carisinyal web banner retina

Inilah 5 Perbedaan Samsung Galaxy Tab S7 dan Tab S8

Ketika Anda membutuhkan tablet Android berkualitas, Samsung akan senantiasa menjadi brand yang dapat diandalkan. Bukan hanya menyuguhkan Galaxy Tab A series yang dikhususkan untuk pasar entry level, pengguna juga disuguhkan jajaran tablet ngetop di industri pada seri Galaxy Tab S.

Nah, dua generasi terbaru pada awal tahun 2022 merupakan Galaxy Tab S8 dan Galaxy Tab S7. Sontak hal ini mengundang rasa penasaran di benak warganet. Apa sajakah perkembangan yang dibawa oleh Galaxy Tab S8 dibanding Galaxy Tab S7 yang jadi generasi pendahulunya? Tidak perlu menerka-nerka sendiri, yuk simak spesifikasi dan poin-poin perbedaan di bawah ini!

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S7

Samsung Galaxy Tab S7
Layar PLS TFT 11 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 865+
RAM 6 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera 13 MP (wide) 5 MP (ultrawide)
Baterai Li-Po 8000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 13.000.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S8

Samsung Galaxy Tab S8
Layar LTPS LCD 11 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera 13 MP (wide) 6 MP (ultrawide)
Baterai Li-Po 8000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 12.999.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Perbedaan Samsung Galaxy Tab S7 dan Tab S8

Apa saja peningkatan yang dibawa Galaxy Tab S8 dibandingkan pendahulunya? Ketahui perbedaan keduanya berikut ini.

1. Snapdragon 8 Gen 1 vs. Snapdragon 865+

Snapdragon-8-Gen-1-1_

Bukan hanya smartphone yang performanya harus diperhatikan, Samsung juga memberikan chipset flagship unggulan pada seri Galaxy Tab S7 dan Galaxy Tab S8. Namun karena keduanya hadir di generasi berbeda, maka chipset yang digunakan Galaxy Tab S7 memang sedikit outdated, walau sebenarnya masih tawarkan performa yang layak di kelas premium.

Qualcomm Snapdragon 865+ merupakan chipset yang digunakan pada Galaxy Tab S7, notabene merupakan chipset yang dua generasi lebih tua dibanding Snapdragon 8 Gen 1 yang digunakan Galaxy Tab S8.

Samsung Galaxy Tab S7 Menggunakan Snapdragon 865+

Snapdragon 865+ merupakan chipset yang dirilis pada Q3 2020, dibangun atas proses fabrikasi 7 nanometer.

Ia terdiri atas delapan inti prosesor yang mencakup satu unit prima Kryo 585 Prime berbasiskan ARM Cortex A77 (3.1 GHz), tiga unit performa tinggi Kryo 585 Gold berbasiskan ARM COrtex A77 (2.42 GHz), serta empat unit hemat daya Kryo 585 Silver berbasiskan ARM Cortex A55 (1.8 GHz).

Untuk kartu pengolah grafisnya (Graphical Processing Unit), Snapdragon 865 Plus pada Galaxy Tab S7 mengandalkan Adreno 650 dengan frekuensi 645 MHz. Sebagai informasi, chipset ini bisa Anda temukan pada sejumlah smartphone flagship ternama seperti ASUS ZenFone 7 Pro, ASUS ROG Phone 3, Samsung Galaxy Z Flip dan Fold2 5G, serta Lenovo Legion Pro/Duel.

Snapdragon 865+ juga sebenarnya sudah mendukung konektivitas 5G, karena memang dibekali dengan modem X55 dengan kecepatan unduhan yang mencapai 2,5 Gbps dan unggahan hingga 316 Mbps. Kendati begitu, jaringan 5G pada varian yang masuk ke Indonesia memang tidak diaktifkan karena infrastruktur Indonesia belum siap menyambut perangkat 5G.

Samsung Galaxy Tab S8 Menggunakan Snapdragon 8 Gen 1

Bagaimana dengan Galaxy Tab S8 yang diluncurkan dua tahun setelah Galaxy Tab S7? Pastinya, sudah menggunakan chipset flagship generasi terdepan yaitu Snapdragon 8 Gen 1 dengan fabrikasi 4 nm. Ukuran transistor yang lebih kecil menandakan ia lebih hemat daya dibanding Snapdragon 865+ dengan fabrikasi 7 nm.

Chipset yang dihadirkan pada akhir tahun 2021 ini juga mengemas set instruksi ARMv9-A yang lebih kekinian, dengan konfigurasi delapan prosesor (octa-core) pada format klaster 1 + 3 + 4. Oh ya, sekadar informasi, chipset ini pertama kali digunakan oleh Motorola Edge X30.

Klaster pertama mencakup satu unit prima Cortex X2 dengan kekuatan 3 GHz, dilanjutkan dengan klaster kedua sebagai tiga unit performa tinggi Cortex A710 berfrekuensi 2.5 GHz. Terakhir, klaster ketiga berupa cakupan empat unit hemat daya Cortex A510 dengan clock speed 1.8 GHz.

Snapdragon 8 Gen 1 ini merupakan SoC (System-on-Chip) yang mengandalkan Adreno 730 sebagai kartu pengolah grafisnya, memiliki frekuensi GPU sebesar 818 MHz. Dari sisi konektivitasnya, ia pun lebih unggul karena membawakan modem Snapdragon X65 yang notabene dua generasi lebih baru dibanding modem X55 pada Snapdragon 865+.

Perbandingan Benchmark AnTuTu v9 dan Geekbench 5

Dilansir dari NanoReview, Snapdragon 8 Gen 1 pada Galaxy Tab S8 memiliki skor benchmark AnTuTu v9 43% lebih tinggi dibanding Snapdragon 865 Plus, yakni 1.007.290 vs 706.115 poin.

Adapun untuk perbandingan Geekbench 5, Snapdragon 8 Gen 1 lagi-lagi unggul dengna skor 1208 (single core) serta 3767 (multi-core). Di sisi lain, Snapdragon 865 Plus hanya meraih skor 919 (single core) dan 3298 (multi-core).

Secara besaran clock speed, Snapdragon 865 Plus memang lebih unggul di angka 3,1 GHz ketimbang Snapdragon 8 Gen 1 dengan clock speed 3 GHz. Namun, terkadang set arsitektur yang digunakan lebih berpengaruh kepada performa. Dan dalam hal ini, siapa pun tidak dapat mengelak kalau Snapdragon 8 Gen 1 memang yang lebih ngetop dalam memainkan game berat terkini.

2. Kamera Depan dan Belakang

galaxy-tab-s8-selfie-cam_

Samsung Galaxy Tab S7 dan Galaxy Tab S8 sama-sama hanya dibekali dengan konfigurasi Dual Camera di belakangnya. Pada Galaxy Tab S7, resolusi kameranya hanya 13 MP (f/2.0) dengan lensa pendamping 5 MP (f/2.2) pada fungsi ultra-wide.

Serupa dengan Galaxy Tab S8, kamera utamanya juga memiliki resolusi 13 MP (f/2.0) dengan ukuran sensor 1/3.4 inci. Bedanya, ia hadirkan kamera ultra-wide dengan resolusi yang sedikit lebih tinggi yaitu 6 MP (f/2.2).

Kedua tablet ini juga sama-sama dibekali dengan fitur LED Flash untuk meningkatkan kecerahan pada saat memotret, juga hadirkan fitur HDR dan panorama. Di sisi kemampuan perekaman video, kedua tablet mampu merekam hingga resolusi 4K pada 30 FPS.

Perbedaan kamera yang lebih kentara terlihat pada bagian depan, di mana Galaxy Tab S8 juga dibekali dengan kamera ultra-wide 12 MP (memiliki sudut keluasan 120 derajat) sedangkan Galaxy Tab S7 hanya hadirkan sensor wide-angle biasa dengan resolusi 8 MP.

Hadirnya kamera depan ultra-wide pada Galaxy Tab S8 akan memudahkan pengguna untuk mengambil selfie dengan beberapa orang sekaligus. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Auto Framing yang akan senantiasa menempatkan subjek di tengah kamera pada saat video call.

Bukan cuman itu, Galaxy Tab S8 juga akan secara otomatis melacak jika ada tambahan orang yang masuk ke dalam bidikan kamera, dan akan menyesuaikan proporsi rekaman video. Sehingga, Anda dan teman-teman Anda senantiasa berada di dalam bidikan kamera tanpa ada orang yang tertinggal.

3. Latensi Stylus

galaxy-tab-s8-s-pen_

Sudah pasti, Galaxy Tab S7 dan S8 sama-sama dibekali dengan stylus untuk melakukan aktivitas kreatif seperti menggambar. Anda juga bisa memanfaatkan stylus bernama S Pen ini untuk memberikan anotasi pada hasil tangkapan layar, ataupun melakukan pencatatan dengan nyaman tanpa harus mengetik.

Walau sama-sama dibekali dengan stylus, kedua tablet ini punya tingkat responsivitas yang berbeda. Contohnya saja Galaxy Tab S7 dengan latensi 9 milidetik, sedangkan Galaxy Tab S8 hadir dengan latensi lebih rendah, yaitu 6,2 milidetik.

Latensi yang lebih rendah menandakan layar hanya membutuhkan waktu yang lebih sebentar untuk mengenali input dari stylus. Oleh karena itu, Galaxy Tab S8 pun dinilai lebih bebas lag dan hadirkan pengalaman menulis lebih baik.

4. WiFi 6 vs WiFi 6E

wifi-6e_

Jika Anda sering menggunakan smartphone untuk berinternet, tentu tidak asing dengan protokol WiFi Dual Band yang dapat "menyantol" ke pita jaringan 2,4 GHz dan 5 GHz. Hal ini biasa disebut dengan WiFi 802.11 ac alias WiFi 5.

Nah, Samsung Galaxy Tab S7 menyuguhkan dukungan terhadap konektivitas WiFi yang lebih baik yaitu WiFi 6. Singkatnya, WiFi 6 ini terhubung dengan pita 5 GHz namun dengan kestabilan jaringan dan kecepatan yang lebih baik.

Pada Samsung Galaxy Tab S8, hal ini semakin ditingkatkan lagi menjadi WiFi 6E. Merupakan generasi protokol yang lebih baru, WiFi 6E ini dapat mengenali SSID dari router yang menghasilkan jaringan 6 GHz. yang pastinya lebih cepat ketimbang WiFi 5 ataupun WiFi 6.

5. Versi Android Saat Rilis

android 12

Sebagai produk tablet yang lebih baru dirilis, Samsung Galaxy Tab S8 tentu sudah dikemas dengan sistem operasi Android 12 dari pabrikannya, menggunakan antarmuka One UI 4.1. Sementara itu, Galaxy Tab S7 yang hadir di tahun 2020 masih menggunakan Android 10.

Untungnya, Samsung memberikan update OTA (over the air) kepada Galaxy Tab S7 agar bisa memiliki Android 12. Yang jadi masalah, tablet atau smartphone keluaran lama akan mendapatkan masa update yang lebih cepat expire ketimbang tablet rilisan terbaru. Jadi, jika Anda berniat menggunakan tablet dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya pilih Galaxy Tab S8.

Simpulan

Meskipun terpaut dua tahun antara perilisan Samsung Galaxy Tab S7 dan S8, nyatanya kedua tablet ini masih membawakan fitur yang sama kerennya. Dari sisi layar contohnya, sama-sama tawarkan ukuran 11 inci dengan panel TFT (Thin Film Transistor) dengan laju penyegaran 120 Hz.

Selain itu, keduanya pun tawarkan baterai dengan kapasitas yang sama yaitu Li-Polymer 8.000 mAh. Dalam hal ini, ketahanan baterai akan lebih bergantung pada efisiensi daya yang ditawarkan chipset masing-masing.

Kedua tablet ini juga mampu memberikan pengalaman berkelas saat menonton film dan mendengarkan musik, berkat kehadiran quad stereo speaker yang menggunakan penyetelan dari AKG. Keduanya juga mendukung fitur Samsung DeX yang dapat menyulap tablet menjadi PC, serta hadirkan fitur Multi Active Window yang akan memudahkan kegiatan multi-tasking.

Harga rilis Samsung Galaxy Tab S8 dimulai dari Rp9.999.000,- (WiFi only) dan Rp12.999.000,- (WiFi + 5G), tersedia dalam varian warna Graphite, Silver, dan Pink Gold. Tidak berbeda, Samsung Galaxy Tab S7 juga dibanderol dengan harga rilis Rp12.999.000,- pada kuartal ketiga tahun 2020, memiliki dua pilihan warna yaitu Mystic Black dan Mystic Silver. Tertarik yang mana?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram