Carisinyal / Review / Review ROG ZEPHYRUS S GX701: Laptop Gaming untuk Kaum Sultan

Review ROG ZEPHYRUS S GX701: Laptop Gaming untuk Kaum Sultan

Ditulis oleh - Diperbaharui 21 Juli 2019

Laptop gaming identik dengan bodi yang berat, kokoh, dan sulit dibawa kemana-mana. Namun, teryata tidak selamanya laptop gaming memiliki bodi yang berat. Salah satu contohnya adalah ROG ZEPHYRUS S GX701

ROG ZEPHYRUS S GX701 ini adalah laptop gaming dari Asus di bawah bendera Republic of Gamers. Laptop yang satu ini hadir untuk menjawab kebutuhan laptop gaming yang ringkas tetapi tetap tidak mengorbankan performa.

Betapa tidak, ROG ZEPHYRUS S GX701 ini memiliki spesifikasi kelas atas. Anda bisa cek spesifikasi lengkapnya berikut ini plus ulasan lengkap soal performa laptop ini. Hanya saja, Anda jangan kaget kalau laptop ini ternyata dibandrol dengan harga Rp50 jutaan. Harga yang bikin jari-jari gamers bergetar.

Nah, seperti apa sebenarnya ROG ZEPHYRUS S GX701 ini? Simak ulasannya berikut ini. Tetapi sebelumnya, Anda bisa simak spesifikasi ROG ZEPHYRUS S GX701 dan menonton video tentang impresi saya terhadap ROG ZEPHYRUS S GX701 ini.

Spesifikasi Asus ROG ZEPHYRUS S GX701

Asus ROG ZEPHYRUS S GX701

  • Layar: 17.3-inch Full HD (1920×1080) IPS-level panel, 144Hz, 3ms, 100% sRGB, Optimus, G-SYNC, Pantone® Validated
  • Processor: Intel® Core™ i7-8750H
  • Graphic Card: NVIDIA® GeForce RTX™ 2080 with Max-Q Design 8GB GDDR6 VRAM
  • RAM: Up to 24GB (8GB on board memory) DDR4 2666MHz SDRAM
  • Storage: M.2 NVMe PCIe 3.0 x4 1TB SSD
  • Konektivitas: 802.11 AC 2×2 WLAN, Built-in Bluetooth 5.0
  • Port:  1 x USB3.1 Gen2 Type-C™ with DisplayPort™ 1.4 and Power Delivery, 1 x USB3.1 Gen1 Type-C, 1x USB3.1 Gen2 Type-A, 2x USB3.1 Gen1 Type-A, 1 x HDMI 2.0b, 1 x 3.5mm headphone and microphone combo jack, 1 x Kensington lock
  • Baterai: 76 Wh Lithium-Ion, 4 cells

Video Asus ROG ZEPHYRUS S GX701

Setelah menonton video impresi tersebut, mari simak ulasan lebih mendetail tentang laptop gaming kelas atas ini. Ulasan meliputi desain, layar, performa, dan juga daya tahan baterai dari laptop ini. Langsung simak review ROG ZEPHYRUS S GX701 berikut ini.

Desain

Keunggulan paling penting yang ditawarkan laptop gaming ini adalah desainnya. ROG ZEPHYRUS S GX701 ini ternyata mampu mematahkan konsep laptop gaming yang terkesan berat dan ringkih.

Yah, cek saja laptop gaming di pasaran, umumnya bodinya berat. Apalagi laptop gaming mahal yang harganya mendakati ratusan juta itu. Saya juga kadang suka berpikir kalau ada laptop gaming berat, apa bedanya dengan perangkat PC gaming. Toh laptop gaming yang berat kan tidak akan terlalu sering dibawa-bawa.

Saya kemudian berpikir, jangan-jangan laptop gaming ini pada dasarnya hanya PC Desktop yang berbentuk laptop? Saya pikir tidak akan ada laptop gaming kelas atas yang memiliki desain yang ringkas dan mudah dibawa kemana-mana. Ternyata itu pikiran saya saja.

ROG ZEPHYRUS S GX701 membuktikan kepada saya atau mungkin orang lain yang berpikiran sama bawah laptop gaming berkelas tidak harus selalu berat.

Dengan bobot hanya 2,6 kg dan ketebalan bodi yang hanya 18,7 mm, ROG ZEPHYRUS S GX701 jadi solusi untuk mereka yang memang butuh laptop gaming berforma tinggi tetapi mudah dibawa kemana-mana. Bahkan, Asus menyebut laptop ini sebagai laptop gaming ultra-slim.

Ketika saya memakai laptop ini, saya seperti memakai Zenbook yang memiliki ukuran besar. Betapa tidak, laptop ini mudah digunakan dan dibawah. Malah terasa lebih ringkas jika dibandingkan ASUS TUF FX505G.

Desain yang ringkas juga tidak membuat laptop ini tampak sederhana. Bagian tampilan depan yang dilapisi aluminium memang tampak biasa. Hanya ada logo ROG yang jadi ciri laptop ROG series. Tetapi kesan kokoh timbul ketika melihat bodi laptop ini secara keseluruhan.

Logo ROG akan menyala dan menjadikan pengguna merasa lebih percaya diri. Jujur, ketika saya memakai laptop ini, saya serasa bangga karena laptop ini mampu menarik perhatian banyak orang. Terimakasih buat logo ROG yang bisa menyala itu.

Kesan solid dari desain bodi laptop ini juga terasa ketika hinch laptop ini dibuka. Malah laptop ini bisa dengan mudah dibuka memakai satu tangan. Kepraktisan ini bisa jadi karena Asus merancang bagian hinch dengan baik.

Tidak ada ruang udara terbuka di bagian hinch ini. bagian layar dengan bodi cukup rapat tetapi sirkulasi udara tetap bagus. Sirkulasi udara ini berasal dari empat sisi. Dua di bagian belakang bodi, tepat dekat hinch. Dua lagi ada di bagian samping kanan dan samping kiri. Bersebelahan dengan berbagai port seperti ditunjukan pada gambar berikut ini.

Seperti terlihat pada foto di atas, ada sirkulasi udara bagian samping. Posisinya lebih mendekat ke bagian layar karena memang harus menyatu dengan sirkulasi udara bagian belakang.

Sementara di sebelah sirkulasi udara, terdapat port yang cukup lengkap. Di bagian kanan, terlihat ada port USB Type-C  dan 2 USB 3.1 Type-A dan di sebelah sirkulasi udara yang dekat ujung, ada kensington lock.

Sementara di bagian kiri, hadir portaudio jack, satu port USB3.1 Gen2 Type-C, satu port USB3.1 Gen2 Type-A, HDMI, dan juga satu port untuk power.

Yang menarik, ROG ZEPHYRUS S GX701 menyediakan dua tipe kabel power. Tipe pertama adalah tipe kabel power dengan colokan biasa. Tipe ini memiliki power adapator yang besar, khas tipe power adaptor untuk laptop gaming.

Tipe power yang kedua adalah tipe power adaptor yang kecil seperti tipe yang dimiliki perangkat ultrabook pada umumnya. Power adaptor yang kedua dihubungkan dengan port USB3.1 Gen2 Type-C. Port USB3.1 Gen2 Type-C ini punya kemampuan sebagai power adaptop maupun sebagai display port.

Hal yang perlu diperhatikan, power adaptor yang kecil, hanya bisa menggantikan power adaptor besar untuk kebutuhan penggunaan laptop dasar. Jika ingin bermain gim, maka power adaptor yang dibutuhkan adalah power adaptor yang besar.

Power adaptor yang kecil yang terhubung dengan USB3.1 Gen2 Type-C hanya sebagai alternatif jika ingin membawa ROG ZEPHYRUS S GX701  secara mobile tetapi tidak untuk main gim. Misalnya digunakan untuk kerja maupun untuk presentasi.

Di bagian bodi dalam, dapat terlihat sebuah keyboard dengan layout TKL (ten keyless). Posisi keyboard laptop ini lebih rendah dari posisi laptop pada umumnya. Seperti terlihat pada gambar.

Terlihat jika diantara keyboard dan layar, terdapat ruang yang besar dengan logo ROG di bagian tengah. Ruang yang besar inilah tempat sirkulasi udara berada yang jadi tempat agar udara dikeluarkan dari bagian samping kanan, samping kiri, dan juga bagian belakang.

Sesaat saat melihat pertama kali laptop ini, ruang tersebut adalah speaker. Ternyata, ruang tersebut adalah ruang sirkulasi udara. Speaker sendiri posisinya berada di bagian kanan dan kiri keyboard.

Selain posisi keyboard yang lebih rendah, Asus mendesain laptop ini dengan posisi touchpad di sebelah kanan. Mengingat dengan mundurnya posisi keyboard, maka touchpad perlu ruang lain. Dan Asus menempatkannya di bagian samping kanan.

Sebagai orang yang jarang sekali memakai touchpad, pemindahan posisi touchpad ini perlu saya apresiasi. Posisi touchpad di sebelah kanan ternyata memudahkan saya untuk bekerja maupun mengetik di laptop ini. Touchpad di laptop ini juga terasa enak dipakai di tangan.

Di bawah keyboard, terdapat area touchpad yang cukup luas. Soal touchpad, saya merasa touchpad masih kurang presisi dan terkadang responsnya terlalu sensitif. Karena hal ini, saya tidak banyak melakukan navigasi menggunakan touchpad.

Hal yang saya suka selain touchpad adalah keyboard. Keyboard di laptop ini menurut saya tergolong nyaman digunakan untuk mengetik. Ketika main gim juga nyaman dipakai. Terlebih keyboard laptop ini sudah mengusung RGB (ya, iyahlah 50 juta gak RGB, rasanya kok aneh). Hehehe.

Secara keseluruhan, desain bodi tipis yang ditawarkan dari laptop ini sangat saya suka. Bodi nya cukup kokoh dan ringkas. Hanya satu keluhan saya dari laptop ini, yaitu mudahnya sidik jari menempel di bagian bodinya. Tetapi hal ini masih bisa dimaklumi sebenarnya.

Layar

ROG ZEPHYRUS S GX701 ini hadir menawarkan layar 17 inci. Layarnya. Layarnya mengusung resolusi Full HD. Sementara panel yang digunakan adalah panel IPS. Layarnya juga sudah mendukung framerates 144 hz dengan respon time 3mm.

Varian ROG ZEPHYRUS S GX701 yang saya uji ternyata sudah mendukung color gamut 100%sRGB dengan sertifikasi “Pantone Validated”.

Sertifikasi Pantone ini adalah sertifikasi yang berarti kalau layar laptop ini mampu menghadirkan tampilan warna yang akurat. Hal ini berarti laptop ini bukan hanya cocok untuk main gim tetapi juga bisa dipakai oleh para desainer dan video editor.

Selain itu, laptop ini sudah mendukung fitur Nvidia G-SYnc, Optimus, dan layar HDR. Dengan segala fitur yang ada, laptop ini mampu menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan karena sekali lagi, layarnya sudah mendukung framerates 144 hz. Untk tampilan layarnya bisa disimak berikut ini.

Selain mengusung spesifikasi layar yang mumpuni untuk bermain gim, laptop ini juga memiliki keunggulan dengan bezel tipsinya. Asus menyebut teknologi ini sebagai Super Narrow Bezels 6,9 mm.

Dengan bezel yang tipis, membuat laptop ini terasa memiliki layar yang lebih lapang. Terlebih karena layarnya juga mengusung dimensi 17 inci. Hal menariknya, form factor laptop ini justru adalah laptop 15 inci.

Dengan memakai form factor 15 inci, laptop ini terbilang sukses menghadirkan layar lega pada bodi yang tipis. Istilah mudahnya, membangun produk laptop 17 inci pada bodi laptop 15 inci.

Dengan teknologi inilah, laptop bisa memiliki desain yang lebih ringkas. Kalau menurut Asus, desain laptop ini 40% lebih tipis dan 23% lebih kecil daripada laptop 17 inci pada umumnya. Hal ini juga berpengaruh pada rasio bodi ke layar laptop ini yang bisa mencapai 81%.

Performa CPU

Laptop ini dibekali dengan Intel® Core™ i7-8750H. Prosesor ini adalah prosesor kencang dari Intel. Tidak perlu pengujian performa prosesornya untuk kebutuhan sehari-hari, jelas sangat mumpuni.

Prosesor Intel Core i7 8750H ini adalah proesor yang dibaung dengan fabrikasi 14nm. Di dalam prosesor ini terdapat 6 core  dan 12 threads yang bekerja dengan kecepatan 2,2 GHz. Malah kecepatan prosesornya bisa ditingkatkan sampai 4,1 GHz. Berikut detail dari prosesor Intel Core i7 8750H.

Performa dari prosesor ini sendiri terbilang tinggi. Terbukti, benchmark Cinebench R15 memberikan nilai 1124 cb. Skor tersebut mendekati prosesor Intel Xeon, yang merupakan prosesor server. Bahkan, perbedaan skornya cukup tipis.

Yang menarik, ROG ZEPHYRUS S GX701 ini akan bekerja efektif sesuai mode pnggunaan dan daya yang dipunya. Maksudnya, ketika laptop ini berada pada kondisi baterai yang rendah, laptop ini bakal memiliki yang tidak maksimal.

Saya pernah uji tes Cinebench R15 saat laptop memiliki daya 20%. Kondisi laptop terhubung dengan kabel power adaptor yang besar. Mode laptop ini juga sudah diubah ke mode “Turbo” atau mode dengan performa tinggi. Tetapi hasil Cinebench R15  hanya menunjukan angka 246cb saja.

Baru ketika baterai laptop sudah mencapai 40% ke atas, maka laptop akan bekerja dengan maksimal. Hal ini mengindikasikan kalau laptop ini butuh daya yang cukup agar berjalan dengan baik, terutama ketika bermain gim.

Pengujian benchmark lain, saya gunakan memakai Novabench. Nilai Novabench secara keseluruhan pada laptop ini adalah 2327. Untuk skor CPU dari laptop ini bisa mencapai 1061.

Untuk performa prosesornya, rasanya tidak perlu diragukan lagi. Intel Core i7 8750H mampu memberikan performa yang lebih dan memang prosesor ini sangat cocok untuk laptop kelas atas.

Sayang pada pengujian performa ini, saya tidak menguji memakai PCMark 10. Saya sempat menjalankan tes PCMark 10 di laptop ini tapi gagal. Sampai 3 kali mencoba, PCMark 10 tidak berjalan maksimal. Tampaknya, ada masalah dengan software PCMark 10 yang saya gunakan.

Performa Grafis

Hal yang membuat ROG ZEPHYRUS S GX701 menarik adalah hadirnya kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2080. Kartu grafis inilah yang jadi sorotan utama dari laptop ini. Kehadiran kartu grafis ini juga barangkali yang membuat laptop ini dihargai mahal.

NVIDIA GeForce RTX 2080 sendiri memang kartu grafis yang kencang. Kartu grafis ini tidak hanya mampu menjalankan gim dengan grafis tinggi. NVIDIA GeForce RTX 2080 juga punya fitur perpaduan real-time ray tracing, kecerdasan buatan, dan shading yang dapat diprogram dengan tujuan untuk memberikan pengalaman gim yang lebih baik.

Seberapa kencang performa kartu grafis ini? Skor Cinebench R15 berikut ini adalah buktinya.

Skor 102,76 adalah skor yang terbilang tinggi. Skor kelas atas. Skor yang didapatkan tersebut wajar mengingat NVIDIA GeForce RTX 2080 yang ada di laptop ini performanya mendekati NVIDIA GeForce RTX 2080 versi desktop.

Berdasarkan data tersebut, jelas kalau performa laptop ini bisa setara atau setidaknya mendekati PC Desktop yang punya spesifikasi sama.

Untuk membuktikan performa dari kartu grafis ini, saya mencoba memainkan 2 gim berikut ini.

1. Assasin CREED Syndicate

Assasin CREED Syndicate jelas bisa berjalan dengan lancar di laptop ini. Saya memainkan gim ini dengan pengaturan grafis high dengan framerates 60Hz. Gim berjalan lancar dan baik dengan framerate stabil pada angka 80 fps.

Saya coba memaksimalkan pengaturan grafis laptop ini ke very high dengan framerates 144Hz. Gim tetap berjalan lancar dan baik. Hanya saja dengan framerate stabil pada angka 60 fps.

Grafis Assasin CREED Syndicate ROG ZEPHYRUS S GX701

Framerate 60 fps sendiri adalah angka yang sangat baik. Sebagai info, angka framerate minimal sebuah gim layak main adalah 30 fps. Tetapi  angka fps lebih tinggi membuat pengalaman bermain gim menjadi lebih baik.

2. APEX Legends

APEX Legends adalah gim dengan tema battle royal, sebuah tema yang sedang populer. Gim yang satu ini terbilang memiliki spesifikasi yang tinggi dan cukup banyak pemain yang memainkan gim ini.

Dengan pengaturan grafis maksimal, APEX Legends di ROG ZEPHYRUS S GX701 berjalan dengan baik. Tidak ada kendala berarti selama permainan. Terlebih karena gim ini bisa berjalan dengan framerate yang stabil di angka 140 fps. Angka yang jelas tinggi.

Performa HDD/SSD

Laptop ini dibekali dengan SSD berkapasitas 1TB. Tipe SSD yang digunakan adalah M.2 NVMe PCIe 3.0 x4, yang merupakan tipe SSD kencang. Performa dari SSD ini bisa disimak pada tes CrystalDiskMark berikut ini.

Terlihat angka kecepatan baca dari SSD ini mencapai angka 3400-an. Sementara untuk kecepatan menulisnya, mencapai angka 2379. Angka yang tinggi tentunya.

Saya juga menguci kecepatan SSD dari laptop ini dengan tes render video. Tes ini juga membutuhkan tenaga dari prosesor dan kartu grafis.

Seperti terlihat pada gambar di atas, jika laptop ini mencapai waktu 7 menit unuk render video. Adapun render video yang dites adalah video 4K selama 3 menit yang dikonversi ke resolusi Full HD.

Fitur

Ada fitur menarik dari laptop ini yang perlu saya bahas. Fitur tersebut adalah fitur AURA Sync. Fitur ini berfungsi untuk pengaturan cahaya dari LED RGB pada Keyboard. Dengan fitur ini, saya bisa meilih warna lampu dan efek lampu yang bakal dipilih.

Terdapat juga fitur ROG GAME VISUAL. Kalau fitur ini berfungsi sebagai pengaturan profil warna yang ditampilkan. Saya bisa mengubah tampilan warna layar untuk mode FPS, game balap, atau mengubah ke mode agar warna layar bisa lebih menyehatkan mata.

Satu fitur lagi yang menarik dari laptop ini adalah fitur Armoury Crate. Fitur Armoury Crate ini berfungsi sebagai profil dari laptop sesuai kebutuhan. Saya bisa membuat profil saya dengan pengaturan yang saya inginkan.

Misalnya, saya membuat profil dengan nama tertentu yang didalamnya diatur kalau laptop harus memiliki performa tinggi dan kipasanya berfungsi maksimal. Saya juga bisa mengatur tombol keyboard tertentu untuk kebutuhan gim tertentu.

Fitur Aura Sync dan GameVisual juga terintegrasi dengan fitur Armoury Crate. Hal ini jelas memudahkan pengguna untuk menentukan mode seperti apa yang dia inginkan dari ROG ZEPHYRUS S GX701 ini.

Temperatur

Bagaimana dengan temperatur atau kondisi suhu dari laptop ini? Untuk sektor ini, saya bisa bilang kalau laptop dengan keadaan normal, memiliki suhu sekitar 37 derajat. Saat menjalankan gim berat dalam beberapa menit, suhu laptop ini bisa naik ke 44 derajat.

Suhu tersebut tidak keseluruhan tetapi hanya di bagian tengah laptop. Kisaran di dekat logo ROG pada bagian sirkulasi udara. Oh yah, ketika menjalankan gim, kipas di laptop akan bekerja cukup cepat dan menimbulkan suara putaran kipas yang kencang.

Suhu laptop ternyata bisa meningkat lagi ketika memainkan gim laptop ini dalam jangka waktu lama. Kisaran satu jam saya memainkan APEX Legends, suhu laptop bisa mencapai 52 derajat.

Suhu yang tinggi ini bukan masalah yang besar karena keitka berhenti bermain, suhu laptop biasanya akan turun kembali. Lagipula, laptop ini memiliki sistem pendingin dan sirkulasi udara yang tergolong baik. Jadi tidak usaha terlalu khawatir soal suhu ini.

Baterai

ROG ZEPHYRUS S GX701 bisa terbilang sempurna. Tetapi kalau mau cari-cari kekurangan, hal tersebut ada pada bagian baterai. Mengapa? Karena laptop ini tidak memiliki daya tahan baterai yang baik. Penggunaan internetan dan mengetik di laptop ini selama satu jam, baterainya bisa turun sampai 20%.

Ketika baterai dalam kondisi minim ini, sebaiknya jangan coba-coba bermain gim karena tidak akan maksimal. Hal ini sudah dijelaskan di poin performa. Oh yah, untuk pengisian dayanya sendiri, laptop ini bisa terisi penuh dengan membutuhkan waktus sektiar 2jam  dari daya 20%

Simpulan

ROG ZEPHYRUS S GX701 bisa dibilang sebagai laptop yang sukses dari segi rancang bangun, layar, dan juga performa. Laptop ini adalah jawaban akan kebutuhan laptop kencang, performa tinggi, spesifikasi kelas atas tetapi memiliki desain yang ramping dan mudah dibawa.

Selain itu, laptop ini juga punya satu hal yang belum disebutkan di atas, yakni kamera eksternal atau kamera tambahan. Hadirnya kamera eksternal ini tentu sangat baik karena bisa dipasang ketika sedang dibutuhkan dan bisa dilepas ketika tidak digunakan.

Secara keseluruhan, tidak ada kekurangan dari laptop ini. Kalaupun ada, yah paling hanya soal daya tahan baterai yang kurang dan juga sensor sidik jari yang gampang menempel. Dan satu kekurangan lain yang pastinya bakal disetujui, harganya mahal.

Kelebihan ROG ZEPHYRUS S GX701

  • Desain bodi yang ringkas untuk laptop gaming
  • Layar yang memesona dengan sertifikasi Pantone
  • Sirkurasi udara yang baik
  • Posisi touchpad yang nyaman
  • Keyboard RGB dan pengaturan profil Armoury Crate
  • Performa CPU kencang dan kencang
  • Performa Kartu grafis super kencang

Kekurangan ROG ZEPHYRUS S GX701

  • Harganya Mahal
  • Daya Tahan Baterainya Kurang Memuaskan
  • Sidik jari yang gampang menempel di bodi.

Bagi banyak orang, jelas harga Rp50 jutaan adalah harga yang teramat mahal untuk sebuah laptop gaming. Namun untuk kalangan “sultan”, jelas harga ini tidak masalah. Nah, bagi Anda yang merasa sultan dan ingin memiliki laptop gaming yang ringkas, silakan beli laptop ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar