Carisinyal / Aplikasi PC / NetMonk, Aplikasi Terbaik untuk Me-monitoring Jaringan

NetMonk, Aplikasi Terbaik untuk Me-monitoring Jaringan

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 Desember 2019

Banyak perusahaan besar saat ini bergantung pada listrik dan jaringan. Listrik sebagai pemasok daya serta jaringan sebagai penghubung komputer dengan internet dan penghubung satu komputer dengan komputer lainnya dalam satu wilayah. Terlebih jika perusahaan besar, pastinya memiliki banyak pekerja yang masing-masing memiliki satu unit komputer atau laptop.

Komputer tersebut tentunya harus tetap terhubung dengan jaringan yang ada, terutama saat jam kerja Kenapa? Karena sekarang adalah era kolaborasi, saat satu pegawai dengan pegawai lain bisa terhubung dalam satu jaringan tertentu.

Tujuannya tentu agar lebih mudah koordinasi dan lebih mudah mengirimkan data. Jangan lupakan juga, perusahaan juga harus tetap memastikan jaringan internet di perusahaan dan tidak didominasi oleh satu client.

Hal ini dilakukan agar semua pengguna (pekerja) dalam satu jaringan mendapatkan porsinya yang adil. Selain itu, jaringan tetap harus dipantau karena bisa jadi ada berbagai masalah ketika lalu lintas data berlangsung yang memberikan beban pada router atau ada berbagai masalah pada WLAN (Wireless Local Area Network). 

Tugas untuk memantau jaringan tersebut biasanya dilakukan oleh seorang network engineer. Dialah yang bertanggung jawab perihal jaringan di perusahaan. Dia juga yang memastikan kalau semua jaringan sudah terhubung dan memiliki yang performa yang baik.

Masalahnya, network engineer adalah manusia yang tentu memiliki keterbatasan dalam memantau aktivitas jaringan terus-menerus. Belum lagi, jika SDM (sumber daya manusia) yang ada di perusahaan memiliki network engineer yang terbatas.

Keterbatasan tersebut bisa jadi penghambat jika ada masalah jaringan di perusahaan. Seorang, network engineer tentu bisa mengatasi permasalahan jaringan tersebut. Hanya saja tentu akan lebih baik jika perusahaan menggunakan aplikasi sejenis network monitoring agar pekerjaan seorang network engineer bisa lebih mudah.

Network Monitoring Tool NetMonk

netmonk

Salah satu network monitoring tool yang bisa digunakan adalah NetMonk. NetMonk merupakan layanan atau tool untuk memonitor jaringan yang memanfaatkan analitik. Kehadiran NetMonk dapat membantu tugas dan tim operasional IT dalam mengelola, mengaudit, serta merencanakan investasi infrastruktur jaringan..

Dengan NetMonk, perusahaan tidak akan lagi khawatir tentang berbagai masalah yang berkaitan dengan jaringan. Mengapa? Karena NetMonk bisa memberikan data terkait performa dan masalah yang berhubungan dengan jaringan dan perangkat pendukungnya.

Contohnya adalah memantau performa dari satu perangkat akan mengalami masalah. Misalnya adalah router. Dengan Netmonk, perusahaan bisa memprediksi kapan router akan mengalami masalah. Data ini jelas bakalan membantu sebagai antisipasi jika nantinya router mengalami masalah, pihak perusahaan bisa langsung mengganti router atau memperbaiki router saat itu juga.

Bayangkan jika pihak perusahaan tidak mengetahui kapan router bermasalah. Hal ini akan membuat perusahaan mengalami kerugian waktu karena kerusakan perangkat yang tidak terduga. Dengan fitur yang disebut Predictive Analytics, hal tersebut dapat diatasi dengan NetMonk.

NetMonk juga bisa membantu berbagai masalah yang berkaitan jaringan lainnya. Contohnya adalah masalah pada server, mengatasi kurangnya kapasitas penyimpanan, dan permasalahan yang berkaitan dengan jaringan lainnya.

Dalam menjalankan kerjanya, NetMonk menjalankan dua protokol. Yang pertama adalah protokol ICMP yang berfungsi untuk mendeteksi lancar tidaknya koneksi ke arah perangkat. Yang kedua adalah protokol SNMP yang bekerja untuk mendapatkan data berupa informasi dari perangkat seperti lalu lintas (traffic), konfigurasi alamat IP, dan juga uptime perangkat.

NetMonk memanfaatkan protokol ICMP dan SNMP untuk me-monitoring perangkat. Protokol ICMP digunakan untuk mendeteksi apakah koneksi ke arah perangkat yang dimonitor lancar (UP).

SNMP digunakan sebagai protokol untuk mengambil informasi-informasi dari perangkat seperti trafik, konfigurasi alamat IP perangkat, dan uptime perangkat. Saat ini sedang dalam pengembangan juga agar NetMonk mendukung protokol NetFlow untuk monitoring trafik yang lebih detail.

Fitur NetMonk

netmonk

Sebagai sebuah tool untuk memonitor jaringan, NetMonk memiliki berbagai fitur yang membuat produk ini menarik.. Beberapa fitur yang ditawarkan oleh NetMonk adalah sebagai berikut. :

  • Real Time Notification

NetMonk menawarkan fitur real time notification. Fitur ini memungkinkan NetMonk memberikan pemberitahuan saat itu juga kepada administrator atau network engineer yang mengelola NetMonk.

Jika ada masalah yang berkaitan dengan jaringan yang dikelola, saat itu akan muncul notifikasi atau pemberitahuan langsung. Notifikasi langsung ini bertujuan agar pengelola dapat langsung melakukan analisis terhadap masalah jaringan dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

  • Alarm Pengingat

NetMonk memiliki fitur alarm pengingat yang akan langsung dikirim ke grup telegram maupun individu. Berkat alarm pengingat ini, kondisi jaringan tidak harus selalu dipantau tiap waktu. Hal ini jelas lebih efektif dan memudahkan kerja network engineer. 

  •  Dashboard Operasional dan Managerial

NetMonk memiliki fitur dashboard untuk operasional yang digunakan untuk memantau, mengelola, dan memperhatikan perangkat jaringan. Contohnya adalah untuk memantau kondisi hidup tidaknya (on/off) suatu perangkat, penggunaan sumber data tertentu, dan persentase penggunaan jaringan yang terlalu tinggi.

NetMonk juga menyediakan dashboard untuk managerial. Sesuai namanya, dashboard ini khusus untuk manager IT (atau jabatan setingkatnya). Tampilan dashboard ini diubahsesuaikan agar lebih ringkas yang dapat ditampilkan di ruangan NOC atau Network Operation Center.

  •  Laporan dalam Bentuk PDF

NetMonk menghadirkan fitur yang sangat berguna, yakni fitur untuk mengubah kondisi jaringan dalam periode tertentu dalam bentuk PDF. Fitur ini tentu berguna sebagai bentuk laporan atas kondisi jaringan yang dikelola.

Fitur ini juga membantu untuk melihat kondisi jaringan dalam periode tertentu tanpa repot-repot mengeceknya satu-satu. Cukup dengan memilih bagian reporting di dashboard, menentukan jenis data yang ditampilkan seperti link, availibility, CPU, RAM, dan storage. Periode waktu juga bisa ditentukan dengan mudah lewat penentuan tanggal tertentu. Ada juga opsi lebih cepat seperti today,  yesterday, last week, dan last month. 

  •  Grafik Data Tahun Sebelumnya

NetMonk juga menyediakan fitur berupa grafik data. Grafik data ini bakalan bisa menampilkan riwayat data dalam jangka waktu tertentu. Rentang waktu maksimalnya sampai 2 tahun ke belakang.

  •  Trafik Tren Penggunaan Link

NetMonk memiliki fitur tren penggunaan link tertentu. Dengan fitur ini, NetMonk dapat memberikan lalu lintas data dari jaringan yang sudah terkumpul secara berkala. Data tersebut nantinya dianalisis oleh NetMonk agar bisa mengetahui tren penggunaan link  dan seberapa lama penggunaan link tersebut sampai mencapai batas tertentu.

Keunggulan NetMonk Dibandingkan yang Lain

netmonk

Fitur yang ditawarkan oleh NetMonk tentu saja menarik. Tetapi mungkin timbul pertanyaan, mengapa harus NetMonk dan tidak memilih layanan lain yang serupa? Untuk menjawabnya, berikut beberapa keunggulan yang membuat NetMonk lebih menarik dibandingkan tool serupa lainnya.

1. Memiliki Fitur yang Lengkap

NetMonk merupakan aplikasi monitoring jaringan yang merupakan karya anak bangsa. Layanan ini memiliki fitur yang tergolong lengkap dibandingkan pesaing. Beberapa fitur yang menarik yang ditawarkan oleh NetMonk adalah antarmuka yang lebih bersahabat, data yang yang realtime, serta forecasting analytics. 

Selain itu, NetMonk juga menyediakan customize feature. Fitur ini memungkinkan pengguna NetMonk memilih fitur yang diinginkan sesuai kebutuhan. Dengan pemilihan fitur ini, jelas membuat pengguna hanya memakai fitur yang dibutuhkan dan memanfaatkanya secara maksimal.

2. Bisa Dicoba Gratis

NetMonk merupakan aplikasi untuk memonitor jaringan yang berbayar. Namun, menariknya sebelum pengguna menggunakan NetMonk, pengguna bisa menggunakan NetMonk dengan sistem free trial selama satu bulan penuh. Selain itu, NetMonk, juga menyediakan demo yang menunjukan cara kerja aplikasi atau layanan NetMonk ini.

Dengan hadirnya layanan coba gratis dan demo, tentu akan memberikan gambaran terbaik sebelum pengguna benar-benar menggunakan layanan ini. Bila dirasa menarik, tentu pengguna bisa lanjut memakai versi berbayar. Bandingkan dengan layanan lain yang sejenis yang berbayar, belum tentu memberikan fitur coba gratis.

3. Harga Lebih Bersahabat

Meskipun berbayar, NetMonk menawarkan harga yang lebih bersahabat dan tidak menguras kas perusahaan begitu besar. Harga yang ditawarkan oleh NetMonk sebanding dengan fitur lengkap yang dimiliki NetMonk. Sebagai pembanding, layanan serupa NetMonk, yakni PRTGS dihargai dengan harga mulai Rp22 jutaan untuk lisensi termurahnya.

Dengan berbagai fitur dan keunggulan yang ditawarkan NetMonk, tentu NetMonk ini bisa dianggap sebagai aplikasi monitoring jaringan yang bagus dan layak dipilih.

Hadirnya NetMonk tentu bisa jadi solusi yang menarik, terutama bagi perusahaan yang ingin sistem jaringan yang dimilikinya aman dan bisa meminimalisir berbagai gangguan yang bisa menurunkan produktivitas pekerjaan.

Tertarik menggunakan NetMonk? Silakan kunjungi situs Netmonk.id untuk mengetahui informasi terkait aplikasi monitoring jaringan ini. Jika masih ragu membeli, bisa mencoba fitur demo terlebih dahulu untuk melihat garis besar dari layanan ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *