3 Perbedaan Samsung Galaxy A52 5G dan Samsung Galaxy A52s 5G

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

Pada Maret 2021, Samsung merilis dua varian HP Samsung Galaxy A52. Varian pertama mendukung jaringan 4G, sedangkan varian kedua mendukung jaringan 5G. Hanya saja, Samsung Galaxy A52 5G tidak sempat hadir ke Indonesia.

Di balik keputusan itu, Samsung ternyata menyiapkan ponsel 5G lain sebagai penerus Galaxy A52 untuk Indonesia. Adalah Samsung Galaxy A52s 5G ponsel yang dimaksud. Smartphone ini dikonfirmasi masuk ke Indonesia setelah Kementerian Perindustrian RI mengeluarkan sertifikat lolos TKDN.

Dalam sertifikat dengan nomor 6710/SJ-IND.8/TKDN/8/2021 tersebut, perangkat dengan kode Samsung SM-A528B dinyatakan memiliki tingkat kandungan dalam negeri sebesar 38,3%.

Di sisi lain, Samsung biasanya memberi nama dengan akhiran "s" pada produknya sebagai tanda bahwa HP tersebut adalah versi peningkatan minor dari model sebelumnya. HP Samsung dengan akhiran "s" umumnya meluncur enam bulan setelah model regulernya dirilis.

Maka dalam hal ini, Galaxy A52s 5G merupakan versi peningkatan dari Galaxy A52 5G. Nah, mengenai sektor apa yang ditingkatkan, dan apa saja perbedaan keduanya, akan Carisinyal uraikan secara singkat dalam artikel ini. Mari kita awali pembahasan ini dengan melihat spesifikasi utama kedua ponsel sebagai berikut.

Spesifikasi Samsung Galaxy A52 5G

Layar Super AMOLED 6.5 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 720G
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB, 256 GB
Kamera 64 MP (wide) 12 MP (ultrawide) 5 MP (macro) 5 MP (depth)
Baterai Li-Po 4500 mAh
Kelebihan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Spesifikasi Samsung Galaxy A52s 5G

Layar Super AMOLED 6.5 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 778G
RAM 8 GB
Memori Internal 256 GB
Kamera 64 MP (wide) 12 MP (ultrawide) 5 MP (macro) 5 MP (depth)
Baterai Li-Po 4500 mAh
Kelebihan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Perbedaan Samsung Galaxy A52 5G dan Samsung Galaxy A52s 5G

Yang namanya peningkatan minor, berarti tidak ada banyak perubahan. Namun, tetap saja ada beberapa faktor yang jadi pembeda antara Samsung Galaxy A52 5G dengan Samsung Galaxy A52s 5G. Kami menemukan tiga perbedaan yang penjelasannya seperti di bawah ini.

1. Varian Warna

Sumber: samsung.com

Pakem desain Samsung Galaxy A52 tetap dipakai oleh Galaxy A52 5G maupun Galaxy A52s 5G. Samsung tidak memberi nama spesifik untuk desain yang dipakai ketiganya. Mereka hanya menyebut dengan istilah "Seamless Design" alias desain yang mulus.

Ciri khas desain ini terletak pada modul kamera minimalis, plus penutup belakang matte dengan pilihan warna menarik. Warna modul kamera dengan penutup belakangnya selaras, sehingga ponsel terlihat benar-benar sederhana.

Nah, yang jadi pembeda antara Galaxy A52 5G dan Galaxy A52s 5G ada pada varian warnanya. Galaxy A52 5G punya empat pilihan warna: Awesome Black, Awesome White, Awesome Violet, dan Awesome Blue.

Sementara itu, Galaxy A52s 5G juga punya empat opsi warna. Namun, yang ia miliki adalah Awesome Black, Awesome White, Awesome Purple, dan Awesome Mint. Dua warna yang disebut terakhir adalah faktor pembeda Galaxy A52s 5G dengan si kakak.

2. Chipset

Sumber: qualcomm.com

Nah, inilah sektor yang memberi perbedaan secara signifikan antara Galaxy A52 5G dan Galaxy A52s 5G. Chipset yang dipakai Galaxy A52 5G adalah Snapdragon 750G dari Qualcomm. Sementara itu, chipset atau SoC yang digunakan Galaxy A52s 5G yakni Snapdragon 778G dari produsen serupa.

Kedua chipset kelas menengah atas tersebut lahir pada waktu yang berbeda. Snapdragon 750G muncul pada September 2020, sedangkan Snapdragon 778G diumumkan ke hadapan publik pada Mei 2021. Lebih jauh lagi, perbedaan di antara kedua chipset tidak sekadar kapan dirilis.

Namun, spesifikasi yang dibawanya benar-benar tak sama. Snapdragon 750G yang menjadi andalan Galaxy A52 5G adalah chipset delapan inti yang dibikin dengan fabrikasi 8 nm. Di dalam chipset ini terdapat dua klaster CPU yang terdiri atas dua inti performa dan enam inti efisiensi.

Inti performa diisi oleh Kryo 570 Gold (2,2 GHz) yang merupakan modifikasi dari Cortex A77. Kemudian, inti efisiensi chipset ini menggunakan Kryo 570 Silver (1,8 GHz) yang berbasiskan Cortex A55. Di samping CPU, terdapat komponen penting lain berupa GPU Adreno 619 dengan frekuensi 825 MHz.

Di sisi lain, Snapdragon 778G punya Galaxy A52s 5G merupakan SoC delapan inti dengan konfigurasi CPU yang berbeda dari Snapdragon 750G. Soc ini punya satu inti performa, tiga inti menengah, plus empat inti hemat daya. Konfigurasi yang seperti ini mirip SoC premium.

Inti performa Snapdragon 778G diisi oleh Kryo 670 Prime dengan frekuensi 2,4 Ghz. Lalu inti menengahnya didukung Kryo 670 Gold yang disetel pada kecepatan puncak 2,2 Ghz. Terakhir ada Kryo 670 SIlver yang dapat berjalan pada clockspeed 1,9 GHz.

Kryo 670 Prime dan Kryo 670 Gold dirancang dengan arsitektur baru Cortex A78, sedangkan Kryo 670 Silver punya basis Cortex A55. Ketiga inti CPU tersebut diikat dengan beberapa komponen lain, termasuk GPU Adreno 642L, melalui fabrikasi 6 nm.

Jika ditengok dari arsitektur dan fabrikasinya, jelas bahwa Snapdragon 778G lebih unggul ketimbang Snapdragon 750G. Cortex A78 yang digunakan Snapdragon 778G merupakan basis arsitektur yang juga dipakai oleh SoC flagship 2021, yakni Snapdragon 888.

Di lain pihak, Cortex A77 yang dipakai Snapdragon 750G, dipakai pula untuk merancang chipset premium 2020, Snapdragon 865. Artinya, secara teknologi Snapdragon 778G satu tingkat lebih unggul ketimbang 750G.

Pemakaian fabrikasi yang lebih rendah (6 nm vs 8 nm) berimbas pada efisiensi daya, penanganan panas, dan kestabilan performa yang lebih baik pada Snapdragon 778G.

Keunggulan-keunggulan semacam itu muncul terlepas dari clockspeed Snapdragon 778G yang memang lebih tinggi. Pasalnya, clockspeed tidak menjamin bahwa suatu SoC bisa mengungguli SoC yang lain. SoC dengan clockspeed lebih tinggi bisa kalah dari SoC dengan clockspeed rendah jika pakai arsitektur dan fabrikasi kuno.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram