedang melukis di kanvas sungguhan.

Akurasi warna yang ditunjukkan layar malah memiliki ruang Delta E di bawah 2 yang membuatnya nyaris terlihat persis seperti di dunia nyata. Walau begitu, sayangnya ia masih mengusung resolusi layar FHD di mana beberapa pesaingnya sudah ada yang gunakan 2K dan 4K.

Saat menggunakan stylus untuk menggambar ataupun bernavigasi, Anda pun akan merasa seperti sedang menorehkan kuas sungguhan yang akan memberikan ketebalan berbeda tergantung dari tekanan. Layar ini dikabarkan memiliki tingkat sensivitas sebanyak 4.096 tekanan untuk berikan pengalaman ril yang terasa natural.

Kartu pengolah grafisnya sudah tak lagi gunakan seri NVIDIA GeForce, melainkan NVIDIA Quadro yang memang lebih sesuai untuk penggunaan workstation dan kegiatan-kegiatan yang mencakup pembuatan model grafis 3D. Jadi, masih ragu dengan kehebatan Acer ConceptD 3 Ezel Pro seharga Rp27 jutaan ini?

6. ASUS Vivobook Pro 16X OLED N7600PC

ASUS Vivobook Pro 16X OLED M7600QE
  • Layar: 16.0-inch, 4K (3840 x 2400) OLED 16:10 aspect ratio, 0.2ms response time, 550nits peak brightness, 100% DCI-P3 color gamut, glossy display
  • Processor: Intel Core i7-11370H (4 core 8 thread, 3,3 up to 4,8 GHz)
  • Graphic Card: Intel Iris Xe, NVIDIA GeForce RTX 3050 (VRAM 4GB GDDR6)
  • RAM: 16GB DDR4 on board
  • Storage: 1TB M.2 NVMe PCIe 3.0 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5
  • Port: 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x DC-in, Micro SD card reader
  • Baterai: 96WHrs, 3S2P, 6-cell Li-ion

ASUS Vivobook Pro 16X OLED hadir dalam beberapa varian prosesor. Salah satunya adalah yang memakai prosesor Core i7-11370H ini. Anda dapat mencarinya di beberapa penjual di toko online dengan mengetik kata kunci "ASUS VIVOBOOK PRO 16X N7600PC".

Laptop 20 jutaan ini memenuhi syarat sebagai laptop untuk video editing. Pasalnya, layar laptop ini lebar (16 inci) dan telah memakai panel OLED dengan resolusi 4K. Maka tak heran tampilannya punya ragam warna yang tinggi sesuai standar DCI-P3, dan penuh detail.

Layar aman untuk penggunaan waktu lama karena telah mengantongi sertifikasi rendah emisi cahaya biru dari TUV Rheinland. Faktor lain yang tak kalah penting adanya dialpad virtual pada touchpad si laptop. Dialpad ini diciptakan untuk mempermudah kontrol pada software Adobe.

Mulai dari Adobe Photoshop, Premiere Pro, After Effects, dan Lightroom. Dialpad ini jelas akan bikin pengguna bisa mengaplikasikan beberapa setelan dengan lebih cepat pada karya yang sedang dikerjakan.

Secara hardware, kombinasi Core i7 generasi ke-11, GPU RTX 30 Series, RAM 16 GB dual channel, dan SSD NVMe PCIe Gen 3 sudah lebih dari cukup. Namun, jika Anda butuh kekuatan ekstra, Anda bisa mencolokkan laptop ini ke GPU eksternal melalui port Thunderbolt 4.

7. Apple MacBook Pro M1 2020

Apple MacBook Pro M1 2020
  • Layar: 13,3 inci (diagonal) dengan teknologi IPS, 2560 x 1600 piksel, 500 nit
  • Prosesor: Apple M1 Chip (CPU 8-Core, GPU 8-Core)
  • Graphic Card: 8 Core
  • RAM: 8 GB DDR4
  • Storage: Hingga 512 GB SSD
  • Konektivitas: Wi-Fi 6 802.11ax, Bluetooth 5.0
  • Port: Dua port Thunderbolt/USB 4
  • Baterai: Lithium-polymer terintegrasi 58,2 watt-jam

Apple MacBook Pro M1 2020 adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Laptop ini dilengkapi CPU 8-core yang mampu menangani berbagai tahapan kerja yang kompleks dalam fotografi, pemrograman, pengeditan video, dan lainnya, dengan mudah. Sementara itu, GPU 8-core-nya siap melibas tugas kaya grafis dengan mudah dan membuat game terasa sangat lancar.

Laptop 22 jutaan ini punya layar Retina 13,3 inci dengan tampilan warna luas P3 untuk gambar yang cemerlang dan detail luar biasa. Layar ini cocok untuk menunjang pekerjaan yang membutuhkan detail tinggi. Layar yang berkualitas tinggi pastinya membantu Anda mengerjakan proyek lebih nyaman.

Bagian lain yang menonjol dari MacBook Pro M1 2020 adalah baterai yang sangat tahan lama, diklaim hingga 18 jam. Daya tahan baterai yang sangat memadai ini membantu Anda untuk tetap produktif saat dalam perjalanan. Lalu ada koneksi WiFi yang super cepat, papan ketik dengan lampu latar dan Touch ID, dan lain sebagainya.

8. Acer SWIFT X SFX-41G

Acer SWIFT X
  • Layar: 14.0″ IPS Full HD 1920 x 1080, 300 nits, Acer ComfyViewTM LED-backlit TFT LCD, 16:9 aspect ratio, 100% sRGB, Wide viewing angle up to 170 degrees, Mercury free, environment friendly
  • Processor: AMD Ryzen 5 5600U (6 core 12 thread, 2,3 GHz up to 4,2 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3050 4GB GDDR6
  • RAM: 16 GB onboard LPDDR4X Dual Channel
  • Storage: 512 GB SSD PCIe Gen3, 8 Gb/s, NVMe, satu slot kosong SSD NVMe
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth
  • Port: 1x HDMI, 1x jack audio 3,5 mm, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C (support display port, power delivery 5V 3A, data transfer up to 10 Gbps)
  • Baterai: 59Wh, hingga 12 jam

Tidak sedikit orang yang menjadikan content creator sebagai pekerjaan sampingan. Sebab, dengan membikin video, ia bisa berbagi tips mengenai kesehariannya di luar content creation. Konten video mengenai keseharian ternyata mampu mengundang jumlah penonton yang besar.

Jika Anda adalah content creator seperti itu, Acer Swift X SFX14-41G perlu Anda pertimbangkan. Pasalnya, laptop yang satu ini ringan dibawa ke mana-mana dengan berat hanya 1,5 kg. Tampilan laptop ini juga profesional, sehingga tidak terlalu mencolok jika dalam keseharian Anda adalah seorang profesional.

Meski tipis dan ringan, kemampuan laptop 12 jutaan ini mumpuni. Ia dibekali prosesor Ryzen 5600U yang tangguh dan hemat daya. Masalah olah grafis dengan level tinggi ditangani oleh GPU powerful RTX 30 Series dari NVIDIA.

Jangan khawatir performa laptop ini loyo ketika melakukan rendering video dengan resolusi tinggi. Sebab Acer telah menyematkan sistem pembuangan panas yang optimal. Ada kipas dengan 59 bilah yang diklaim 20% membuang panas lebih efektif ketimbang Swift X generasi sebelumnya.

Aliran panas pun dapat makin lancar karena dibantu ronga-rongga antara keyboard dan engsel si laptop. Adapun Acer Swift X ini dijual dengan garansi resmi 3 tahun (2 tahun ganti spare part, 3 tahun service), Windows 10 Home, dan Office Home & Student 2019.

9. MSI Vector GP66 12UGS-292

MSI Vector GP66 12UGS-292
  • Layar: 15.6" IPS QHD (2560*1440), 165Hz DCI-P3 100%
  • Processor: Intel Core i7-12700H (14 core; 6 P-cores and 8 E-cores, 3.5 GHz up to 4.7GHz 24MB Cache)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX3070Ti (VRAM 8GB GDDR6; TGP Max: 150W)
  • RAM: 16 GB DDR4 3200MHZ (2*8 GB)
  • Storage: 1TB NVMe PCIe Gen4x4 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x Type-C USB 3.2 gen 2 w/ DP, 3 x Type-A USB 3.2 gen1, 1x RJ45, 1x HDMI 2.1(8K @60Hz / 4K @ 120Hz), 1 x Mini-DisplayPort
  • Baterai: 4-Cell, 65 Wh

MSI Vector GP66 12UGS-292 membawa banyak teknologi baru. Mulai dari penggunaan RAM DDR5, SSD NVMe dengan antarmuka PCIe Gen 4, serta prosesor Core i7 generasi ke-12. Komponen-komponen tersebut menjadikan laptop ini punya performa tinggi.

Laptop 32 jutaan ini sebetulnya dirancang untuk kebutuhan gaming. Hal itu dapat dilihat dari keyboard dengan lampu RGB per tombol (layaknya MSI Steel Series), serta layar IPS 15,6 inci yang mendukung refresh rate hingga 165 Hz. Akan tetapi, GPU RTX3070 Ti yang dimilikinya punya potensi lebih dari sekadar menjalankan gim AAA.

Ya, GPU dengan TGP 150W tersebut sanggup untuk melakukan rendering video dengan resolusi 4K bahkan 8K. Pekerjaan lain yang berhubungan dengan perancangan dan pemodelan dengan tingkat kerumitan tinggi juga mampu dikerjakan dengan baik oleh laptop satu ini.

Performanya pun optimal karena dukungan dua kipas dengan enam pipa pembuangan panas. Membuat laptop ini terhindar dari throttle untuk penggunaan dalam waktu lama. Hanya, Anda harus berkompromi dengan bobot si laptop yang mencapai 2,38 kg.

10. Lenovo Legion Slim 7 - 15ACH6

Lenovo Legion Slim 7
  • Layar: 15.6" WQHD (2560x1440) IPS 300nits Anti-glare, 165Hz, 100% sRGB, Dolby Vision, Free-Sync, G-Sync, DC dimmer
  • Processor: AMD Ryzen 7 5800H (8 core 16 thread, 3,2 GHz up to 4,4 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3050 Ti 4GB GDDR6
  • RAM: 8GB Soldered DDR4-3200 + 8GB SO-DIMM DDR4-3200
  • Storage: 1TB SSD M.2 2280 PCIe 3.0x4 NVMe, satu slot kosong SSD NVMe
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.1
  • Port: 1x Power connector, 1x Card reader, 1x USB 3.2 Gen 2 (Always On)
  • 1x USB 3.2 Gen 2
  • 2x USB-C 3.2 Gen 2 (support data transfer, Power Delivery 100w and DisplayPort 1.4)
  • 1x Headphone / microphone combo jack (3.5mm)
  • Baterai: 71Wh. hingga 8 jam

Laptop ini adalah Lenovo Legion Slim 7 Gen 6 dengan varian prosesor Ryen 7 5800H. Anda bisa mencarinya di toko online dengan kata kunci "Lenovo Legion S7 15ACH6". Sebagai anggota Legion Series, laptop ini jelas memadai untuk aktivitas gaming secara kompetitif.

Hal ini dapat dilihat dari prosesor Ryzen 7 dan GPU NVIDIA GeForce yang dimilikinya adalah seri atas. Demikian juga dengan layar IPS yang punya refresh rate 165 Hz, serta Legion TrueStrike Keyboard yang anti ghosting.

Namun, tampilan yang elegan membuat laptop ini juga ramah bagi kalangan pebisnis. Para kreator di ranah YouTube juga patut mempertimbangkan laptop 19 jutaan ini. Terlebih Legion Slim 7 tidak berat-berat amat, hanya 1,9 kg. Padahal bodi laptop ini terbuat dari material aluminium.

Maka Anda pun bisa membawa laptop ini ke mana pun hingga menemukan tempat mengedit video yang syahdu demi mendapatkan inspirasi maksimal. Sebagaimana laptop Lenovo pada umumnya, Legion Slim S7 masih punya webcam dengan penutup dan tombol power yang terpisah dari layout keyboard.

Nah, itulah 10 laptop untuk video editing terbaik pilihan Carisinyal di tahun ini. Semua laptop di atas bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget masing-masing tentunya. Anda tertarik untuk memiliki salah satunya?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram