carisinyal web banner retina
Mau nanya rekomendasi HP? klik di sini

7 Perbedaan OPPO Reno6 5G, Reno6 Pro 5G, dan Reno6 Pro+ 5G

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 18 Juni 2021
Update!
Untuk info harga HP terbaru klik di sini

Pada Juni 2021 tiga smartphone OPPO Reno6 Series resmi dirilis ke pasaran. Tiga smartphone itu adalah OPPO Reno6 5G, OPPO Reno6 Pro, dan OPPO Reno6 Pro+ 5G. Kemunculan generasi keenam dari OPPO seri Reno ini menegaskan akan satu fakta.

Fakta itu adalah OPPO mengambil siklus pendek untuk meremajakan seri Reno. Benar saja, tiga HP OPPO Reno5 Series telah lebih dulu melenggang di Indonesia secara berurutan pada kuartal pertama 2021. Bedanya, hanya OPPO Reno5 5G saja dari ketiga HP OPPO Reno5 Series yang mendukung konektivitas 5G.

Sedangkan trio OPPO Reno6 Series sudah mendukung 5G seluruhnya. Hal ini tentu menarik, apalagi dua dari tiga HP tersebut dikonfirmasi masuk ke Indonesia. Carisinyal pun akan membabar ketiga smartphone untuk mencari tahu apa yang jadi faktor pembeda satu sama lain dalam artikel ini. Karena itu, baca artikel ini sampai habis, ya!

Spesifikasi OPPO Reno6 5G

OPPO Reno6 5G
  • Rilis: Juni, 2021
  • Layar: AMOLED, 6,43 inci, Full HD+
  • Chipset: MediaTek Dimensity 900 5G (6 nm)
  • GPU: Mali-G78 MC4
  • RAM: 8 GB, 12 GB
  • Memori Internal: 128 GB, 256 GB
  • Memori Eksternal: -
  • Kamera Belakang: 64 MP + 8 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 32 MP
  • Baterai: Li-Po 4300 mAh

Spesifikasi selengkapnya...

Spesifikasi OPPO Reno6 Pro 5G

  • Rilis: Juni, 2021
  • Layar: AMOLED, 6,55 inci, Full HD+
  • Chipset: MediaTek Dimensity 1200 5G (6 nm)
  • GPU: Mali-G77 MC9
  • RAM: 8 GB, 12 GB
  • Memori Internal: 128 GB, 256 GB
  • Memori Eksternal: -
  • Kamera Belakang: 64 MP + 8 MP + 2 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 32 MP
  • Baterai: Li-Po 4500 mAh

Spesifikasi selengkapnya...

Spesifikasi OPPO Reno6 Pro+ 5G

OPPO Reno6 Pro+ 5G
  • Rilis: Juni, 2021
  • Layar: AMOLED, 6,55 inci, Full HD+
  • Chipset: Snapdragon 870 5G (7 nm)
  • GPU: Adreno 650
  • RAM: 8 GB, 12 GB
  • Memori Internal: 128 GB, 256 GB
  • Memori Eksternal: -
  • Kamera Belakang: 50 MP + 13 MP + 16 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 32 MP
  • Baterai: Li-Po 4500 mAh

Spesifikasi selengkapnya...

Perbedaan OPPO Reno6 5G, Reno6 Pro 5G, Reno6 Pro+ 5G

Secara keseluruhan, trio HP OPPO Reno6 Series ini membawa cukup banyak peningkatan dibandingkan dengan OPPO Reno5 Series. Namun, tetap saja ketiga ponsel dilepas berdasarkan segmennya masing-masing. Nah, beberapa poin perbedaan di bawah ini akan membantu Anda untuk mengetahui segmen mana yang dituju oleh tiap ponsel.

1. Desain dan Dimensi

sumber: oppo.com/cn

Sekilas Anda akan melihat bahwa ketiga ponsel menggunakan bahasa desain yang sama. Hal itu bisa jadi terbersit setelah Anda melihat posisi dan bentuk modul kamera belakang dan sisi depan HP dengan kamera punch-hole di pojok kiri atas.

Namun, jika dicermati baik-baik, ada saja yang berbeda dari tampang ketiga ponsel. Kita lihat dulu dari OPPO Reno6 5G. Ponsel ini terlihat paling beda dari dua saudaranya karena frame dan penutup belakangnya flat (datar). Sedangkan OPPO Reno6 Pro 5G dan OPPO Reno6 Pro+ 5G sepakat dengan frame dan kover belakang melengkung.

Perbedaan selanjutnya bisa kita tengok pada penataan yang ada di modul kamera belakangnya. Ketiga ponsel memang sama-sama menata tiga lensa besar secara vertikal. Hanya, tatanan komponen yang ada di samping tiga lensa itu yang berbeda.

sumber: oppo.com/cn

Untuk Reno6, di lampu flash ditempatkan di kompartemen berbentuk elips bersama sensor spektrum warna. Bentuk kompartemen yang sama juga dipakai oleh Reno6 Pro. Hanya saja, di kompartemen itu terdapat lampu flash, sensor spektrum warna, dan sensor kedalaman.

Sementara itu, Reno6 Pro+ tidak memakai kompartemen elips, melainkan dua lingkaran kecil yang jaraknya berjauhan. Lingkaran kecil yang atas adalah sensor kedalaman, sedang yang di bawah merupakan gabungan dua lampu flash dan sensor spektrum warna.

Faktor pembeda berlanjut ke soal dimensi yang dimiliki. Reno6 lebih pendek dan lebih singset dari dua saudaranya dengan ukuran 156,8 x 72,1 x 7,6 mm dengan berat cukup ringan 182 g.

Yang paling ringan justru Reno6 Pro, 177 g. Namun, dimensinya ada di tengah-tengah, yakni 160 x 73,1 x 7,6 mm. Reno6 Pro+ memang paling bongsor dan paling berbobot. Dimensinya 160,8 x 72,5 x 8 mm dengan massa 188 g.

2. Tampilan

sumber: oppo.com/cn

Sebetulnya tidak ada yang bisa dikomplain dari sektor tampilan ketiganya. Sebab, mereka sama-sama memakai layar Full HD+ dengan panel OLED, mendukung laju penyegaran 90 Hz, dan touch sampling rate 180 Hz. Maka dari itu, layar ketiga HP sama-sama bisa menampilkan konten yang mulus. Lapisan luar ketiganya pun kuat karena diproteksi Gorilla Glass 5.

Lantas, apakah memang tidak ada bedanya? Oh, tentu saja tidak. Hal pertama yang terlihat berbeda adalah bentangnya. OPPO Reno6 5G punya layar yang sedikit lebih mungil ketimbang dua saudaranya itu, yakni 6,43 inci. Sedangkan Reno6 Pro 5G dan Reno6 Pro+ 5G sama-sama memiliki layar dengan bentang 6,55 inci.

Kemudian, tingkat kecerahan dan teknologi yang dibawah juga beda. Buat Reno6, kecerahan khasnya 430 nit, dengan level kecerahan puncak mencapai 750 nit. Ia juga bisa menampilkan konten HDR dengan tingkat kecerahan paling pol 600 nit.

Bagaimana dengan Reno6 Pro? Level kecerahan khasnya 500 nit dengan kecerahan maksimal 800 nit ketika menyetel konten HDR. Pengalaman menonton konten HDR di HP ini bagus karena sudah mendukung teknologi HDR10+. Teknologi ini membuat konten punya kedalaman warna yang bagus dan kontrasnya bisa menyesuaikan dengan lingkungan.

Apa yang bagus di layar Reno6 Pro juga dimiliki oleh layar Reno6 Pro+? Bedanya, HP yang terakhir disebut bisa mencapai kecerahan maksimal 1100 nit.

3. Chipset

sumber: i.mediatek.com

Trio ponsel OPPO Reno6 Series ini punya chipset andalannya masing-masing. Namun, secara garis besar, ketiga chipset tergolong baru dan modern. Kita tengok dulu chipset apa yang dipakai oleh OPPO Reno6 5G. Ponsel yang satu ini ternyata memakai chipset kelas menengah premium dari MediaTek yang diberi nama Dimensity 900 5G.

Dimensity 900 5G terdiri atas dua klaster CPU yang arsitekturnya anyar. Klaster kencang diisi oleh dua core Cortex A78 (2,4 GHz), sedangkan klaster efisiensi ditempati oleh enam core Cortex A55 (2,0 GHz). Ada juga GPU Mali G78 MC4. Seluruhnya disatukan dengan proses fabrikasi 6 nm, dan menjadikan chipset ini secara teori irit konsumsi daya.

Lanjut ke OPPO Reno6 Pro 5G, chipset yang dipakainya ada di kasta berbeda. Benar, ia memakai chipset premium MediaTek Dimensity 1200 5G. Chipset ini memakai arsitektur dan litografi yang sama dengan Dimensity 900 5G. Namun, susunan CPU-nya tidaklah sama.

Dimensity 1200 5G terdiri atas tiga klaster CPU. Klaster pertama adalah satu core kencang Cortex A78 (3.0 GHz). Klaster kedua berupa tiga core medium Cortex A78 (2,6 GHz). Sedangkan klaster ketiga merupakan empat core hemat daya Cortex A55 (1,8 GHz). Chipset ini juga diperkuat GPU Mali-G77 MC9

Nah, untuk Reno6 Pro+ 5G, ia tidak seperti saudaranya yang memakai chipset MediaTek. Ia lain sendiri karena memasrahkan urusan dapur pacu kepada chipset flagship dari Qualcomm, Snapdragon 870. Sekedar informasi, chipset 7 nm ini adalah reinkarnasi dari Snapdragon 865.

Hanya saja, core performanya - berupa Kryo 585 Prime - ditingkatkan kecepatannya ke angka 3,2 GHz. Sedangkan core medium (3x2,42 GHz Kryo 585 Gold) dan core hemat dayanya (4x1,80 GHz Kryo 585 Silver) sama. Adapun Kryo 585 Prime dan Kryo 585 Gold memakai arsitektur Cortex A77.

Sedangkan Kryo 585 Silver berbasiskan Cortex A55. Snapdragon 870, yang dibikin dengan proses manufaktur 7 nm, punya Adreno 650 sebagai prosesor grafis (GPU).

4. Kamera

sumber: oppo.com/cn

Setelah chipset, kamera jadi faktor pembeda yang serius dari ketiga smartphone OPPO Reno6 Series ini, terutama kamera belakang. Sebab, ketiga ponsel memiliki kamera depan yang sama, yakni beresolusi 32 MP dengan bukaan f/2.4.

Yang paling simpel adalah Reno6 5G dengan tiga lensa kamera belakang. Masing-masing lensa itu adalah lensa utama 64 MP, f/1.7; lensa ultrawide 8 MP, f/2.2; dan lensa makro 2 MP, f/2.4. Ketiga lensa ini ternyata juga dimiliki oleh Reno6 Pro 5G. Hanya saja, ia masih punya satu lensa tambahan, yaitu lensa sensor kedalaman 2 MP f/2.4.

Nah, Reno6 Pro+ punya kamera belakang lebih superior ketimbang dua saudaranya itu. Sebab, meski 'cuma' beresolusi 50 MP dengan bukaan f/1.8, lensa utama HP ini punya dukungan penstabil berbasis optik (OIS). Tidak berhenti di situ, ada juga lensa telefoto 13 MP (f/2.2, 52 mm) yang bisa melakukan perbesaran optik sebanyak dua kali.

Ada juga lensa makro 2 MP f/2.4 dan lampu flash yang berjumlah dua. Soal lampu flash, Reno6 dan Reno6 Pro tertinggal karena cuma punya satu. Perbedaan selanjutnya mengenai kamera dapat ditinjau dari kemampuan perekaman video.

Reno6 bisa membikin video dengan resolusi maksimal 4K 30 fps dengan kamera utamanya. Resolusi yang sama juga bisa diraih Reno6 Pro, tetapi videonya berpotensi lebih stabil karena hadirnya penstabil elektronik berbasis giroskop (gyro-EIS).

Sementara itu, kamera utama Reno6 Pro+ bisa merekam video dengan resolusi maksimal 4K 60 fps. Ia dilengkapi gyro-EIS dan bisa merekam video HDR. Khusus Reno6 Pro+, gyro-EIS juga tersedia buat kamera depannya.

5. Konektivitas

sumber: oppo.com/cn

Embel-embel 5G pada ketiga nama ponsel memiliki arti bahwa semuanya mendukung konektivitas 5G. Namun demikian, di luar kemampuan menangkap sinyal 5G, dukungan konektivitas yang dipunyai ketiga ponsel juga tak sama.

Yang paling minim adalah Reno6. Alasannya, ia tak punya NFC, belum mendukung GPS dua frekuensi, dan menggunakan codec audio (untuk headset nirkabel) yang agak lawas, aptX. Semua hal yang jadi kekurangan Reno6 menjadi kelebihan buat Reno6 Pro dan Reno6 Pro+.

NFC ada, dukungan GPS dua frekuensi pun ada. Yang beda, Reno6 Pro+ mendukung sistem QZSS (Quasi-Zenith Satellite System) yang dikembangkan oleh Pemerintah Jepang.

6. Teknologi Penyimpanan

sumber: oppo.com/cn

Baik Reno6, Reno6 Pro, dan Reno6 Pro+ punya konfigurasi memori yang sama. Ketiganya sepakat memiliki dua varian memori, yakni 8/128 GB dan 12/256 GB. Tidak ada opsi ekspansi ke kartu microSD.

Meski demikian, teknologi penyimpanan yang dipunyai berbeda. Reno6 masih memakai UFS 2.1, sedangkan Reno6 Pro dan Reno6 Pro+ sudah memakai UFS 3.1. Beberapa pihak mengklaim, UFS 3.1 punya kecepatan hampir 2 kali lipat ketimbang UFS 2.1. Kecepatan bacanya bisa mencapai 2100 MB/detik, sedangkan kecepatan tulisnya 1200 MB/detik.

7. Baterai

sumber: oppo.com/cn

Mungkin karena dimensinya lebih mungil dari kedua saudara, OPPO Reno6 dibekali dengan baterai dengan kapasitas lebih minim. Kapasitas baterai si ponsel sebesar 4300 mAh, 200 mAh lebih kecil daripada baterai milik Reno6 Pro dan Reno6 Pro+.

Kabar baiknya, ketiga ponsel dibekali teknologi pengisian cepat 65 W, beserta protokol pengisian ala OPPO: SuperVOOC 2.0.

Simpulan

Kehadiran OPPO Reno6 Series mengangkat derajat seri Reno. Sebab, ponsel Reno generasi sebelumnya praktis dirancang untuk mengisi segmen kelas menengah semua. Di Reno6 Series ini, ponsel segmen kelas atas diwakili oleh Reno6 Pro+ 5G yang punya spesifikasi paling superior.

Walau begitu, Reno6 dan Reno6 Pro tidak kalah menarik untuk masing-masing segmen. Terutama karena mereka memiliki chipset unggulan dari MediaTek. Pada akhirnya ketiga HP ini disiapkan untuk ragam konsumen yang tidak akan berganti smartphone dalam beberapa tahun mendatang, berkat adanya dukungan teknologi 5G.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram