Carisinyal / TV / 11 Perbedaan Antara LED dan LCD yang Perlu Diketahui

11 Perbedaan Antara LED dan LCD yang Perlu Diketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 November 2019

Saat ini pasti sudah banyak orang yang mengenal LED dan LCD. Mereka umumnya mengenal kedua istilah ini dari televisi yang mereka miliki: TV LED atau TV LCD. Lalu, apa itu LED dan LCD?

LED (Light Emitting Diode) dan LCD (Liquid Crystal Display) merupakan dua jenis teknologi layar yang paling populer saat ini. Ada banyak produk elektronik dengan tampilan yang menggunakan panel LED maupun LCD, termasuk televisi, smartphone, laptop, dan lain sebagainya.

LED adalah teknologi layar yang lebih maju dari LCD. Oleh karena itu, layar LED memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh layar LCD. Bagi yang masih awam, kedua istilah ini cukup membingungkan. Oleh karena itu, Carisinyal akan membahas beberapa perbedaan antara LED dan LCD di bawah ini.

1. Definisi

apa

* sumber: pixabay.com

LED adalah singkatan dari Light Emitting Diode. LED adalah dioda persimpangan p-n (p untuk positif dan n untuk negatif) yang memancarkan cahaya ketika arus listrik mengalir melewatinya ke arah depan. Bahan-bahan yang digunakan dalam LED menentukan warna cahaya yang dipancarkan, berdasarkan celah pita pada persimpangan p-n.

Sementara itu, layar LCD (Liquid Crystal Display) didasarkan pada benda yang disebut kristal cair yang memiliki sifat cairan dan padat. Kristal cair memiliki molekul terstruktur, tetapi masih mengalir seperti cairan. LCD dibuat dengan mengapit kristal cair dan elektroda transparan di antara dua filter polarisasi.

Singkatnya, LED merupakan dioda persimpangan p-n yang dapat memancarkan pada saat mendapat arus bias maju (forward bias). Sedangkan LCD menggunakan filamen cair yang diisi di antara elektroda gelas untuk emisi cahaya.

2. Kontras

Kontras

* sumber: www.maxpixel.net

Disebutkan kalau layar LED memiliki kontras dan tingkat hitam (tingkat kecerahan pada bagian paling gelap (hitam) dari gambar visual atau tingkat kecerahan di mana tidak ada cahaya yang dipancarkan dari layar, menghasilkan layar hitam murni) yang lebih baik daripada layar LCD.

Hal itu karena kristal cair tidak dapat menghentikan 100% lampu latar dari lampu latar katoda dingin. Dan karenanya ketika layar hitam ditampilkan pada monitor, itu tidak sepenuhnya hitam. Tetapi, layar LED dengan sempurna menampilkan layar hitam karena tidak ada cahaya latar sama sekali.

3. Akurasi Warna

Akurasi Warna

* sumber: pxhere.com

Tampilan LED langsung (direct) dan tepi (edge) dan tampilan LCD memiliki akurasi warna yang hampir sama. Akan tetapi, tampilan LED RGB (warna merah, hijau, dan biru yang digabungkan untuk menghasilkan lebih dari 16 juta warna cahaya) memiliki akurasi warna yang lebih baik.

Sebagai informasi, terdapat tiga jenis monitor LED yang tersedia berdasarkan cara bagaimana dioda diatur di dalam monitor. Ketiganya adalah LED Direct, LED Edge, dan LED RGB. Monitor yang menggunakan layar LED Edge dan Direct menggunakan dioda putih yang digunakan untuk menerangi panel LCD untuk menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik.

4. Kebutuhan Daya

Kebutuhan Daya

* sumber: www.needpix.com

Produk elektronik yang menggunakan layar LED lebih banyak mengonsumsi daya dari pada LCD. Filamen yang digunakan dalam LCD terdiri dari plasma, yang membutuhkan lebih sedikit daya untuk aktivasi.

Namun, perlu diketahui bahwa konsumsi daya tampilan komputer atau televisi sangat bervariasi berdasarkan pada teknologi tampilan yang digunakan, kualitas pabrikan dan bangunan, ukuran layar, tampilan yang dipertunjukkan (gambar statis atau gambar bergerak), kecerahan layar dan jika pengaturan penghematan daya diaktifkan.

Tampilan LED biasanya menawarkan mode penghematan daya (power saving) terbaik, sehingga Anda tetap bisa berhemat. Ketika Anda membeli sebuah televisi LED misalnya, pastikan untuk mengkalibrasi layarnya dengan benar untuk mengurangi penggunaan daya.

Juga, jangan lupa untuk mengaktifkan fitur hemat energi, mengatur tingkat kecerahan menjadi lebih rendah dan memastikan monitor beralih ke mode tidur (sleep mode) setelah 5 atau 10 menit tidak aktif.

5. Harga

Price

* sumber: pixabay.com

Produk televisi yang menggunakan layar LED umumnya memiliki harga jual yang lebih tinggi. Hal itu karena teknologi layar ini memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan LCD, termasuk dalam hal efisiensi dan kualitas gambar yang ditampilkan. Selain itu, layar LED juga memungkinkan televisi dibuat lebih tipis dan lebih ringan.

Jika budget Anda masih terbatas dan hanya membutuhkan televisi untuk sekadar hiburan ringan, maka TV LCD adalah pilihan yang bagus. Namun, jika Anda membutuhkan televisi berkualitas untuk hiburan utama, maka TV LED lebih direkomendasikan. Hanya saja siapkan dana yang lebih besar untuk bisa membeli TV LED impian Anda.

6. Penggunaan Merkuri

Penggunaan Merkuri

* sumber: commons.wikimedia.org

Sebagian dari kita mungkin sudah mengenal merkuri atau raksa atau hydrargyrum. Unsur kimia pada tabel periodik dengan simbol Hg dan nomor atom 80 ini identik dengan hal yang berbahaya, baik bagi manusia maupun lingkungan. Hal itu benar adanya karena merkuri memiliki sifat toksik atau beracun.

Merkuri yang berbentuk cair dalam suhu kamar dan berwarna keperakan ini merupakan salah satu unsur yang digunakan untuk membuat layar LCD (digunakan pada lampu katoda dalam cahaya latar LCD). Oleh karena itu, ada suatu kondisi di mana layar LCD bisa berbahaya bagi manusia jika terjadi kontak dengannya.

Merkuri tidak digunakan dalam layar LED, sehingga lebih aman digunakan dan ramah lingkungan. Jika Anda seorang pegiat lingkungan, Anda mungkin akan lebih memilih layar LED daripada LCD. Jadi, mana yang lebih baik dan layak dipilih menurut Anda?

7. Perbedaan Lainnya

Harga monitor LED

Berikut adalah perbedaan-perbedaan antara LED dan LCD lainnya:

  • Layar LED memiliki resolusi yang jauh lebih baik daripada LCD. Resolusi sendiri merupakan jumlah piksel pada tampilan layar. Semakin tinggi resolusi sebuah tampilan, maka semakin bagus pula kualitas tampilannya.
  • LED memiliki area tampilan yang kecil dibandingkan LCD. Hal itu karena LED menggunakan dioda persimpangan p-n yang menampilkan cahaya hanya dalam satu arah, sedangkan LCD menyala di semua arah.
  • LED menggunakan gallium arsenides (GaAs, senyawa dari unsur-unsur gallium dan arsenik) yang memancarkan cahaya saat dipanaskan, sedangkan LCD menggunakan kristal cair yang diberi energi dan memberikan cahaya.
  • Waktu switching atau pengalihan LED lebih sedikit dibandingkan dengan LCD. Waktu pengalihan adalah waktu aktif dan nonaktif dari tampilan.
  • Arus searah (direct current) mengurangi masa pakai LCD sedangkan LED tidak berpengaruh padanya.

Nah, itulah beberapa perbedaan antara LED dan LCD yang perlu diketahui. Kemungkinan masih ada lagi perbedaan-perbedaan kecil lainnya yang tidak disebutkan di sini. Namun, intinya sudah dibahas di atas dan kini Anda sudah mengetahui sejumlah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing teknologi layar.

Jika Anda berencana untuk membeli produk-produk LED atau LCD, sebaiknya ketahui bahasan menarik Carisinyal mengenai merk LED TV yang bagus dan berkualitas, tips memilih monitor LED atau LCD terbaik untuk PC gaming, hingga cara membersihkan layar TV LED dengan baik dan benar.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar