[Review] Kelebihan dan Kekurangan Laptop Asus ZenBook S UX391UA

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

Jika Anda adalah orang yang sedang mencari laptop untuk kebutuhan produktivvitas, seperti laptop untuk kebutuhan edit video atau laptop untuk programmer, Asus ZenBook S UX391UA bisa jadi salah satunya. Ada banyak hal menarik yang ditawarkan oleh salah satu laptop berkualitas dari Asus ini.

Sebelum ke pembahasan lebih lanjut, perlu Anda ketahui kalau Asus ZenBook S UX391UA ini ada di kategori laptop kelas atas. Kualitas produk dan kelas harganya setara dengan laptop mahal kelas Rp20 jutaan yang sebenarnya cukup banyak ditemukan di pasaran.

Lantas, apa yang membuat laptop ini layak dipilih? Mengapa juga harganya bisa cukup mahal? Apakah laptop ini layak dibeli? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya langsung simak review lengkap Asus ZenBook S UX391UA. Review ini berdasarkan pengalaman saya pribadi menggunakan laptop ini selama lebih dari dua minggu pemakaian.

Spesifikasi Asus Zenbook S UX391UA

34-234-965-V20 (Copy)

  • Layar: 13.3 inch, 1920 x 1080 pixel, IPS, non-touch, matte
  • Prosesor: Intel Core i7-8550U CPU 8M Cache, up to 4.00 GHz
  • Graphic Card: Intel UHD 620
  • RAM: 16GB LPDDR3 2133 MHz
  • Storage: 1 TB SSD (M.2 NVMe 80 mm)
  • Konektivitas: Wireless AC (Intel AC 8265), Bluetooth 4.1
  • Port: 1x USB 3.1 Type-C gen 1, 2x USB-C with Thunderbolt 3, mic/headphone
  • Baterai:  50 Whrs Lithium-Polymer Battery

Kelebihan Asus Zenbook S UX391UA

1. Bodi Kokoh Bersertifikasi Militer

Desain Asus ZenBook S UX391UA

Kecil, ringkas, ergonomis, dan mudah dibawa kemana-mana. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika saya memegang laptop ini. Karena ringkas, laptop serasa ringan di bawa kemana-mana. Saya yang terbiasa membawa laptop yang bisa dikatakan ringkas pun serasa menemukan laptop yang lebih terasa ringkas dibandingkan yang saya gunakan.

Desain Asus ZenBook S UX391UA

Ketika saya jinjing atau saya masukan ke dalam tas, saya merasa seperti membawa sebuah buku catatan. Malah laptop ini lebih ringkas dibandingkan buku tebal yang ada di pasaran. Masih lebih berat bukunya Dan Brown dibandingkan laptop ini.

Meskipun ringkas, laptop ini dibangun dengan kualitas rancang bangun yang baik. Asus tampak benar memperhatikan tiap detail dari laptop ini. Dimulai dari tampilan bodinya yang berkilau dan menarik. Bahan bodinya terbuat dari metal yang kokoh yang tampaknya diolah dengan finishing yang mengkilap yang memperlihatkan laptop ini sebagai salah satu laptop mahal.

Desain Asus ZenBook S UX391UA

Hal menarik bukan soal desainnya tetapi ketahanan dari laptop ini. Asus ZenBook S UX391UA ini sudah memenuhi standar militer. Dengan bodi yang tipis dan sudah lolos standar militer, tidak membuat laptop ini jadi terkesan ringkih. Malah jadi terlihat sebuah laptop kecil, ringkas, dan juga kokoh.

 Asus ZenBook S UX391UA

Dengan telah lolos standar militer, artinya laptop ini cukup kuat jika keadaan buruk terjadi seperti terjadi dari meja atau terhimpit barang lain. Karena itu, ketika saya membawa laptop ini ke dalam tas, saya tidak merasa terganggu ketika laptop ini sedikit tergoncang saat saya mengendarai motor dan bertemu dengan polisi tidur.

2. Prosesor Bertenaga

spec Asus ZenBook S UX391UA

Bodi yang ringkas dan kokoh yang diusung laptop ini setara dengan kemampuan proses komputasinya yang cepat. Hal ini berkat prosesor Intel Core i7 8550U yang merupakan prosesor kelas atas yang kencang di kelas mobile desktop.

Prosesor ini hadir dengan konfigurasi 4 core 8 thread. Di dalamnya terdapat kecepatan pemrosesan hingga 4.0GHz. Hal ini berarti prosesor tersebut tidak hanya kencang, namun juga irit daya berkat prosesor fabrikasi pemrosesan 14nm sehingga membuat laptop ini memiliki TDP 15 Watt.

Untuk menguji kemampuan prosesornya, saya menjalankan benchmark PCMARK 10. Hasilnya, laptop ini mendapatkan nilai esensial sebesar 7.096, produktivitas 4.885, dan untuk kebutuhan konten kreator sebesar 2.129. Hasil yang tergolong memuaskan.

PC MARK 10 Asus ZenBook S UX391UA

 

Saya juga menguji laptop ini dengan bencmark Cinebench R15. Hasil bencmark menunjukan kalau Asus ZenBook S UX391UA ini memiliki nilai OpenGL 44,66FPS dan nilai CPU sebesar 584cb.

Cinebench Asus ZenBook S UX391UA

Skor CPU berdasarkan Cinebench ini tergolong bagus. Skor yang didapatkan pada pengujian OpenGL juga tergolong cukup bagus. Nilainya mungkin sedikit rendah dibandingkan pengolah grafis terpisah tetapi untuk sebuah laptop dengan kebutuhan mobilitas tinggi, performa Intel UHD 620 tergolong cukup bagus.

Selanjutnya, saya menguji laptop ini dengan Novabench. Benchmark ini menunjukan skor performa CPU yang tinggi, yakni 710, skor RAM sebesar 242 dan skor HDD 197. Skor GPU laptop ini hanya 171, skor yang kecil memang tetapi cukup wajar mengingat laptop ini hanya mengandalkan grafis terintegrasi.

 

Novabench Asus ZenBook S UX391UA

Selain melakukan pengujian benchmark, saya juga melakukan pengujian edit dan render video kualitas 4K. Mengingat laptop ini cocok untuk produktvitas, tes edit video rasanya cukup pas dijadikan sebagai patokan. Saya pun mencoba mengedit dua video kualitas 4K yang saya gabungkan dan kemudian saya render menggunakan Wondershare Filmora.

Render video Asus ZenBook S UX391UA

Bagaimana hasilnhya? Terlihat seperti gambar di atas kalau laptop ini dapat melakukan render videon 4K dengan waktu hanya 8 menit 43 detik. Durasi video hasil render adalah dua menit lebih atau mendekati tiga menit. Dengan asumsi, Anda mengedit video 10 menit, maka barangkali waktu yang ditempuh untuk render sekitar 30 menitan. Hasil yang cukup cepat.
Render video Asus ZenBook S UX391UA

1 234»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram