Carisinyal / Tips Trik / Tips Laptop / Ini Dia 10 Penyebab Laptop Lemot yang Perlu Kamu Ketahui

Ini Dia 10 Penyebab Laptop Lemot yang Perlu Kamu Ketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 November 2018

Laptop atau komputer yang berjalan lemot bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mengapa hal semacam itu bisa terjadi? Itu karena kamu sering menggunakan perangkat tersebut. Saat kamu menjalankan banyak program di laptopmu, berselancar di dunia maya dengan browser yang penuh ekstensi, atau menyimpan banyak film atau lagu di hard disk, mereka semua akan berpengaruh pada kinerja laptopmu.

Jika kamu merasa laptopmu bekerja seperti siput berjalan, maka sudah saatnya harus melakukan bersih-bersih di sistem laptopmu. Atau jika perlu kamu melakukan upgrade pada perangkat keras laptopmu (seperti RAM atau HDD). Lalu apa saja yang menyebabkan laptop menjadi lemot? Inilah jawabannya.

10 Penyebab Laptop Lemot

1. Startup Program yang Banyak

Startup

Jika kamu merasa laptopmu berjalan begitu lambat bahkan saat perangkat tersebut mulai dinyalakan (saat proses booting), maka hal itu bisa terjadi karena banyaknya program yang berjalan di muka. Saat kamu memasang aplikasi-aplikasi di laptopmu, biasanya mereka akan mencoba masuk ke menu Startup (untuk Windows) atau Login Items (untuk Mac).

Untuk menangani hal ini, kamu bisa melakukan uncheck pada setiap program yang berjalan saat proses booting. Bahkan sebaiknya semua program-program yang tidak berguna kamu uncheck semua. Salah satu program yang harus kamu izinkan berjalan saat proses awal komputer bekerja adalah antivirus. Program tersebut sangat dibutuhkan untuk berjalan sejak awal agar komputermu aman dari serangan virus.

2. HDD Laptopmu Sudah Lelah

HDD

* sumber: pixabay.com

HDD atau Hard Drive adalah salah satu komponen utama dalam laptop yang berguna sebagai ruang penyimpanan. HDD ini memiliki komponen bergerak di dalamnya dan pastinya memiliki masa pakai karena alat itu harus bekerja setiap laptop atau komputer dinyalakan. Hal ini berlaku juga bagi makhluk hidup, bukan?

Lalu bagaimana untuk memperbaiki masalah ini? Kamu bisa mengganti HDD laptopmu dengan ruang penyimpanan yang lebih baik dan bekerja cepat, yaitu SSD. Medium penyimpanan ini dibuat tanpa ada komponen bergerak di dalamnya. Karena tidak menggunakan tipe penyimpanan yang bergerak, SSD ini memiliki ketahanan yang lebih baik.

Selain itu, SSD juga mampu bekerja lebih cepat dan mampu meningkatkan kinerja laptopmu. SSD dijual dengan harga yang lebih mahal ketimbang HDD. Kapasitasnya juga tidak sebanyak HDD. Namun, mengganti HDD dengan SSD adalah satu pilihan terbaik untuk memperbaiki performa laptop. Kamu bisa cari tahu soal SSD ini pada artikel “Jenis-jenis SSD dan Kelebihannya“.

3. Ruang Penyimpanan Penuh

Disk Full

* sumber: www.flickr.com

 

Ruang penyimpanan yang penuh juga memberikan dampak bagi kinerja laptop. Mungkin kamu pernah merasakan HP-mu berjalan sangat lemot karena ruang penyimpanan yang hampir habis. Namun kemudian terasa lebih cepat kembali saat file-file sampah tidak berguna dihapus dari memori. Hal ini juga berlaku bagi laptopmu.

Di laptop mungkin kamu terlalu banyak menyimpan koleksi film atau lagu. Bahkan hasil kerjamu yang penting juga mungkin ada di sana. Cara menanggulangi hal ini adalah dengan memindahkan data-data tersebut ke hard disk eksternal. Kamu bisa membeli barang tersebut dengan harga yang cukup terjangkau. Bahkan hard disk yang berukuran 1 TB pun bisa dibeli dengan harga kurang dari satu juta rupiah.

4. Terlalu Banyak Penunggang di Browser

Extensions

Maksud penunggang di sini adalah Add-Ons atau Extension. Kedua hal ini biasanya kamu tambahkan pada browsermu untuk menambah fungsionalitasnya. Ekstensi yang biasa ditemukan dalam browser banyak orang adalah Ad Blocker yang berfungsi untuk menghalau iklan-iklan yang muncul pada situs yang kita kunjungi. Dan masih banyak lagi hal-hal yang dipasang di browser.

Walaupun hal itu bermanfaat, namun jika terlalu banyak Add-Ons atau Extension yang dipasang pada browser, maka laptop bisa berjalan lemot. Saat kamu menjalankan browser dengan keadaan seperti ini, maka prosesor harus bekerja lebih ekstra. Jika jeroan laptopmu tidak mendukung hal ini, maka laptop akan terasa lemot. Jadi, untuk mempercepat kinerja laptop, disable saja penunggang browser yang tidak terlalu dibutuhkan.

5. Terlalu Banyak Tab Browser Terbuka

Browser Tab

* sumber: pixabay.com

Saat kamu berselancar di dunia maya dan membuka terlalu banyak tab, maka hal ini juga bisa berpengaruh pada performa laptop atau komputer. Biasanya hal ini terjadi pada laptop dengan spesifikasi rendah (misalnya RAM yang kecil). Bahkan jika tab browser yang dibuka sangat banyak, laptop kadang menjadi hang dan tidak merespon.

Jika kamu merasa jeroan laptopmu kurang membahagiakan, maka sebaiknya hindari hal semacam ini agar laptop bisa berjalan normal. Kamu bisa mencoba menambah kapasitas RAM laptopmu jika pekerjaan mengharuskan membuka banyak tab browser di saat yang sama. Cara lain yang lebih ampuh adalah dengan membeli laptop lain dengan spek yang bagus yang mampu menunjang kegiatan seperti ini.

6. Terlalu Banyak Program yang Berjalan

Task Manager

Hal ini juga sangat berpengaruh bagi laptopmu. Sama seperti hal di atas, program yang terlalu banyak dibuka pada saat bersamaan dapat membuat laptop lemot. Program-program yang sedang kamu jalankan akan bergantung pada RAM. Jika RAM-nya tidak memadai, bukan tidak mungkin laptopmu akan berhenti bekerja saat banyak sekali program yang berjalan dalam satu waktu.

Untuk menangani hal ini, kamu bisa pergi ke Task Manager (untuk Windows / Ctrl+Alt+Del) atau Activity Monitor (untuk Mac / ketik Cmd+Space di Spotlight bar) untuk melihat program apa saja yang sedang berjalan dan terlalu banyak membebani prosesor. Lakukan End Task untuk program-program yang bisa kamu matikan.

Bila laptop  tetap lemot bahkan setelah program-program tersebut dihentikan, maka kamu bisa lakukan restart laptop atau mematikannya untuk sementara waktu.

7. Terdapat Program Bandel yang Berjalan di Belakang Layar

program details

Saat kamu memasang suatu program, kadang kamu tidak menyadari ada program lain yang ikut terpasang. Program tersebut bisa menjadi salah satu penyebab laptop lemot karena berjalan tanpa sepengetahuanmu. Agar hal ini tidak terjadi, kamu harus hati-hati dan teliti saat akan meng-install sebuah program ke laptopmu. Apa lagi program tersebut diunduh dari sumber yang kurang dipercaya.

8. Terdapat Virus

Comp Virus

* sumber: pixabay.com

Virus, spyware, dan malware adalah ancaman bagi laptopmu. Mereka bisa menyebabkan laptopmu berjalan lemot. Hal itu tak lain karena mereka bisa saja memasukan program jahat ke laptopmu. Mereka juga bisa membajak browsermu dan melakukan phishing (mencuri informasi-informasi pentingmu). Program jahat yang dibawa oleh virus-virus tersebut biasanya memaksa menjalankan iklan secara acak dan tidak dapat kamu hindari.

Untuk menangani hal ini, kamu bisa melakukan scan malware. Salah satu alat yang direkomendasikan untuk melakukan pekerjaan ini adalah dengan Malwarebytes. Penulis pernah beberapa kali terkena virus yang selalu menampilkan iklan saat akan browsing. Setelah menggunakan Malwarebytes, mereka semua bisa dibasmi! Klik di sini untuk mendapatkan Malwarebytes.

9. Program Antivirus yang Bekerja Berlebihan

Anti virus

* sumber: pixabay.com

Kadang ada program antivirus yang terlalu bersemangat melindungi laptopmu dari kejahatan virus. Saking bersemangatnya, program tersebut membuat laptopmu jadi lemot karena bekerja secara berlebihan. Jadi, pilihlah program antivirus yang simpel namun sangat membantu.

10. Laptopmu Kotor

Cleaning Laptop

* sumber: www.flickr.com

Debu adalah yang paling umum mengotori body laptop. Debu juga bisa masuk ke dalam laptop melalui lubang-lubang yang tersedia. Jika terlalu banyak debu yang hinggap di laptopmu, hal itu bisa menyebabkan laptop tidak bisa bernafas lega karena ventilasinya banyak yang tertutup debu.

Saat itu terjadi, prosesor jadi mudah panas dan dapat menyebabkan laptop berjalan lemot (bahkan mengalami malfungsi atau crash). Jadi, agar hal ini tidak terjadi, sering-seringlah membersihkan body laptopmu. Jika perlu, gunakanlah kipas pendingin saat laptop sedang digunakan agar suhunya tetap terjaga.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan laptopmu berjalan lemot dan bahkan tidak berfungsi sama sekali. Jika kamu sudah tahu penyebab laptopmu yang lambat, sebaiknya kamu segera antisipasi dengan cara meningkatkan performa laptop kamu agar bisa berjalan normal kembali.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

A bad writer but loves to write

Leave A Comment