Harga dan Spesifikasi Lengkap Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro Bocor, Lebih Awal dari Biasanya

Poin Utama
- Bocoran spesifikasi dan harga Xiaomi 17T serta Xiaomi 17T Pro terungkap lebih awal dari kebiasaan peluncuran seri T.
- Xiaomi 17T ditenagai chipset Dimensity 8500 Ultra dengan baterai 6.500 mAh, sementara model Pro menggunakan Dimensity 9500 dengan baterai 7.000 mAh.
- Kedua perangkat ini dikabarkan mengalami kenaikan harga di Eropa, namun sudah mengantongi sertifikasi TKDN yang mengindikasikan kehadirannya di Indonesia.
Saya cukup kaget waktu pertama kali melihat hasil benchmark Xiaomi 17T muncul di Geekbench beberapa hari lalu. Tapi ternyata kejutan tidak berhenti di situ, karena tidak lama kemudian spesifikasi lengkap keduanya sudah ikut bocor. Bukan bocoran setengah-setengah, melainkan spesifikasi penuh berikut harga untuk pasar Eropa.
Yang bikin saya semakin terkejut adalah waktunya. Seri T dari Xiaomi selama ini dikenal sebagai perangkat yang hadir menjelang akhir tahun, biasanya sekitar September atau Oktober. Xiaomi 15T dan Xiaomi 15T Pro misalnya, baru resmi diperkenalkan pada September 2025. Tapi bocoran ini sudah ramai beredar di akhir April 2026, jauh lebih awal dari kebiasaan.
Informasi ini pertama kali saya baca di GSMArena, tapi sumber aslinya berasal dari Dealabs, situs media asal Prancis yang dikenal kerap membocorkan spesifikasi gadget sebelum pengumuman resmi.
Xiaomi 17T: Lebih Kecil, Baterai Lebih Besar
Xiaomi 17T hadir dengan layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1268x2756 piksel dan refresh rate 120Hz. Ukurannya justru sedikit lebih kecil dibanding Xiaomi 15T yang memakai panel 6,83 inci, sebuah perubahan yang tidak biasa untuk sebuah generasi penerus.
Chipset yang digunakan adalah MediaTek Dimensity 8500 Ultra dengan fabrikasi 4nm TSMC, dipadukan RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan 256GB atau 512GB berstandar UFS 4.1.
Kapasitas baterainya naik cukup drastis ke angka 6.500 mAh dari 5.500 mAh pada Xiaomi 15T, dengan dukungan pengisian cepat 67W HyperCharge. Tidak ada pengisian nirkabel untuk varian standar ini.
Untuk kamera, Xiaomi 17T mengusung tiga lensa di belakang: kamera utama 50MP dengan sensor Light Fusion 800 apertur f/1.77, lensa telefoto 50MP zoom optik 5x apertur f/1.8, serta ultrawide 12MP apertur f/2.2. Kamera depannya 32MP. Lensa telefootonya kini sudah mendukung zoom optik 5x, naik dari generasi sebelumnya.
Bodinya berukuran 157,6 x 75,2 x 8,17 mm dengan bobot tepat 200 gram, tersedia dalam tiga warna: biru, hitam, dan ungu. Xiaomi 17T menjalankan Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3.
Xiaomi 17T Pro: Chipset Flagship dan Baterai 7.000 mAh
Xiaomi 17T Pro hadir dengan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1280x2772 piksel dan refresh rate 144Hz. Chipset yang digunakan adalah MediaTek Dimensity 9500 dengan proses fabrikasi 3nm N3P, dengan kecepatan boost CPU hingga 4,21GHz.
Baterainya 7.000 mAh, dengan pengisian cepat 100W HyperCharge via kabel dan 50W secara nirkabel. Ini peningkatan yang cukup berarti dibanding Xiaomi 15T Pro yang hanya mendukung 90W.
Konfigurasi kamera Xiaomi 17T Pro hampir identik dengan varian standarnya, kecuali pada kamera utama yang naik ke sensor Light Fusion 950 dengan apertur f/1.74. Lensa telefoto, ultrawide, dan kamera depannya sama persis: 50MP zoom optik 5x, 12MP ultrawide, dan 32MP selfie.
Xiaomi 17T Pro berukuran 162,2 x 77,5 x 8,25 mm dengan bobot 219 gram. Konektivitasnya sudah mendukung Wi-Fi 7, satu tingkat di atas Xiaomi 17T yang masih Wi-Fi 6E. Pilihan warnanya sama: biru, hitam, dan ungu, dengan sistem operasi Android 16 dan HyperOS 3.
Harga di Eropa dan Sinyal Kehadiran di Indonesia
Berdasarkan bocoran Dealabs, Xiaomi 17T varian 256GB dirumorkan dibanderol 749 euro di Eropa, sementara Xiaomi 17T Pro varian 512GB di angka 999 euro. Keduanya naik sekitar 100 euro dibanding Xiaomi 15T Series saat rilis tahun lalu.
Kenaikan harga ini bisa dipahami mengingat peningkatan yang cukup substansial, terutama pada kapasitas baterai dan chipset. Namun angka 999 euro untuk Xiaomi 17T Pro menempatkannya berdampingan dengan perangkat-perangkat premium kelas atas.
Satu hal yang menarik, Xiaomi 17T Series rupanya sudah mengantongi sertifikasi TKDN dari Kemenperin dan terdaftar di laman SDPPI/Postel. Ini pertanda yang cukup kuat bahwa keduanya memang disiapkan untuk pasar Indonesia, meski tanggal resminya belum diumumkan.
Seperti biasa, semua informasi ini masih berstatus bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Xiaomi.

