7 Chipset yang Setara dengan Snapdragon 8 Gen 2, Apa Saja?

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Chipset ini mendukung penggunaan dual 5G SIM (Sub-6 GHz NSA/SA). Tidak hanya itu, Chipset ini mendukung teknologi 5G UltraSave. Teknologi ini merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan baterai ponsel lebih hemat daya saat dipakai browsing di jaringan 5G.

Untuk fotografi, chipset ini mendukung kamera sampai 320 MP, mendukung video 4K HDR, dukungan layar resolusi WQHD+ 144 Hz, fitur MediaTek APU 3.0 untuk AI dan HDR10+ serta dukungan MiraVision PQ MediaTek.

Menurut data Nanoreview, Dimensity 9000 mampu mencetak skor AnTuTu v9 999.171. Sedangkan untuk skor singlecore dan multi-core SoC ini yakni 1270 dan 4254 sesuai data pengujian GeekBench 5.

Dua ponsel yang memakai Dimensity 9000 dan masuk resmi ke Indonesia adalah vivo X80 dan Xiaomi 12T. 

6. Google Tensor G2

google tensor g2 Cropped_

Google Tensor G2 merupakan chipset flagship yang jadi penerus bagi Google Tensor. Chipset ini pertama kali digunakan pada Google Pixel 7 series, dibangun atas proses fabrikasi 5 nm.

Dari sisi performa, Google Tensor G2 kalah telak dibanding Snapdragon 8 Gen 2. Bahkan ia tidak menyanggupi untuk mengalahkan Snapdragon 8 Gen 1.

Kekuatan utama dari chipset ini bukan pada performanya melainkan pada AI-nya. Ya, kemampuan machine learning pada Google Tensor G2 sanggup melakukan pendeteksian suara (speech recognition) yang jauh lebih unggul.

Chipset sanggup melakukan transcribe pada rekaman suara di chat, tanpa harus mengirimkan suara ke server. Jadi, proses pengenalian suara berlangsung pada hardware chipset itu sendiri.

Selain itu, Google Tensor G2 juga memiliki sistem pengolahan gambar yang oke punya. Google Pixel 7 Pro merupakan salah satu ponsel dengan HP terbaik menurut versi DxOMark, hanya dikalahkan oleh Huawei Mate 5 Pro. Salah satu alasannya adalah berkat cip ISP yang unggul pada Google Tensor G2.

Kemampuan AI pada Google Tensor G2 juga membuat Pixel 7 Pro sanggup menghapus objek tidak diinginkan pada foto, dan menghilangkan blur pada foto yang sudah ditangkap oleh perangkat lain.

Google Tensor G2 sendiri hadirkan skor AnTuTu v9 sebesar 803.446 poin serta Geekbench 5 sebesar 1068 poin (single core) dan 3168 poin (multi-core), dilansir dari NanoReview.


Berdasarkan perbandingan skor AnTuTu v9, Google Tensor G2 meraih skor yang 57% lebih rendah ketimbang Snapdragon 8 Gen 2.

7. Apple A15 Bionic

apple a15 bionic

Apple A15 Bionic merupakan chipset buatan Apple yang memiliki 15 miliar transistor. Jumlah transistor tersebut lebih banyak dari A14 Bionic yang hanya berjumlah sekitar 11 miliar transistor. 

Selain jumlah transistor yang lebih banyak, chipset ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dan teknologi pengolah grafis yang lebih baik jika dibandingkan Apple A14 Bionic. 

Dari sisi teknologi, A15 Bionic masih mengandalkan dua inti prosesor berkinerja tinggi dan empat inti untuk hemat daya. Konfigurasi ini masih sama dengan seri A14 Bionic. Performa core-nya cukup tinggi.

Dari hasil GeekBench, A15 Bionic punya skor 1736 untuk single core dan 4798 untuk multicore nya. Untuk nilai AnTuTu, cip ini punya skor 791.046. Lanjut ke pengujian kemampuan grafis, chipset ini mampu mencatat skor 9490 pada 3DMark Wild Life. Skor tersebut juga tergolong bagus.

Apple A15 Bionic merupakan chipset yang tertanam di iPhone 14 plus, iPhone 14, iPhone 13 series dan iPhone SE 2022.

Yep, sekian chipset-chipset yang dinilai punya kinerja dan/atau fitur-fitur yang setara dengan Snapdragon 8 Gen 2, atau setidaknya masih berada di strata yang sama. Kini Anda bisa lebih mudah membandingkan smartphone pilihan Anda setelah mengetahui perbandingan chipset-nya. Semoga bermanfaat.

«12 3
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram