Carisinyal / Case / Inilah 4 Perbedaan Utama Antara Hard Case dan Soft Case

Inilah 4 Perbedaan Utama Antara Hard Case dan Soft Case

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 November 2019

Casing adalah salah satu aksesoris HP yang paling banyak digunakan. Alat ini berfungsi melindungi HP dari sejumlah masalah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada perangkat, termasuk benturan ketika terjatuh dan gesekan benda tajam.

Casing dibuat dari beragam material, seperti plastik, karet, aluminium, dan lain sebagainya. Setiap casing memiliki fitur masing-masing, yang dapat menandakan seberapa tinggi tingkat proteksi yang dimilikinya.

Ada banyak jenis casing yang beredar di pasaran. Namun, casing umumnya bisa dibedakan menjadi dua bagian utama, yaitu casing keras atau hard case dan casing lunak atau soft case. Apa saja perbedaan antara kedua casing ini? Berikut adalah bahasannya.

Perbedaan Hard Case dan Soft Case

Kurang lebih terdapat lima perbedaan antara hard case dan soft case, mulai dari bahan atau material pembuatannya, fitur-fitur yang dimilikinya, hingga harga jualnya.

1. Material

Casing Lunak

Material yang digunakan merupakan pembeda utama antara casing keras dan casing lembut. Casing keras biasanya terdiri dari material plastik solid, sedangkan casing lunak sering terbuat dari bahan yang fleksibel, seperti silikon atau termoplastik poliuretan (TPU).

Pada awalnya beberapa pabrikan menggunakan material polikarbonat dan plastik ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) untuk membuat casing keras. Polikarbonat dikenal tahan terhadap peregangan dan pembengkokan, tahan suhu tinggi, transparansi yang baik dan tidak beracun, dan tahan dalam kondisi buruk, seperti cuaca dingin atau panas.

Sementara itu, material ABS memiliki intensitas yang lebih rendah dan tidak dapat menahan suhu tinggi, tetapi memiliki fluiditas yang baik, sehingga bahan akan mudah diwarnai dan disemprot. Dengan demikian, casing keras ABS memungkinkan untuk diproduksi dalam beragam warna dan desain.

Nah, saat ini kamu bisa membeli casing keras dengan gabungan polikarbonat dan plastik ABS. Hasilnya adalah produk yang memiliki ketahanan yang sangat bagus (dari guncangan dan benturan) dengan desain tampilan yang bermacam-macam.

Lalu, apa keunggulan dari material TPU dan silica gel yang banyak digunakan pada casing lunak? Berikut adalah beberapa keunggulan dari TPU.

  • Memiliki banyak tingkat kekerasan dengan cara mengubah rasio komponen reaksi TPU. Hasilnya pabrikan bisa membuat produk casing lunak dengan tingkat kekerasan yang berbeda dengan tetap mempertahankan elastisitasnya.
  • Material TPU memiliki daya dukung beban yang luar biasa, ketahanan benturan, dan penyerapan guncangan.
  • Tahan suhu dingin yang ekstrim karena temperatur transisi kaca TPU yang relatif rendah. Casing lunak TPU tetap mampu mempertahankan elastisitas, fleksibilitas, dan sifat fisik lainnya pada suhu¬† minus 35 derajat.
  • Material TPU memiliki kinerja pemrosesan yang baik karena dapat menggunakan metode pemrosesan bahan termoplastik yang umum, seperti cetakan injeksi, ekstrusi, penggulungan, dan sebagainya.
  • Silica gel memiliki fitur elastisitas yang baik, ketahanan aus, perlindungan lingkungan dan ketahanan terhadap suhu tinggi.

2. Tingkat Proteksi

Casing keras

Seperti yang sudah disebutkan di atas, casing keras memiliki kemampuan melindungi perangkat yang bagus. Beberapa model casing keras dilengkapi dengan sejumlah fitur yang membuatnya memiliki tingkat proteksi atau perlindungan yang sangat tinggi (military grade hard case).

Hanya saja casing keras memiliki bentuk yang besar dan cukup tebal. Hasilnya bentuk asli HP bisa tidak terasa saat digenggam. Jika kamu suka melakukan banyak kegiatan di luar ruangan, casing keras sangat cocok kamu gunakan untuk melindungi HP dari sejumlah masalah yang dapat timbul selama perjalanan.

Sementara itu, casing lunak tidak dilengkapi dengan tingkat proteksi yang tinggi. Bahkan jika material yang digunakan terlalu lunak, maka HP bisa mudah terlepas saat terjatuh. Casing lunak cocok untuk penggunaan sehari-hari untuk melindungi body HP dari goresan-goresan benda tajam.

3. Desain

Desain casing lunak

Beberapa casing keras dengan spesifikasi tinggi biasanya memiliki desain yang macho, sehingga lebih cocok digunakan oleh pria. Sebaliknya sejumlah model casing lunak dirancang lebih feminim sehingga cocok dipakai oleh pengguna wanita saja.

Saat ini baik hard case maupun soft case banyak dipasarkan dengan berbagai warna dan tampilan. Kamu bisa memilih casing dengan gambar superhero, kartun, dan lain sebagainya. Bahkan tidak jarang ada pengguna yang lebih tertarik membeli casing karena desainnya daripada fungsinya.

4. Harga

Price

* sumber: pixabay.com

Casing keras biasanya memiliki harga jual yang lebih tinggi dari casing lunak. Bahkan kamu harus menyiapkan uang ratusan ribu rupiah jika ingin membeli casing keras dengan tingkat proteksi yang tinggi. Sebaliknya, kamu bisa mendapatkan sebuah casing lunak hanya dengan uang Rp 10 ribu saja.

Kelebihan dan Kekurangan

Casing HP

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/melilewi/

Baik hard case maupun soft case memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, kamu harus memilih casing yang sesuai dengan kebutuhan.

Misal, jika kamu suka berpetualang di alam liar, kamu bisa menggunakan casing keras yang menawarkan proteksi kuat terhadap guncangan dan benturan. Sedangkan untuk penggunaan sehari-hari, kamu bisa memakai casing lunak untuk sekedar menjaga badan (bagian belakang) HP dari gesekan benda tajam.

Meskipun terdapat pengecualian untuk setiap aturan, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan casing keras dan casing lunak yang perlu diketahui. Perlu dipahami bahwa kelebihan dan kekurangan ini mungkin tidak berlaku untuk casing-casing tertentu.

Kelebihan Hard Case

  • Memiliki tingkat proteksi yang tinggi terhadap benturan, guncangan, dan lain-lain. Cocok dipakai oleh mereka yang sering melakukan kegiatan-kegiatan outdoor.
  • HP jadi terlihat kuat, terlindungi, dan gagah.
  • Menawarkan kenyamanan yang lebih saat digenggam, sehingga tidak mudah jatuh.

Kekurangan Hard Case

  • Ukurannya cukup besar dan tebal, sehingga sangat berpengaruh terhadap tampilan dan bobot HP.
  • Karena tidak fleksibel, hard case cukup sulit dilepas-pasang. Jika kamu sering melakukannya body HP bisa lecet-lecet.
  • Biasanya jadi lebih sulit saat akan menggunakan perkakas HP lainnya.

Kelebihan Soft Case

  • Menggunakan sedikit ruang, sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap bentuk dan bobot HP.
  • Mudah dilepas-pasang karena lebih fleksibel. Selain itu, body HP juga tetap aman meskipun kamu sering bongkar pasang.
  • Mudah menggunakan perkakas HP lainnya karena bentuk yang tipis.
  • Efektif terhadap debu dan memiliki sentuhan yang baik di tangan.

Kekurangan Soft Case

  • Biasanya tidak menawarkan ketahanan guncangan atau perlindungan benturan.
  • Mudah memuai atau longgar ketika kamu terlalu sering melakukan bongkar pasang.
  • Jika material yang digunakan terlalu lunak, HP akan mudah lepas dari casing saat terjatuh.
  • Mudah kotor dan sulit untuk menghilangkan panas. Casing lunak yang telah digunakan sejak lama, warnanya akan berubah menjadi kuning dan gelap.

Nah, itulah bahasan singkat mengenai perbedaan utama antara hard case dan soft case beserta kelebihan dan kekurangan keduanya. Harap dicatat bahwa casing HP yang dibuat oleh setiap pabrikan memiliki kualitas yang berbeda-beda. Semakin bagus kualitasnya, maka akan semakin mahal harganya dan semakin tinggi pula tingkat proteksinya.

Baca juga artikel Carisinyal tentang casing lainnya, seperti jenis-jenis casing HP yang paling populer dan rekomendasi merk casing HP terbaik yang ada di pasaran.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar